
"Hal gila terjadi saat para peneliti mengetahui efek dari suntikan itu padaku." Dengan tatapan menerawang penuh kesedihan Pie Jiru berucap.
"Para peneliti itu merasa memiliki keyakinan bahwa serum yang mereka ciptakan berhasil untuk Prajurit dan mereka mulai mencoba dengan serum yang sama dengan berbagai dosis. Karena serum yang tersuntikkan padaku sebelumnya saat itu tertutup. Dosis yang benar pun tidak di temukan, percobaan dosis itu menimbulkan banyak korban meninggal." Pie Jiru menjeda ceritanya dan menarik nafas dalam.
"Dengan kesepakatan para pemimpin Planet Tin-go, akhirnya di putuskan. proyek di tutup dan sebisa mungkin aku tidak boleh menunjukkan hal ini. Agar kegagalan proyek penelitian tidak bocor keluar." Mereka semua yang berada di ruangan itu terdiam dengan berbagai pikiran masing masing, setelah mendengar cerita dari Pie Jiru.
"Komandan Jordi..."
"Siap Jendral..." Pembicaraan Jendral Mozi dengan Komandan Jordi memecah kesunyian ruangan tersebut.
"Lakukan hukumanmu Komandan. Setelah selesai menjalani hukumanmu, bersiaplah... Karena kamu akan mendampingi Husgar Vize dan Pie Jiru ke planet Vugada untuk melakukan pelatihannya..." Jendral Mozi memerintah Komandan Jordi kerena memiliki arti.
"Siap Jendral..." Tanpa memiliki pilihan Jawaban lain, Kie jordi hanya dapat menjawab siap.
Setelah mendengarkan perkataan Jendral Mozi, komandan Jordi langsung meninggalkan ruangan tersebut untuk meminta tamparan kepada seluruh Komandan Planet Galgic.
"Husgar, Pie... Bersiaplah, dua hari lagi kita akan pergi ke Planet Vugada di Galaksi Sixza..." Jendral Mozi memberikan informasinya kepada Husgar Vize.
"Planet Vugada...?" Timpal Husgar Vize.
"Ya, di sana adalah tempat pelatihan untuk para Husgar baru dan Pie baru, di sana kalian akan di arahkan untuk lebih terampil menggunakan dan mengontrol kekuatan istimewa kalian," ucap Jendral Mozi.
"Berarti, nanti aku bisa mengontrol kecepatan sesuai yang aku inginkan...?" Tanya Pie Jiru kepada Jendral Mozi.
"Ya, benar... Sekarang kalian beristirahatlah dan bersantai atau lakukan aktivitas apapun yang kalian inginkan, dua hari lagi aku akan menjemput kalian..." Setelah berbicara, Jendral Mozi beranjak pergi meninggalkan ruangan.
*(Pembicaraan hari akan di hitung waktu hari ideal yaitu 1x24 jam)*
"Jendral..." Husgar Vize memanggil Jendral Mozi sebelum Jendral Mozi benar benar meninggalkan ruangan. Tanpa menjawab Jendral Mozi hanya menoleh kepada Husgar Vize.
"Apakah aku boleh ke perpustakaan Planet Galgic...? Aku ingin mempelajari semua ilmu yang ada di Planet Galgic..." Husgar Vize bertanya dengan penuh semangat.
Hal yang paling menggiurkan bagi Husgar Vize akhirnya datang juga. Sedangkan Jendral Mozi hanya menjawab pertanyaan Husgar Vize dengan kode tangan yang menandakan oke.
"Pie, dua hari ini kamu akan kemana...?" Husgar Vize menanyakan kepada Pie Jiru hal yang akan di lakukan Pie Jiru, karena Husgar Vize berniat mengajak Pie Jiru untuk ikut serta dengannya yang akan menuju perpustakaan Planet Galgig.
"Entahlah..." Pie Jiru menjawab dengan penuh keraguan karena tidak memiliki rencana untuk dua hari kedepan.
Mengetahui Pie Jiru tidak memiliki rencana akhirnya Husgar Vize mengajak Pie Jiru ke perpustakaan agar dapat memanfaatkan kecepatannya untuk membaca buku.
Beberapa saat kemudian Husgar Vize dan Pie Jiru sampai di perpustakaan Planet Galgic yang di antar oleh empat prajurit.
"Perpustakaan ini sungguh besar, apakah kamu akan membaca semua buku di sini Husgar...?" Pie Jiru bertanya karena merasa tidak percaya dengan keinginan Husgar Vize yang ingin membaca semua buku.
"Jika waktunya cukup, kenapa tidak..." Husgar Vize berbicara dengan pandangan haus akan ilmu pengetahuan.
"Sepertinya ini tempat paling pas untukku..." Pie Jiru berucap saat melihat sebuah sofa empuk di dalam perpustakaan.
"Pie, apakah kamu tidak ikut membaca...?" Husgar Vize bertanya karena melihat Pie Jiru yang sudah rebahan dengan santai di atas sebuah sofa. Pie Jiru tidak menjawab pertanyaan Husgar Vize dan malah menyandarkan kepalanya ke sofa yang dianggap sebuah jawaban tidak oleh Husgar Vize.
Husgar Vize meninggalkan Pie Jiru berada dan berjalan menuju tempat petugas yang berjaga.
"Apakah aku bisa membaca semua buku di sini...?" ucap Husgar Vize menanyakan kepada petugas jaga.
"Husgar ingin membaca tentang apa...?" Tanya petugas tersebut yang telah mengetahui jika yang berada di depannya adalah seorang Husgar.
"Semua..." Jawaban singkat Husgar Vize di tanggapi dengan mata melotot oleh petugas jaga karena merasa tidak percaya.
