Perjalanan Pilu Seorang Hana

Perjalanan Pilu Seorang Hana
Bab 122


Dean , Roy , Joni dan Ivan keluar dari dalam club pukul 12 malam mereka langsung menuju rumah Dewantara kecuali Ivan yang pulang ke apartemen nya . Mobil yang di kendarai oleh Joni pun melesat dengan cepat meninggalkan area club .


Hanya dengan waktu 30 menit mobil yang di kemudikan Joni pun sampai tepat di teras rumah mewah Dewantara .


Roy dan Dean pun masuk ke dalam rumah dan Joni yang keluar lagi pulang ke rumah pribadinya .


" Roy lo mau kemana ?". tanya Dean saat kakaknya akan menaiki tangga menuju lantai 2 kamar nya .


" Masak , menurut lo gue mau kemana kalau ke atas .". jawab Roy sewot .


" Jangan tidur dulu Roy temenin gue bergadang di belakang ". ucap Dean , membuat Roy mendengus .


" Gak usah aneh - aneh lo . gue ngantuk . kalau lo mau bergadang ajak aja Hana jangan gue ". sahut roy .


" Tapi gue males masuk ke kamar Roy ". jawab Dean .


" Itu urusan lo ... " kata Roy dan mulai melangkah kan kakinya naik ke tangga .


" Roy , gue tidur di kamar lo ya ". pinta Dean lagi .


" Gak ada .. lo lama - lama ngeselin ya De , udah sana masuk ke kamar lo dan tidur dengan tenang Oke . lo panggil gue sekali lagi bener - bener gue tampol lo ". sahut Roy dan langsung melangkah kan kaki nya menuju kamar nya .


Dean yang melihat kakaknya pergi pun langsung melangkah kan kakinya menuju sofa yang dekat dengan pintu


lift .


" aahk Roy gak bisa di ajak kerjasama nih . Gue tuh pengen buat Hana bener - bener butuh in kehadiran gue .  Kalau gue masuk ke kamar dan deket Hana yang ada gue yang blingsatan sendiri ." gumam Dean dalam hati dengan memijit keningnya .


*********


Di dalam kamar Hana masih setia menunggu suaminya yang sedang asik dengan pikirannya sendiri . Hana bolak balik masuk ke ruang ganti untuk melihat penampilannya .


" Astaga Hana kenapa jadi kaya gini , nunggu Dean udah kaya ABG nunggu pacarnya aja ." ucap Hana sambil melihat ke arah cermin .


" Bahkan ini dandanan kamu terseksi Hana padahal dulu sama Mas Fandi kamu gak pernah kepikiran tampil  begini .... Aaah Dean ko lama banget sih ". ucap Hana lagi beranjak jalan duduk di sofa yang ada di ruang tidurnya .


Saat Hana tiba - tiba pintu hendel pintu seperti ada yang akan membukanya .


********


" Ahk bodo amat lah ...  gue masuk aja ke kamar toh kalau pun gue lagi On . Hana kan istri gue mau gimana juga dia harus mau lah " kata Dean dan mulai masuk ke dalam lift menuju lantai 3 kamar nya .


" ting "


Dean keluar dari dalam lift dan menuju kamarnya dan Dean di buat heran saat pintu kamar nya terkunci dari dalam .


" Ko di kunci tumben banget biasanya Hana gak pernah kunci apa mungkin dia lupa ngunci kamar ya ." Dean pun mulai merogoh ponsel pintarnya dan mulai membuka vitur yang dapat membuka pintu kamar melalui ponselnya .


" Ceklek "


Dean mulai membuka pintunya pelan dan pandangannya pun tertuju pada Ibu dari anak - anak nya yang berpenampilan sangat berbeda dari biasanya . Dean pun kesulitan untuk menelan Saliva nya merasa kagum dan takjub melihat istri cantiknya .


" Oh astaga mimpi apa gue lihat Hana se cantik dan se seksi itu , apa gue mabuk tapi gak juga ah , tadi gue minum gak banyak ." gumam Dean dalam hati terpana dengan penampilan istrinya .


