
Terlihat senyum di wajah Husgar Vize saat baru keluar dari lubang teleportasi karena sudah dapat kembali ke Planet Porta setelah bertahun-tahun meninggalkan Planet Porta. Akan tetapi tidak menurut orang-orang yang berada di Planet Porta. Mereka semua hanya menganggap jika Husgar Vize baru pergi beberapa bulan yang lalu.
"Jangan kau tutup lubang teleportasi mu. Akan ada yang lain menyusul ke sini." Husgar Vize menghentikan Pie Emie yang akan menutup lubang teleportasi buatan Pie Emie.
"Yang lain..?"
"Ya, akan ada yang lain dan sedang mengikuti jejakku. Sama seperti keadaan di sini. Ada yang lain dan juga tidak aku kenali." Husgar Vize menjawab kebingungan Pie Emie.
Husgar Vize melihat orang-orang yang belum pernah Husgar Vize lihat sebelumnya. Pandangan yang menyatakan sebuah pertanyaan bagi yang lain.
"Apakah kau tidak akan memelukku..?" Dengan sangat cepat Pie Jiru kini berada di depan Husgar Vize dengan membuka lebar kedua tangannya.
"Kau ingin aku memelukmu di depan banyak orang seperti ini..? Yang benar saja." Husgar Vize berbicara pelan dengan penekanan supaya hanya Pie Jiru yang mendengarnya.
"Persetan dengan pandangan yang lain. Beberapa bulan kau meninggalkanku yang sebelumnya selalu bersama." Dengan cepat Pie Jiru memeluk Husgar Vize meski terlihat gerakan menolak dari Husgar Vize. Tetapi Husgar Vize terlambat untuk menghentikan pelukan Pie Jiru.
"Kau adikku.. Dan akan selalu seperti itu.. Meski kini kau jauh lebih kuat dariku, tetapi aku akan tetap melindungimu dengan caraku. Aku sangat merindukanmu." Pie Jiru berbicara di dekat telinga Husgar Vize hingga Husgar Vize dapat mendengarnya dengan jelas.
Setelah Pie Jiru selesai memeluk Husgar Vize, Pie Jiru memperkenalkan orang-orang yang belum di kenali oleh Husgar Vize. Secara bergantian Pie Jiru memperkenalkan Hoogtepunt pemimpin dan pemilik puncak pengendali air. Turgen pemilik puncak pengendali angin. Taimoorkhan pemilik puncak pengendali petir.
Husgar Vize sangat terkejut atas kedatangan orang-orang yang sebenarnya paling di cari oleh Husgar Vize kedepannya. Tetapi secara mengejutkan mereka kini berada di Planet Porta.
"Mereka semua di sini pasti karena mengikuti jejak yang juga dapat di rasakan oleh mereka semua. Jika itu benar terjadi, itu artinya para Segiova dan Gulgara juga dapat merasakan keberadaanku." Husgar Vize membatin saat Pie Jiru memperkenalkan orang-orang yang masih asing bagi Husgar Vize.
Kebenaran pun terungkap ketika Husgar Vize melakukan pembicaraan dengan mereka semua. Sesuai dengan pemikiran Husgar Vize, mereka semua dapat menemukan keberadaan Husgar Vize setelah melihat tanda kemunculan Telekinesis dan mengikuti jejak yang dapat mereka rasakan.
****
"Jika demikian, aku harus mencapai puncak pengendali air, angin dan petir dengan cepat. Sebab, para Segiova dan Gulgara juga dapat datang sewaktu-waktu." Husgar Vize berbicara kepada semuanya setelah berada di kediaman Husgar Vize yang baru dan yang telah di buatkan oleh pengendali logam.
"Jangan terlalu terburu-buru Telekinesis. Kita harus menunggu roh Suci lainnya. Sebab, mereka dapat membantu Telekinesis supaya dapat dengan instan mencapai puncak pengendalian air, angin dan petir." Roh Suci Metalon berpendapat dan dapat di dengar oleh semua yang berada di sana.
"Dengan instan?" Husgar Vize bertanya dengan bingung.
"Ya, dengan instan. Sebab, engkau telah memiliki dasar pengendalian air, angin dan petir. Di sini juga ada pemilik pemuncak pengendalian elemen yang kau butuhkan. Dan tidak lama lagi, roh Suci lima elemen juga akan datang. Maka, semua yang engkau butuhkan ada di sini semua. Hanya perlu beberapa ritual untuk memilikinya." Roh Suci Metalon menjelaskan kepada Husgar Vize dan juga dapat di dengar oleh yang lain.
