Perjalanan Pilu Seorang Hana

Perjalanan Pilu Seorang Hana
Bag 5


" Gimana mba na , Pinangannya nak Fandi di terima tidak " tanya Pak Wahyu


Yaaa setelah 2 hari lalu Hana dinyatakan lulus dengan nilai yang tidak mengecewakan, .


Fandi langsung meminta izin kepada Pak Wahyu dan Bu Wina untuk meminang putrinya Hana ,dan setelah mendapat kan jawaban dari Hana dan restu orang tua Hana .


Fandi dan kedua orang tua Hana pun sepakat akan mengadakan lamaran secara resmi dengan menghadirkan orang tua Fandi yang datang dari kampung .


****


Tepat malam ini acara lamaran Hana dan Fandi pun di selenggarakan dengan sederhana dan kental akan kekeluargaannya .


Malam ini Hana menggunakan kebaya berwarna hijau tosca dan kain khas Jawa dengan bersanggul dan ber-make up natural menambah kesan manis sangat pas dan cocok untuk seorang Hana semakin menambah kecantikan dan kelembutan terpancar dari seorang hana si gadis sederhana.


******


Dengan di dampingi Kasih , Bapak dan Ibu serta sanak saudara Hana duduk .


Di Sederet kursi tepat depannya ada Fandi , kedua orangtuanya dan juga keluarganya .


" Iya Pak , Hana terima pinangan mas Fandi " Hana menjawab dengan menundukan kepalanya dan tersenyum malu .


" ALHAMDULILLAH " Semua orang yang menghadiri pun berseru senang dengan mengucapkan kalimat Hamdallah setelah mendengar jawaban dari Hana .


" Nah sekarang di pakaikan cincin nya Mas Fandi ke calon istrinya " kata pak RT setempat .


Setelah perbincangan mengenai hari pernikahan dan segala pernak pernik nya , dua keluarga itu pun mulai menikmati hidangan sederhana yang sudah di persiapkan oleh keluarga Hana.


Hana dan Kasih manikmati makanan nya berdua di meja dengan canda gurau ala mereka .


Karena Fandi dan Hana masih malu jika harus duduk berduan saja , jadi mereka makan dan duduk dengan masing - masing temannya , alhasil Fandi hanya bisa mencuri pandang ke arah calon istrinya di tengah tengah obrolan nya bersama Deni , Bayu dan juga sepupu Fandi .


" iiihkk aku gak nyangka sahabatku yang cantik ini sebentar lagi mau menikah… padahal ngomongin cowok aja gak pernah , eh tau - tau begitu kenal satu cowok langsung nikah" cerocos Kasih sambil berseru senang .


" Iih Kasih pelanin dikit suara kamu malu tau ,


ya kan aku juga ga tau bakalan secepat ini Kasih " ucap Hana memperingati sahabatnya yang heboh sendiri itu .


" Lagian kata Bapak kalau ada laki - laki baik yang siap berkomitmen dan secara terang terangan meminang anak gadisnya , yasudah mau cari apalagi daripada pacaran pacaran gitu Kas " lanjut Hana


" Iyalah kalo aku di lamar cowok kaya ka Fandi yang ganteng ,aku juga mau Han " Kasih mupeng


" Huss gak boleh Kasih , itu punya ku Kasih lagian kamu harus bersyukur punya kesempatan untuk kuliah " jawab Hana mengingat kan sahabatnya .


" Iya iya Hana , oh iya setelah menikah kamu langsung jadi ibu rumah tangga gak kepengin kerja gitu Han,,,,??" tanya Kasih .


" Aku dan Mas Fandi ( ya setelah hubungan nya serius Hana merubah panggilan nya menjadi MAS ke Fandi ) sudah sepakat sebelum aku hamil aku boleh kerja ko Kas.." jawab Hana sambil tersenyum manis.


" Ii so sweeet banget sii , udah ngomongin hamil hamil aja " Kasih menggoda Hana yang bersemu malu .


" Kasih kapan kamu mulai ke kota Jakarta ke rumah budhe kamu...?" tanya Hana.


