Diceraikan Karena Gendut

Diceraikan Karena Gendut
Bab 47 : Menikah


Sempurna, hanya satu kata itu yang bisa menggambarkan bagaimana penampilan Hana. Berbalut kebaya berwarna putih tulang dia duduk bersanding dengan Kelana. Dadanya berdetak tak karuan, bahkan dia beberapa kali menarik napasnya dalam-dalam. Tangan Hana gemetaran, meski ini bukan kali pertama baginya, tapi jelas dia takut. Pria yang duduk di sebelahnya bukan orang biasa, dia bahkan sempat bersyukur tadi karena Kelana tidak kabur seperti apa yang dia bayangkan.


Bagas yang duduk di deretan keluarga bersama Bunga hanya memandang datar, gerah juga hatinya melihat sang mantan istri bersanding dengan pria lain, apa lagi hubungan mereka yang diam-diam terjalin beberapa hari ini. Rasanya ingin sekali Bagas menarik tangan Hana dan membawa wanita itu kabur.


Bunga menoleh, ada rasa sakit di hatinya melihat sorot mata Bagas. Wanita itu juga sedikit iri dengan apa yang didapat Hana, selain uang lima ratus juta, seserahan yang dibawa Kelana begitu banyak dan mewah, alhasil pikiran jahat terlintas di benaknya, bagaimana kalau dia merebut Kelana dari Hana dan membuang Bagas saja.


Sementara itu, Dinar menteskan air mata, bukannya bahagia tapi dia masih tidak rela putranya menikah dengan Hana. Amanda yang datang pun hanya bisa menahan sakit di dada, menyesal hingga membayangkan dirinya yang berada di posisi Hana, kenapa dulu dia pergi dari Kelana. Tata dan putranya – Rafli panas hati. Pernikahan ini sama saja dengan mengesahkan surat keputusan penerimaan harta warisan.


Namun, perasaan orang-orang itu jelas berbanding terbalik dan berbeda dengan Ayu, wanita itu nampak bahagia, harapannya terkabul karena sang cucu kesayangan pada akhirnya menikah. Kini dia tinggal menunggu Kelana memberikannya cicit yang lucu.


***


“Kami pergi ke hotel dulu, jangan lupa besok datang tepat waktu untuk di make up,” ucap Hana setelah serentetan seremonial pernikahannya dan Kelana selesai.


Acara yang beberapa jam yang lalu berlangsung di rumah itu hanya dihadiri sanak keluarga terdekat. Besok, acara resepsi yang megah dan mewah digelar di sebuah hotel bintang lima.


Merespon ucapan Hana, Tantri pun mengangguk. Ia meminta Hana tidak perlu khawatir dan menikmati saja malam ini bersama Kelana. Wanita itu tertawa bahagia karena Ayu memberikannya sebuah hadiah tadi, dia tak menyangka wanita tua itu royal padanya yang hanya berstatus emak tiri Hana.


Bagas menatap tajam Kelana dan Hana yang berpamitan, sikapnya semakin mengobarkan kecemburuan di hati Bunga, istrinya itu meremas baju kebaya yang masih membalut tubuhnya. Geram dan sadar bahwa suaminya sudah berpaling hati.


Sepanjang perjalanan menuju hotel, Hana memilih diam dan memalingkan muka, begitu juga dengan Kelana. Keduanya tak nampak seperti pasangan suami istri. Hana memang sengaja membuang jauh-jauh perasaannya.


Jika bisa bertanya, siapa sih wanita yang tidak tertarik ke Kelana? pria itu gagah, tampan, kaya dan pasti hebat di atas ranjang, tapi Hana tidak ingin kecewa, satu tahun waktu yang singkat untuk mereka, setelah itu harus mengucapkan selamat tinggal.


“Satu tahun lagi, tidak mungkin aku tetap bertahan bekerja menjadi sekretaris Pak Kelana. Di mana aku sembunyikan rasa malu? Aku harus baik-baik menggunakan uang yang dia berikan satu tahun ini, karena belum tentu aku akan mendapat pekerjaan dengan gaji yang lumayan tinggi lagi.” Hana berbicara dalam hati dan setelahnya mengembuskan napas kasar, dia seolah lupa Kelana berada tepat di sebelahnya.


