Perjalanan Pilu Seorang Hana

Perjalanan Pilu Seorang Hana
Bab 51


Sudah 3 hari Papih Dika menginap di rumah Pak Wahyu , parubaya yang masih tercetak jelas ketampanan nya itu merasa nyaman berada di kediaman Pak Wahyu , nyaman dengan sikap ramah penghuni rumah sederhana nun asri  , merasa terhibur dengan 2 anak laki laki yang sangat lucu dan tampan dan dari tingkah laku seorang wanita cantik yang di sinyalir mengandung calon cucunya sikap lemah lembut pada orang tua dan kedua anak nya  serta sikap sopan santunnya .


Hana pun keluar dari kamar nya dengan penampilan yang rapi menggunakan make up tipis , dress selutut berwana baby pink dan membawa tas dengan ukuran medium berwarna putih membuat hana menjadi lebih Manis di pandang bahkan perut buncit nya tak menghalangi kecantikan natural yang terpancar dari seorang Hana Fishera .


Hana pun menghampiri 2 jagoan kecilnya yang sedang asik menonton serial kartun Upin dan Ipin terkadang mereka berseru senang tak jarang mereka mengikuti kata kata yang di ucapkan di tokoh kartun itu .


" Adek , Kakak " panggil Hana pada kedua anak - anaknya .


" Iya Mamah ". jawab si sulung Rama .


" Mama mo mana ?".tanya si bungsu Rafa.


" Mamah mau periksa in dede bayi dulu ya nak , kakak Rama dan Adek Rafa di rumah aja ya sayang ." kata Hana  pada kedua .


" Iya Mamah pulangnya jangan malam malam ya ." jawab si sulung dan si bungsu hanya manggut - manggut saja namun pandangannya tak lepas dari layar televisi membuat hana terkikik lucu.


" Iya nak , adek kamu suka film nya ?". kata hana .


" Iya syuka ". jawab si bungsu .


" Yaudah salim dulu dong . Assalamualaikum ". ucap Hana dan anak anak langsung salim pada mamah nya.


Setelah berpamitan pada anak anaknya Hana pun beranjak ke teras rumah dan disana ada kedua orang tua nya serta Papih Dika dan satu orang pria yang Hana tak kenal .


" Ibu Bapak , Hana mau pamit dulu ya ." ucap Hana saat dekat dengan kedua orang tua nya .


" Loh mau kemana ndok ?" tanya Bu Wina pada Hana.


" Ibu lupa ya ini kan jadwal Hana periksa kandungan ." Ucap Hana dan semua orang langsung melihat ke arah Hana .


" Sama siapa dan naik apa ? ".tanya Pak Wahyu .


" Sendiri dong Pak ini Hana mau pesan ojek online ". jawab Hana .


" Hana biar Papih temenin ya Nak sekalian Papih mau cari oleh oleh buat di bawa pulang ." sahut Papih Dika ingin melihat calon cucunya .


" Em iya nak di temani Papih Dika aja biar aman ". ucap Pak Wahyu saat ada keraguan di wajah putrinya dan Pak Wahyu tau kalau Papih Dika ingin mengetahui kondisi calon cucunya .


" Kalau tidak merepotkan Hana mau Pih ." jawab Hana dengan senyum manisnya .


" Oke kalau begitu Papih ambil dompet dulu ya nak ," kata Papih Dika dengan semangat dan langsung melesat masuk kedalam kamarnya namun sesaat kemudian beliau balik lagi .


" Pak Wahyu , Bu Wina ayo sekalian ikut kita jalan jalan karena besok saya kan harus pulang lagi ke Jakarta ." kata Papih Dika dan di angguki oleh kedua orang tua Hana .


Dan sekarang Hana duduk hanya berdua dengan seorang pria yang Hana tidak kenal karena semua nya sedang berganti pakaian.


" Ehem anak nya Pak Wahyu ?". tanya pria itu pada Hana .


" Eh i iya ". jawab Hana terbata karena merasa risih .


Melihat Hana takut pada nya Tama hanya tersenyum lucu .


"( gila ya si Bos Dean bisa bisa nya dia pilih mangsa yang masih polos gini , masih muda dan cantik gini tapi setahu saya ini cewek janda anak 2 tapi kalau bentuknya gini sih gak bakalan keliatan .Menang banyak si Bos Dean dapet cewek cantik , dapet  2 anak sambung ganteng lagi plus dapet anak kandung juga ... Waah beneran beruntung 😂) gumam Tama dalam hati sambil melihat hana dan tersenyum sendiri , membuat Hana semakin heran dan takut .


