Terjebak Perang Semesta

Terjebak Perang Semesta
Bintang Pertama


"Aku akan ke mana terlebih dahulu...? Seakan aku tidak memiliki tujuan. Aku juga tidak tau bintang mana yang memiliki inti roh api. Benar-benar tanpa tujuan. Aku terlalu terburu-buru." Husgar Vize yang sendirian di dalam pesawat, merasa sangat bodoh. Sebab Husgar Vize terbang bagai tanpa tujuan.


"Baiklah, aku akan mulai dengan bintang terdekat dengan posisiku saat ini." Dengan raut wajah penuh semangat berpetualang, Husgar Vize melaju dengan kecepatan maksimal.


Di awali dengan bintang di tatanan Tata Surya keberadaan Planet Porta. Jarak antara tempat Husgar Vize berada dengan bintang di tatanan Tata Surya keberadaan Planet Porta berjarak 350.000.000 Km. Dengan kecepatan pesawat Husgar Vize yang mencapai kecepatan 40 tahun cahaya, jarak 350.000.000 adalah jarak yang sangat singkat untuk di tempuh. Dengan kecepatan maksimal, Husgar Vize dapat sampai di bintang tersebut dengan waktu 31,5 detik.


Saat ini Husgar Vize berada pada Galaksi Aikup, Galaksi yang hampir memasuki fase Semesta pengembangan. Dimana Galaksi Aikup telah memiliki puluhan ribu bintang. Bintang-bintang di Galaksi Aikup tergolong dekat, sebab jarak antar Tata Surya terluar banyak yang hanya berjarak 1 tahun cahaya sampai 2 tahun cahaya. Bintang dari Planet Porta berada di gugus terluar Galaksi Aikup.


Dalam jarak 2 juta Kilometer dari bintang Planet Porta, Husgar Vize menghentikan pesawatnya karena khawatir pesawatnya tidak dapat menahan panas dari pijar bintang tersebut.


Apakah mungkin bintang ini memiliki penjaga roh yang memiliki inti roh api?" Husgar Vize bertanya kepada dirinya sendiri. Dari Jarak 2 juta Kilometer, Tidak mungkin bagi Husgar Vize untuk mengetahui keberadaan inti roh api yang di jaga oleh penjaga roh. Husgar Vize harus memastikan dari jarak yang cukup dekat untuk mengetahui akan hal tersebut.


Dengan menggunakan Baju perang yang telah dia siapkan dan dia buat sendiri, Husgar Vize keluar dari pesawat dan mendekat ke arah bintang. Bintang yang sangat panas, panas permukaan bintang mencapai 8000°C, sedangkan di atmosfer matahari yaitu di lapisan protosfer mencapai 5700°C, sedangkan di lapisan kromosfer mencapai 4500°C, sedangkan di lapisan terluar atmosfer matahari yaitu lapisan korona mempunyai suhu mencapai 3 juta°C.


Setelah lapisan Korona suatu bintang, maka Suhu akan semakin menurun. Suhu di mana pesawat Husgar Vize berhenti, bahkan telah mencapai suhu 2000an°C. Dengan baju perang yang di gunakan Husgar Vize saat ini, Husgar Vize bisa lebih mendekat ke atmosfer matahari. Kini saat suhu telah mencapai belasan ribu °C, baju perang Husgar Vize seakan sudah tidak mampu untuk menahan lagi. Bahkan kulit Husgar Vize kini sudah mulai panas serasa di bakar.


"Oh tidak!! Baju perang ku telah mencapai batas. Bagaimana aku menemukan inti api jika aku tidak dapat mendekat ke bintang itu?" Dengan mengepalkan tangan, Husgar Vize membatin. Saat Husgar Vize akan mundur dan kembali ke pesawat, Husgar Vize teringat dengan baju perang yang di beri oleh Pie Emie. Setelah memikirkan baju perang tersebut, Husgar Vize mengeluarkan baju perang Pie Emie. Baju perang yang sudah di kecilkan kini dibesarkan dan di pakai tanpa melepas baju perang sebelumnya.


