
"Volvo Emie...Sukurlah kamu datang di waktu sangat tepat." Kie Jordi berbicara melalui telepati dengan Volvo Emie.
"Mereka adalah pasangan Husgar dan Pie yang paling sesuai dengan ciri ciri yang kamu sebutkan." Kie Jordi memperkenalkan Husgar Vize dan Pie Jiru tetap menggunakan telepati.
Seorang Volvo dan Kie sang pengawal dapat berkomunikasi dengan telepati karena hubungan pengikatan Jiwa tetapi dengan jarak tertentu.
"Tadi bukankah kamu menanyakan siapa aku...?" Volvo Emie berbicara dan jalan mendekat kepada Pie Jiru. Berjalan dan mendekat dengan wajah menggemaskan.
Volvo Emie terus berjalan mendekat dengan lucu dan menggemaskan, wajah yang terlihat seperti anak kecil dan tubuh yang tingginya tidak sampai satu meter benar benar dapat mengecoh siapapun.
"Perkenalkan, aku adalah Volvo Emie... Sedangkan dia adalah Kie Jordi, pelindung ku... Lalu dengan siapa aku sekarang berbicara...?" Volvo berbicara dengan ramah dan senyum manja.
"Apa...? Volvo...?" batin Pie Jiru dengan sangat terkejut, begitu juga dengan kelima kru yang tidak kalah terkejut sama dengan Pie Jiru.
Pie Jiru hanya melamun dengan memandang Volvo Emie tanpa menjawab karena yang nampak di hadapannya tidak seperti sosok yang kuat, tapi serangannya dapat melempar Pie Jiru yang tinggi besar dan kuat dengan mudah.
"Aku paling tidak suka jika aku bertanya tapi tidak di jawab" dengan wajah cemberut Volvo Emie berbicara yang membuat wajahnya semakin menggemaskan.
"A... Emmmm.... A-aku adalah Pie Jiru." dengan mulut bergetar Pie Jiru menjawab karena sakit di sekujur tubuhnya yang mulai tidak tertahan.
"Sedangkan dia Husgar Vize..." Pie Jiru berbicara dengan menunjukkan Husgar Vize yang terbaring tidak sadarkan diri.
"Kie, kamu tidak bercanda bukan, apa kamu tidak memahami ciri ciri yang pernah aku sampaikan beberapa tahun silam." Volvo Emie berbicara dengan Kie Jordi melalui telepati.
"Dari sekian banyak Husgar dan Pie yang pernah aku temui, merekalah yang paling mendekati dari yang Volvo Emie sampaikan."
"Karena dari ciri ciri awal mereka yang paling cocok, aku sampai mencari cara agar aku yang dapat mendampingi dia." Kie Jordi menjelaskan kepada Volvo Emie.
"Aku juga sudah menguji mereka dengan pertarungan, awal aku sempat tidak yakin meski mereka memiliki ciri ciri awal, tapi setelah Husgar Vize menyerang ku, Aku sangat yakin, jika merekalah yang Volvo Emie maksud." Kie Jordi menyampaikan semua kepada Volvo Emie secara rinci tetap dengan telepati.
Volvo Emie memandangi Husgar Vize dengan lekat setelah mendapat keterangan dari Kie Jordi.
"Bruk..." Pie Jiru pingsan dan terjatuh ke lantai.
Kru pesawat kini benar benar khawatir dengan keadaan sekarang, itu semua karena kemunculan Volvo Emie yang secara tiba tiba dan di sisi lain, kekuatan yang dapat melawan kini sudah di kalahkan, bahkan sampai tidak sadarkan diri.
Melihat Husgar Vize dan Pie Jiru yang kini tidak sadarkan diri, Volvo Emie semakin ragu akan keputusan Kie Jordi yang menganggap mereka adalah pasangan Husgar dan Pie yang telah di ramalkan.
Volvo Emie berjalan mendekati Kie Jordi yang terlihat sangat lemas.
"Apakah kau benar benar yakin...?" Volvo Emie bertanya sekali lagi kepada Kie Jordi agar lebih yakin.
"Saya sangat yakin Volvo." jawab Kie Jordi penuh dengan keyakinan tinggi.
