
Satu pekan sudah Roy tidak bertemu dengan sang istri setelah acara ulangtahun perusahaan Dewantara Group di gelar dan terjadinya kejadian dimana ia bertemu dengan sang istri yang pergi tanpa kejelasan dan itu membuat Roy senang dan merasa lega .
Roy semakin terkesima dengan penampilan sang istri yang terlihat lebih cantik dari biasanya sejujurnya ada perasaan rindu di dalam hati Roy saat melihat kedatangan Kasih tanpa membuang waktu Roy langsung merengkuh tubuh dan mencium kening istrinya serta membisikan kata maaf atas apa yang sudah ia lakukan .
Di sepanjang acara pandangan Roy tak pernah beralih dari wajah cantik nan manis dari Kasih dengan tangan yang terus bertengger di pinggang sang istri .
Namun kebahagiaan Roy hanya tak bertahan lama di mulai saat ia mengikuti sang istri yang mengeluhkan ingin mencari udara segar di luar gedung dan beranjak menuju taman dan saat itu Roy mengutarakan kata maaf dan permintaan untuk memulai dari awal lagi kepada Kasih untuk membina rumah tangga yang lebih baik lagi .
Ya bisa di bilang bahwa Roy pria yang egois , Sebelum ia mengetahui wanita idaman nya , ia menyimpan semua kenangan nya bersama wanita itu tanpa memikirkan bagaimana perasaan sang istri di luar belum ada nya perasaan diantara mereka yang mana membuat Kasih yang sedang mengandung darah daging nya memilih pergi untuk menghilangkan sedikit rasa sesak nya saat mendengar suaminya yang membela dan mengagumi sosok wanita lain di depan nya secara langsung .
Dan kini setelah Roy mengetahui kebohongan dan bagaimana buruk nya wanita idaman nya itu dan membuat Roy sungguh membencinya , Roy meminta dan menginginkan Kasih Istrinya memaafkan dan melupakan semua yang telah ia perbuat dengan harapan menuju rumah tangga yang lebih baik .
Namun untuk Kasih yang sudah terluka untuk yang kesekian kalinya atas ulah Roy Fernando membuat ia berat untuk menerima kembali suaminya walaupun ia harus mengkhianati perasaan nya akan rasa Cinta yang sudah ia rasakan untuk sang suami .
Dan untuk Roy saat ia melihat istrinya pergi dan di jaga oleh pria lain membuat hati nya merasakan suatu kesakitan dan ke tikrelaan saat melihat pemandangan itu .
Setelah kepergian sang istri bersama pria lain membuat Roy hidup seperti kehilangan arah hari-hari nya hanya diisi untuk mencari sang istri dan memikirkan nya , makan pun ia merasa tidak enak membuat Roy semakin terlihat kacau dengan wajah yang terlihat pucat dan itu membuat pening Mamih Esty .
Walaupun ia di terpa masalah dalam rumah tangga nya , Roy cukup konsisten untuk menyelesaikan tanggung jawab pekerjaan nya di kantor dengan mengabaikan waktu istirahat nya dengan alasan agar tidak terlalu kepikiran dengan sang istri dan karena itu pula membuat Roy semakin kacau .
Setiap Mamih Esty mendatangi kamar sang putra sulung nya ia sering mendapatinya sedang melamun dengan wajah pucat nya dan selalu mengatakan apa yang sedang ia pikirkan .
" Mamih , kemarin-kemarin Roy jahat sekali ya ... sampai Kasih memilih pergi dan tidak mau memaafkan Roy ?."
".Mih Roy kangen sama Kasih ingin mengelus anak Roy yang ada di perut nya "
" Kapan Kasih pulang dan memaafkan Roy ... sampai kapan pun Roy tak akan pernah melepaskan Kasih , mih ".
" Mih , entah kenapa hati ini sakit saat mengingat Kasih pergi dengan pria lain ". pertanyaan itu terus keluar dari mulut pria tampan berusia 32 tahun yang terlihat lemah .
