Terjebak Perang Semesta

Terjebak Perang Semesta
Kekalahan Elba, Gaba, Huba


Bantuan yang datang cukup membuat perbedaan dalam pertempuran. Kini pasukan Roh pelindung galaksi api kembar yang di bantu para penjaga inti api, dapat memukul mundur pasukan Roh hitam dan Roh merah. bahkan mereka dapat melenyapkan sebagian besar pasukan Roh hitam dan Roh merah.


Kini keadaan seakan terbalik. Jumlah pasukan Roh hitam dan Roh merah kini semakin sedikit dan semakin sedikit karena ratusan penjaga inti api sudah datang membantu penjaga galaksi api kembar.


****


Gabungan 5 elemen yang di keluarkan Husgar Vize, kini seolah menyatu dan membentuk bola kekuatan seperti sebuah planet yang terlihat saling melengkapi menjadi sesuatu. Energi yang terlihat indah dan sangat menakjubkan.


Kekuatan 5 elemen yang di tunjukkan Husgar Vize sangat menakutkan bagi lawan-lawannya. Elemen logam menjadi inti yang membentuk bola yang di selimuti elemen api. Api yang membakar logam di selimuti oleh elemen angin yang memisahkan elemen api dengan elemen air yang terbentuk setelah elemen angin. Air yang sangat tajam bergabung dengan petir yang berderu bagaikan duri dan cambuk menjilat-jilat keluar dari kekuatan bola yang terlihat seperti sebuah planet.


Dengan gerakan pengendalian, Husgar Vize menggendalikan kekuatannya untuk menghantam 3 bersaudara.


"Oh tidak..!" 3 bersaudara yang masih berusaha untuk mempercepat pembukaan segel kekuatan liar mereka. Tetapi Husgar Vize telah melemparkan serangan pengendalian 5 elemen nya yang masih belum sempurna.


Elba, Gaba, Huba yang hampir menyelesaikan pembukaan segel, tidak bergeming dari tempat mereka meski mereka sempat terkejut.


Boooommmmm.... Suara ledakan keres terjadi karena dua kekuatan yang sama-sama besar saling berbenturan. Asap pekat menyelimuti sekitar 3 bersaudara, tetapi dengan terlihatnya Husgar Vize yang masih menekan pengendaliannya, menandakan serangan Husgar Vize berhasil di tahan.


Semua roh di daerah pertempuran sampai harus terdiam dan menyaksikan apa yang terjadi dengan pertempuran dua kekuatan yang sama-sama mengerikan tersebut. Benar saja, saat asap pekat perlahan menghilang, terlihat 3 bersaudara sedang menahan serangan dari Husgar Vize.


Terlihat petir menyambar dan seakan menari-nari saat kekuatan mereka saling berbenturan. Terlihat Elba, Gaba, Huba mengeluarkan darah dari mulut, hidung dan telinga karena efek dari gelombang energi yang saling berbenturan dan sangat dekat dengan mereka.


Tetapi hal yang tidak di duga dan tidak di mengerti oleh roh-roh yang juga bertempur di sekitar 3 bersaudara. Setelah asap tebal menghilang, benturan energi dari kekuatan elemen Husgar Vize dan Energi dari 3 bersaudara, menghasilkan kan gelombang kejut yang sangat dahsyat.


Gelombang kejut menyapu apapun yang berada di sekitar. Roh yang tidak memiliki cukup kekuatan untuk menahan gelombang kejut, seketika menghilang dan hancur bagaikan debu. Sedangkan yang masih cukup beruntung dapat menahan gelombang kejut, mendapat luka ringan hingga luka berat.


Hanya beberapa ratus roh yang dapat menahan dan tidak terluka karena efek gelombang kejut. Kebanyakan dari mereka yang dapat bertahan tanpa luka adalah para penjaga inti api dan komandan-komandan pasukan yang memang memiliki kekuatan di atas rata-rata.


Hal itu semakin melemahkan roh hitam dan roh merah, jumlah mereka berkurang secara signifikan. Semangat tempur dari pasukan penjaga galaksi api kembar semakin membara karena jumlah mereka kini jauh lebih unggul.


"Kita tidak akan mampu menahan energi ini terus menerus, terlebih lagi untuk menghancurkannya. Luka dalam kita cukup parah." Huba berbicara kepada kedua saudaranya.