"Sebenarnya aku sangat ragu, karena mereka dapat di kalahkan olehmu dengan cukup mudah, bahkan kamu masih sempat bermain main dengan mereka. Tapi jika kamu memang yakin, rawat mereka dulu hingga mereka sadar dan membaik, agar aku dapat melihatnya sendiri." Ucap Volvo Emie dengan tegas tetapi tetap saja wajah menggemaskan tidak dapat hilang dari wajahnya.
Volvo Emie berbalik dan sekarang berjalan menuju para kru yang tidak dapat bergerak karena terkunci oleh lingkaran hitam milik Kie Jordi dan melingkat di bagian pinggang mereka yg sudah merapat satu sama lain.
Tak... Lingkaran hitam yang melingkar mengunci semua kru menjadi satu pecah menjadi dua bagian lalu menghilang yang membebaskan semua kru.
"Sekarang kalian kendalikan pesawat ini dan pergi menuju Planet Maltir di Galaksi Soumus dan jangan mengecoh ataupun memiliki niatan untuk tidak patuh, maka nyawa kalian akan mati sia-sia." ucap Volvo Emie mengancam semua kru.
"Baik..." dengan sigap semua kru menjawab.
Ke lima kru pesawat tidak berani melawan atau meski hanya membantah, karena mereka semua sebelumnya sangat terkejut saat Volvo Emie memukul lingkaran hitam yang di buat oleh Kie Jordi. Padahal sebelumnya Pie Jiru telah mencoba tapi gagal, bahkan mendapatkan luka di tangannya.
Kru pesawat langsung menuju ke tempat mereka masing masing dan menjalankan perintah Volvo Emie.
Kie Jordi yang telah pulih, menggeret tubuh besar Husgar Vize dan Pie Jiru ke dalam penjara setelah sebelumnya mendapat perawatan dari Kie Jordi.
Kie Jordi duduk di sebelah Volvo Emie setelah melakukan tugasnya.
"Bagaimana kabarmu sekarang, setelah beberapa tahun tidak bertemu...?" Volvo Emie bertanya kepada Kie Jordi sesaat sebelum Kie Jordi duduk.
"Aku baik baik saja, bahkan perkembangan lingkaran ku sekarang mencapai tujuh belas dan aku terus mencari dengan berbagai cara sampai sekarang aku dapat menemukan yang sesuai dengan petunukmu." Kie Jordi menjawab dan menjelaskan kepada Volvo Emie.
"Dua puluh tahun lebih kau mengembangkan sampai tujuh belas lingkaran...? tidak buruk tapi kurang bagus." Volvo berbicara dengan raut wajah sedikit tidak senang dengan perkembangan Kie Jordi.
"Seharusnya kamu sudah memiliki empat puluh sampai lima puluh lingkaran dalan jangka waktu dua puluh tahunan, tapi tidak masalah, itu sudah cukup baik karena kamu berlatih sendiri." Volvo Emie menjelaskan.
Mereka berdua terus berbincang dan bergurau, karena memang sebenarnya mereka belum pernah saling mengakrabkan sebelumnya, karena setelah pengikatan jiwa, Kie Jordi langsung meninggalkan Planet Songsi.
**Beberapa waktu kemudian**
"Pie Jiru, sadarlah, bangunlah..." Husgar Vize yang telah sadar dari pingsannya, mencoba membangunkan dan menyadarkan Pie Jiru yang penuh dengan perban di sekujur tubuhnya.
Setelah mencoba beberapa kali, akhirnya Pie Jiru sadar dari pingsannya dengan segera Husgar Vize memeluk Pie Jiru.
"Taak... Apa yang kamu lakukan, kamu sudah tidak suka wanita...? Pie Jiru memukul kepala Husgar Vize dan berusaha melepaskan pelukan Husgar Vize.
"Aaauuu... Sakiit..." Husgar Vize berbicara dengan mengelus kepalanya yang di getok oleh Pie Jiru.
"Dalam keadaan seperti ini kamu masih saja memukul kepalaku." kata kata Husgar Vize menyadarkan Pie Jiru, bahwa mereka saat ini berada di dalam penjara dan juga tubuh yang penuh perban.
"Siapa yang merawat kita, kenapa kita di rawat tapi di masukkan ke dalam penjara." Pie Jiru keheranan dengan cara tersebut.
ππ mohon dukungannya ya, dengan cara LIKE, COMMENT, BERI HADIAH dan VOTE jangan lupa jadikan Favoritππ ππ