
“ Mas itu kejar si kembar dong ….”. Ucap Hana dengan nada
yang sedikit meninggi karena khawatir dengan kedua putrinya yang berlarian ke sana kemari , sedang dirinya mengejar pun tak mampu apalagi dirinya sedang menggandeng tangan Putra kedua nya Rafa .
“ Iya ini udah ketangkap juga udah di pegangin yank Cuma si kembar nya nih yank
lari lari an mulu …. “. Keluh Dean yang sudah menangkap dua anak kembar nya
yang tampak sangat aktif .
“ Iya di pegang yang kenceng Mas biar
gak lepas lagi takut nya jatuh mereka “. Ujar Hana khawatir .
“ Mih Pih bantuin ke malah asik
berdua an aja … “ sungut Dean yang melihat kedua orang tua nya malah asik jalan
santai berduaan dengan saling berpegangan tangan tanpa memperdulikan dirinya
yang repot menghandle putri kembar nya .
“ Sekali kali Papih sama Mamih mu
ini santai romantis an di suasana pagi yang menyejukkan ini dong Dean … Kamu urus
sendiri dulu aja anak anak …. “. Sahut Papih Dika dengan santai melanjutkan
kembali langkah nya .
“ Kalau emang mau jalan berduaan
kenapa tadi larang Uni dan Bik Mimin ikut buat jagain anak anak Pih Huh ….
Ngeselin nih orang tua , mana lupa gak bawa stroller lagi buat si kembar …” gerutu Dean pada
Papih Dika dan Mamih Esty yang tak menanggapi putra nya , Hana yang melihat
suaminya mengomel pun hanya tersenyum dan menggelengkan kepalanya .
" Please Adek Sheila Sheina anteng ya nak kasian ni lah Papah ganteng mu ini dong nak ...(ucap Dean pada kedua putrinya dengan berjongkok di hadapan keduanya yang tampak tersenyum lucu pada nya hingga Dean pun mencium gemas putrinya ) Huh dari senyum kalian Papah gak yakin kalian nurutin kata Papah , princess . Yaudah yuk biar aman di gendong Papah aja semua nya ". ujar Dean pada kedua putrinya sambil menggendong keduanya . Hana pun hanya tersenyum melihat interaksi Papah dan dua putri nya .
Hingga mata Dean pun menyipit hingga pandangan nya langsung
tertuju pada sepasang suami istri yang cekikik kan menertawakan dirinya yang kerepotan nya seolah tontonan yang seru dan menghibur .
“ Apa lo lihat lihat gue … Jangan
minta bantuan gue ama Kasih , lo gak lihat nih Istri gue udah bantu gandeng
tangan anak sulung Lo …”. Sahut Roy pada
Dean yang tampak mendengus .
“ Ayo Mas lanjutin jalan jalan nya
jangan marah marah gitu ihk masih pagi juga …. “. Kata Hana sambil mengelus
lengan kekar Suami nya .
“ Kaya nya mereka tuh ikut jalan
jalan pagi kita karena mau ngerjain aku deh yank … tuh lihat aja kelakuan nya udah ke tebak ”. Celetuk Dean yang menatap
kedua orang tua nya yang sudah jauh berjalan di depan .
“ Huus gak boleh gitu ih Mas ,
Harus nya Mas tuh seneng karena kan jarang jarang kita bisa santai jalan jalan
pagi gini sama anak anak , Mamih Papih di tambah Bang Roy dan Kasih lagi …” tegur
Hana sambil memukul pelan lengan Suaminya .
“ Dean …”. Panggil Roy yang ada di
belakang nya sambil menggendong baby R dan Kasih yang menggandeng Kakak Rama .
“ Heem “. Dean hanya berdeham
sebagai jawaban tanpa menoleh pada Roy yang ada di belakang nya .
“ Dean gue punya ide biar lo gak
begitu ribet bawa anak anak “. Ucap Roy yang sekarang berjalan sejajar dengan Dean .
Dean menghentikan langkah kakinya karena tertarik mendengarkan ide dari Kakak nya “ Apa ?”. Tanya Dean penasaran .
“ Tuh “. Roy menunjuk sebuah
petshop yang masih tutup membuat Dean bingung dengan maksud Kakak nya .
“ Apa , gak jelas “. Ucap Dean .
