Terjebak Perang Semesta

Terjebak Perang Semesta
Kie Jordi VS Pie Jiru


"Apakah kau sudah sel..." Kie Jordi belum selesai dengan kata katanya, Pie Jiru sudah muncul di hadapannya dan melakukan serangan lagi dengan beberapa pukulan serta tendangan.


"Dugh... Bugh... Bugh... Duhh..." serangan Pie Jiru tidak ada yang sampai kepada tubuh Kie Jordi karena Kie Jordi yang sekarang terlindungi oleh perisai tulang.


Kie Jordi yang selalu d serang dengan tiba tiba hingga sekarang masih mendapat beberapa pukulan terus menerus dari Pie Jiru tapi tidak ada satupun yang mengenai langsung ke tubuh Kie Jordi karena terlindungi perisai tulang dan sekarang Kie Jordi dengan posisi kuda kuda.


"Apakah sekarang aku boleh menyerang...?" Dengan santai Kie Jordi bertanya kepada Pie Jiru tetapi pertanyaan tersebut tidak di jawab.


Jika kamu tidak menjawab, berarti kamu telah siap, sekarang Kie Jordi mulai membalas pukulan Pie Jiru, tapi dengan kecepatan yang di miliki Pie Jiru, tidak ada satu serangan Kie Jordi yang mengenai, hingga muncul lingkaran hitam di depan perut Pie Jiru tetapi tidak di sadari oleh Pie Jiru.


Pukulan Kie Jordi yang keluar dari lingkaran hitam, dengan telak mengenai perut Pie Jiru dan pukulan itu membuat Pie Jiru mundur hingga dua langkah. Tubuh Pie Jiru yang setinggi enam meter tidak seberapa berpengaruh dengan pukulan Kie Jordi yang hanya memiliki tubuh setinggi dua meter.


Saling beradu serangan pun terjadi antara keduanya, meski berkali kali mendaratkan serangan tetapi serangan Pie Jiru hanya mengenai perisai tulang Kie Jordi.


Sedangkan Kie Jordi juga terus menyerang menggunakan lingkaran hitam yang selalu muncul di tempat yang sama, karena terus berulang kali mendapatkan serangan yang sama entah sudah berapa kali karena sudah tidak terhitung.


"Uhkk... Uhk... Uhkk... uhk..." Pie Jiru tertunduk dengan terbatuk-batuk dan mengeluarkan darah segar dari bibirnya.


"Hanya seperti itu...? Itulah kekuatan seorang Pie dari Husgar yang di ramalkan...?"


"cih..." Kie Jordi dengan meludah ke lantai.


Melihat Pie Jiru telah roboh. Kapten Joseph dan empat kru lainnya langsung menyerang secara bersama dengan menembakkan tembakan laser sebanyak mungkin, tapi tembakan itu tidak menimbulkan dampak pada perisai tulang Kie Jordi.


Mendapat serangan yang mengganggu karena asap yang di timbulkan benturan antara peluru laser dan perisai tulang sampai menyelimuti pandangannya, Kie Jordi mengeluarkan lingkaran hitam di ujung tembak yang di gunakan untuk menembak Kie Jordi.


Kemunculan lingkaran hitam di ujung senjata mereka, mengakibatkan tembakan mereka tidak mengeluarkan peluru laser lagi yang menuju Kie Jordi, tapi oleh Kie Jordi di arahkan ke luar pesawat. Mengetahui hal itu, Kapten Joseph dan empat kru lainnya membuang senjata mereka dan mengalihkan serangan dengan serangan fisik langsung secara bersama.


Sebelum serangan Kapten Joseph dan empat kru pesawat sampai pada Kie Jordi, Kie Jordi langsung mengeluarkan lingkaran Hitam ke semua kaki Kapten Joseph dan empat kru pesawat sehingga mereka semua tidak dapat bergerak dan terkunci di tempat mereka.


"Ha... Ha... Ha... Ha... Ha..." Kie Jordi tertawa lepas melihat keadaan tersebut.


"Kalian hanya lalat bagiku..." berbicara kepada kelima kru pesawat yang kini tidak dapat melangkah lagi.


**Beberapa detik sebelum Pie Jiru menyerang**


Husgar Vize yang sedang cekcok dengan Pie Jiru sangat terkejut karena tiba tiba Pie Jiru langsung menyerang ketika mengetahui jika seorang Kie adalah musuh dari Segiova, Gulgara, Husgar, dan Pie, tetapi Husgar Vize tidak dapat menghentikan Pie Jiru yang menyerang dengan kecepatannya.