** dua hari kemudian **
Suara menyeramkan keluar dari lubang teleportasi yang di buat oleh Pie Emie. Hal itu dengan cepat mengundang semua penghuni Planet Porta untuk memperhatikan lubang teleportasi yang berada di langit Planet Porta.
Segala kemungkinan bisa saja terjadi. Mereka semua kini bersiap untuk menyambut apapun yang akan keluar dari lubang teleportasi.
Suara yang mereka dengar benar-benar menakutkan seperti saat Husgar Vize akan muncul dari lubang teleportasi. Akan tetapi hal itu membuat semuanya cemas. Sebab, semakin mengerikan dan selalu makin bergemuruh suara yang di keluarkan oleh lubang teleportasi, menandakan ada kekuatan besar di baliknya.
Bahkan suara tersebut kini lebih keras dan lebih mengerikan dari pada saat Husgar Vize akan keluar dari lubang teleportasi. Suara seperti itu tidaklah di pahami oleh Husgar Vize karena belum pernah mendengar suara sedemikian dari lubang teleportasi yang biasa Pie Emie ciptakan.
"Mengapa suaranya begitu keras dan mengerikan..?" Metalon bertanya kepada Husgar Vize yang kini berdiri di sampingnya.
"Entahlah, aku juga baru kali ini mengetahuinya. Sebab aku tidak pernah mendengar suara semacam ini saat ada seseorang yang akan keluar dari lubang teleportasi yang di buat oleh Pie Emie." Husgar Vize menjawab sesuai dengan apa yang Husgar Vize ketahui.
"Kekuatan. Semakin keras dan menakutkannya suara yang keluar dari lubang teleportasi, menandakan ada kekuatan besar yang sedang melaluinya. Aku telah melatih lubang teleportasi ku suapaya memberikan peringatan kepada diriku saat bukan aku saja yang melewatinya." Pie Emie menjelaskan saat juga mendengar pertanyaan dari Metalon.
"Oleh sebab itu, kita harus bersiap dengan segala kemungkinan yang akan terjadi. Atau lubang ini sebaiknya aku tutup supaya apapun yang akan keluar dari sana akan terhenti dan memberikan kita waktu yang lebih lama untuk bersiap." Pie Emie kembali berbicara kepada Husgar Vize. Akan tetapi, Husgar Vize menolak dengan apa yang Pie Emie lakukan. Meski berat hati, Pie Emie menuruti keinginan Husgar Vize.
Sebuah logam keluar dari lubang teleportasi secara perlahan. Hal yang sangat mengejutkan bagi semua penghuni Planet Porta. Secara perlahan, bentuk logam tersebut semakin terlihat dan membentuk seperti monyong sebuah pesawat.
"Itu sebuah pesawat yang sangat teramat besar. Semuanya bersiap menembak, dengarkan aba-abaku." Jendral Ganzorig memberikan perintah kepada semua pasukannya untuk bersiap.
Kini Jendral Ganzorig telah menjadi Jendral tertinggi Planet Porta dan memimpin semua pasukan di Planet Porta yang di bedakan menjadi 3 divisi. Dalam tiap divisi, di isi oleh prajurit asli planet Porta, prajurit pengendali logam, prajurit pengendali air, prajurit pengendali angin dan prajurit pengendali petir.
"Hentikan, itu adalah rekan kita dari makhluk-makhluk dimensi Semesta." Husgar Vize menghentikan tindakan Jendral Ganzorig yang telah bersiap untuk memimpin pasukannya menyerang. Atas perintah Husgar Vize, Jendral Ganzorig menahan semua prajuritnya tanpa mengurangi kewaspadaan.
Husgar Vize yang dapat mengenali monyong pesawat super besar yang di tumpangi oleh roh hitam dari Dimensi Semesta. Kini semua orang di Planet Porta menganga saat melihat pesawat super besar keluar secara perlahan dengan pesawat-pesawat kecil di sekitarnya.
Ukuran pesawat yang super besar, benar-benar membuat Planet Porta gelap seperti malam. Sebab sinar dari bintang tata surya sampai tertutup oleh pesawat tersebut. Kekagetan mereka semua tidak hanya terhenti di sana. Mereka semua kembali di buat terkejut dengan makhluk-makhluk yang menurut mereka memiliki permukaan kulit yang sangat aneh.
Hal itu terjadi ketika puluhan ribu pasukan roh putih keluar dari lubang teleportasi bersama dengan empat roh Suci yang mengawal perjalanan semuanya untuk sampai ke Planet Porta.