Terjebak Perang Semesta

Terjebak Perang Semesta
Pengamanan Galaksi api kembar


Dengan kondisi sangat prima mereka berdua melesat dengan kecepatan tinggi. Ketika sudah melakukan perjalanan selama 12 hari, Husgar Vize merasakan sebuah logam sebesar sebuah meteor. Logam yang di rasakan Husgar Vize sangat berbeda dengan sebuah meteor karena logam tersebut bergerak cukup cepat.


Setelah sangat yakin bahwa logam yang di rasakan Husgar Vize bukan sebuah meteor, Husgar Vize menceritakannya kepada Mustofa. Mendapati apa yang di rasakan Husgar Vize, Mustofa menjawab berarti meraka sudah semakin dekat dengan Galaksi Api Kembar. Sebab logam yang di rasakan Husgar Vize adalah sebuah pesawat patroli Galaksi.


****


Pesawat yang di kendalikan oleh pasukan roh merah dan roh putih. Meski teknologi Dimensi Semesta sebenarnya memiliki teknologi yang sangat canggih, tetapi sangat jarang makhluk roh Dimensi Semesta menggunakan teknologi Pesawat atau transportasi lainnya. Hal itu di karenakan, semua makhluk roh Dimensi Semesta bisa terbang dengan kekuatan rohnya. Sehingga mereka menganggap akan lebih efisien menggunakan kekuatan rohnya untuk pergi ke suatu tempat.


Sebuah pesawat biasanya memang di gunakan hanya untuk sebuah patroli atau sebuah pengamanan terluar saja yang memang dapat di pasangkan sebuah radar di pesawat untuk mendeteksi musuh yang masih belum terjangkau oleh radar yang berada di Planet terluar suatu Galaksi.


Sedangkan dalam kondisi senjata, makhluk roh Dimensi Semesta tidak akan pernah menggunakan teknologi nuklir, meski jangkauan jelajahnya lebih jauh dari senjata laser. Hal itu di sebabkan dengan kondisi Dimensi Semesta yang mudah menyebarkan seluruh radiasi nuklir ke seluruh Dimensi Semesta dan semua makhluk Dimensi akan mendapatkan dampak dari reaktor nuklir yang meledak.


Radiasi juga sangat berbahaya bagi makhluk roh Dimensi Semesta. Sebab, jika seorang makhluk roh terkena radiasi dari sebuah nuklir, roh tersebut tidak dapat mengikat dirinya dengan elemen tubuh yang sudah susah payah dia kumpulkan. Hal itu di sebabkan oleh molekul yang berada pada Dimensi semesta yang dapat merekayasa radiasi nuklir menjadi molekul pelepasan roh. Makhluk roh menyebutnya dengan molekul pencipta, sebab tidak ada yang dapat meneliti molekul apa yang berada di Dimensi semesta yang menyebabkan radiasi nuklir dapat sangat berbahaya bagi makhluk roh Dimensi Semesta.


****


Setelah Husgar Vize mengucapkan tentang keberadaan logam pesawat patroli, Mustofa semakin bersemangat untuk lebih cepat sampai pada Galaksi Api Kembar. Mereka berdua pun terus melaju dengan kecepatan maksimal. Hingga saat mereka sudah menempuh 2 hari perjalanan, mereka di hadang oleh puluhan pesawat patroli Galaksi Api Kembar dan ratusan roh putih dan roh merah.


"Mustofa, kita sedang di hadang!!" Husgar Vize berbicara kepada Mustofa karena Husgar Vize telah merasakan sekumpulan logam pesawat patroli Galaksi api kembar sebelum mata mereka dapat melihat apa yang berada di depan.


"Tidak apa Telekinesis, kita turunkan kecepatan kita dan mendekat secara perlahan. Sebab itu aturan tidak tertulis agar kita tidak di serang membabi buta sebelum mereka mengetahui siapa yang datang." Mustofa menanggapi apa yang di katakan Husgar Vize.


Mereka berdua pun mengurangi kecepatan hingga mereka berdua dapat melihat puluhan pesawat patroli berjejer membentuk formasi pertahanan. Ketika Mustofa dan Husgar Vize sudah dapat melihat pesawat patroli dengan mata mereka, Mustofa dan Husgar Vize kembali menurunkan kecepatan terbang dan mendekat ke puluhan pesawat patroli dan ratusan roh putih dan roh merah.


