
Mamih Esty setia menggoda menantunya membuat Hana malu bukan kepalang .
" Hana gimana mantab ya punya Dean Hem ..." goda Mamih Esty .
" Iih Mamih jangan gitu , malu iih ". jawab Hana sudah dengan wajah yang merona .
" Hei gak apa-apa Hana , kita sharing lah kan Papih dan Dean 11 12 , walaupun masih tinggi Dean dan Mamih yakin pasti berpengaruh banget ke senjata nya Dean ." ucap Mamih Esty lagi dengan senyum menggoda .
" uhuk uhuk .... " Hana yang sedang makan sarapan nya di buat tersedak mendengar ucapan mertuanya yang lumayan ajaib .
" Nih buruan minum , jadi kaya anaknya makan masih tersedak gini ". oceh Mamih Esty dan menyodorkan air minum untuk Hana .
" Hana keselek bukan karena makan gak hati-hati Mih tapi denger omongan Mamih yang luar biasa ". jawab Hana santai dan kembali meneruskan makan nya .
" hahaha hahaha … Hana , Hana . kamu tuh lucu ya . udah punya anak 4 kok ngomong in begituan masih keselek aja ". ucap Mamih Esty dengan tertawa lepas .
Saat Mamih Esty dan Hana masih asyik bercengkrama tiba - tiba terdengar suara wanita yang memanggil Mamih Esty .
" TANTE ASTY " teriak wanita seksi dan cantik .
" Aaaa Tante Esty , Bela kangen ." kata wanita seksi dan cantik itu . Hana yang melihat kedatangan Bella pun hanya melirik sekilas dan melanjutkan makannya .
" Hai Bella ,Biya Tante juga kangen . kamu ko udah lama gak kelihatan kemana ?". balas mamih Esty dengan ber cipika-cipiki dengan Bella .
" Bella ke Singapura Tan , ada kerjaan ". jawab Bella dengan membusungkan dada nya .
Hingga tatapan Bella pun langsung tertuju pada wanita cantik yang sedang menikmati makanan nya dan di samping terdapat dua putri kembarnya .
" LO " teriak Bella dengan menunjuk Hana .
" Aaaiiis bisa gak sih Miss ngomong nya gak pake teriak-teriak nanti bayi saya bangun tau ." jawab Hana dengan santai.
" KO BISA LO ADA DISINI , NGAPAIN HAH ... ". teriak Bella lagi .
" Saya sudah bilang baik-baik jangan berteriak kalau kamu masih teriak lagi bakal saya lakban mulut mu yang los itu ." kata Hana dengan nada dingin.
Mamih Esty yang melihat menantunya seperti itu pun di buat menganga pasalnya Hana tak pernah se dingin itu dengan orang .
" Tante , dia tuh sebenernya siapa sih , ganggu banget deh ". tanya Bella pada mamih Esty dengan nada manja dan Hana memutar bola matanya malas .
" Dia istri saya ". jawab Dean secara tiba-tiba . Dean berjalan mendekati Hana dan kedua bayi kembar nya yang sedang duduk dan menikmati makanan nya .
" De , kamu pasti bohong kan . aku gak percaya Dean ". ucap Bella dan mendekat pada Dean .
" Tante gak bener kan ?". tanya Bella lagi .
" Apa an sih Lo Bel berisik tau nih gara - gara suara Lo , anak gue bangun ". sahut Dean dengan sewot .
Hana dengan sigap langsung mengambil salah satu bayi nya dan langsung memberikan asi dekat dengan suaminya .
" Sayang belum sarapan ya ? tuh udah Hana siapin ". ucap Hana pada Dean dengan lembut.
" Dean kalau Lo emang udah nikah sama tuh perempuan apa buktinya dan kenapa gak ada pesta pernikahan untuk anak semata wayang keluarga Dewantara ." tanya Bella .
" Ini buktinya dua bayi kembar gue , gua ada pesta ko di Bali dan itu privat party yang hanya di hadiri orang - orang terpenting buat gue . nih foto pernikahan gue ." jawab Dean dan memperlihatkan foto pernikahan nya yang ada di ponselnya .
" Gue tetap gak percaya Dean ". kata Bella dan dengan bergelayut manja .
" Lo gak percaya gue gak peduli Bella ". sahut Dean dengan berusaha menyingkirkan Bella yang bergelayut di lengan nya .
" Tapi kenapa bisa cepet banget Dean ". kata Bella lagi .
" Kecanggihan teknologi Bella , gue nabung dulu ". jawab Dean nyeleneh .
" Plak " Hana memukul paha suaminya mendengar jawaban absurd Dean.
" Apa sayang kan emang bener ". kata Dean pada istrinya dan Hana hanya menggeleng kan kepalanya masih dengan mengamati sikap Bella yang seperti ulet bulu.
