Terjebak Perang Semesta

Terjebak Perang Semesta
Kembali Ke Planet Porta


"Bagaimana ini bisa terjadi..! Roh hitam juga keluar dari celah dimensi..!" Setelah semua roh hitam di tawan, Husgar Vize bertanya kepada siapapun yang dapat menjawab dengan nada kesal.


"Mohon maaf Telekinesis, saat kami melihat tanda munculnya Telekinesis. Di saat itu juga Dimensi Semesta bergetar, dan di saat itulah bermunculan celah dimensi. Dimensi Semesta yang sudah rusak karena memang tidak lagi di segel oleh Segiova dan Gulgara dan penghalang antara Dimensi Semesta dan Alam Semesta juga tidak di rawat oleh Segiova dan Gulgara, memang akan sangat mudah hancur." Roh Suci Metallon menjawab pertanyaan Husgar Vize. 


"Roh hitam memang juga di jadikan alat oleh Segiova dan Gulgara untuk mengacau Alam Semesta serta di jadikan penghancur Alam Semesta hanya untuk kesenangan mereka yang sudah menyimpang dari aturan pencipta." Roh Suci Vierta menambahkan ucapan Roh Suci Metallon. 


"Berarti hal ini harus segera di hentikan. Kita harus segera ke Planet Porta, di sana ada Udirdagh beserta dua jendralnya, Pie Emie dan juga Pie Jiru. Masalah ini, Pie Emie pasti akan bisa membantu." Husgar Vize berbicara setelah mendengarkan penjelasan roh Suci Metallon dan rih Suci Vierta. 


"Pie.. Itu artinya, ada seorang Husgar bersama mereka. Seorang Husgar adalah anak dari Segiova. Seorang Husgar dan Pie, secara tidak langsung juga merupakan alat yang di pakai Segiova dan Gulgara untuk bersenang-senang." Roh Suci Metallon berbicara dengan terkejut. 


"Ya.. Aku tau. Tetapi mereka adalah Pieku. Aku adalah seorang Husgar." Pernyataan Husgar Vize yang menyatakan dirinya adalah seorang Husgar membuat kelima roh Suci terkejut. 


Akan tetapi, kelima roh Suci dengan segera memahami keadaan yang ada. Lalu mendukung dengan rencana Husgar Vize yang akan menuju Planet Porta. 


Dengan segera, pesawat-pesawat kecil roh putih mengikat pesawat besar yang rusak cukup parah milik roh hitam untuk di bawa menuju planet Porta. 


** 1 bulan kemudian **


"Telekinesis maaf. Sepertinya arah menuju Planet Porta sudah terlewat. Seharusnya kini kita berbelok 80° ke arah kanan." Roh Suci Metalon berbicara kepada Husgar Vize yang sejak awal memimpin perjalanan di depan. 


"Bagaimana kau bisa tau..? Seingatku dengan rasi bintang itu, kita hanya perlu berbelok 20°, lalu 1 minggu lagi kita akan sampai." Husgar Vize sangat yakin dengan ingatannya karena Husgar Vize sangat mengingat rasi bintang yang menjadi pengingat jalurnya. 


"Mungkin ingatan Telekinesis tidak salah. Tetapi Tata Surya dan Galaksi yang di dalamnya berada Planet Porta, terus bergerak. Sehingga kini Planet Porta sudah tidak berbeda di kordinat awal Telekinesis meninggalkannya. Saya bisa tau, karena saya dapat mendeteksi keberadaan Udirdagch. Saya juga dapat merasakan daratan yang terakhir Telekinesis pijak." Roh Suci Metallon menjawab ucapan Husgar Vize. 


"Apakah kau yakin..?"


"Sangat yakin Telekinesis."


"Baiklah, kita menuju ke arah yang kau ucapkan."


Kini mereka semua mengikuti jalur yang di arahkan oleh roh Suci Metallon. Kesulitan yang pasti terjadi ketika mencari suatu Planet yang berada di galaksi dengan daya jelajah tinggi. Tanpa memiliki ingatan, insting kuat, atau alat super canggih yang sudah dapat memetakan bagian semesta, akan sangat sulit untuk mencari keberadaan Planet yang berada pada Galaksi dengan daya jelajah tinggi.


