Terjebak Perang Semesta

Terjebak Perang Semesta
Berhasil Mencapai Puncak Pengendali Logam


"Telekinesis...? apa kamu sudah siap?" Roh penjaga inti api bertanya kepada Husgar Vize dan mempersilahkan Husgar Vize menggunakan inti api untuk membuka segel inti logam yang ada pada dirinya. Husgar Vize hanya mengangguk dengan tatapan lekat kepada inti api yang bercahaya terang tersebut.


Perlahan Husgar Vize menjulurkan tangannya untuk meraih inti api yang berada di depannya, saat kurang beberapa centimeter lagi, Husgar Vize menoleh kepada Roh penjaga inti api dengan maksud meminta izin untuk meraih inti api yang sudah dia jaga milyaran tahun dengan segenap jiwa. Saat jari Husgar Vize menyentuh inti api terdengar suara kilatan mendengingkan telinga.


Bersamaan dengan hal tersebut, tubuh Husgar Vize terasa terbakar hebat dari dalam. Dengan tetap berusaha untuk tetap sadar, Husgar Vize sudah tidak melihat Inti api yang sebelumnya dia sentuh. Panas di dalam tubuh mulai terasa menjalar menuju suatu titik dalam tubuh dan mulai membuka segel inti logam satu persatu. Proses yang bukan hanya menyakitkan, tetapi juga rasa seakan sedang terbakar oleh api yang sangat panas.


Ratusan titik-titik segel yang berada di dalam tubuh Husgar Vize satu persatu terbuka. Kini Husgar Vize sudah merasa seakan mati rasa karena sakit yang seakan sudah melebihi batas kemampuan tubuhnya untuk menerima rasa sakit. Ruang angkasa yang tidak berdasar seakan membuatnya jatuh tanpa tahu kapan akan berhenti. Tetapi Hal tersebut hanya terdapat pada fikiran Husgar Vize, sebab sebenarnya tubuh Husgar Vize sedang melayang tanpa grafitasi di tempat tersebut.


Dengan tubuh tanpa tenaga, kini posisi tubuh Husgar Vize sudah tidak pada kondisi berdiri tegap, tetapi pada posisi melayang dengan tubuh lemas tidak dapat di kendalikan. Rasa sakit yang luar biasa seakan akan menghilangkan kesadarannya. Dengan segala macam upaya, Husgar Vize tetap mempertahankan kesadarannya yang sudah tidak terasa lagi.


Mulut Husgar Vize mengnga seolah ingin mengeluarkan suara teriakan, tetapi suara yang dia harapkan tidak dapat di keluarkan oleh mulutnya karena rasa sakit yang sangat teramat luar biasa dengan panas yang terus menjalar ke titik-titik segel. Sedangkan roh penjaga inti api menatap Husgar Vize penuh dengan harapan. Tanpa dapat membantu, roh penjaga inti api hanya menatap Husgar Vize yang sedang menjalani proses pembukaan segel inti api.


Cukup lama Husgar Vize menjalani proses yang sangat menyakitkan tanpa mengetahui kapan rasa sakit tersebut akan hilang. Rasa sakit yang lebih baik mati dengan cepat dari pada merasakan sakit yang tidak di ketahui batasnya. Rasa sakit yang di rasakan Husgar Vize jika di hitung dengan waktu ideal Semesta telah melewati 8 hari.


Dalam kurun waktu tersebut, Husgar Vize benar-benar merasakan sakit yang teramat luar biasa. Dalam kepasrahan dengan kesadaran yang semakin melemah, Husgar Vize kini merasa panas yang seolah akan meledak di dalam dadanya.


"Proses terakhir pembukaan segel inti logam." Roh penjaga inti api membatin setelah dapat merasakan panas inti api yang kini hanya terpusat pada satu titik dalam kurun waktu lama.


"Aaaaaaaaaaakkkhhh..." Teriakan Husgar Vize bersamaan dengan berubahnya warna mata dan rambut Husgar Vize dengan warna biru muda. Kornea mata dan rambut yang menjadi warna biru muda seperti Udirdagch, menandakan Husgar Vize telah berhasil berada di puncak pengendalian logam.


**Kota Mesimet'i**


Udirdagch yang sedang bercengkrama santai bersama kedua Pie dan Kedua Jendral pengendali logam, Tiba-tiba berhenti seketika saat Udirdagch berbicara. Melihat Udirdagch yang tiba-tiba berhenti berbicara, cukup mengagetkan kedua Pie dan kedua Jendral pengendali logam.