"Dalam hitungan ketiga, kita dorong energi ini dan menghindar bersama." Mereka bersepakat untuk menghindari serangan dan mulai menghitung untuk bersiap.


Teriakan Husgar Vize, mereka anggap sebagai peringatan bahaya. Tanpa banyak berfikir lagi, semua pasukan penjaga galaksi api kembar dan para roh penjaga inti api menuruti peringatan Husgar Vize dan pergi menjauh dari pusat pertempuran dari Husgar Vize dan 3 bersaudara.


"Tiga..!!" Saat hitungan ketiga, Elba, Gaba, Huba secara bersama mendorong energi serangan yang di berikan Husgar Vize.


Tekanan balik energi yang di rasakan Husgar Vize, menjadikan tanda baginya untuk melakukan sesuatu sebelum Elba, Gaba, Huba dapat lolos dari serangannya.


"Aaaaaaaa.... Aaaaaaa.... Aaaaaaa..." Teriakan Husgar Vize, diartikan oleh Elba, Gaba, Huba sebagai teriakan kesakitan karena berusaha menahan dorongan pada energi serangannya.


Hal itu membuat Elba, Gaba, Huba tersenyum tipis saat bersama-sama mendorong energi kekuatan Husgar Vize untuk membuat celah bagi mereka waktu untuk dapat menghindar dan lolos dari serangan energi 5 elemen yang di berikan Husgar Vize.


"Ternyata kekuatannya sudah mencapai batas maksimal. Itu artinya, kita masih memiliki kesempatan untuk mengalahkannya." Elba berbicara dengan sedikit berteriak kepada kedua saudaranya untuk memberikan semangat perlawanan.


"Ya.. Kita tidak perlu lari setelah ini. Haaaaaa..." Gaba menanggapi serta memberikan pendapat untuk melakukan perubahan rencana yang akan mereka lakukan selanjutnya. Dengan isyarat anggukan kepala, kedua saudaranya setuju dengan rencana tersebut.


Sedangkan Husgar Vize, masih berteriak dan.


Booooommmm.... Duuuuuuuaaarrr... Ledakan energi terjadi pada energi serangan yang di berikan oleh Husgar Vize. Ledakan yang sangat dahsyat.


Bahkan Husgar Vize sampai terpental karena efek balik dari serangannya. Di tambah dengan Gelombang kejut yang langsung tercipta hampir bersamaan dengan ledakan energi pengendalian 5 elemen Husgar Vize.


Ledakan tersebut dengan sekejap menghancurkan Elba, Gaba, Huba dan roh hitam serta roh merah di area sekitar ledakan. Roh hitam dan roh merah yang dapat lolos dari ledakan, tetap tewas karena terkena gelombang kejut yang efeknya lebih luas dari ledakan itu sendiri.


Efek ledakan energi 5 elemen milik Husgar Vize tidak hanya sampai di sana. Dimensi Semesta sampai terguncang dan membuat banyak celah dimensi baru. Planet-planet di Dimensi Semesta terguncang dan keluar dari poros mereka.


Banyak Tata Surya di Dimensi Semesta bergerak keluar dari jalur mereka masing-masing. Hal itu akan berpotensi terjadinya tabrakan antar Planet ataupun antar Tata Surya di Dimensi Semesta. Akan tetapi, Hal itu tidak dapat di rasakan secara langsung bagi mereka yang berada di luar angkasa.


Tetapi hal itu dapat di rasakan oleh para roh yang masih berada di planet mereka masing-masing. Sebab, bencana alam dan cuaca ekstrem dengan sekejap bergejolak di semua planet. Para ilmuan memberikan tanda bahaya akan kehancuran planet ketika para ilmuan masing-masing planet telah membaca pergerakan Planet mereka yang keluar dari jalur dan berpotensi bertabrakan antar planet, antar Tata Surya, bahkan antar galaksi.


Hanya Roh Suci yang menyadari jika usia Dimensi Semesta tidak akan lama lagi dan hanya menghitung waktu kehancuran ketika terjadi benturan antar galaksi untuk pertama di Dimensi Semesta. Sebab, tabrakan pertama antar Galaksi, akan di susul oleh tabrakan Galaksi-galaksi yang lainnya.