
Pasukan khusus roh hitam kini seolah sedang bermain-main dengan salah satu roh putih penjaga inti api yang sangat terkenal keganasannya. Dengan tidak adanya inti api yang tidak dapat di serap oleh Mustofa, membuat Mustofa tidak dapat mengeluarkan aura panas bintang yang sangat di takuti oleh semua roh. Inti api yang telah berada di tubuh Husgar Vize, kini benar-benar berdampak pada kekuatan Mustofa. Terlebih lagi, Mustofa sudah terlalu sering menggunakan serangan lahar yang secara tidak langsung melemahkan pertahanan Mustofa.
Sudah 1 jam Husgar Vize terpendam oleh lahar yang di ciptakan Mustofa, kini Husgar Vize telah kembali pulih. Dengan panas tubuh Husgar Vize yang sudah berada pada kondisi kebugaran puncaknya, menghancurkan lahar yang mengurung Husgar Vize. Lahar yang mengurung Husgar Vize awal sudah terlihat menghitam karena sudah mulai dingin. Kini kembali berwarna merah menyala dan berkobar seperti tumpukan jerami yang di bakar.
Hal tersebut mengejutkan semua pasukan khusus roh hitam yang sedang terus menerus menyerang Mustofa. Mendapati fenomena itu, Mustofa tersenyum tipis dengan berkata, "Hufh... sudah selesai ya?"
"Sangat cerdik, sampai semua tidak menyadari. Ha ha ha ha ha ha." Mustofa yang menjeda ucapannya, kembali berbicara dan tertawa puas karena Mustofa dapat menahan dan membunuh beberapa pasukan khusus roh hitam saat gempuran ke 4500an pasukan khusus roh hitam yang terus menyerang Mustofa. Lahar yang menyelimuti Husgar Vize kembali berkobar sampai mencair seperti air.
Dengan tubuh yang di selimuti api, Husgar Vize meledakkan energi di dalam tubuhnya, hingga lahar cair yang berada di sekitarnya berhamburan kemana-mana karena efek ledakan energi Husgar Vize. Lahar yang berhamburan, banyak mengenai pasukan khusus roh hitam dan membunuh pasukan yang terkena lelehan lahar pada bagian dada dan kepala. Sedangkan yang terkena di bagian tangan dan kaki, mereka segera memotongnya.
Keterkejutan terjadi pada semua pasukan khusus roh hitam saat melihat Husgar Vize bangkit kembali dengan energi yang lebih besar. Keterkejutan tersebut tidak berlangsung lama. Sebab, pasukan khusus roh hitam bersiap untuk melesat ke arah Husgar Vize untuk menyerang.
Komandan Senior yang merasa di permainkan oleh Mustofa dan Husgar Vize, melesat dengan memukulkan energi roh yang keluar dari kedua tangannya. Dua bola energi roh mendahului Komandan Senior menuju Husgar Vize. Mengetahui dua bola energi roh menuju padanya, Husgar Vize menciptakan gelombang energi yang seakan keluar ledakan energi dari dalam tubuh Husgar Vize dan menyebar ke seluruh arah. Sehingga ke dua bola energi roh milik Komandan Senior dengan sekejap hancur dengan menciptakan ledakan.
Dari balik ledakan energi roh yang meledak, muncul kembali dua bola energi roh menuju Husgar Vize. Dengan mudah Husgar Vize menangkis dan memantulkan arah energi roh milik Komandan Senior ke arah lain. Di saat Husgar Vize memantulkan energi roh, secara hampir bersamaan tendangan Komandan Senior telah berada di samping kepala Husgar Vize. Tetapi Husgar Vize dengan mudah menangkis dan kemudian menggenggam kaki Komandan Senior. Mendapatkan kaki Komandan Senior, Husgar Vize tersenyum santai. Akan tetapi senyuman tersebut membuat jantung Komandan Senior seperti terhenti karena ngeri.
"Jurus terlarang puncak pengendali logam." Dengan santai Husgar Vize berucap. Bersamaan dengan kata-kata Husgar Vize, kaki Komandan Senior yang di genggam Husgar Vize remuk tidak berbentuk. Tidak cukup sampai di sana, kedua tangan dan kaki yang satu lagi juga remuk sesaat setelah kaki yang di genggam Husgar Vize remuk.