" Lusa aku kesana Han buat survei dan daftar kuliah pokoknya prepare deh " jawab Kasih tak bersemangat .


" Di hari pernikahan ku kamu harus datang loh Kas, kalo gak aku marah loh " ancam Hana di ikuti muka yang di buat cemberut .


" Hahaha jangan gitu ih jelek tau , iya pasti datang gak hanya itu malam sebelum akad nikahmu aku bakalan nginep nemenin kamu ko , kita kan best friend " jawab Kasih


dan langsung menghampiridapat pelukan dari Hana sambil berbicara " best friend forever"


" Eehm " pelukan mereka terlepas karena ada suara orang yang berdeham.


" Boleh Ibu bicara dengan nak Hana" tanya Ibu Fandi ramah .


" Bisa Bu ,ni saya juga mau kesana, mari Bu " Kasih menjawab dan langsung berdiri dan berjalan menghampiri Deni .


Ibu Fandi memandang Hana dengan wajah teduh dan tersenyum hangat serta mengambil tangan Hana untuk di genggamnya.


" Terimakasih ya nak, sudah mau menerima anak ibu yang tidak seberapa itu, tapi Ibu bisa jamin bahwa dia sangat menyayangi mu nak " ucap Bu Tuti lembut sambil terus memandang calon mantu cantik nya .


" Iya Bu sama sama , tolong terima Hana sebagai anak ibu ya , tegur Hana apabila Hana ada salahnya Bu " ucap Hana sambil membalas genggaman tangan nya Bu Tuti .


" iya itu sudah pasti nak " dan mereka pun tersenyum dan berpelukan .


****


Di bagian para laki-laki


" Wah selamat ya bro , akhirnya setelah hampir 3 tahun penantian panjang lu sebentar lagi lu bakalan dapatin doi " kata Deni.


" Iya bro ,gua juga gak nyangka bakalan ada di titik ini secepat ini bro. " jawab Fandi penuh rasa syukur dan senang.


" Tapi ngomong - ngomong ya Fan gua penasaran, kenapa lu terkesan buru buru buat menikahi Hana Fan ,secara dia baru lulus sekolah men ..?" tanya Bayu penasaran .


" Iya bay sebenarnya gua ngerasa ketakutan kalo gua gak buru buru pinang Hana , gua takut setelah dia lulus dan kerja pasti di tempat kerjanya ada banyak yang naksir do'i bro , secara dia cantik men, makanya gua nikahin dia cepat - cepat gua takut kehilangan belahan jiwa gua bro (sambil memegang dada kirinya) " ucap Fandi terus terang.


" Anjir bucin parah ni orang" oceh Deni


Setelah pertemuan dan semua yang di bahas sudah di sepakati , rombongan keluarga Fandi pun pamit undur diri karena dirasa urusan nya sudah selesai dan karena waktu sudah malam .


*****


" Mampir di minimarket depan dulu yaa "


si laki - laki itu berbicara meminta ijin kepada perempuan yang di boncengin nya.


" iya ka ga apa apa " jawab si wanita .


" ciiitttt klek"


Suara motor berhenti dan di standarkan


" Mau ikut masuk gak ?" tanya laki - laki itu dengan tersenyum .


" gak kak Kasih tunggu di kursi itu aja ya "


Ya perempuan itu Kasih dan Bayu yang mengantar kan Kasih pulang , karena yang seharusnya mengantarkan ada urusan mendadak dia adalah Deni .


Setelah mendengar jawaban Kasih .Bayu pun tersenyum dan mengusap kepala Kasih dan berlalu masuk ke minimarket.


Berbeda dengan jantung kasih yang mendadak bergemuruh setelah mendapat kan perlakuan manis dari Bayu .


" Oh my God (sambil mendekap dadanya) kenapa dengan dada gue, kenapa mendadak dag Dig Dug begini apa gua kena serangan jantung yaaa ?" gumam kasih masih memegang dadanya .


 


*****


hayoooo kamu kenapa kasih ?


enjoy reading ya teman-teman semua , dan maaf masih banyak kesalahan 🙏