Perjalanan Pilu Seorang Hana

Perjalanan Pilu Seorang Hana
Bab 167


Setelah mendengar keterangan mengenai masa lalu istri nya membuat Roy semakin merasa bersalah dan kini Roy sedang merasakan kekalutan yang luar biasa pasalnya kini waktu sudah menunjukkan pukul 11 malam dan tidak ada tanda - tanda akan kepulangan sang istri .


Bahkan orang suruhan nya dan adiknya Dean pun belum mendapatkan titik terang akan keberadaan sang istri .


" AAaargh kemana kamu pergi Kas , aku mohon pulang lah dan hukum saya sepuas kamu , Mutiara Kasih ". gumam Roy dengan meremas kuat rambut nya .


Roy pun mulai beranjak dari duduk nya dan keluar kamar menaiki anak tangga menuju kamar Adiknya .


Roy mengetuk pintu kamar Adiknya .


" tok tok tok ".


" ceklek "


pintu kamar pun terbuka dan menampilkan Dean dengan muka ngantuk nya .


" Huh ... apa an sih Roy bangunin orang tidur aja gak lihat udah malam gini ".oceh Dean setelah membuka  pintu kamar nya .


" De , Hana mana ? ada yang mau gue tanyain sama dia ". ucap Roy tak menghiraukan ocehan Adiknya .


" Hana baru tidur Roy , gak tega gue bangunin nya si kembar tadi lumayan rewel ". jawab Dean .


" Please Dean ". ucap Roy memohon . Dean yang melihat wajah memohon Kakak nya pun sedikit tak tega dan akhirnya Dean menganggukan kepalanya .


" Yaudah lo tunggu dulu sebentar gue bangunin Hana dulu ." jawab Dean dan langsung masuk ke dalam untuk membangun kan sang istri .


" Apa Bang ?". tanya Hana dengan wajah ngantuk berat nya .


" Abang mau tanya soal Kasih . Kamu tau tempat saudara atau teman Kasih gak Han , Abang khawatir dengan keadaan Kasih ." ucap Roy pada Hana .


" Heuh ... Sekarang sok sok an nyariin giliran ada orang nya sukanya nyakitin aja ... " sahut Hana sewot .


" Please Han , Abang mohon ". Roy memohon pada Hana .


" Huuueft kedua orang tua Kasih itu gak punya saudara selain Ibu nya atau Budhe nya dan untuk teman ... Abang lupa Hana kan juga baru ketemu Kasih setelah los kontak jadi untuk siapa teman dekat Kasih di Jakarta ini Hana gak tau ..." jawab Hana .


" Astaga harus cari kemana lagi Abang cari Kasih , Han ...." ucap Roy dan Hana hanya menggedikan bahunya tak sama sekali bersimpatik pada Kakak ipar nya .


" Yaudah ya Bang , Hana ngantuk banget nih ...". kata Hana dan langsung berbalik badan masuk ke dalam kamar nya .


Dan kini tinggallah Dean dan Roy , Dean pun menepuk bahu Kakak nya .


" Kemarin lo udah buat kesalahan pada istri Lo Roy dan seharusnya itu buat lo jadi lebih baik bukan malah kaya gini ... Oke gue emang bukan pria yang baik - baik saja tapi seenggak nya gue gak mau buat kesalahan yang baru lagi Roy dan gue pikir gue pria terbodoh yang sempat gak mempercayai darah daging gue ternyata lo gak lebih bodoh dari gue ngejar mantan yang sudah jelas gak baik ketimbang istri yang sedang mengandung anak lo ..." ucap Dean dan langsung meninggalkan Roy .


Dengan langkah gontai Roy pun menuruni anak tangga menuju lantai 1 dan berjalan ke arah pantry mengambil 1 buah kaleng bir dan langsung menenggak nya dan menaruh kepalanya di atas meja pantry sungguh saat ini Roy benar - benar merasa seperti orang yang kehilangan arah dan saat Roy akan meneguk kembali bir nya sudah ada sepasang tangan yang menahan nya .


