Terjebak Perang Semesta

Terjebak Perang Semesta
Pembentukan Aliansi Porta


Para pemimpin Planet Porta tidak memberi keputusan, mereka meminta waktu beberapa hari untuk berunding. Karena keputusan belum mencapai sepakat dan para pemimpin Planet Porta meminta waktu untuk berunding. Husgar Vize dan lainnya pergi meninggalkan tempat tersebut, tetapi sebelum Husgar Vize pergi, Husgar Vize memberi pesan kepada para pemimpin tersebut agar memikirkan orang banyak dari pada ego sendiri.


****


"Mereka berkata seolah tidak terkalahkan, mereka hanya satu kota, kita sedunia mau di buat tunduk hanya oleh gertakan semata? Apakah hanya seperti ini harga diri kita?" Salah satu pemimpin Planet Porta yang tidak ingin tunduk melakukan provokasi.


"Kita melawan juga seolah sia-sia. Ribuan pesawat saja dapat di hentikan dengan mudah. Bagaimana kita akan melawan mereka." Salah satu pemimpin yang lain berpendapat.


Perundinganpun berjalan alot dan cukup lama, hingga para pemimpin memanggil berbagai ahli untuk ikut menganalisis. Setelah banyak ahli berkumpul dan berpendapat, mereka memutuskan untuk melawan dan mengusir Kota Mesimet'i. Semua pemimpin Planet Porta kini berpandangan sama, Kota Mesimet'i yang sebelumnya adalah sebuah kota di Planet Mesimet'i adalah penjajah luar yang harus mereka usir.


"Kita tidak bisa mengusir mereka sekarang dengan ribuan tawanan pilot yang masih berbeda di atas kota mereka. Kita harus benar-benar menyiapkan strategi dan senjata yang tepat untuk mereka. Untuk sekarang kita perbolehkan mereka tinggal di Planet kita, tetapi dengan syarat mereka tidak boleh keluar dari kota itu." Pemimpin negara Planet terkuat Planet Porta berkata kepada yang lainnya.


"Apakah mereka akan mau menuruti permintaan kita." Pemimpin lainnya bertanya.


"Untuk beberapa waktu aku yakin mereka akan menahan diri dan akan meminta nego ulah kemudian setelah mereka bosan. Sedangkan kita, sudah saatnya membentuk aliansi Planet Porta untuk melawan makhluk asing." Pemimpin negara terkuat kembali berpendapat dan berniat agar yang lain menerima negaranya sebagai pemimpin aliansi.


Kini kesebelas negara Planet Porta melakukan perundingan untuk menyusun aliansi dan menentukan negara pemimpin aliansi serta mengutus utusan ke kota Mesimet'i untuk menyampaikan hasil putusan bahwa Planet Mesimet'i di perbolehkan tetap tinggal dengan damai, tetapi dengan syarat tidak boleh keluar dari kota Mesimet'i.


**Kota Mesimet'i**


"Husgar, mereka mengirim utusan ke kota Mesimet'i. Apakah Husgar Vize akan menemuinya sendiri atau hanya cukup yang lainnya?" Jendral Ganzorig berucap.


"Utusan? Apakah salah satu pemimpin mereka?" Husgar Vize menjawab laporan Jendral Ganzorig dengan pertanyaan. Jendral Ganzorig hanya menjawab dengan gelengan kepala, menandakan bukan salah satu dari pemimpin Planet Porta. Meski telah mengetahui jika bukan salah satu dari pemimpin Planet Porta, Husgar tetap ingin menemui sendiri dan pergi ke kediaman Udirdagch, Pie Emie dan Pie Jiru serta Jordi untuk mengajaknya serta menemui utusan Planet Porta.


Husgar Vize kini sudah bersama Pie Emie dan lainnya menuju kepada utusan dari Planet Porta. Saat sudah bertemu dengan utusan Planet Porta, Husgar Vize merasa ada kejanggalan dengan persetujuan bersyarat yang di berikan pemimpin Planet Porta. Agar terlihat semuanya lancar dan berjalan sesuai dengan keinginan para pemimpin Planet Porta, Husgar Vize menerima semua permintaan yang di minta oleh para pemimpin Planet Porta.


"Husgar, aku yakin ada hal yang tidak beres." Setelah utusan tersebut pergi, Pie Emie meyakinkan Husgar Vize agar tidak menuruti permintaan dari para pemimpin Planet Porta.


"Tenanglah Pie, aku sudah dapat membaca situasinya." Husgar Vize menjawab dengan santai dan terlihat sangat tenang.