Jeritan rintihan menyeramkan keluar dari mulut Komandan Senior. Kedua tangan dan kaki yang tidak berbentuk sangat menyakitkan bagi Komandan Senior, sampai dirinya memohon untuk cepat di bunuh. Tanpa menghiraukan permohonan Komandan Senior, Husgar Vize menghempaskan tubuh Komandan Senior kebawah dan menentengnya seperti sebuah tas sampah yang akan di buang. Dalam tentengan Husgar Vize, Komandan Senior yang menyesali tindakannya yang ceroboh, terus menerus memohon agar cepat di bunuh.
"Sa... Sangat mengerikan, tubuh Komandan Senior yang sangat keras dapat di remukkan dengan sekejap." Salah seorang pasukan roh hitam bergumam dalam kerumunan. Tanpa aba-aba, piringan roh melesat dengan cepat dan memotong leher Komandan Senior dan menewaskan Komandan Senior yang sudah tidak berdaya lagi.
Komandan Kupri yang tidak ingin mental pasukannya jatuh, bertindak dengan cepat untuk membunuh Komandan Senior yang terus menerus merintih dan memohon. Tindakan tersebut cukup membuat semua terkejut. Pasukan khusus roh hitam yang melayang di angkasa Dimensi Semesta kini lebih memfokuskan pandangan mereka kepada Husgar Vize. Sebab mereka khawatir menjadi pengganti mainan Husgar Vize yang sebelumnya membuat Komandan Senior seolah-olah adalah mainan pribadi.
"Pasukan khusus roh hitam tidak mengenal takut, mari kita tunjukkan kehebatan kita sehingga kita di beri julukan pasukan khusus." Komandan Kupri membakar semangat para pasukannya. Tindakan tersebut sangat ampuh mengusir fokus pasukan khusus roh hitam yang seolah terhipnotis oleh kehebatan Husgar Vize.
"Seraaaannnggggg!!!" Komandan Kupri mengomando pasukannya untuk menyerang bersama. Dengan Komando Komandan Kupri, semua pasukan khusus roh hitam maju untuk menyerang Husgar Vize. Meski ada sebagian pasukan yang sudah tidak memiliki nyali. Mereka tetap maju dan menyerang, hal itu di sebabkan mereka terpaksa maju karena terdorong oleh pasukan yang berada di belakangnya.
Melihat semua pasukan khusus roh hitam maju menuju dirinya, Husgar Vize lebih berkonsentrasi lagi serta mengedarkan seluruh energinya hingga menciptakan energi seperti sebuah perisai. Setelah merasakan semua energi dalam tubuhnya sudah terpusat pada fikiran dan tangannya. Husgar Vize menggerakkan tangan kanan ke arah kiri dan tangan kiri ke arah kanan hingga kedua tangan bertepuk di tengah.
"Jurus terlarang puncak pengendali logam." Bersamaan dengan gerakan dan ucapan Husgar Vize, Semua pasukan khusus roh hitam seakan di sapu oleh kekuatan aneh ke satu pusat. dari Sebelah kiri ke kanan dan sebaliknya, dari kanan ke kiri hingga ke 4000an pasukan roh hitam bertumpuk di tengah. Di saat semua berada di tengah, tubuh mereka menyatu seakan menjadi satu. Jeritan dan rintihan saat proses tubuh mereka yang saling berhimpitan kini mulai berkurang.
Tangan Husgar Vize yang menyatu antara telapak tangan kanan dan telapak tangan kiri mulai bergerak-gerak seperti menggosok-gosok suatu benda di tengah-tengah tangannya. Rintihan dan jeritan yang awalnya hanya berkurang, kini sudah hilang dan sunyi tanpa rintihan. Roh-roh tanpa tubuh kini terlihat melesat pergi dengan ketakutan ke berbagai arah. tubuh-tubuh yang sangat keras yang seperti baju perang kini hancur tanpa bentuk.
ππ mohon dukungannya ya, dengan cara LIKE, COMMENT, BERI HADIAH dan VOTE jangan lupa jadikan Favoritππ ππ