Hana yang melihatnya pun di buat geram , Hana menunduk kan kepalanya untuk melihat bayi nya yang tertidur kembali , Hana meletakkan bayi nya di kursi bayi .
Hana beranjak berdiri untuk menghalau si Bella .
" Sayang mau kemana ?". tanya Dean melihat istrinya yang berdiri .
" Mau ngusir nyamuk penghisap ". jawab Hana dengan dingin . Hana berjalan mendekati Bella yang sedang bergelayut di lengan suaminya .
" Aaaaahkk sakit bodoh ". pekik Bella .
" Makanya jadi perempuan jangan suka celamitan sama suami orang ". kata Hana sambil menjauhkan bella dari Dean.
Mamih Esty yang melihat sikap menantunya pun melongo .
" Astaga menantu cantik ku ternyata bar bar 11 12 sama suaminya ". gumam Mamih Esty dalam hati .
" Dengar baik - baik Miss Bella , Dean adalah suami saya dan saya tidak akan membiarkan parasit seperti anda mendekat pada suami saya ". ucap Hana dengan nada dingin dan wajah yang datar .
Bella yang tak terima pun beranjak akan menyerang Hana dan dengan cepat hana menghindar dan langsung menampar pipi Bella .
" Plak "
Hana berjongkok di depan Bella dan memegang dagu Bella .
" Kalau gak mau di serang jangan suka menyerang ". ucap Hana sarkastik .
" Sayang sudah lepasin nih si kembar bangun ". Panggil Dean dan Hana langsung melepaskan Bella dan beranjak jalan menuju gazebo .
" Bella jangan seperti ini Hana memang istri sah Dean dan mereka sudah mempunyai empat orang anak Bella ." ucap Mamih Esty dan Bella langsung beranjak keluar dari rumah Dewantara .
" Hana, Mamih benar-benar gak nyangka loh ". ucap Mamih Esty , Hana hanya tersenyum mendengar ucapan mertuanya .
" Mamih tau Hana itu udah pernah Nge hajar Bella dua kali di kantor ". sahut Dean sambil menimang salah satu bayi nya .
" Tau gitu makanya jangan macem-macem Dean , istri diam bukan karena lemah karena belum waktunya dia beraksi tapi kalau istri mulai beraksi hidup suami kelar ". celoteh Mamih Esty dan langsung beranjak masuk ke dalam rumah.
" Yaah kan ujung ujungnya Dean lagi yang
kena ". jawab Dean .
" Princess tuh Oma mu hobi banget ya marahin Papah , nak ". adu Dean pada baby Sheina yang sedang di pangkunya .
" Mas mau berangkat ke kantor jam berapa ?". tanya Hana pada suaminya dan Dean langsung melihat jam di tangannya .
" Masih nanti siang jam 1 siang , kamu ikut ya sayang cuma mau meeting sebentar ko ". pinta Dean .
" Gak dulu ya ... kasihan anak-anak jadi sering di tinggal ". ucap Hana .
" Oh iya ... yaudah gak apa-apa nanti kalau udah selesai aku langsung pulang ya ." jawab Dean dan Hana langsung mengangguk kan kepala nya .
" Mas pindah ke dalam yuk udah mulai panas nih ". ajak Hana pada Dean .
Hana dan Dean yang menggendong kedua bayi kembar nya pun beranjak masuk kedalam rumah .
******
Di salah satu private room salah satu restoran Roy sedang bertemu dengan sahabatnya saat sekolah dulu yang bernama Oki .
" Wah bro ada gak kerjaan yang gue minta tempo waktu ". tanya Oki pada Roy .
" Ada tapi gak di Dewantara Group " jawab Roy pada Oki .
" Terus dimana ?". tanya Oki heran .
" Lo kerja khusus untuk gue dan tugas ini gak boleh bocor kemana - mana , kalau oke Lo ambil bayaran Lo dan kerjain tugas Lo dengan baik ". ucap Roy dengan mata tajam menatap Oki .
" Ini bukan pekerjaan buang haram kan atau kriminal kan Roy ?". tanya Oki dengan takut .
" Bukan tenang aja , kalau Oke saat Lo jalanin tugas Lo harus bersikap formal dengan gue ". ujar Roy dan Oki mengangguk kan kepala nya .
"Nih data lengkap wanita yang bakal Lo temui dan Lo harus buat dia terima penawaran dan menerima syarat dari gue yang tertera di map ini ". ucap Roy dan melemparkan map di atas meja .
" Baik Bos ". jawab Oki .
" gue gak mau di panggil Bos kaya Dean aja , Lo bisa panggil gue Pak dan jangan pernah datang ke Dewantara Group gue yang akan menghubungi Lo . paham ". ucap Roy dan di angguki oleh Oki .
" Yaudah gue cabut , mulai hari ini Lo udah kerja sama gue dan di map bagian depan tertera semua tugas Lo ." kata Roy dan langsung beranjak keluar dari private room .
*******