“Jangan berlagak sok banyak pikiran!” ketus atasan yang sudah resmi menjadi suaminya itu.


“Terima kasih sudah memperhatikanku, suamiku,” ucap Hana dengan dengkusan di akhir kalimat, dia sengaja menyindir dan bahkan berbicara tidak formal ke sang atasan. “Mulai sekarang aku tidak akan lagi memakai bahasa formal kepadamu, meski aku masih menjadi sekretarismu,” imbuhnya dengan penuh keberanian.


“Lakukan sesukamu,” jawab Kelana, dia memalingkan muka sekilas ke jendela sebelum kembali menatap ke arah depan.


“Apa kamu melihat bagaimana tatapan mata Bagas?” tanya pria itu kemudian.


“Kenapa? apa ada yang salah?” tanya Hana, dia menyerongkan sedikit badan agar bisa menatap wajah sang atasan.


“Aku hanya tidak ingin sampai hubungan kalian diketahui banyak orang, jika itu sampai terjadi sama saja kamu mencoreng mukaku. Apa yang dipikirkan oleh mereka jika tahu istri seorang Kelana Pramudya berselingkuh dengan pria yang levelnya berada di bawah? Jelas jika dilihat dari segi harta, Bagas jauh dariku, mereka bisa berpikir rudalku tidak bisa bekerja dengan baik jika sampai kamu ketahuan berselingkuh dengan Bagas.”


“Brtttt …. “ Hana menahan tawa, dia menutup mulut setelah mendengar ocehan Kelana. Ia tak menyangka jika pria itu bisa sangat cerewet sama seperti dirinya. “Tenang saja! aku akan melakukannya dengan cepat, kurang dari tiga bulan aku akan menghancurkan mereka,” kata Hana dengan mantap.


***


“Wah … romantisnya, sayang ya,” ucap Hana sesaat setelah masuk ke dalam kamar hotel tempatnya menginap dengan Kelana malam itu.


“Seharusnya kamu menikah betulan jadi bisa menghabiskan malam dengan wanita yang kamu cintai,” imbuh Hana. Ia meraih bucket bunga mawar di atas ranjang dan menciumnya.


“Apa yang kamu lihat?” Hardik Kelana saat melihat Hana terbengong.


Jika tidak bisa mengungkapkan rasa dan malu melarang Hana dekat dengan Bagas, maka Kelana berencana membuat wanita itu mati kutu dan pada akhirnya jatuh ke dalam pelukan dengan sendirinya.


Berapa lama? dua bulan? tidak! itu terlalu lama, Kelana ingin dua minggu sejak hari ini, Hana harus bisa tergila-gila padanya.


“Tolong donk auratnya dijaga,” ucap Hana. “Dia tidak tahu apa membuatku terpesona,” gumamnya.


Namun, bukannya melakukan yang Hana minta, Kelana malah menurunkan resleting celana. Hana pun membalik badan karena kaget bercampur malu.


“Kelana kamu! ini tidak ada di dalam kontrak!” pekik Hana.


“Apa kamu tidak ingin merasakan milik perjaka?”


“Ah … sialan!” umpat Hana.


_


_


_


_


_


Kome + like + poin + vote


Note : Jangan ngarep Na bikin 21++ yang sampai uh ih uh ah ah wala wala ding ding ya , Na udah nggak bisa zeyeng. Kalau mau baca 21++ mampir aja itu novel Na lagi


PERNIKAHAN SIMBIOSIS


BUKAN KONTRAK PERNIKAHAN


MARRIED TO MR CEO (yang kuliah di tiap babnya)


21++ nya tipis-tipis aja kalau tebel-tebel takut ngalahin video kakek sugiono. Tapi kalau khilaf ya anggap aja bonus.


Thanks buat kalian yang selalu support meski aku sudah tidak sepanas dulu lagi. Yang Hot habis lebaran aja.


Lope lope 🤗