Perjalanan Pilu Seorang Hana

Perjalanan Pilu Seorang Hana
Bab 97


Meeting  pun akhirnya selesai dengan hasil yang lumayan memuaskan , Client pun sudah mengundurkan diri setelah mendapatkan hasil kesepakatan atas kerja sama yang akan terjalin .


Dan saat ini tinggallah Dean , Roy dan Joni sang asisten pribadinya berada di privat room sedang bersantai sebelum kembali  ke kantornya .


" Kenapa  sumpek banget muka lo dari tadi gue perhatiin ." tanya Roy pada Dean .


" Gue kena buah simalakama Roy apes banget tersiksa jiwa raga gue Roy " keluh Dean pada sang kakak.


" Eeebbs ... kayanya gue tau akar masalah lo karena apa ". sahut Roy dengan menahan tawanya.


" EEmmps .... " Joni menahan tawanya karena ia juga tau kenapa sang Bos nya uring - uringan .


"Jangan ketawa lo " sahut Dean sewot dengan sorot mata tajam pada asisten pribadinya Joni .


" Maaf Bos ". kata Joni dan ia memilih menikmati kopi hitamnya lagi .


" Ya gitulah ". jawab Dean pada Roy .


" Sekarang gue tanya sama lo , Cinta gak lo sama dia ?".tanya Roy serius .


" Jangan sampe lo gak menyadarinya dan menyadarinya disaat semuanya hilang ". ucap Roy dengan nada serius .


" Gue juga belum tau Roy dan yang jelas gue udah mulai sayang sama dia , entah itu karena dia Ibu dari anak - anak gue atau sebagai real wanita ." ucap Dean .


" Dan jawabannya hanya ada pada lo Dean ." kata Roy sambil melihat jam yang melingkar di tangannya .


" Udah waktunya kita balik lagi ke kantor De ." ucap Roy mengingatkan , Dean hanya menganggukan kepalanya dan beranjak keluar dari private room dengan di ikuti Roy dan Joni .


" De lo duluan aja gue mau ke toilet dulu " kata Roy dan Dean pun melenggangkan kakinya keluar dari restoran menuju kantornya bersama Joni yang setia mengikutinya kemana pun meninggalkan Roy yang pergi ke toilet .


******


Di dalam toilet restoran yang lumayan sepi Roy pun masuk ke dalam toilet pria untuk menuntaskan hajatnya .


Dalam waktu 5 menit Roy pun selai dengan urusannya , Roy pun keluar dari toilet pria dengan santai dan saat ia melewati toilet wanita Roy mendengar suara tangisan dan jeritan seorang wanita dari dalam toilet wanita .


Roy pun terdiam sejenak dan saat Roy akan beranjak pergi jeritan itu semakin terdengar kencang tanpa pikir panjang Roy pun masuk kedalam toilet wanita .


Alangkah terkejutnya Roy saat ia melihat seorang wanita sedang akan mendapatkan pelecehan dari seorang pemuda dan seorang wanita yang membantu pria itu melancarkan aksinya .


" WOY LEPASKAN DIA ATAU SAYA PANGGILKAN POLISI " teriak Roy sambil menghampiri pemuda yang akan menggagahi perempuan malang itu .


" Bugh " Roy melayangkan pukulan tepat diperut pria itu .


" Bugh " bogem mentah melayang lagi di wajah pria itu dan sang wanita membantu pria itu untuk kabur dari toilet dengan tergopoh - gopoh .


Setelah 2 orang itu keluar , Roy pun melepaskan jas mahalnya untuk di berikan pada wanita malang itu yang baju nya sudah tak berbentuk lagi .


" Hay kamu gak apa - apa ? " tanya Roy sambil berjongkok di depan sang wanita . Dan tanpa kata wanita itu langsung memeluk tubuh Roy dengan erat dengan badan yang menggigil karena ketakutan dan Roy pun membiarkannya  .


" Terima kasih banyak " ucap wanita itu saat dirinya sudah sedikit tenang .


" Ini pakai , baju mu rusak dan saya akan mengantarkan mu pulang ". Ucap Roy pada wanita itu . Dan wanita itu pun menganggukan kepalanya dan Roy pun berdiri dan membelakangi wanita itu saat ia memakai jas milik Roy .


Setelah wanita itu sudah memakai jasnya masih dengan posisi terduduk di lantai toilet .