Bila biasanya Mamih Esty selalu mengabaikan pertanyaan dari putra nya namun untuk sekarang Mamih Esty pun mulai membuka suara nya karena merasa tidak tega melihat keadaan putra nya .
" Kenapa sekarang kamu terlihat kacau Roy Setelah Kasih pergi , bukankah ini malah bagus karena wanita yang selama ini kamu tunggu sudah kembali ?". tanya balik Mamih Esty pada Roy yang langsung menggeleng kan kepalanya dengan cepat .
" Roy gak mau sama Monika, Mih . Roy mau dengan Kasih ". jawab Roy .
" Untuk apa ? untuk kamu sakiti , Mamih sudah mendengar semua cerita mengenai Kasih dari hana . Sudah cukup kamu sakiti dia Roy kasihan ". ujar Mamih Esty dengan mata yang berkaca-kaca mengingat cerita menantunya .
" Gak Mih untuk kali ini Roy gak akan nyakitin dan akan berusaha membahagiakan Kasih dan anak kami ". jawab Roy dengan nada yang yakin .
" Atas dasar apa kamu meminta Kasih kembali kepada mu Roy , kalau memang tidak ada alasan yang jelas lebih baik kamu lepaskanlah dia Roy ."ucap Mamih Esty memancing putranya .
" Roy sayang Kasih dan akan berusaha terus menyayangi nya ". jawab Roy sungguh-sungguh dengan wajah yang semakin pucat.
Mendengar jawaban dari putra nya senyum manis Mamih Esty pun terbit dan merasa lega karena usahanya sedikit banyak berhasil membuat putra nya menyadari kebodohan dan perasaan Roy .
*******
Tak jauh berbeda dengan Roy di villa pun Kasih menjalani hari-hari nya dengan melamun dan mengingat suaminya yang akhirnya membuat wanita manis itu menangis merasa bersalah dengan apa yang telah ia lakukan kepada suami nya pria bermata amber itu .
Tujuan awal nya alih-alih mencari ketenangan dengan jauh dari suaminya yang super tega kepada nya kini ia malah merasa tak nyaman berada jauh dari Roy Fernando .
Dan kali ini Kasih berada di kursi dekat dengan danau buatan yang ada di villa dengan menangis memikirkan bagaimana keadaan suaminya .
" Maafkan apa yang sudah Kasih lakukan kepada ka Roy .. Kasih ngaku kalah Ka dari kesombongan Kasih yang tak ingin jatuh hati pada mu Namun nyatanya kini hati ini seutuhnya sudah berlabuh pada mu tak peduli dirimu yang tak ada perasaan apapun pada Kasih .... kali ini Kasih akan menunggu perasaan ka Roy untuk Kasih dengan tulus dan ikhlas " gumam Kasih dengan memandang air danau di hadapannya .
Papih Dika yang selalu mendengar laporan dari Johan dan suster Lusi yang ia tugas kan untuk menemani dan menjaga Kasih yang mengatakan jika menantunya tidak jauh berbeda dengan kondisi putra nya pun mendatangi Kasih di villa bersama Om Tama .
" Dimana menantu saya sekarang ?." tanya Papih Dika kepada Johan saat sampai di villa .
" Oke saya akan menemui nya sendiri , kamu dan Tama tunggu saja disini dan minta pada Bik Kokom dan suster Lusi untuk mengenai barang barang menantu saya ." ucap Papih Dika dan langsung beranjak pergi menuju danau .
Saat berada di taman Papih Dika dapat melihat Kasih yang terdiam di bangku sendiri , ia pun beranjak mendekati .
" Kasih " Panggil Papih Dika dan Kasih menoleh.
" Papih ",cicit Kasih dan langsung menyalami tangan Papih Dika dan keduanya pun duduk di bangku taman .