“ Iya lo tungguin sampe tu toko
buka terus lo beli harness buat megangi anak anak dan Lo tinggal ngikutin aja beres kan … Hahahaha “.
Jawab Roy dengan tertawa lebar dan langsung memegang tangan Kasih erat mengajak berlari menghindari amukan Adik nya , Dean
dan Hana yang mendengar ucapan Roy pun seketika langsung mendelik kan mata nya dengan mulut yang terbuka karena terkejut dengan ucapan Roy .
“ ROY SIALAN , LO PIKIR ANAK GUE
APA … AWAS AJA LO YA “. Teriak Dean pada Roy dan Kasih yang sudah berlari
kencang menghindari amukan Dean .
“ SORY DE , GUE BERCANDA “.sahut
Roy dari kejauhan ..
“ BAKALAN GUE BALES LO , ROY. LEBIH SAKIT DARI APA YANG LO LAKUIN KE GUE “.
Ancam Dean pada Kakak nya yang tak menyahut namun terlihat badan Roy bergidik
mendengar ancaman adiknya yang ia tau jika Dean tak akan pernah main main
dengan ucapan nya .
“ Mas ih udah jangan marah marah
gitu ,”. Ucap Hana dengan lembut .
“ Habis nya si Roy kurang ajar
banget yank masak anak anak kita di
samain kaya peliharaan gitu kan keterlaluan … “.Keluh Dean masih dengan nada kesal .
“ Yaudah gak usah di masukin hati
Bang Roy juga Cuma bercanda dan gemes lihat kamu momong anak anak ribet gitu Mas ….sini
Adek Sheila nya sama Hana aja kalau Mas nya kerepotan “. Kata Hana sambil
merentangkan tangan nya pada salah satu putri kembar nya yang ada di gendongan
sang Papah yang melotot kan mata nya mendengar ucapan Istrinya .
“ Apa maksudnya ? mau gendong adek
… Gak akan aku biarkan ya , Kamu aja bawa perut besar mu aja udah keberatan dan
kesusahan masa masih mau gendong Adek … Aku masih cukup kuat sayang kalau Cuma
gendong anak anak jadi kamu gak perlu aneh aneh selama ada aku “. Jawab Dean dengan nada tegas terlihat keras
namun di setiap ucapan nya terselip perhatian yang besar untuk sang Istri
tercinta .
Seketika membuat hati Hana
menghangat dengan semua sikap Dean … Di luar sikap Dean memang terkesan congkak
dan sedikit arogan apalagi jika berhadapan dengan seorang wanita yang dengan
sengaja bermaksud menarik perhatian nya bukan tertarik tapi malah membuat Dean
muak namun percayalah di luar sikap itu jika dengan Hana dan keluarganya , Dean
akan menjadi kucing rumah yang menggemaskan dan akan memberikan semua yang
terbaik untuk keluarganya .
Setelah lama berjalan wanita
dengan perut buncit dan nampak terlihat lebih memesona itu pun mengeluh lelah .
“ Mas , aku capek kita istirahat
dulu yu …”. Ajak Hana pada Dean suaminya .
“ Em, masih bisa tahan gak yank
buat jalan kesana kayanya tempatnya enak buat istirahat sekaligus gabung sama mereka semua ?”. Tanya Dean pada sang Istri sambil
menunjuk sebuah pendopo yang tersedia di taman itu dan bersebelahan dengan tempat bermain anak anak yang mana di sana sudah
ada Mamih Esty , Papih Dika , roy dan Kasih sedang beristirahat .
Hana pun menganggukkan kepala nya
“ Iya Mas ….”. Hana pun kembali mengaitkan tangan nya pada lengan sang Suami
karena tau sang Suami tak bisa menggandeng dirinya yang sedang menggendong
putri nya agar tak lari lari an .
“ Ayo Mah , Pah … abang mau ikut
main di sana itu sama Kak Rama dan Adek Rey “. Ucap antusias Abang Rafa pada
Papah dan Mamah nya yang menggandeng tangan kecil nya .
“ Sabar nak ini kita juga lagi
jalan kesana , Jangan narik narik Mamah ya nak takut Mamah nya jatuh terus adek bayi yang di dalam nangis lagi ... Abang kasihan kan sama Mamah dan Adek bayi “. Jawab
Dean dengan lembut pada putra kedua nya yang di anggukan oleh Rafa sambil
nyengir memperlihatkan gigi rapi nya .