" Kalau sudah ayok berdiri dan saya antar kamu pulang ." ucap Roy datar namun wanita itu tak menjawab hanya menggelengkan kepalanya. Roy pun berjongkok kembali di hadapan wanita itu .


" Kamu kenapa ?". tanya Roy dengan lembut .


" Kaki saya sakit karena di tarik sama mereka ." ucap Wanita itu dan Roy pun langsung melihat kaki wanita itu yang memang tedapat memar kebiruan entah apa yang sudah di lakukan oleh 2 orang itu .


Roy pun langsung menggendong wanita itu keluar dari toilet dan restoran itu dengan mengabaikan semua pengunjung yang melihat ke arah Roy yang menggendong seorang wanita .


******


" Hey saya antar ke rumah sakit ya ?" tawar Roy dan wanita itu pun menggelengkan kepalanya.


" Yaudah terserah kamu ... Eeem kamu kenal sama 2 orang tadi ?" tanya Roy penasaran .


"Gak " jawab wanita itu dengan lemah .


" Terus ?" tanya Roy dan wanita itu hanya menggelengkan kepalanya di ikuti air mata yang mengalir dari mata sayu wanita itu . Roy pun tak meneruskan pertanyaannya merasa iba pada wanita itu yang masih sangat shock.


Dan sampailah ia di rumah wanita itu . Roy pun langsung menggendong wanita itu menuju depan rumah , Roy pun langsung mengetuk pintu dan keluarlah dua pasang paru baya dengan wajah yang garang .


" APA YANG TERJADI DENGAN ANAK SAYA ". teriak seorang pria paru baya itu .


" Kamu apakan dia Huhuhu …? ". tanya ganti sang wanita paruh baya dengan menangis .


" Bukan saya pelakunya ". jawab Roy masih dengan menggendong wanita itu.


" Woy ngomong dong jangan diam aja ". ucap Roy pada wanita yang berada di gendongan nya dan sialnya wanita itu dalam keadaan pingsan .


" Hey bangun ". ucap Roy .


" Ayok bawa masuk anak saya ." kata wanita paruh baya , Roy pun langsung masuk ke dalam rumah yang terbilang cukup besar. Dan saat Roy meletakkan wanita itu tak sengaja jas yang di gunakan wanita itu tersingkap dan terlihat jelas kulit putih dengan bercak k*smark bertaburan membuat dua pasang parubaya dan Roy terkejut .


" ASTAGA …" Pekik kedua Parubaya itu dan langsung menatap tajam ke arah Roy .


" Bukan , bukan saya pelakunya ." kata Roy


pria paruh baya itu langsung memfoto kondisi wanita yang seperti nya anak nya.


" Kamu mau tanggung jawab atau kami laporkan kamu kepada pihak berwajib ". ancam pria tua itu.


" Tapi sumpah bukan saya pelakunya ." sangkal Roy .


" Kamu gak boleh kemana- mana sebelum anak saya sadar ". ucap wanita paruh baya itu.


" Mending gue turutin dari pada mereka nekat ngelaporin gue ." gumam Roy dalam hati .


" Baik saya akan di sini sampai anak kalian terbangun ." jawab Roy .


30 menit kemudian wanita itu menunjukan tanda tanda pergerakan .


" Eeamh Mama ". erang wanita itu .


" Iya sayang Mamah di sini ada apa dengan mu nak ?". tanya sang wanita paruh baya.


" Mama hiks hiks hiks" wanita itu pun menangis di pelukan mamah nya dan Roy masih berada di rumah itu .


" Siapa yang melakukannya nak ?". tanya sang mama pada wanita muda itu. Wanita itu hanya menggeleng kan kepalanya .


" JAWAB APA PRIA INI YANG SUDAH MELAKUKAN NYA ?". Teriak pria paruh baya itu.


" Bukan dia Papa , tapi aku juga gak kenal dia ." jawab wanita itu dengan menangis .


" BAGAIMANA BISA KAMU GAK TAU HAH ?" bentak pria paruh baya itu lagi . dan si wanita muda itu pun menggeleng kan kepalanya .


" PAPA GAK MAU TAU KAMU HARUS MENIKAH SAMA PRIA ITU " ucap pria paruh baya itu


" DEG "


" Astaga lelucon macam apa ini". gumam Roy dalam hati sambil memijit pelipisnya.


*****