
"Apakah benda ini dapat merekam semua kejadian? Sebab, aku dari tadi memperhatikan. Apa yang di hadap oleh benda ini, akan keluar ke semua siaran televisi kota." Jordi yang sengaja mengagetkan seorang reporter, berbicara dengan pelan di telinga reporter tersrbut dan hanya di jawab dengan anggukan kepala oleh reporter yang sangat jelas terlihat ketakutan.
"Apakah benda ini juga dapat menanyakan ke seluruh Planet Porta?" Jordi kembali bertanya kepada reporter tersebut tapi dengan senyum yang lebar dengan maksud supaya sang reporter tidak takut padanya. Pertanyaan Jordi dengan senyum lebarnya di jawab oleh sang reporter dengan tangisan dan mengangguk anggukkan kepala.
"Kenapa kamu malah menangis? Aku tidak akan mencelakaimu. Sudah diam! Aku ingin kamu menyiarkan perkataan Husgar Vize secara langsung." Agar tidak salah persepsi, Jordi tanpa basa basi lagi untuk meminta reporter tersebut untuk merekam dan menyiarkan Husgar Vize agar di dengar di seluruh Planet porta.
Karena reporter tersebut masih menangis, tanpa menunggu persetujuannya lagi, Jordi langsung membawa reporter tersebut ke tempat Husgar Vize berada dengan menteleportasinya dengan lingkaran hitam.
Saat di hadapan Husgar Vize, reporter tersebut semakin ketakutan dan terus saja menangis. Melihat hal tersebut, Jendral Baatar bertanya kepada Jordi. "Jordi, kenapa kamu membawa orang menangis ke sini?"
"Dia seorang reporter dan dapat menayangkan semua yang akan di bicarakan oleh Husgar Vize." Dengan menggaruk kepalanya yang tidak gatal, Jordi menjawab pertanyaan Jendral Baatar. Tetapi jawaban Jordi di tanggapi dengan senyum masam oleh Jendral Baatar. Sebab, tanpa bantuan reporter tersebut, tekhnologi kota mesimet'i dapat memaksa menjebol sinyal siaran di Planet Porta.Jordi yang tidak mengetahui hal tersebut, hanya tersenyum kecil dan merasa dirinya bodoh karena tidak mengetahui hal tersebut.
Setelah beberapa waktu, Husgar Vize berbicara di dalam salah satu pesawat milik pengendali logam. Dengan kecerdasan yang di miliki, Husgar Vize sudah dapat menguasai sebagian besar bahasa Planet Porta.
"Salam kepada seluruh penduduk Planet Porta. Aku Husgar Vize, pemimpin kota Mesimet'i." Husgar Vize memperkenalkan diri bukan sebagai seorang Telekinesis, sebab kerahasiaan sebagai Telekinesis masih harus di rahasiakan.
"Maafkan aku karena telah mengambil keputusan untuk menyerang seluruh kota di Planet Porta. Keputusan tersebut terpaksa harus aku ambil karena untuk keamanan kota Mesimet'i dan keamanan Planet Porta kedepannya." Husgar Vize terus berpidato di depan kamera dan di tayangkan di seluruh stasiun televisi Planet Porta.
Husgar Vize juga menjamin tidak adanya jatuh korban dalam penyerangan tersebut. Sebab misi dari penyerangan bukan untuk membunuh penduduk Planet Porta, melainkan untuk kedamaian Planet Porta.
Husgar Vize juga menceritakan kepada seluruh penduduk Planet Porta, mengapa Husgar Vize sampai mengambil keputusan menyerang kota-kota di Planet Porta. Hal tersebut di karenakan para pemimpin Planet Porta tidak menginginkan perdamaian sejak awal dan berniatan menyerang kota Mesimet'i dengan aliansi Porta yang baru saja terbentuk.
Husgar Vize juga menceritakan jika penyerangan ini hanya sebuah peringatan serta pembuktian. Sebab sebelumnya, para pemimpim Planet Porta menganggap perkataan Husgar Vize hanya sebuah omong kosong. Para pemimpin aliansi Porta yang terlalu menganggap tinggi diri sendiri dan menganggap remeh tawaran perdamaian kota Mesimet'i. Sehingga kota Mesimet'i di anggap perlu menyerang sebelum di serang dengan dampak akan terjadi jatuhnya korban jika kota Mesimet'i di serang.
Tetapi dengan menyerangnya kota Mesimet'i terlebih dahulu, pasukan kota Mesimet'i dapat memilih serangan dan tidak menimbulkan korban.