"Tapi aku hanya memiliki waktu dua hari saja... Apakah ada cara agar aku bisa membaca semua dalam waktu dua hari...?" Husgar Vize melanjutkan dengan bertanya setelah jawabannya tadi.
Tanpa ingin memiliki masalah karena tidak selalu apa yang mengejutkan harus dia tau. Lalu petugas tersebut mengambil satu buku tebal dengan jumlah seribu halaman tanpa berani bertanya, mengapa harus membaca semua buku tapi tidak membaca buku yang di sukai saja.
"Husgar, saya harus tau terlebih dahulu kecepatan membaca dan ketahanan membaca Husgar Vize." Petugas tersebut berbicara dengan menyodorkan sebuah buku kepada Husgar Vize.
Husgar Vize langsung meraih buku tersebut dan membacanya, sedangkan petugas tersebut mencatat waktu Husgar Vize membaca.
Dengan kecepatan membaca yang dimiliki Husgar Vize. Yang terlihat hanya seperti membalik balikkan tiap-tiap halaman.
**Empat puluh menit kemudian**
"Petugas, aku sudah selesai membacanya..." Husgar Vize berbicara dengan menyodorkan buku seribu halaman untuk mengembalikannya.
Petugas tersebut yang sebelumnya msaih terlihat santai. saat ini sangat terkejut dengan kecepatan membaca yang di miliki Husgar Vize di waktu normal.
"Empat puluh menit seribu halaman...?" Petugas tersebut mengulangi keterkejutannya dengan bertanya kepada Husgar Vize.
"Apakah ada yang salah petugas...?" jawab Husgar Vize dengan sedikit heran.
"Ti-tidak ada Husgar, saya akan menghitung watu yang di butuhkan Husgar Vize jika membaca semua buku di perpustakaan ini..." Petugas tersebut menjawab dengan terbata.
Tidak membutuhkan waktu lama, petugas perpustakaan selesai menghitung. "Waktu yang di butuhkan Husgar untuk membaca semua buku di sini adalah dua ratus empat puluh satu tahun di hitung dengan hari ideal..."
"Haaah..." Husgar Vize sangat terkejut mendengar penjelasan petugas tersebut.
"Aku yakin perpustakaan ini besarnya tidak sampai dua kali lipat perpustakaan planet Tin-go, tapi bagaimana mungkin bukunya bisa ribuan lebih banyak dari planet Tin-go," batin Husgar Vize.
"Jika demikian, pilihkan aku buku tentang sains yang dapat aku baca selama dua hari kedepan..." Husgar Vize berucap dengan sedikit kecewa.
Raut wajah petugas tersebut menjadi bingung atas pernyataan Husgar Vize.
"Apakah ada yang salah petugas...?" Husgar Vize menanggapi perubahan raut wajah petugas tersebut yang mengisyaratkan kebingungan.
"Apakah Husgar tidak jadi membaca semua buku...?" Petugas tersebut menanyakan dengan kebingungan.
"Sebenarnya aku ingin, tapi aku hanya memiliki waktu dua hari saja..." Husgar Vize menjelaskan.
"Apakah Husgar tidak mengetahui Teknologi dimensi waktu...?" Petugas tersebut bertanya dengan keheranan lainnya.
"Ya aku tau, apakah aku bisa memasuki dimensi waktu untuk membaca semua buku di sini...?" Husgar Vize bertanya dengan mengharab jawaban yang sesuai dengan harapannya.
"Memang harus menggunakan dimensi waktu Husgar, karena tidak mungkin Husgar menyentuh buku yang sudah berusia jutaan tahun..." Jawab petugas tersebut.
"Jutaan tahun...?" Husgar Vize menjawab dengan penasaran.
"Apakah dia Husgar yang bersama Pie Jiru yang baru saja membuat banyak prajurit terkecoh dan mendapat hukuman...?" Petugas tersebut berbicara dalam hatinya.
"Petugas, jangan melamun..." Husgar Vize memecah lamunan petugas tersebut yang berbicara sendiri dalam hatinya.
"Eee... Maaf Husgar... Apakah benar Husgar yang bersama Pie Jiru...?" Petuas tersebut bertanya karena penasaran.
"Ya, Pie Jiru adalah pelindungku..." Sekarang petugas tersebut memahami kenapa Husgar Vize tidak mengetahui hal hal dasar Planet Galgic.
"Jika demikian langsung saja saya jelaskan Husgar..." Petugas tersebut nampak tergesa gesa agar tidak terjadi salah paham seperti prajurit salwi dan yang lainnya sebelumnya.
"Perpustakaan Planet Galgic menyimpan banyak sekali buku, bahkan buku kuno dari jutaan tahun yang lalu dan buku yang berada di sini hanya sebagian kecil saja, karena buku buku yang berusia seratus tahun ke atas telah di simpan di tempat berbeda dan perpustakaan di sini telah mengcopy dan di simpan di dimensi waktu." Penjelasan petugas tersebut di jawab dengan anggukan Husgar Vize.
"Lalu jika aku membaca di dimensi waktu, kenapa aku tadi harus membaca terlebih dahulu...?" Husgar Vize bertanya kepada Petugas Tersebut karena mulai tertarik dengan teknologi dimensi waktu.
"Agar aku bisa menyesuaikan tingkat kecepatan jarak waktu antara dunia nyata dan dimensi waktu..." Petugas tersebut menjelaskan.
"Silahkan Husgar tunggu di kursi yang berada di ujung ruangan, saya akan menyiapkan dimensi waktu untuk anda pergunakan..." Petugas tersebut berbicara dengan menunjuk salah satu kursi di ujung ruangan.
ππ mohon dukungannya ya, dengan cara LIKE, COMMENT, BERI HADIAH dan VOTE jangan lupa jadikan Favoritππ ππ