
Dan disinilah Salsa dan Andri berada, di tempat Andri selalu latihan bernyanyi.
"Ndri kenapa kita kesini?" Tanya Salsa bingung.
"Sa, gue latihan band disini, dan kita punya lagu baru, Lo dengerin ya" ucap Andri yang diangguki Salsa.
"Udah siap semuanya?" Tanya Andri pada yang lainnya.
"Siap bro" jawab mereka bersamaan.
awalnya cinta pandangan pertama
tetapi cinta tak kan berubah
sejuta kali memandang kamu
ku tetap jatuh cinta setiap waktu
hanya kamu kamu kasihku
kamu kamu cintaku
yang menjadi pilihan hati
kamu kamu kasihku
kamu kamu cintaku
sang juara di hati ku
paling kusuka dalam hidupku
saat kubisa membahagiakanmu
sejuta kali memandang kamu
kutetap jatuh cinta setiap waktu
hanya kamu kamu kasihku
kamu kamu cintaku
yang menjadi pilihan hati
kamu kamu kasihku
kamu kamu cintaku
sang juara di hati ku
listen up
nggak cuma sekali
tapi berjuta-juta kali
memandang kamu mengagumimu
wajahmu manis sekali
you are the one that i love
you always be my lover
juara di hati
kamu juara di hati
kamu kamu kasihku
kamu kamu cintaku
yang menjadi pilihan hati
kamu kamu kasihku
kamu kamu cintaku
sang juara di hati ku....
Suara merdu Andri diiringi alat musik membuatnya bersatu menjadi lagu yang indah.
Tepuk tangan riuh dari Salsa.
"Woaahh kalian hebat" puji Salsa menunjukkan kedua jempolnya.
"Biasa aja kali Sa" ucap Andri.
"Cewek Lo ya?" Tanya Chiko penasaran.
"Bukan, cuma temen" jawab Andri.
"Temen apa demen" goda Chiko yang membuat Andri melototkan matanya.
"Yaudah bro mumpung kita udah selesai, gue cabut ya, anterin Salsa pulang, ntar kita ketemu di cafe biasa" ucap Andri dan segera mengajak Salsa menuju mobilnya.
"Ndri, sejak kapan sih Lo punya band kaya gini?" Tanya Salsa saat sudah duduk disamping kemudi.
"Sekitar 2 bulan yang lalu kayanya" jawab Andri.
"Kenapa kalian gak buat aja pertunjukan di cafe cafe gitu, lumayanlah dapet duit" ujar Salsa.
"Kita masih tahap belajar Sa, mungkin nanti" jawab Andri yang fokus menyetir.
"Oh gitu..." Ujar Salsa ber-oh ria.
*************************
Sementara dirumah Salsa, mama Rika dikagetkan oleh kedatangan seorang laki-laki seumuran Salsa.
"Siang tant" sapa Alden tersenyum ramah.
Yups, laki-laki itu adalah Alden, setelah mendapatkan alamat rumah Salsa dia langsung tancap gas menuju rumah Salsa.
"Kamu siapa?" Tanya Rika menatap Alden.
"Saya temannya Salsa tant, Salsa nya ada dirumah?" Tanya Alden.
"Salsa belum pulang dari tadi, mungkin lagi keluyuran dulu sama temennya" jawab Rika yang sudah tau kelakuan Salsa kalau pulang terlambat.
"Tant, Salsa bukan sama temennya, tapi sama...."
Alden tak bisa melanjutkan ucapannya kala melihat sebuah mobil mewah berhenti didepan rumah Salsa dan dia sudah tau siapa itu.
"Alden? Kok kamu disini?" Tanya Salsa kaget saat telah turun dari mobil.
"Sengaja pengen tau rumah kamu" jawab Alden santai dengan pandangan mata yang menatap tajam pada Andri.
"Mama..." Ucap Salsa menyalami mamanya.
"Kamu darimana? Dan kok tumben gak sama temen temen kamu?" Tanya Rika.
"Emm Salsa tadi ada kerjaan bentar sama Andri mah" jawab Salsa menoleh kearah Andri.
"Tant.." ujar Andri tersenyum dan menyalami Rika.
"Kamu ini gak tanggung-tanggung, punya pacar kok langsung dua" celoteh Rika yang berhasil membuat mereka bertiga terkejut.
"Hah!" Ucap Salsa, Andri dan Alden bersamaan.
"Tuh, kompak banget lagi" ujar Rika tersenyum.
"Mama apaan sih, mereka temen Salsa!" Ucap Salsa cemberut.
"Temen apa temen?" Goda Rika tersenyum penuh arti.
"Mamaaaa..." Pekik Salsa mendengus kesal karena terus digoda oleh mamanya.
.
.
.
.
.
Masih fokus sama si Salsa dulu ya🤗