
Dean pun turun ke bawah untuk menemui Ayah dari keduanya dengan langkah tegap nya , Saat Dean keluar dari dalam lift dan berjalan menuju ruang tamu , disana Dean dapat melihat sang mantan suami dari istri nya yang sedang duduk di ruang tamu nya .
" Ehem ". Dean berdeham untuk memberikan tanda kedatangan nya dan Fandi yang melihat kedatangan Dean pun beranjak berdiri .
" Silahkan duduk tak usah sungkan ". ucap Dean dan langsung duduk di sofa yang ada di depan Fandi .
" Maaf saya mengganggu waktu anda ". jawab Fandi dengan sopan .
" Tak apa santai saja , saya tau persis alasan kedatangan anda dan tentunya saya tak masalah karena kedatangan Pak Fandi kesini dapat mengobati kerinduan Kakak Rama dan Abang Rafa ."ucap Dean.
" Em bisa saya bertemu dengan Rama dan Rafa ?". tanya Fandi pada Dean .
" Seperti nya anda harus sabar menanti karena mereka sedang tidur siang , tapi anda tenang saja kemungkinan mereka sebentar lagi akan bangun karena sudah lumayan lama ko mereka tidur ." jawab Dean dan Fandi menganggukan kepalanya .
" Anda dari Madiun datang ke sini untuk bertemu dengan Anak-anak ?". tanya Dean .
" Aaah tidak kebetulan saja saya ada pekerjaan di sini ". jawab Fandi dan di angguki oleh Dean .
" Eem saya pribadi dengan sebenar benarnya ingin meminta maaf atas segala sesuatu yang saya perbuat yang mana menyebabkan pernikahan anda dan Hana harus berakhir ". ucap Dean dengan serius , Fandi yang mendengar penuturan maaf dari seorang Dean pun sedikit kagum atas sikap gentle dari Dean .
" Ya kalau marah dan kecewa saya sungguh marah dan kecewa pada perbuatan anda atau lebih bisa dibilang saya dendam . Karena anda rumah tangga yang hampir 7 tahun dan tak pernah ada masalah, kami hidup dengan bahagia dan tenang namun setelah anda berbuat kurang ajar kepada Hana membuat saya gelap mata dan tak mau menerima Hana dengan tangan terbuka dan ikhlas membuat Pernikahan kami hancur berantakan ( Fandi menghela nafas sejenak saat rasa sesak itu kembali menghujam jantung nya ) Tapi sudah lah mungkin ini memang sudah takdirnya bahwa saya dan Hana memang tak berjodoh sampai akhir hayat . Sudah tak usah di bahas lagi Namun satu pinta tolong bahagia kan Hana sejujurnya ia adalah perempuan yang baik hati dan tolong terima kedua putra ku seperti putra mu juga ." jawab Fandi dengan perasaan yang sedikit lega .
" Ya sekali lagi saya minta maaf . Untuk Hana dan anak-anak mereka sudah menjadi prioritas utama untuk saya termasuk kebahagiaan dan semua nya ." ucap Dean dengan mengulurkan tangannya kepada Fandi .
Fandi melirik sekilas pada uluran tangan Dean dan sedetik kemudian Fandi pun membalas uluran tangan dari Dean .
" Saya memaafkan semua kesalahan mu ." ucap Fandi dengan tegas dan Dean menganggukan kepalanya .
Hana yang menggendong kedua putri kembarnya sekaligus dengan di apit kedua putranya pun di buat heran saat melihat Dean dan Fandi bersalam an dan saling melempar senyum satu sama lain .
" AYAH ". teriak Rama dan Rafa saat melihat wajah Ayah nya dengan berlari menghampiri Ayahnya . Dan Fandi langsung berjongkok sambil merentangkan kedua tangannya siap menangkap kedua putranya hingga Ayah dan kedua bocah laki-laki itu pun berpelukan dengan sangat erat nya menumpahkan semua kerinduan mereka .
Dan Dean yang melihat Hana menggendong kedua putri nya sekaligus pun menghampiri Hana .
" Hei kenapa di gendong dua duanya ... kemana stroller mereka Hem ?". tanya Dean dan mengambil salah satu putri nya .
" Stroller nya lagi di jemur di halaman belakang kan habis di bersihin sama Bik Mimin ." jawab Hana .