Seketika Roy langsung menoleh pada seseorang di sampingnya dengan tatapan yang sulit di artikan .


" Belum tidur Pih ...?". tanya Roy pada Papih Dika .


" Tadi sih sebenarnya udah tapi setelah orang suruhan Papih dateng dan menyerahkan ini Papih belum bisa tidur lagi? ". jawab Papih Dika dengan menyodorkan amplop coklat yang lumayan tebal di hadapan Roy .


Roy yang melihat amplop coklat itu hanya menaikan sebelah alis nya .


" Apa ini Pih ?". tanya Roy dengan melihat pada amplop di hadapan nya .


" Buka aja itu memang khusus buat kamu supaya kamu lebih frustasi malam ini ...." jawab Papih Dika dengan senyum mengejek nya .


" Roy Roy , Papih tuh gak nyangka loh kalau kamu bisa sebodoh itu padahal selama ini kamu termasuk orang yang mempunyai otak yang cerdas tapi ternyata kamu bisa di bohongi oleh rubah betina seperti dia ..." ucap Papih Dika masih dengan tersenyum mengejek nya .


" Papih gak lucu tau ..." jawab Roy acuh .


" Yang lucu itu kamu Roy , coba kamu buka aja dan kamu bisa lihat seberapa lucu dan bodoh nya kamu yang tak bisa membedakan yang asli dan yang palsu selama ini hingga kehilangan Mutiara yang jernih demi batu kali .... " sahut Papih Dika dengan menepuk pundak Roy dan meninggalkan Roy sendirian di pantry ...


" Astaga jadi selama ini kamu membohongi saya sejauh ini .." pekik Roy .


Isi amplop coklat yang di bawa oleh orang suruhan Papih Dika adalah sebuah bukti bahwa wanita yang diagungkan Roy telah melakukan Hymenorrhaphy atau bisa disebut dengan Hymenoplasty adalah operasi pengembalian selaput dara agar bentuknya kembali utuh . Dan tanggal wanita itu melakukan Hymenoplasty yang termasuk ke dalam kategori operasi plastik kosmetik alat kelamin ( ****** ) atau operasi ginekologi estetik itu jauh dari tanggal dan tahun Roy melakukan itu" dengan wanita yang bernama Monika Putri .


Di dalam amplop itu pun terdapat beberapa foto Monika yang masuk ke dalam kamar hotel dengan pria yang berbeda - beda . Serta copy an nota pembayaran atas nama Monika kedalam sebuah hotel dengan jumlah yang cukup banyak .


Roy yang tau pasti jika foto itu asli pun seketika langsung meremas foto yang ada di tangan nya dengan wajah yang merah marah .


Dan sedetik kemudian sekelebat perlakuan dan perkataan buruk nya yang ia tujukan pada istri nya langsung terbayang di ingatan nya dan seketika Roy langsung menangisi kebodohan nya selama ini .


" Bodoh bodoh ... lo benar - benar bodoh Roy ".


" MAAFKAN SAYA KASIH " teriak Roy dengan diiringi tangis penyesalan .


" Dan untuk lo Monik gue pastikan lo akan membayar semua perbuatan yang udah lo lakukan pada gue .." ucap Roy menggeram marah .


Pasal nya bukan tanpa alasan Roy begitu membela Monika karena walaupun mereka berpisah sesekali Monika selalu mengirimkan pesan dan beberapa bukti palsu atas kehamilan nya dengan Roy dan keguguran karena ulah Mamih Esty yang membuat Monika pergi jauh dan Monika mengarang cerita karena ulah Mamih Esty membuat karir model Monika hancur dan mengharuskan dirinya pergi ke luar negeri untuk membangun kembali karir nya dengan menjual tubuhnya pada beberapa Bos agensi di luar negeri demi mendapatkan job .


************


Jika Roy bangun segala ke frustasi an nya dan penyesalan nya lain lagi dengan Mutiara Kasih yang bangun dari tidur nya dengan tubuh dan pikiran yang tenang dan segar .