Setelah utusan dari Planet Porta pergi, ribuan pesawat Planet Porta di lepaskan dan kembali ke pangkalan mereka masing-masing. Melihat ribuan pesawat Planet Porta kembali, para pemimpin Planet Porta yang kini telah menjadi aliansi, merasa di atas angin dan yakin bahwa gertakan yang di berikan Husgar Vize hanya sebuah bualan.


**Satu hari kemudian**


"Pie Emie, apa kamu sudah paham dengan yang aku maksud?" Husgar Vize bertanya.


Pie Emie yang sebenarnya sangat kejam dan tanpa ampun kepada musuh atau siapapun yang menentang Husgar Vize, merasa keberatan dengan rencana dan tugas yang di berikan padanya. Namun meski Pie Emie keberatan, Pie Emie tetap menjalankan perintah Husgar Vize dengan penuh tanggung jawab.


"Jordi, kau ikut denganku." Pie Emie berbicara kepada Jordi dengan nada kesal. Tanpa ingin membuat Pie Emie semakin kesal, Jordi mengikuti tanpa bertanya sedikitpun. Dengan menggunakan teleportasi, keduanya menuju kota Eritrea dan berdiri di sebuah gedung tinggi di kota Eritrea.


"Kota ini sepertinya semakin ramai?" Pie Emie berbicara kepada Jordi dan Jordi juga beranggapan demikian.


"Pasukan terlihat beberapa kali lebih banyak. Di sebelah sana, sepertinya sebuah pesawat militer terus berdatangan. Sebaiknya kita berdiam di sini beberapa waktu, untuk melihat keadaan." Pie Emie kembali berbicara kepada Jordi dan menunjuk ke sana kemari.


"Sebaiknya kita berpisah Pie. Aku akan pergi ke lapangan terbang itu dan akan memperhatikan keadaan sekitar." Jordi berpendapat dan di perbolehkan oleh Pie Emie.


Beberapa waktu kemudian, Jordi telah kembali dari tempat lapangan terbang dan menyampaikan kepada Pie Emie tentang apa yang telah dia lihat dari dekat. Dalam penyampaiannya Terlihat banyak pasukan datang ke tempat tersebut dengan berbagai seragam yang berbeda, tetapi setelahnya mereka di berikan seragam baru dan mereka berganti seragam yang sama seperti pasukan yang terlihat berpatroli di kota.


"Sepertinya mereka telah membentuk aliansi dan menyatukan negara mereka jadi satu." Pie Emie memberi tanggapan setelah mengetahui keadaan.


"Aku rasa juga demikian Pie, mereka terlihat mempersiapkan sesuatu." Jordi mengiyakan tanggapan Pie Emie.


"Semua hampir sama dengan perkiraanku dan yang lainnya hanya kita tidak mengira jika mereka akan membentuk aliansi. tetapi hal tersebut tidak terlalu berpengaruh." Pie Emie berpendapat.


"Baiklah, kini sudah semakin jelas jika mereka menginginkan perang dan sedang mempersiapkan diri untuk menyerang kita. Jika sudah seperti ini, sekarang kita menjalankan perintah ke dua dari Husgar Vize." Pie Emie berbicara kepada Jordi dan meminta Jordi untuk bersiap dan melakukan sesuai perintah Pie Emie.


Jordi di minta untuk tetap di tempat tersebut. Sedangkan Pie Emie menuju ke gedung saat mereka melakukan pertemuan dengan para pemimpin Planet Porta. Saat ini Pie Emie tidak melewati jalan yang pernah dia lewati sebelumnya, tetapi Pie Emie melewati pintu utama gedung tersebut.


Pasukan yang berjaga di depan pintu terkejut dengan kedatangan Pie Emie yang tiba-tiba muncul di depan pintu tanpa tau dari arah datangnya.


"Anda mau kemana?" Salah satu pasukan yang berjaga menghentikan jalan Pie Emie yang terlihat berbeda dengan anak remaja di Planet tersebut. Lalu menanyakan kepada Pie Emie tujuan kedatangannya yang kini mereka merasa yakin jika sosok yang berada di depannya adalah sosok yang saat ini sedang ramai di perbincangkan oleh semua media masa.


"Kalian tidak akan tau meski aku menjelaskannya." Pie Emie menjawab dengan bahasa yang tidak di mengerti oleh kedua pasukan jaga tersebut.


Mendengar bahasa yang aneh dan tidak pernah mereka berdua dengar sebelumnya, kini mereka berdua semakin yakin jika sosok yang berada di depannya adalah makhluk luar yang saat ini sedang dalam masa awal negosiasi.


πŸ™πŸ™ mohon dukungannya ya, dengan cara LIKE, COMMENT, BERI HADIAH dan VOTE jangan lupa jadikan FavoritπŸ˜πŸ’• πŸ™πŸ™