Berbeda dengan Dean yang terpana dengan penampilannya , Hana malah di buat heran kenapa bisa suaminya masuk kamar pada hal kunci nya ada di genggamannya .


Hana langsung mengambil tangan Dean untuk di cium nya yang mana membuat Dean tersadar .


" Ko belum tidur Han , kan saya sudah bilang jangan tunggu saya pulang ." ucap Dean pada Istrinya sambil memandang wajah cantik Istrinya .


" Iya belum soalnya Hana sengaja nungguin suami tersayang Hana , kenapa kamu gak suka ya sayang ?". jawab Hana lembut dan langsung bergelayut manja di lengan kekar suaminya .


" Eem ... aahk suka lah . Tapi ...". ucap Dean tergagap dan sedikit heran dengan sikap istri cantiknya .


" Sudah makan belum sayang ..?". tanya Hana .


" Suudaah ". jawab Dean .


" Yaudah kalau gitu kamu duduk dulu disini ya , Hana mau siapin air buat mandi ". Hana mengajak Dean ke ruang ganti dan mendudukkan Dean di sofa yang ada di ruang ganti dan dia langsung masuk ke dalam kamar mandi untuk mengisi air serta beberapa sabun aromatherapy di bathub untuk suaminya .


Dean yang duduk di ruang ganti pun hanya tersenyum tipis melihat sikap istrinya yang sangat berbeda dari biasanya .


" Waah kelinci kecilku sepertinya sedang berperan menjadi istri yang lembut untuk suaminya , Oke lah kalau gitu . Bener kata Roy , Hana orang yang tepat buat gue ajak bergadang ". ucap Dean menyeringai sambil melepaskan sepatunya .


Hana keluar dari dalam kamar mandi dan langsung mendekati Dean yang sedang duduk dan melihat dirinya dengan pandangan yang Hana sendiri 'tak dapat mengartikannya .


Hana langsung berdiri di hadapan Dean yang duduk pandangan nya langsung ber ditatap dengan mata elang Dean , tangan Hana pun langsung membuka dasi sang suami dan mulai membuka kancing kemeja suami nya dengan pelan dan Dean pun dengan reflek melingkar kan kedua tangannya ke pinggang Hana .


" Jangan lihat in Hana begitu ih ..." ucap Hana .


Dean pun tersenyum manis dan tak melepaskan pandangannya pada wajah cantik Istrinya .


" Kenapa gak boleh ... Han seperti nya ada yang beda dari kamu tapi apa ya ...?". kata Dean dengan menggoda istri cantik nya .


" Iya berbeda lah , yang kamu lihat sekarang bukan istri galak dan jutek mu tapi seorang istri yang sedang belajar melayani suaminya dengan lembut dan sayang ". jawab Hana sambil membantu Dean membuka kemeja Dean .


" hahaha ngaku nih kalau jutek dan galak ". jawab Dean dengan tertawa dan Hana menganggukan kepalanya .


" Ini bukan lagi akting kan ?". tanya Dean lagi . Hana menggeleng kan kepalanya dengan cepat .


" Maaf ya pasti dari kemaren kamu sebel banget ya lihat Hana yang kaya gitu ". jawab Hana dan mengecup bibir Dean yang terbuka sedikit .


" iuuh ko bau alkohol sih sayang , emang kamu dari mana ?". tanya Hana .


" Maaf ... tapi cuma sedikit ko minum nya ". jawab Dean .


" Jangan di ulangi lagi ... Sekarang kamu bukan pria single yang bebas Mas inget dong kamu sekarang tuh punya anak ". ucap Hana sedikit kesal dengan suami nya .


Dan Hana memundurkan langkahnya sedikit menjauh saat Dean akan memeluk nya .


" Ko gitu sih ". kata Dean pada Hana .


Hana menggeleng kan kepalanya dan mencebikkan bibir nya.


" Jangan pegang Hana sana mandi dulu gih sayang ." ucap Hana dan meninggalkan suaminya ke ruang tidur .


" Aah Sial kapok gue ke club lagi , Hana marah lagi ." ucap Dean sambil berjalan masuk ke dalam kamar mandi nya.


********