Kasih pun turun dari ranjang nya dan langsung membuka balkon kamar nya yang langsung memperlihatkan pemandangan danau buatan dengan bunga yang bermekaran di padang rumput yang indah , Seulas senyum pun terpancar dari wajah manis nya dengan memejamkan mata dan kedua tangan yang mengelus lembut perutnya yang sedikit menonjol itu pun menikmati sapuan dari angin yang menyejukkan .


Dan kini Kasih sedang menikmati sarapan yang di buatkan oleh Bik Kokom orang suruhan Papih Dika dan Mamih Esty sendirian karena suster Lusi pagi - pagi sekali sudah pergi karena harus datang ke rumah sakit tempat nya bertugas dan Johan yang kata Bik Kokom sedang berolah raga di halaman depan .


Kali ini Kasih sangat menikmati makan nya , Ya benar kata Dokter Dewi jika suasana hati seorang Ibu hamil tidak tenang dan tertekan itu akan sangat menyulitkan nya bahkan untuk makan pun sang baby yang ada di perut akan menolak karena merasa tidak nyaman sama dengan yang di rasakan sang Ibu . Walaupun masih mengalami mual - mual namun tidak terlalu parah seperti sebelum nya .


Saat Kasih menikmati cemilan buah nya datang lah Johan dengan wajah it's men nya dan kaos singlet hitam dengan keringat yang menghiasi tubuh kekar dan coklatnya yang tersorot matahari pagi yang membuat Johan so seksi dan pemandangan itu membuat Kasih tersedak oleh makanan nya karena terpana pada Johan .


" Uhuk - uhuk "


Dengan sigap Johan langsung meraih gelas air putih dan memberikan pada Kasih dan dengan reflek Johan pun menepuk punggung Kasih dengan pelan .


" Hati - hati Bu Kasih ". ucap Johan .


" Ahk iya terimakasih ... em kamu sudah sarapan Han ?". tanya Kasih dan di angguki oleh Johan .


" Non ini ada kiriman dari Tuan Dika untuk Bu Kasih ". ucap Johan dengan menyodorkan kotak besar berwarna hitam .


" Saya buka ya ". jawab Kasih dan di angguki oleh Johan . Kasih pun membuka kotak hitam itu yang ternyata berisi gaun cantik berwarna peach dengan Clutch berwarna senada dan high heels berwarna putih kaca dengan hak 5 cm sangat cantik .


" Johan ini untuk apa ?". tanya Kasih pada Johan .


" Ini untuk Bu Kasih kenakan di acara ulang tahun perusahaan nanti malam ". jawab Johan .


Kasih pun menggeser kotak itu menjauh dengan wajah yang tak begitu senang .


" Saya gak mau datang Jo , kalau saya datang pasti nanti ketemu dengan Ka Roy . Saya belum ingin bertemu dengan nya ." ucap Kasih dengan wajah tak bersemangat nya .


" Tapi kata Tuan Dika , anda wajib datang karena di acara itu Tuan Dika dan istri akan memperkenalkan menantu nya termasuk anda di semua rekan kerja nya tapi anda tak perlu khawatir Bu Kasih karena Tuan Dika memberi perintah anda harus datang namun tak perlu mendekat pada Pak Roy dan Tuan Dika sudah memberikan pengawalan khusus setelah acara perkenalan anda akan di amankan agar tidak bertemu dan berbincang dengan Pak Roy  .." jawab Johan .


" Nah kalau itu baru saya setuju , rasanya malas harus berhadapan dengan suami yang belum bisa move on dengan masa lalu nya ..." ucap Kasih , Johan yang mendengar ucapan Kasih hanya tersenyum tipis .


" Tapi Tuan Dika memberi syarat , anda harus datang dengan sikap yang terlihat baik - baik saja dan bersikap elegan  jangan ada raut kesedihan dihadapan Pak Roy dan tamu undangan karena nanti disana akan hadir seseorang wanita yang membuat Bu Kasih cemburu kepada Pak Roy ". sahut Johan dengan senyum menggoda Kasih. dan Kasih langsung menganggukan kepalanya .


" Oke siapa takut ..." jawab Kasih dengan senyum smirk nya ....


*********