Saat langkah Dean beserta anak dan
istrinya dengan jail Papih Dika mengambil ponsel nya dan langsung mengabadikan gambar
Putra bungsu nya yang tampan sedang menggendong putri kembarnya yang cantik dan
menggemaskan di lengan kiri dan kanan nya dan Hana yang berpegangan di lengan
Dean dengan perut yang membuncit yang
menambah kecantikan natural dari wanita itu serta tangan Hana satu yang bebas
menggandeng putra kedua nya yang tak kalah tampan yang selalu bernyanyi dengan
nada yang lucu , berjalan dengan canda gurau hingga tampak lengkungan indah
yang tersungging dari bibir mereka .
“ jeprett “
“ Sempurna” gumam Papih Dika
setelah berhasil mengambil gambar keluarga kecil putra bungsunya .
“ Iya Pih , ini lah kebahagiaan
orang tua saat melihat anak anak nya hidup dengan baik dan bahagia bersama
keluarga nya “. Sahut Mamih Esty yang berada di samping sang suami dan
mengamati hasil jepretan Suaminya .
Ya Papih Dika bukan hanya membidik
gambar Dean beserta anak istrinya saja , hal yang sama pun juga di lakukan pada
putra sulung nya beserta anak dan istri nya bahkan Papih Dika dan Mamih Esty
pun sedari tadi pun mengambil gambar mereka yang terkadang mengajak cucu
pertama nya juga Kakak Rama walau hanya sedikit karena anak itu yang tampak
malas jika di ajak berfoto … Orang tua itu memanfaat kan momen manis ini
bersama anak anak yang mungkin lambat laun tak akan bisa ia lakukan .
“ Huh akhirnya sampe juga …”. Ucap
lega Hana setelah sampai di pendopo dan Dean pun dengan telaten meluruskan kaki
Istrinya serta mengusap peluh Hana menggunakan tisu yang di berikan Kasih .
“ ini Han minum dulu tarik nafas keluarin perlahan biar agak lega “. Mamih Esty
menyerahkan botol minum untuk menantu nya dan papih Dika pun terlihat sibuk
memberikan minum pada cucu nya yang langsung berhamburan ke arena permainan .
“ Terimakasih ya Mih “. Jawab Hana
dengan tersenyum manis .
Dean pun nampak membuang muka sebal
saat Roy mendekati pendopo setelah menemani bermain anak dan keponakan nya …
Roy yang sadar jika Adik nya kesal dengan nya pun Nampak acuh dan langsung
melewati Dean menuju Kasih untuk memberikan baby R yang tampak haus begitupun
dirinya yang langsung menyambar botol minum miliknya .
Dean yang melihat Roy sedang minum
diam Dean berjalan mendekati Roy yang membelakangi dirinya dan bersiap
menenggak minumannya , Dengan gerakan cepat Dean pun langsung menyunggingkan
botol minum Roy membuat air minum tumpah ke wajah Roy dan air pun masuk kedalam
hidung Roy jangan lupakan baju Roy yang sudah basah atas perbuatan Dean .
“ Uhuk uhuk uhuk aaaarrgggh ….”.
" uhuk uhuk uhuk "
Roy masih terbatuk-batuk merasakan tenggorokan dan hidung nya yang sakit karena ke masukan
air dan pelakunya pun dengan santai melenggang pergi mendekati Istri nya
dengan tertawa lepas.
Semua yang ada di sana pun langsung
melihat aksi Dean dan Roy dengan terkejut .
“ GAK LUCU LO DEAN AARRRGGH SAKIT
BANGET HIDUNG GUE B*GO “.umpat Roy pada adiknya yang terlihat santai .
“ DENDAMAN LO MAH ORANG NYA DEAN HUH
GAK ASIK “. Gerutu Roy .
“ Halah gak usah drama lo , Roy.
Cuma gitu dong kita impas bro ….”.jawab Dean santai .
“ TAPI HIDUNG GUE SAKIT
SIALAMMMBBB …..” umpat Roy pada Dean namun terhenti saat satu tangan membekap
mulut nya membuat Roy mendengus kesal .