" Eh maaf buat Mbaknya takut ya , saya orang baik ko  Kenalkan nama saya Tama saya sopir pribadinya


Pak Dika ." ucap Tama sambil menyodorkan tangannya dan Hana pun menerima uluran tangan itu dengan ragu .


" Saya hana ". jawab Hana singkat .


Hana pun tersenyum saat melihat orang orang yang disayangi nya keluar dari rumah .


" Ayo nak kita berangkat , Oh iya Papih sampe lupa mengenalkan nya kamu pasti bingung , kenalkan dia Tama dan Tama ini sebagai...". kalimat Papih Dika sudah terpotong oleh Tama .


" Supir pribadi dari Pak Dika Mba Hana seperti yang saya bilang tadi kan jadi jangan takut lagi ya ." kata Tama cepat dan hanya di angguki oleh Hana dan senyum yang terukir dari wajah ayu nya  .


Dan semua nya pun langsung masuk ke dalam mobil mewah yang dibawa oleh Tama , keluarga Hana merasa senang karena untuk pertama kalinya mereka menaiki mobil yang tergolong mewah di Indonesia Mobil Alphard yang mereka tumpangi pun mulai membelah jalan.


Dan 15 menit kemudian mereka sampai di Klinik Kasih Bunda tempat Hana memeriksakan calon bayi nya , mereka pun turun dan masuk ke dalam klinik . Hana langsung mendaftarkan diri di tempat pendaftaran dan beruntungnya wanita cantik itu karena Klinik sedang senggang jadi Hana bisa langsung di periksa tanpa menunggu antrian .


Saat Hana akan masuk Papih Dika pun langsung berdiri dengan menggendong si bungsu Rafa .


" Hana , Papih bisa ikut kedalam untuk melihat calon bayi kamu nak ?." tanya Papih Dika dengan tatapan memohon dan Hana pun terdiam sejenak lalu menganggukan kepalanya dan ternyata Papih Dika masuk kedalam dengan menggandeng Kakak Rama dan Adek Rafa .


****


Hana dan Papih Dika serta anak anak pun duduk di hadapan Dokter perempuan cantik dan berhijab .


" Sore Mba Hana , Wah hari ini membawa pasukan Mba " ucap ramah dan bercanda Dokter itu karena biasanya Hana memeriksakan kandungannya selalu sendiri.


" Sore juga Dokter . Iya Dok ". jawab hana dengan senyum manisnya.


" Maaf Bapak ini siapa nya Mba Hana ya ?". tanya Dokter itu pada Papih Dika .


" Saya Opa dari bayi yang di kandungnya dan ini anak anak Hana ." jawab Papih Dika santai namun Hana sepertinya tidak terlalu menyimak jawaban Papih Dika .


" Oh baik kalau begitu mari Mba Hana kita periksa dede bayinya yaa ." ucap Dokter kandungan itu namun saat sang Dokter akan berdiri Papih Dika menanya kan sesuatu .


" Dokter apakah kandungan Hana bisa di lihat dengan gambar yang jelas ?". tanya Papih Dika pada Dokter kandungan yang membuat Hana merasa heran.


" Oh itu USG 4 dimensi Pak tentu bisa karena kandungan Mba Hana sudah menginjak bulan ke 4 jadi bisa


terlihat ." jawab Dokter itu dengan ramah .


" Tolong periksa pakai itu ya yang tadi ". kata Papih Dika .


" Baik Pak , Mari Mba Hana naik ke atas tempat tidur ."  ucap sang Dokter dan Hana pun naik ke tempat tidur di bantu satu perawat , Papih Dika pun ikut melihat pada layar yang mulai menampilkan gambar yang kurang jelas .


" Ini ya Opa cucu cucunya sehat dan lumayan aktif , bagus ko perkembangan nya sesuai dengan usiannya ." jelas Dokter kandungan itu dan Papih Dika dan 2 anak laki-laki itu masih menyimak pada layar monitor diatas .


" Dok ko cucu cucunya maksudnya  gimana ya ?". tanya Papih Dika merasa bingung.


" Oaalah jadi anda belum tahu ya Pak bahwa Mba Hana ini mengandung anak Kembar ." jawab Dokter Kandungan itu .


" DEG "


Setelah mendengar ucapan Dokter itu Papih Dika teringat pada satu hal yang membuat hati nya bergemuruh .


*****


Hayoo ada apa ya dengan Papih Dika ....???


Kasih like dan komen yang banyak  dong teman - teman reader ( hehehe ngarep. com 🤭😆)


Terima kasih banyak yang sudah mulai baca atau masih stay di karya pertama dari Author remahan peyek ini . Terima kasih banyak ...🙏😊🙏