Terjebak Perang Semesta

Terjebak Perang Semesta
Awal Pembicaraan


"Apakah mereka selalu seperti itu...?" Jendral Dzhambul bertanya kepada Jordi sedangkan Jordi hanya menganggukkan kepalanya menandakan jawaban iya.


"padahal sudah hampir pada puncak pengendalian logam, tetapi Pie Jiru masih berani memukul kepalanya?" Jordi terheran dengan kedua orang tersebut.


"Jendral Ganzorig, hentikan semua pesawat yang mengikuti pemandu kita. Biarkan mereka melayang di atas kota tanpa bisa bergerak." Husgar Vize memerintah Jendral Ganzorig.


"Siap Husgar." Jendral Ganzorig menjawab dengan tegas perintah dari Husgar Vize. Husgar Vize akhirnya mau untuk mengambil keputusan bukan karena telah di pukul oleh Pie Jiru, tetapi Husgar Vize tidak ingin penduduk kota menyerang terlebih dahulu jika mereka tidak di atasi dengan cepat.


Kini pesawat yang di tumpangi dua pilot yang sebelumnya telah meminum pil penerjemah telah di turunkan dan mereka berdua dengan sigap membuka pintu pesawat sebelum Husgar Vize merusak pintu pesawat untuk ke dua kalinya.


"Apa maksud kalian dengan mengirim ribuan pesawat kemari?" Husgar Vize dengan cepat bertanya kepada kedua pilot yang kini telah turun dari pesawat.


melihat kedua pilot yang turun, Udirdagch begitu terkejut, sebab bentuk tubuh mereka memiliki bentuk tubuh yang sempurna hanya saja tinggi mereka hanya berada di kisaran 160cm hingga 190cm. Berbeda dengan Husgar Vize dan lainnya yang memiliki tinggi tubuh kisaran 200cm-300cm.


"Apakah mungkin mereka memiliki kemampuan menjadi pengendali logam, tapi kepala mereka kecil, menandakan otak yang kecil pula." Udirdagch berbicara sendiri di dalam hatinya.


"Udirdagch... Udirdagch..." Udirdagch yang sedang melamun setelah melihat tubuh kedua pilot, terkejut dengan panggilan Husgar Vize.


"Ada apa Husgar? Udirdagch menjawab setelah lamunannya terpecah oleh panggilan Husgar Vize yang ke tiga kali.


Setelah Udirdagch menjawab, Husgar Vize mengajak Udirdagch, Pie Jiru dan Pie Emie, untuk bertemu para pemimpin Planet Porta. Saat Udirdagch melamun, Husgar Vize telah beberapa kali memberikan pertanyaan kepada kedua pilot. dengan cepat Husgar Vize percaya kepada kedua pilot, sebab Husgar Vize saat ini sudah dapat merasakan getaran jantung yang berbohong.


Mereka melewati ribuan pesawat tempur Planet Porta yang tetap melayang. Husgar Vize melihat semua pirot pesawat tersebut melotot dan terkaget saat melihat Husgar Vize dan Udirdagch dapat terbang tanpa bantuan alat apapun. Berbeda dengan Pie Emie dan Pie Jiru, yang sama-sama menggunakan bantuan alat untuk terbang.


Para pemimpin Planet Porta telah menunggu Husgar Vize dan lainnya di sebuah gedung di kota Eritrea. Kota terbesar di negara tersebut. Negara yang sangat luas, sebab sudah 1 jam terbang mengikuti pesawat, tetapi mereka masih belum sampai.


"Aku sangat mengantuk jika hanya terbang menggunakan kecepatan ini." Udirdagch mulai bosan dengan kecepatan terbang pelan menurut Udirdagch.


Baru saja Udirdagch berbicara telah bosan dan mengantuk, mereka melihat sebuah kota dan kedua pilot menunjuk arah kota yang sudah mulai terlihat di mata mereka. Pesawat yang ingin mendarat di sebuah landasan, dengan segera di halau oleh Husgar Vize dengan mengendalikan pesawat tersebut.


Kedua pilot yang merasakan pesawatnya tidak dapat di kendalikan lagi, mereka mematikan mesin pesawat sebab mereka sudah tau jika hal itu adalah ulah makhluk asing bagi kedua pilot. Kedua pilot terlihat menunjuk sebuah gedung yang tidak begitu besar menurut Husgar Vize, Karena tidak sebesar gedung di kota Mesimet'i.


Pesawat di daratkan di atas gedung oleh Husgar Vize. Sedangkan Husgar Vize dan lainnya mendarat dan berdiri di samping pesawat. Dengan segera kedua pilot membuka pintu pesawat dan turun dari pesawat.


Kedatangan yang tidak di perhitungkan oleh para pemimpin ke 11 negara di Planet Porta. Saat kedua pilot akan membimbing Husgar Vize dan lainnya, terdengar suara Helikopter dan dengan pengeras suara mereka memperingatkan Husgar Vize untuk tidak memasuki gedung. Tidak lama dari itu, belasan prajurit dengan senjata di tangan keluar dari dalam gedung dan menodongkan senjatanya kepada Husgar Vize dan lainnya.