Husgar Vize sekarang hanya dapat memperhatikan Pie Jiru menyerang Kie Jordi.


"Jika dia memang seorang informan yang harus menetap hingga dua puluh tahun lebih dan memang harus membunuh ribuan pasukan yang merupakan dari kelompoknya sendiri, tapi kenapa dia harus membuka rahasianya sendiri sekarang. Padahal dalam bio data prajurit yang aku baca di perpustakaan, Kie Jordi sudah berkali kali mengantar seorang Husgar ke Planet Vugada semenjak dia masih menjadi seorang prajurit dan juga beberapa kali mendampingi seorang Husgar ke Planet Vugada saat dia menjadi seorang Komandan." ucap Husgar Vize dalam hati.


Husgar Vize merasa janggal dengan apa yang di lakukan Kie Jordi, Hingga saat Kie Jordi berbicara dengan salah satu kata "Husgar yang di ramalkan."


"Husgar yang di ramalkan...?" batin Husgar Vize dengan terkejut.


Mendengar kata kata Kie Jordi seperti itu, Husgar semakin yakin jika ada sesuatu yang janggal atas sikap dan apa yang di lakukan Kie Jordi. Hingga lamunan Husgar Vize di pecah oleh ucapan Kie Jordi yang telah mengalahkan Pie Jiru dan lima kru pesawat.


"Husgar Vize...!! Apakah kamu hanya akan menjadi penonton...? atau kamu diam karena ketakutan...? Ha... Ha... Ha... Ha... Ha..." ucap Kie Jordi lalu tertawa dengan lepas.


"Piemu yang lemah sudah tidak dapat berbuat apa apa... Jika kamu tidak menyerang, maka aku yang akan menyerang terlebih dahulu." ucap Kie Jordi memprovokasi Husgar Vize.


"Apa maksudmu melakukan ini semua dan apa maksud dengan Husgar yang di ramalkan." ucap Husgar Vize mempertanyakan apa yang dia fikirkan sejak awal kepada Kie Jordi.


"Ternyata dia dari tadi mencurigai kejanggalan yang terjadi, dia memang jeli." batin Kie Jordi.


"Ha... Ha... Ha... Ha... Ha... Apakah aku harus menjawab pertanyaan orang yang akan mati di tanganku...?" Kie Jordi berusaha untuk terus memprovokasi Husgar Vize.


Husgar Vize yang masih nampak ragu untuk bertindak karena tetap merasa ada sesuatu yang janggal tiba tiba Kie Jordi mengeluarkan lingkaran hitam di depan leher Husgar Vize.


"Hushar Vize, awas lehermu...!!' teriak salah satu kru pesawat yang kini tidak dapat melangkahkan kakinya.


Tetapi peringatan tersebut terlambat, tangan Kie Jordi telah mencengkram leher Husgar Vize dan mengangkatnya hingga kaki Husgar Vize menggantung.


Pie Jiru yang melihat Husgar Vize terangkat, yang sekarang Pie Jiru dalam posisi merangkak dengan rasa sakit di perutnya tiba tiba bangkit...


"Pertarungan Kita belum selesai, lepaskan Hushar Vize...!!" ucap Pie Jiru penuh emosional.


"Oh, kau masih belum menyerah...? Bagus, aku memang ingin membunuhmu dengan kesengsaraan."


Kie Jordi yang mendapati Pie Jiru berdiri tegak untu menantang, Kie Jordi melepaskan Husgar Vize dengan cara melempar Husgar Vize kelantai. Tapi belum sempat Husgar Vize jatuh ke lantai, Pie Jiru datang untuk menangkap Hushar Vize.


"Kau Kira hanya ini kekuatanku...? Jika kau memiliki perisai, maka aku memiliki serangan yang dapat menghancurkan perisaimu." ucap Pie Jiru dengan membantu Husgar Vize berdiri.


"Tunggulah, aku akan memberikan pelajaran pada orang bodoh ini." Pie Jiru berbicara dan dilanjutkan dengan teriakan Pie Jiru dengan mengarahkan suatu energi pada tubuhnya.


πŸ™πŸ™ mohon dukungannya ya, dengan cara LIKE, COMMENT, BERI HADIAH dan VOTE jangan lupa jadikan FavoritπŸ˜πŸ’• πŸ™πŸ™