
"Lo mau ngomong apaan?" tanya Leon yang tidak ingin menjadi bahan ledekan Miko terus.
Seketika itu juga raut wajah Miko berubah sendu, sebenarnya ia sangat ingin merahasiakan ini. namun sakit rasanya jika dipendam sendiri, Leon adalah orang yang tepat untuk Miko mencurhatkan isi hatinya, karena Leon adalah sahabatnya yang sangat pandai memegang rahasia.
"Jadi sebenarnya tadi.... "
Flashback on
Saat ini Miko dan Daffin sedang duduk disofa depan TV sambil memainkan PS nya.
"Yah kalah gue!" kesal Miko karena sang kakak dengan mudah mengalahkannya.
"Udah gue bilang, lo bukan tandingan gue" ucap Daffin bangga. membuat Miko berdecak sebal.
"Mik, gue mau bicara sama lo" ucap Daffin dengan muka serius.
"Apaan?" tanya Miko meletakkan PS nya.
"Apa lo masih cinta sama Naira?" tanya Daffin serius.
"Kenapa lo nanyain itu? lo udah tau kan jawabannya. sampai kapanpun gue tetap akan mencintai Naira, sekalipun dia gak inget sama gue. Gue yakin seratus persen suatu saat Naira pasti bakal nginget gue" jawab Miko tegas.
"Sebesar apa cinta lo sama Naira?" tanya Daffin.
Miko tersenyum miring "Lo tau kan samudra itu sangat luas?" tanya Miko.
"Ya.. aku tau" jawab Daffin.
"Tapi cinta gue pada Naira, bukan sebatas samudra saja. Ibarat angka nol yang terus berputar tanpa ada ujungnya!" jawab Miko setegas mungkin agar kakaknya itu percaya.
"Gue suka sama Naira" ucap Daffin tiba tiba.
Miko membelalakan matanya tak percaya. Bagaimana mungkin kakaknya berani menikungnya, Daffin sudah tau bahwa Miko pacar Naira dan takkan pernah ia lepaskan. ini adalah saat saat yang Miko hindari, dimana kakaknya itu mulai jatuh cinta pada kekasihnya.
"Bang, jangan bercanda dong!" kesal Miko tak suka dengan ucapan yang keluar dari mulut Daffin.
"Gue serius" jawab Daffin tegas.
Miko menggelengkan kepalanya beberapa kali, ia masih tak percaya dengan ucapan kakanya yang sangat tidak masuk akal "Gue gak percaya lo setega itu sama gue bang" ucap Miko dan mengambil jaketnya, serta menyambar kunci motornya pergi dari sana.
Flashback off
"Gilaaa gue gak nyangka kak Daffin kaya gitu sama lo. Gue pikir selama ini dia orang baik" ucap Leon juga tak percaya dengan Daffin yang selama ini dia kira sangat baik.
"Semua orang bisa berubah hanya karena cinta Le" ucap Miko tersenyum getir.
"Ya tapi gak harus nikung juga dong" kesal Leon tak suka.
"Kalau lo benar-benar mencintai Naira, lo buktiin cinta lo. Perjuangin dia Mik, gue akan selalu disisi lo dan gue dukung setiap usaha lo" ucap Leon memberikan semangat.
"Thanks Le, gue beruntung masih punya lo" jawab Miko tersenyum.
"It's okay, selama gue bisa bantu. gue bakal bantu" ucap Leon.
*******
Sementara dirumah Naira, kini ia sedang membaca buku diary dikamarnya. For you information Naira memang selalu menulis kejadian luar biasa yang terjadi dihidupnya lewat buku diary.
Dia istimewa buatku.
Dia adalah seseorang spesial yang hadir dalam hidupku.
Senyumnya yang selalu menghiasi hatiku.
Kehadirannya membuatku merasa bahagia.
Dialah satu-satunya orang yang berhasil membuatku jatuh dalam pesonanya.
Pelukannya membuatku sangat nyaman.
Dan ciumannya mampu membuatku seakan terbang melayang.
Kau hadir memberikan cinta dan kasih sayang.
Kau hadir dengan sejuta pesona yang berhasil membuatku terpana.
Terimakasih telah mewarnai hidupku.
For: Miko Gerdapati❤️
"Miko??" Naira menyeritkan keningnya membaca tulisan yang tertera di buku diary nya.
Naira berpikir sejenak, mencerna setiap kata demi kata yang tertulis di buku itu. "Gak, gak mungkin. Masa gue yang nulis ini sih? yang bener aja" ucap Naira menepis segala pikiran buruknya.
"Duhh sebenarnya dia siapa sih? Cuma orang asing aja sampai masuk ke buku diary gue" gumam Naira mencoba mengingat ingat kejadian yang dialaminya.
"Awww... " ringis Naira saat merasakan kembali sakit kepala.
"Gue harus selidiki ini"
"Tapi gimana caranya ya?" Naira berpikir sejenak.
"Ah iya. gue tau" ucap Naira saat ide cemerlang tiba-tiba muncul melintasi otaknya.