Mendapati kedua sosok di kejauhan menurunkan kecepatan. Ratusan pasukan roh putih dan roh merah yang sebelumnya mengarahkan senjata ke arah Mustofa dan Husgar Vize, mulai menurunkan kesiagaan mereka. Saat Mustofa dan Husgar Vize telah terlihat lebih jelas, pasukan roh putih dan roh merah menurunkan senjata mereka karena sosok yang datang adalah roh putih penjaga inti api.


"Hanya seperti itu? Mereka menghadang lalu membukakan jalan dengan senang hati ketika kita menurunkan kecepatan?" Husgar Vize yang terheran, bertanya kepada Mustofa seakan begitu mudah untuk melewati penjagaan. Tetapi Mustofa menyanggahnya.


"Mereka tau mana lawan dan kawan. Bukan tugas mereka juga untuk menseleksi apakah itu kawan atau lawan. Selama bukan rombongan besar dan mereka dari kasta roh putih dan kasta roh merah, maka mereka akan langsung memberi jalan. Terlihat seolah membukakan jalan bagi penyusup memang. Tetapi itu adalah bagian dari strategi Galaksi api kembar untuk meringkus penyusup tanpa bisa lolos." Mustofa memberi penjelasan kepada Husgar Vize. Mendapati jawaban tersebut, Husgar Vize langsung paham jika di depan masih akan ada pasukan yang menghadang, sebab Husgar Vize sudah merasakan kembali ada sebuah logam bahkan lebih dari satu logam yang bergerak di kejauhan di depan.


"Dengan kecepatan 10 tahun cahaya, kita akan melewati patroli lagi dalam 2 hari kedepan dan akan melewati patroli lagi sampai 8x lagi." Mustofa memberi penjelasan kepada Husgar Vize. Total ada 9 titik jarak patroli untuk memasuki Galaksi api kembar. Titik pertama telah mereka lewati, kini menyisakan 8 titik lagi dan setiap titik berjarak 2 hari perjalanan jika menggunakan kecepatan 10 tahun cahaya.


Titik penjagaan ke dua telah mereka lewati. Titik penjagaan ke tiga juga telah mereka lewati. Titik penjagaan ke empat juga mereka lewati sama seperti penjagaan pertama. Terlihat seperti bukan penjagaan yang ketat. Saat akan memasuki penjagaan 5, terlihat berbeda di mata Husgar Vize. Di penjagaan kelima Mustofa di minta mengenalkan Husgar Vize kepada Komandan penjaga.


Dengan Santai Mustofa memberi tahu siapa makhluk yang sedang bersamanya. Setelah memperkenalkan Husgar Vize dan karena statusnya yang merupakan roh penjaga inti api, Mustofa mendapat perlakuan khusus dan penghormatan tinggi mari makhluk roh putih lainnya.


Titik penjagaan ke enam juga di lewati seolah tanpa halangan. Titik penjagaan ke tujuh dan ke delapan juga mereka lewati tanpa halangan. ketika masuk pada titik penjagaan terakhir. Husgar Vize di hentikan oleh salah satu roh putih dan langsung bertanya kepada Mustofa.


"Apa kamu yakin mengajak makhluk ini ke Galaksi api kembar? Di sana sangat panas." Dengan nada khawatir memberikan peringatan kepada Husgar Vize lewat Mustofa yang di beri teguran.


"Apa kamu meremehkannya?" Mustofa dengan singkat menjawab pertanyaan pasukan tersebut dengan pertanyaan lainnya.


"Tidak... Tidak... Bukan itu makasudku. Aku hanya tidak ingin di salahkan karena tidak memberi peringatan." Prajurit tersebut menjawab dengan sedikit gemetar.


Sedangkan Mustofa semakin merasa di rendahkan oleh prajurit tersebut. Tetapi sebelum Mustofa lebih emosi lagi. Husgar Vize mengeluarkan bara api di sekujur tubuhnya sambil berucap, "api adalah sahabatku, bahkan jika aku berdiri di sebelah bintang, itu bagaikan kolam renang untukku."


πŸ™πŸ™ mohon dukungannya ya, dengan cara LIKE, COMMENT, BERI HADIAH dan VOTE jangan lupa jadikan FavoritπŸ˜πŸ’• πŸ™πŸ™