“ Jangan biasakan ngomong kasar
depan anak anak ngerti !”. ucap Kasih dengan nada galak dan mata yang melotot
pada Suami nya yang tampak menciut .
“ Iya maaf Bun tapi ini gara gara
Dean “. Adu Roy dengan suara manja nya .
“ Ck lebai kali bapak bapak “. Celetuk Dean membuat Roy
semakin mendelik .
“ Woi sadar yang bapak bapak tuh
elo Dean Prada Dewantara .” balas Roy .
“ Dih sorry ya tampang gue sih
masih fresh gila beda kaya lo yang udah sangat layak jadi bapak bapak tegang kaya kanebo kering “. Dean
pun tak mau kalah menyahuti ucapan Kakak nya .
“ Lo “
“ Lo “ Dean dan Roy pun masih
saling balas menyahut hingga terdengar suara seseorang yang menginterupsi
perdebetan gak guna antara Kakak beradik itu .
“ DIAM GAK USAH SALING EJEK KARENA
KENYATAAN NYA KALIAN ITU UDAH SAMA JADI BAPAK BAPAK “. Teriak Papih Dika yang
geram dengan apa yang di lakukan putra nya .
*******
Setelah selesai acara jalan pagi
dan sarapan di taman kota mereka pun langsung pulang menuju rumah Dewantara dan
langsung membersihkan badan mereka serta beristirahat di kamar masing masing .
Sama dengan yang lain Dean dan
Hana pun mengistirahatkan tubuhnya di ranjang di karena rasa lelah campur
senang dengan acara jalan pagi bersama dadakan itu apalagi untuk seorang Hana
yang sedang mengandung pasti rasa lelah lebih sering di rasakan nya .
“ Mas ih jangan berhenti elus elus
nya “. Suara Hana menggema di kamar yang sunyi itu .
“ Ah eh iya iya Maaf …. Kenapa gak
tidur tidur Mas udah ngantuk banget ini dan tangan Mas pegel ini elus elus
terus dari tadi yank “. Dean terkejut
akan suara Hana pasalnya pria itu tadi sempat tertidur .
“ Gak usah banyak ngeluh Mas ,
pegel nya kamu gak sebanding sama pegel nya aku , Mas “. Ucap Hana tak mau
kalah .
“ Aaaiis itu lagi yang di ungkit
.. Iya iya maaf nih di elus elus lagi udah buruan kamu nya tidur yank “. Jawab Dean
mengalah dari pada urusan nya makin rumit pikir pria itu dan menurut nya biar
Istrinya cepat tidur begitu pun dirinya .
“ Heem “. Hana pun menjawab
sekenanya karena rasa kantuk yang mulai merayap .
“ Drrrt drttt drrt “.
“ Drrrt drrt drrrt “.
Baru terlelap tidur 30 menit , Dean
pun terpaksa bangun saat mendengar suara ponselnya yang berdering terus terusan
…. Dengan malas Dean mengambil ponselnya yang sangat berisik itu sebelum istri
tercinta nya terbangun dari tidur siang nya .
Saat melihat kontak yang
menghubungi ponselnya kening Dean langsung berlipat merasa heran nomor itu akan
menghubungi nya di saat libur kerja .
“ Gak biasa nya nih orang ada apa
ya “. Gumam Dean sebelum menggeser tombol terima di ponsel nya .
“ Hallo …”
“ Kalau kamu telpon tanpa ada
kabar yang penting berarti kamu lagi cari masalah sama saya “. Jawab Dean
dingin dan terkesan menyebalkan .
“ HAH …..Aaaish nih mulut “. Pekik
Dean dan tak sadar memekik kencang saat menyadari Istrinya menggeliat merasa
terganggu dengan suara nya .
“ Sebentar …”. Kata Dean pada
orang di seberang sana sambil turun dari ranjang dengan pelan agar ratu hatinya
tak terganggu dengan pergerakan nya dan mulai melangkah kan kaki menuju balkon
yang ada di dalam kamar nya , membuka pintu balkon hingga menampakkan suasana
sedikit panas dengan angina yang berhembus kencang Dean berdiri di pinggir
pagar sekalian melihat suasana luar rumah nya dari atas kamar nya .
“ Ya lanjutkan …”
“…..”