"Udirdagch, ada apa?" Dengan sangat penasaran Pie Jiru bertanya kepada Udirdagch. Pertanyaan yang mewakili dari semua yang juga terkejut melihat ekspresi yang berubah seketika terhadap Udirdagch.


Cukup lama pertanyaan Pie Jiru tidak di jawab oleh Udirdagch. Harapan atas jawaban dari Udirdagch semakin di nantikan tak kala wajah keterkejutan Udirdagch mulai berubah menjadi senyuman.


Mendengar Hal tersebut, Pie Jiru dengan cepat menimpal ucapan Udirdagch. "Apakah itu Husgar Vize?


"Aku rasa demikian dan aku juga berharap demikian, sebab tidak ada pengendali logam di Semesta manapun saat ini kecuali di kota Mesimet'i," jawaban yang sangat mengejutkan terlontar dari mulut Udirdagch.


Mendengar ucapan dari Udirdagch, mereka semua bersorak gembira, hal yang mereka nantikan selama beberapa minggu terakhir, akhirnya mendapatkan titik terang positif. Udirdagch bahkan sangat terkejut. Sebab dalam sejarah pengendali logam, belum pernah ada calon puncak pengendali logam yang berhasil menjadi puncak pengendali logam secepat Husgar Vize untuk mendapatkan inti api guna untuk membuka segel inti logam.


****


Saat Husgar Vize membuka matanya, Hal mengejutkan yang di lihat Husgar Vize. Tubuh roh penjaga inti api yang sebelumnya seperti tubuh sebuah bara api. Kini terlihat seperti tubuh biasa yang mengenakan lapisan logam di seluruh tubuh yang terlihat seperti batu meteor. Meski lapisan logam yang terlihat seperti sebuah batu meteor yang rapuh, tetapi sebenarnya logam tersebut lebih keras dari bahan logam baju perang milik Pie Emie.


Mendapati hal tersebut, Husgar Vize bertanya kepada roh penjaga inti api tentang apa yang sebenarnya terjadi. Sebab tampilan tubuh roh penjaga inti api telah berubah sepenuhnya. Mendapati pertanyaan yang wajar seperti itu, roh penjaga inti api menjawab dengan santai. "Hal ini menandakan kutukan tugas milyaran tahun yang lalu telah berhasil hamba selesaikan. Hal ini yang sangat kami nantikan, tugas yang bagaikan kutukan ini berhasil kami selesaikan. Roh penjaga inti api yang lain juga menantikan saat seperti yang saya rasakan saat ini."


Mendapat penjelasan yang mengherankan menurut Husgar Vize, membuat Husgar Vize sulit menempatkan posisi saat mendapat jawaban tersebut dan Husgar Vize hanya menanggapi dengan senyuman ringan.


Hal mengejutkan lainnya juga di rasakan Husgar Vize saat Husgar Vize membuka matanya, Husgar Vize merasakan sensasi sangat berbeda dengan mata birunya. Sebab saat Husgar Vize melihat tubuh roh penjaga inti api, Husgar Vize seakan melihat butiran-butiran logam yang tersebar pada tubuh roh penjaga inti api.


Husgar Vize di buat sangat terkagum dengan kekuatan penglihatan matanya. membuat dirinya tersenyum sendiri. Tanpa berani bertanya, roh penjaga inti api hanya terdiam melihat hal tersebut.


"Berarti saat ini aku harus mengumpulkan 499 inti api lainnya?" Husgar Vize yang sebelumnya masih ragu, kembali mempertanyakan hal tersebut kepada roh penjaga inti api. Mendapati pertanyaan tersebut, roh penjaga inti api hanya mengangukkan kepala menandakan kebenaran atas pertanyaan yang di lontarkan Husgar Vize.


"Berapa lama aku harus mendapatkan 499 inti api yang lain? apakah usiaku cukup untuk mengumpulkan ke 499 inti api agar dapat menjadi pemuncak pengendali api." Husgar Vize berbicara dalam hatinya.


πŸ™πŸ™ mohon dukungannya ya, dengan cara LIKE, COMMENT, BERI HADIAH dan VOTE jangan lupa jadikan FavoritπŸ˜πŸ’• πŸ™πŸ™