Husgar Vize yang tingginya mencapai 2,7 meter, harus menunduk menelusuri lorong tangga. Hingga saat mereka telah memasuki ruangan, Husgar Vize, Pie Jiru, Udirdagch sudah dapat berjalan normal tanpa harus menunduk, sebab tinggi atap mencapai 4 meter. Husgar Vize membuka salah satu pintu di lantai paling atas. terlihat ruangan yang cukup luas.


Kamu, panggil para pemimpin Planet ini untuk menemuiku di ruangan ini saja. Sebab, bangunan ini terlalu kecil bagi kami. Kami khawatir kami dapat merusak bangunan ini tanpa sengaja. Tanpa berani membantah, pilot yang di tunjuk Husgar Vize dengan cepat pergi dan menuju lantai ruangan para pemimpin Planet Porta berada.


Saat bertemu dengan para pemimpin Planet Porta, dengan mendapatkan cerita yang sangat mengejutkan dari pilot tersebut. Di mana pilot tersebut menceritakan keadaan ribuan pesawat yang mereka kirim. Serta bercerita bahwa senjata yang belasan prajurit todongkan di yang berada atas gedung, dengan seketika logam senjata mereka bengkok tanpa di sentuh.


Mendengar cerita tersebut, para pemimpin Planet Porta merasa ngeri. Akan tetapi demi Negara mereka masing-masing dan demi Planet Porta, mereka memberanikan diri untuk bertemu Husgar Vize.


****


Beberapa saat kemudian, para pemimpin Planet Porta sampai di ruangan yang di maksud oleh pilot yang memandunya. Saat para pemimpin Planet Porta memasuki ruangan, Husgar Vize memberi hormat dengan cara membungkukkan badannya. Melihat Husgar Vize melakukan hal demikian, Udirdagch dan lainnya juga melakukan hal yang sama. Para pemimpin Planet Porta membalas dengan membungkukkan badan juga.


"Mereka memiliki etika?" Hampir semua pemimpin Planet Porta membatin serupa. Setelah mereka saling membungkukkan badan, mereka semua duduk di kursi masing-masing.


Setelah semua duduk, Husgar Vize memberikan sebelas pil kepada pilot yang berada di dekatnya agar membagikan kepada ke sebelas pemimpin Planet Porta. Saat pilot tersebut memberikan pil dan agar tidak ada penolakan, pilot tersebut selalu mengatakan bahwa pil tersebut yang sudah mereka berdua minum sehari sebelumnya dan juga berbisik jangan menyinggung mereka kepada para pemimpin Planet Porta.


Setelah mendengar penjelasan singkat dari pilot yang membagikan pil, dan telah melihat wujud sosok Husgar Vize dan lainnya yang terlihat kuat, salah satu pemimpin tanpa ragu dengan cepat meminum pil tersebut. Beberapa pemimpin juga mengikuti tindakan tersebut tetapi ada empat pemimpin yang masih ragu dengan pil tersebut.


Tanpa menghiraukan ke empat pemimpin yang masih ragu untuk meminum pil tersebut. Husgar Vize memulai pembicaraan.


"Terimakasih telah menerima tawaran kami untuk berbicara, meski ada sedikit kendala yang tidak berarti." Husgar Vize memulai kata-katanya. Mendengar kata-kata Husgar Vize yang langsung di artikan di otak para pemimpin Planet yang telah meminum pil. Hampir semua pemimpin terkejut dan membuka mulutnya menandakan terkejut.


"Apakah yang berbicara di otak kami adalah efek dari pil yang baru saja anda berikan?" Pemimpin dari Negara Naerobi berbicara. Negara terkuat dari kesebelas negara yang berada di Planet Porta. Husgar Vize hanya menganggukkan kepalanya menandakan jawapan iya.


Mendengar perkataan dari pemimpin negara Naerobi yang seolah mengerti dengan apa yang di bicarakan Husgar Vize, line ke empat pemimpin tersisa dengan cepat meminum pil tersebut.


Sekarang semua telah meminum pil penerjemah, aku berharap kita dapat memulai pembicaraan kita. Di awali dengan memperkenalkan diri, Husgar Vize mulai memperkenalkan dirinya beserta orang-orang yang bersamanya. Husgar Vize juga menyampaikan maksud dan tujuannya datang ke Planet Porta sampai membawa sebuah kota secara utuh.


Husgar Vize menceritakan bahwa Planet mereka dalam masa kehancuran yang di sebabkan telah tuanya Planet tersebut. Planet yang berjarak hampir sepuluh ribu tahun cahaya dari Planet Porta. Husgar Vize terpaksa berbohong sebab tidak ingin para pemimpin Planet Porta merasa khawatir jika menerima mereka di Planet Porta.


Husgar Vize yang menawarkan perdamaian tanpa ada permusuhan yang dapat menyia-nyiakan nyawa prajurit yang tidak bersalah. Husgar Vize juga menawarkan teknologi ramah tanpa polusi, sebab Husgar Vize dapat merasakan jika udara di Planet Porta semakin lama semakin memburuk.


πŸ™πŸ™ mohon dukungannya ya, dengan cara LIKE, COMMENT, BERI HADIAH dan VOTE jangan lupa jadikan FavoritπŸ˜πŸ’• πŸ™πŸ™