"Saat ini, saya Husgar Vize menyerahkan keputusan kepada seluruh penduduk Planet Porta untuk mengambil sikap dan keputusan. Sikap dan keputusan atas tawaran damai dari kota Mesimet'i, tentu saja ketika perdamaian terjalin. Kami, kota Mesimet'i akan membantu pembangunan kota kota yang telah kami hancurkan. Kami juga akan memberikan teknologi yang di perlukan oleh Planet Porta untuk menjaga dari polusi. Saya akan menunggu 3 hari keputusannya." Husgar Vize menyampaikan semuanya kepada para penduduk langsung, sebab Husgar Vize sudah tidak mempercayai para pemimpin Planet Mesimet'i. Serta memberikan tenggat waktu kepada Planet Porta.
Pasukan pengendali logam tetap di siagakan di atas kota-kota Planet Porta atas perintah Husgar Vize. Setelah mendengarkan pidato Husgar Vize dan terbukti tidak ada korban jiwa. Para penduduk di setiap kota mulai berunjuk rasa dan turun ke jalan setelah mereka mengetahui apa yang membuat mereka mendapat peringatan dari kota Mesimet'i yang di huni oleh makhluk asing menurut mereka.
Dengan di penjarakannya para pemimpin aliansi Porta, penduduk yang berunjuk rasa mulai berangsut tenang. Sedangka pasukan pengendali logam yang tetap bersiaga di setiap langit kota-kota Planet Porta hanya mengawasi pergerakan masa meski terjadi kekacauan. Ketika situasi sudah terlihat tenang di tiap kota, pasukan pengendali logam yang tetap bersiaga di tiap langit kota, melaporkan kepada Jendral Baatar dan Jendral Ganzorig.
Saat militer telah menguasai tiap kota dan dapan mengembalikan ketenangan kota, militer mulai membicarakan untuk bernegosiasi kembali dengan kota Mesimet'i. Jendral besar aliansi Porta kini memegang kendali penuh Planet Porta. Setelah para Jendral di Planet Porta melakukan pertemuan di hari ketiga dan telah mendapatkan keputusan untuk menerima rencana Husgar Vize, akhirnya Jendral besar aliansi Porta yang di dampingi beberapa Jendral lainnya pergi menuju kota Mesimet'i yang memang telah di tunggu oleh Husgar Vize dan lainnya.
"Husgar, sebentar lagi kita akan kedatangan tamu. Para Jendral aliansi Porta yang memegang kendali Planet Porta kini telah terbang menuju kemari." Jendral Ganzorig meneruskan laporan dari pasukan pengendali logam yang melaporkan segala keadaan terkini di kota-kota Planet Porta, khususnya kota Eritrea yang menjadi pusat Planet Porta.
"Terimakasih jendral." Husgar Vize menjawab laporan Jendral Ganzorig.
"Kini pengendali logam akan menjalani hal baru, yaitu berdampingan dengan ras makhluk yang bisa di katakan lemah. Kita di sini bukan untuk merebut Planet mereka, tetapi untuk dapat hidup berdampingan atau bahkan mungkin untuk melindungi." Husgar Vize berbicara kepada semua yang berada di ruangan tersebut. dimana terdapat Udirdagch, kedua Pie, Jordi, kedua Jendral dan beberapa Komandan.
**Lapangan terbang kota Mesimet'i**
Pesawat yang di tumpangi oleh para Jendral aliansi Porta berputar-putar di atas langit kota Mesimet'i. Pesawat tersebut bingung akan mendarat di mana. Meski kota Mesimet'i memiliki lapangan terbang, tetapi lapangan tersebut tidak cukup panjang untuk pesawat Planet Porta untuk mendarat. Lapangan terbang kota Mesimet'i sebenarnya cukup luas, tetapi karena terpakir sangat banyak pesawat pengendali logam, sehingga pesawat yang di tumpangi para Jendral aliansi Porta tidak dapat mendarat dan hanya berputar-putar di atas langit kota Mesimet'i.
Semua pengendali logam mengetahui jika pesawat tersebut adalah milik para Jendral aliansi Porta, tetapi mereka semua tidak melakukan tindakan apapun kecuali dalam keadaan darurat. pasukan penjaga kota hanya terus memperhatikan apa yang di lakukan pesawat tersebut sebab mereka juga tidak mengetahui jika pesawat tersebut kebingungan untuk mendarat.
****
"Jendral, bukankah seharusnya para Jendral aliansi Porta sudah sampai?" Husgar Vize bertanya kepada Jendral Baatar."
"Saya akan menghubungi pasukan pengawas Husgar dan menanyakannya." Setelah berkata demikian, Jendral Baatar meninggalkan ruangan tersebut agar mengetahui apa sebenarnya yang terjadi sehingga Husgar Vize juga mendapatkan jawaban darinya.
Tidak sampai Jendral Baatar bertanya kepada pasukan yang memiliki tugas untuk mengawasi, terlihat pesawat khas Planet Porta terlihat ketika Jendral Baatar keluar bangunan.
"Astaga, mereka tidak dapat mendarat, mungkin lapangan terbang terlalu penuh. Mereka juga tidak dapat mendarat vertikal." Jendral Baatar membatin.