Papih Dika bisa melihat di wajah manis menantu nya masih terdapat jejak air mata yang sudah bisa di pastikan bila Kasih habis menangis .
" Papih dengar kamu sering seperti ini setelah kejadian itu kenapa ?" tanya Papih Dika dan Kasih hanya diam tertunduk .
" Harus nya kamu senang kan sudah bisa membalas perlakuan Roy pada mu tapi kenapa malah begini dan mana bukti nyata ketenangan yang kamu maksud Kasih , bukankah Papih sudah pernah bilang jika kamu akan hidup bahagia setelah Papih mengabulkan permintaan mu untuk mencari ketenangan itu tapi ini apa Papih lihat kamu malah sering murung ". Ucap Papih Dika lagi dan seketika tangis Kasih pun Pecah .
" Kasih ngaku nyerah dan kalah Pih ." jawab Kasih yang mana membuat Papih Dika mengernyitkan keningnya heran dengan jawaban menantunya .
" Kasih nyerah dan kalah karena ternyata rasa cinta ini lebih besar ketimbang rasa marah dan benci pada ka Roy , Pih . Dan semua itu semakin menyiksa Kasih saat Kasih berhasil menorehkan luka untuk suaminya Kasih ." jawab Kasih lagi .
" Dan intinya ?" tanya Papih Dika .
" Kasih mau melupakan semua yang pernah ka Roy perbuat dan akan mengunggu rasa cinta di hati ka Roy untuk Kasih tanpa menuntut apapun itu ." jawab Kasih.
" Kamu ingin hidup bersama dengan Roy lagi setelah dia menyakitimu dan apakah sudah ada rasa cinta untuk anak Papih yang nakal itu ? ". tanya Papih Dika pada Kasih yang menganggukkan kepalanya .
" Kasih mencintai ka Roy tak peduli dengan perasaan nya ka Roy kepada Kasih yang tak pernah ada ". jawab Kasih dengan mantap .
Seketika senyum manis pun terbit dari wajah pria paruh baya namun masih terlihat jelas ketampanan nya .
Ponsel Papih Dika pun berdering dengan nama seorang wanita yang sangat ia cintai dan Papih Dika langsung mendengarkan apa yang di bicarakan oleh Istrinya .
Mendengar ucapan Mamih Esty seketika membuat Papih Dika terkejut begitu pun Kasih yang bingung melihat ekspresi wajah Papih Dika yang berubah cemas dan khawatir .
" Iya Papih akan langsung ke rumah sakit ". jawab Papih Dika dengan seseorang yang ada di sambungan telepon nya .
Papih Dika langsung menelpon om Tama yang ada di dalam villa .
" Tama sudah siap semua kan yang sudah saya perintahkan tadi . Kalau sudah siap kita akan berangkat ". kata Papih Dika pada seseorang .
Pandangan Papih Dika langsung tertuju pada seorang wanita manis yang melihat dirinya dengan tatapan bingung .
" Kasih sekarang juga kamu ikut Papih ". ucap Papih Dika pada Kasih yang mana membuat Kasih terkejut dan heran.
" Ada apa Pih ?" tanya Kasih penasaran .
" Pokoknya sekarang kamu ikut Papih dan nanti disana kamu bisa lihat sendiri Oke ". jawab Papih Dika walaupun bingung dan penasaran Kasih pun mengangguk kan kepala nya dan mulai mengikuti langkah Papih Dika di belakang .
********
Assalamualaikum teman - teman reader semua bagaimana keadaannya dan puasanya ?
Semoga sehat selalu ya dan lancar dalam menjalankan puasa nya ...
Disini saya ingin mengucapkan maaf dan Maaf yang sebesar - besarnya karena 2 hari kemarin saya tidak update tulisan .
Dikarenakan saya sedang mempersiapkan dan berangkat mudik lebaran . Mohon pengertiannya ya teman-teman reader dan mulai hari ini insyaallah saya akan update kembali ...
Terimakasih 🙏😊