Kini Husgar Vize mengenakan 2 baju perang sekaligus di tubuhnya. Dengan adanya 2 baju perang yang di gunakan, kulit Husgar Vize kini tidak merasakan panas sedikitpun. Baju perang yang di berikan oleh Pie Emie terasa memiliki teknologi jauh lebih maju. Sehingga dapat lebih bertahan di suhu panas tinggi, serta terlihat juga jika baju tersebut dapat beradaptasi dengan tubuh penggunanya.


Setelah Husgar Vize tidak merasakan panas lagi, Husgar Vize kembali bergerak lebih dekat dengan Bintang Tata Surya dari Planet Porta. Saat jarak Husgar Vize semakin dekat dengan suhu telah mencapai 88 ribu°C, kulit Husgar Vize sudah mulai terasa hangat.


Saat Husgar Vize berhenti untuk berfikir, tubuhnya merasa semakin panas hingga terasa tersengat. Secara spontan tubuh Husgar Vize yang merespon bahaya, bergerak mundur secepat mungkin. Bahkan gerakan Husgar Vize sampai menembus kecepatan cahaya saat bergerak mundur. Dalam hitungan gerakan kurang dari dua detik, Husgar Vize telah cukup jauh dari titik tadindia berhenti, dan suhu yang telah jauh turun dari pada tadi.


"Kenapa tadi tiba-tiba panas daerah sekitar naik dengan ekstrem?" Saat Husgar Vize belum mendapatkan jawaban dari pertanyaan dari dirinya sendiri tadi, suhu di sekitar Husgar Vize saat ini kembali meningkat tanpa Husgar Vize tau sebabnya.


Suhu semakin meningkat hingga baju perang yang di kenakan Husgar Vize kembali tidak dapat menahan panas. Sehingga suhu panas kembali menyengat kulitnya. Berbeda dengan tadi, kini Husgar Vize mencoba untuk bertahan dan tidak bergerak mundur. Saat panas semakin menyengat, Husgar Vize melihat sosok dari arak Bintang.


Sosok yang hampir tidak terlihat, sebab memiliki warna tubuh yang kontras dengan Bintang yang berada di depan Husgar Vize, benar-benar mengecoh pandangan Mata. Melihat sosok besar berwarna merah dan menyala bagai api, Husgar Vize melakukan gerakan mundur kembali. Tetapi kini gerakan mundur Husgar Vize di kejar oleh api pijar seperti menyembur.


Mendapatkan serangan, Husgar Vize mencoba untuk menghindar dengan cepat. Merasa tidak dalam posisi menguntungkan dengan berada di daerah yang masih sangat panas, Husgar Vize bergerak menjauhi subuh panas yang tinggi.


Melihat Husgar Vize telah berada di kawasan suhu rendah, makhluk tersebut membiarkan hushar Vize dan kembali mendekat ke arah Bintang dan ke suhu yang tinggi kembali.


"Itu pasti roh penjaga, aku tidak boleh kehilangannya." Husgar Vize yang menebak sosok yang menyerangnya adalah sosok yang dia cari, tidak membiarkan sosok tersebut pergi begitu saja. Dengan pengendalian logamnya, Husgar Vize mencoba untuk menyerang sosok roh penjaga.


logam yang di kendalikan Husgar Vize melesat ke arah sosok roh penjaga, tetapi belum sampai pada sosok tersebut, logam yang di kendalikan Hushar Vize semakin mendekat ke arah sosok roh penjaga, warna logam semakin merah, menandakan logam tersebut mulai panas. Tidak lama kemudian logam tersebut mengeluarkan api. Mendapati ada sebuah logam yang terbakar mendekat. Sosok roh penjaga mengambil alih pengendalian logam Husgar Vize, sebab kini logam yang di kendalikan Husgar Vize telah berubah menjadi nyala api.


"Sang pengendali logam berusaha menyerangku...? B*DOH... Ha... Ha... Ha..." Sosok roh penjaga menertawakan Husgar Vize dengan sangat lantang.


🙏🙏 mohon dukungannya ya, dengan cara LIKE, COMMENT, BERI HADIAH dan VOTE jangan lupa jadikan Favorit😍💕 🙏🙏