“ Hah gila emang mereka pikir
siapa ngatur ngatur seorang Dean “. Sungut Dean .
“ ….. “
“ Shiiiit … Oke kamu atur
pertemuan nya dan kabari saya dimana tempat nya , Saya siap siap dulu”. Jawab Dean
yang ketara keterpaksaan .
Tut tut tut
Seperti biasa Dean memutuskan
panggilan nya di saat orang di seberang sana belum selesai berbicara .
“ Siapa sih tuh orang seenak nya
ngatur dan ngancem ngancem seorang Dean …. Huh kalau gak mikir Dewantara Group
akan merugi besar sama perusahaan mereka gak sudi gue ngikutin permintaan nya
buat meeting dadakan di saat hari libur gini “. Gumam Dean kesal namun tak punya
pilihan lain dalam hal ini dan harus menyelesaikan urusan nya .
Saat asik menggerutu tiba tiba
mata Dean menyipit saat merasa curiga dengan sebuah mobil sport berwarna biru
metalik yang sedari tadi parkir tak jauh dari depan gerbang rumah nya .
“ Mobil siapa itu ko kaya aneh parkir
dari tadi disitu kaya lagi mengintai rumah … h urusan mobil nanti lagi yang
penting gue harus siap siap dulu “. Gumam Dean penuh curiga pada mobil sport
biru metalik itu , Pasalnya Dean curiga ada alasannya pasal nya di gang komplek
ini hanya ada rumah Dewantara tak ada yang lain selain lahan kosong yang di
seberang jalan bahkan lahan itu sudah di beli oleh Papih nya jadi tak ada
alasan mobil sport itu parkir di sana .
“ Ting “ sebuah pesan dari Johan
mengenai tempat meeting dadakan yang di minta rekan kerja nya .
“ Kenapa harus di kafe kalau memang ini meeting mengenai kerjaan , kenapa
gak di meeting room yang ada di perusahaan aja “. Gumam Dean heran sambil menyambar jas yang senada
dengan celana yang ia gunakan .
Setelah di rasa rapi , Dean keluar
dari ruang ganti dan mendekati ranjang dimana ada Istri tercinta nya yang
sedang tidur pulas … Dengan perlahan Dean mencium kening Hana dan mengecup
bibir ranum yang terbuka sedikit itu sekilas “ Duh tidur nganga aja cantik
apalagi rapet sayank ku ... Mas kerja dulu ya “. Gumam Dean gemas lalu mengambil tangan Hana dengan pelan untuk ia cium sebelum keluar kamar tanpa berniat membangunkan sang Istri .
“ Saya ada kerjaan sebentar di luar nanti
tolong bilang istri saya kalau dia sudah bangun dan mencari saya Bik Min “. Pesan Dean pada Bik Mimin yang kebetulan
bertemu dengan nya di ruang tamu .
“ Baik Pak “. Jawab Bik Mimin .
Dean pun langsung masuk ke dalam
mobil nya menuju tempat yang sudah di janjikan namun saat mobil nya keluar dari
gerbang Dean celingak celinguk mencari mobil sport biru metalik itu namun hasil
nya nihil mobil itu sudah tak tampak di tempat nya membuat Dean semakin curiga
.
Namun kali ini Dean mengabaikan
mobil itu karena harus menyelesaikan urusan nya dengan client yang menurut Dean
menyebalkan itu kalau tak ingat Dewantara Group tak merugi besar jika tak menuruti kemauan client nya ... Dean pasti akan menolak mentah mentah pertemuan dadakan ini .
***********
Alhamdulillah masih bisa up tanpa ada gangguan spesial untuk teman teman semua ..... SUMPAH GAK BOONG aku terharu loh dengan tanggapan positif dari teman teman semua untuk diriku yang tak konsisten ini meski pasti ada yang bete karena lelet up nya ya .... Tak apa manusiawi ko karena selain nulis aku pun penikmat novel jadi suka bete kalau lagi seru terus yang di tunggu pun gak nongol nongol paham banget rasanya .
Oh ya hanya info insyaallah novel ini akan tamat walau lelet Up nya ya sebelum aku lanjutin novel yang lain nya jadi please untuk selalu dukung karya receh ku ya temen temen .
Terimakasih semoga semua kebaikan kalian di balas Tuhan dengan limpahan kebaikan yang lebih ya .