Terjebak Perang Semesta

Terjebak Perang Semesta
Jinayta Murid Mustofa


"Suara siapa itu? Apakah itu Jinayta? Suara penuh keraguan dan ketakutan?" Husgar Vize membatin yang berusaha untuk menyeimbangkan tubuhnya yang terasa sakit setelah mendapatkan serangan dari Jinayta.


Husgar Vize yang sudah dapat mengendalikan tubuhnya, mulai mencari sumber suara. Terlihat di kejauhan makhluk yang membara dengan tubuh seperti mustofa. Hanya saja Jinayta terlihat sangat kurus dan pendek. Meski wajahnya tertutup oleh elemen baju dan terdapat bara api yang menyala. Terlihat jelas tatapan mata yang terlihat khawatir dan takut.


"Si... Siapa kamu?" Jinayta mengulangi ucapannya yang masih terdengar terbata-bata. Dengan penuh keraguan, Jinayta mendekat ke arah Husgar Vize dengan posisi kedua tangan ke depan. Posisi tangan yang siap mengeluarkan energi roh untuk menyerang Husgar Vize kembali.


Husgar Vize yang mengingat pesan Mustofa. Tidak ingin mengambil resiko kehilangan inti api ke dua karena di hancurkan oleh Jinayta, yaitu penjaga inti api itu sendiri. Dengan cepat Husgar Vize mengeluarkan tanda Telekinesis dengan mengeluarkan 5 kekuatan istimewaya.


"Siapa kamu...!!! Tidak mungkin Telekinesis berasa di Dimensi Semesta!!" Jinayta tidak percaya dengan keberadaan Telekinesis di Dimensi Semesta. Sebab seorang Telekinesis tidak di ramalkan dari golongan makhluk roh, hal itu di karenakan di Dimensi Semesta tidak ada makhluk roh dominan atau dari berbagai bentuk. Makhluk roh Dimensi Semesta hanya memiliki 1 ras dan di bedakan dengan 3 kasta yang di bedakan dengan kepatuhan terhadap Sang Pencipta.


Hanya saja ketika terjadi penggolongan Kasta serta di baginya Dimensi Semesta menjadi 3 kasta, sebagian roh putih di beri kekuatan lebih oleh Sang Pencipta. Oleh karena itu, roh putih memiliki kekuatan yang lebih besar dari roh hitam dan roh putih. Hanya saja, meski lebih kuat...! Para jendral roh putih dan pasukan kuat roh putih tidak dapat berada lama di alam semesta layaknya roh hitam dan roh merah apa lagi roh putih dengan kekuatan yang sama dengan roh hitam. Sebab jika roh putih berada di Alam Semesta, maka mereka akan terkikis dan tidak dapat kembali ke Dimensi Semesta hingga elemen yang menutupi roh mereka juga akan hancur dan roh mereka juga akan musnah.


Berbeda dengan roh putih penjaga inti api yang dapat keluar masuk Dimensi Semesta dan Alam Semesta. Ke 500 Penjaga inti api memang di beri keistimewaan lebih untuk dapat keluar masuk antara Dimensi Semesta dengan Alam Semesta, tetapi dengan kurun waktu tertentu layaknya mustofa. Dapat kembali ke Alam Semesta ketika sudah berada di Dimensi Semesta selama 1000 tahun Dimensi Semesta. Sedangkan para penjaga inti api bukanlakh lawan dari Segiova ataupun Gulgara yang telah di beri kekuatan kekuasaan untuk mengatur Alam Semesta. Karena itu mereka tidak dapat menghentikan Segiova ataupun Gulgara ketika mereka melakukan semau sendiri tanpa mengikuti aturan Sang Pencipta seperti akhir-akhir ini.


"Ada apa dengan Penjaga inti api ini?" Husgar Vize yang membatin dan tidak menyangka bahwa apa yang di lakukan Husgar Vize tidak dapat meyakinkan Jinayta bahwa dirinya adalah calon Telekinesis. Selain karena Jinayta memiliki sifat penakut, Jinayta juga mengetahui apa yang harus di lakukan. Husgar Vize yang sudah mengikuti arahan Mustofa merasa bingung dan khawatir akan salah menjawab dan mengakibatkan Jinayta berbuat hal yang tidak di inginkan oleh Husgar Vize.