"Roh Suci Metallon bisa merasakan tempat terakhir diriku berada..? Itu artinya.. Bukan hanya roh Suci Metallon yang bisa merasakan keberadaan terakhirku." Husgar Vize membatin di dalam hatinya. 


"Roh Suci Vierta.. Apakah kau tetap bisa merasakan keberadaanku meski aku cukup jauh..?" Husgar Vize bertanya kepada rih Suci Vierta. 


"Tentu saja Telekinesis. Asalkan jarak anda tidak sampai 1 tahun perjalananku, maka aku bisa merasakan keberadaanmu." 


"Bagus.." Husgar Vize menjawab dengan semangat, lalu menuju roh Suci Metallon yang berada di depan. 


"Cukup cepat untuk mengikuti anda Telekinesis."


"Jika demikian, ayo ikuti aku." Setelah berucap, Husgar Vize bergerak dengan kecepatan maksimalnya lalu di ikuti oleh roh Suci Metallon. 


Dengan kecepata 5x lebih cepat dari rombongan roh Suci Vierta dan lainnya, Husgar Vize menuju ke Planet Porta. 


** 8 hari kemudian ** 


"Telekinesis, tunggu..!!" Roh Suci Metallon berbicara dengan nada peringatan. Husgar Vize yang juga merasakan hal yang sama dengan yang di rasakan oleh roh Suci Metallon, berhenti dan bersiaga saat Husgar Vize dan roh Suci Metallon sudah sampai di angkasa Planet Porta. 


"Ada berbagai jebakan di angkasa ini." Husgar Vize berbicara atas apa yang Husgar Vize rasakan. 


Sssrreeeet Husgar Vize merasakan akan ada yang datang, lalu tangan kanan Husgar Vize bergerak dan tubuh Husgar Vize berbalik ke arah belakang. Secara mengejutkan Husgar Vize kini mencekik sosok yang tidak di kenali oleh roh Suci Metallon. 


"Egggh.. Eerrggghh.." Dengan segera Husgar Vize melepaskan cekikannya yang ternyata Husgar Vize mencekik orang yang Husgar Vize kenali. 


"Jahat." Kata-kata yang pertama setelah Husgar Vize melepaskan cekikannya. Terlihat Pie Emie berada di depan Husgar Vize dengan baju zirah baru yang menutupi tubuhnya dan untuk menyimpan udara yang di hirup Pie Emie. 


Dengan pengendalian logam yang di miliki Husgar Vize, dengan cepat Husgar Vize memperbaiki baju zirah Pie Emie yang sedikit rusak berbekas tangan Husgar Vize di baju zirah bagian leher Pie Emie. Setelah baju zirah Pie Emie kembali lagi, kini Husgar Vize memeluk Pie Emie. 


"Apa kabar..? Aku merindukan kalian semua." Husgar Vize berbicara saat memeluk Pie Emie. 


"Kau sudah semakin kuat. Pie Jiru dan yang lain pasti akan sangat senang melihatnya. Sebaiknya kita cepat ke daratan dan bertemu yang lainnya." Setelah berbicara, Dengan segera Pie Emie membuat suatu lingkaran yang merupakan lubang teleportasi. 


"Roh Suci Metallon. Ikuti aku." Husgar Vize berbicara sebelum masuk ke lubang teleportasi milik Pie Emie. 


****


Pie Jiru dan lainnya yang telah menunggu kedatangan Hungaria Vize, tersenyum saat melihat lingkaran yang menjadi ciri khas teleportasi yang di buat Pie Emie. Energi yang sangat kuat di rasakan oleh semua yang telah menunggu Husgar Vize. 


"Kekuatan ini. Luar biasa." Udirdagch membatin saat merasakan sebuah kekuatan besar terpancar dari lingkaran teleportasi yang di ciptakan Pie Emie. 


Kini semua mata terbelalak melihat sosok yang baru saja keluar dari lubang teleportasi yang di buat oleh Pie Emie. 


"Husgar Vize.." Hampir semua bergumam dan takjub melihat perubahan yang ada pada Husgar Vize. 


"Dia bukan lagi Husgar Vize. Dialah Telekinesis sejati yang akan merubah takdir Semesta." Udirdagch menanggapi gumaman beberapa orang-orang yang berada di dekat udirdagch.