" Lain kali tuh kalau butuh apa-apa tuh ngomong dan telpon orang bawah atau Mamih minta bantuan dong jangan sendiri begini ." omel Dean pada Hana .
" Iya iya gak gitu lagi Papah Dean ku ". jawab Hana dengan mengerlingkan sebelah matanya .
" Pak Fandi , saya tinggal ke belakang dulu ya ". pamit Dean dan di angguki oleh Fandi .
" Kakak , Abang Mamah sama Papah ke halaman belakang ya ". pamit Hana pada kedua putranya tanpa melihat wajah Fandi .
Namun tidak untuk Fandi yang sedari tadi melihat wajah mantan istri nya .
*********
Dean dan Hana berjalan menuju halaman belakang dengan taman yang lumayan luas dengan di tanami pohon buah-buahan dan juga berbagai koleksi bunga milik Mamih Esty dan terdapat kolam berenang dengan ukuran yang luas .
" Sayang Mas mau berenang ya kamu tunggu in disini atau mau ikutan ". ucap Dean pada sang istri .
" Kalau Hana ikut terus yang jagain si kembar siapa kasihan dong ". jawab Hana .
" Tuh ada Mamih yang jagain ". ucap Dean.
" Gak dulu deh Mas , Hana tungguin disini aja ya". tolak Hana .
" Yaudah kalo gitu ". jawab Dean .
" Mih itu baby stroller nya udah bersih kan ?". tanya Dean pada Mamih Esty .
" Udah ko , sini baby siapa ini biar Oma gendong ". jawab Mamih Esty .
" Sheina Oma ". ucap Hana tersenyum dan Dean yang sudah membuka baju nya bersiap untuk menyebutkan dirinya ke dalam kolam renang .
Hana yang menggendong baby Sheila dan Mamih Esty yang menggendong baby Sheina pun duduk di kursi santai .
" Hana , are you ok ?". tanya Mamih Esty pada Hana yang masih memperhatikan Suami nya yang sedang berenang .
" Ya , Hana Oke dong Mih . Ada apa memang nya ?". tanya Hana kembali .
" Yaitu kedatangan Ayahnya anak-anak ." jawab Mamih Esty .
" Oh itu bukan jadi masalah ko Mih , kita harus terbiasa dengan ini bukan ". ucap Hana dengan santai .
" Oke , bagus itu menerima dan saling memahami dalam porsi nya masing-masing maka hidup akan terasa lebih mudah ". kata Mamih Esty .
" Betul sekali Mamih . Hana sekarang sadar dan yakin hati ini sudah tak ada di tempat nya yang dulu tapi sudah berlabuh pada pria yang memperkosa Hana dan sayang nya sekarang menjadi suami dan Papah dari si kembar ". jawab Hana dengan penuh keyakinan .
" Bisa aja kamu Han , tapi Mamih ikut senang dan bahagia melihat kalian bisa hidup dengan baik .
" Triing ".
bunyi satu pesan masuk ke ponsel Mamih Esty .
Mamih Esty langsung meletakkan baby Sheina ke stroller nya dan segera membuka pesan singkat yang masuk ke ponselnya .
**isi pesan dari Roy
" Mih , Roy mau ijin kalau beberapa hari ini Roy seperti nya akan sibuk di luar dan tak pulang ke rumah . Tadi Roy juga sudah minta ijin sama Papih ko jadi jangan panik dan khawatir ya . I love you Mamih ku** . "
Hana yang melihat Mamih nya sedang membaca pesan dengan wajah yang mengernyitkan keningnya pun merasa penasaran dengan apa yang sedang di baca oleh Mamih nya .
Mamih Esty langsung memanggil Dean dengan suara yang cetar yang mana membuat kedua bayi kembar itu menangis karena kaget .
" DEAN DEAN .... BURUAN NAIK ".
" DEAN KAMU KASIH KERJAAN KAKAKMU SEBANYAK APA SAMPAI DIA GAK BISA PULANG HAH ... " teriak Mamih Esty .
Hana menggeleng kan kepalanya melihat kelakuan ibu mertuanya .
" Aaaiiis Mamih suaranya sampai si kembar nangis semua ....". gerutu Hana .
********