"Aku adalah Husgar Vize, calon Telekinesis yang sudah menguasai puncak pengendalian logam serta 4 kekuatan yang lain di tingkat tertentu, di mana dalam pengendalian api aku sudah memiliki 1 inti api dan aku sedang mencari ke 499 inti api lainnya agar aku dapat menguasai puncak pengendalian api." Husgar Vize mengenalkan dirinya dengan sangat lengkap. Sebab Husgar Vize merasa khawatir dengan gerak-gerik Jinayta yang seakan-akan ingin cepat kabur untuk menghancurkan inti api.


"Ji... Jika kamu adalah calon Telekinesis, dan kamu juga sudah memiliki 1 inti api. Tunjukkan pa... padaku sebelum a... Ku membunuhmu!!!" Dengan suara terbata, Jinayta mengintruksi serta mengancam kepada Husgar Vize. Tanpa ingin mengambil resiko, Husgar Vize mengeluarkan inti api yang berada di dalam tubuhnya.


"Apa maumu!! Aku sudah menuruti apa yang kamu minta, tetapi kamu malah ingin mencurinya dariku." Dengan suara yang tertahan di leher, Husgar Vize tidak meluapkan semua emosinya.


"Ti... dak mungkin kamu seorang Telekinesis." Dengan nyali yang mulai menciut, Jinayta menjawab pertanyaan Husgar Vize.


"Ji... ka kamu seorang Telekinesis, kamu tidak mungkin berada di Dimensi Semesta. Ju... Ju... ga jika ka... mu telah memiliki 1 inti api, pa... sti roh penjaga inti api yang menjaga iiiinn... ti api pertamamu akan membimbingmu." Raut wajah ketakutan semakin terlihat dari sorot mata Jinayta yang mulai terlihat tidak fokus dan memalingkan pandangan ke berbagai arah.


"Hal itu di karenakan roh penjaga inti api dari inti api ini khawatir kamu ketakutan ketika roh penjaga inti api dari inti api ini secara bersama-sama denganku bertemu denganmu tanpa ada pemberitahuan pertemuan. Hal itu di karenakan roh penjaga inti api dari inti api ini tahu betul dengan sifatmu yang mudah panik dan penakut." Husgar Vize menjelaskan tentang alasan mengapa Mustofa tidak ikut mendampinginya. Mendapatkan penjelasan tersebut, Jinayta meminta Husgar Vize untuk memanggil Mustofa.


Tanpa memerlukan waktu lama, Mustofa sampai di tempat Husgar Vize dan Jinayta berada. Di saat Jinayta mengetahui roh penjaga inti api yang di maksud adalah Mustofa, Jinayta benar-benar terkejut. Sebab, Mustofa adalah guru dari Jinayta. Mustofalah yang sebenarnya membuat Jinayta memiliki sifat penakut dan mudah khawatir. Hal itu di karenakan agar ke 500 inti api lebih sulit untuk di dapatkan ketika bukan seorang Telekinesis yang mencarinya.


Mustofa khawatir Segiova atau Gulgara mengincar ke 500 inti api untuk menahan terciptanya seorang Telekinesis. Penjaga inti api terkuatpun bukan lawan dari Segiova ataupun Gulgara. Karena itu, ketika Mustofa mengetahui jika Jinayta memiliki kemampuan untuk menghancurkan inti api, Mustofa menanamkan rasa takut dan khawatir kepada Jinayta. Hal itu di anggap dapat menahan Segiova atapun Gulgara mendapatkan inti api secara lengkap.


Sebab jika inti api dapat di miliki Segiova ataupun Gulgara akan dapat menahan seorang Calon Telekinesis untuk mempelajari kekuatan istimewa yang lain. Sebab tanpa inti api, seorang calon Telekinesis tidak dapat menjadi puncak pengendali logam dan jika calon Telekinesis memiliki 1 saja inti api, maka seorang calon Telekinesis sudah dapat mempelajari atau meningkatkan kekuatan istimewa yang lain. Meski seorang calon Telekinesis tersebut belum mencapai puncak kekuatan pengendalian api.


πŸ™πŸ™ mohon dukungannya ya, dengan cara LIKE, COMMENT, BERI HADIAH dan VOTE jangan lupa jadikan FavoritπŸ˜πŸ’• πŸ™πŸ™