Perjalanan Pilu Seorang Hana

Perjalanan Pilu Seorang Hana
Bab 87


" Setiap orang memutuskan apakah ia akan berjalan di dalam terangnya kebersamaan yang kreatif atau dalam gelap dan hancurnya keegoisan "


*****


Di depan teras keluarga Hana sedang menunggu kedatangan keluarga Dean untuk membicarakan tentang rencana Dean untuk menikahi Ibu dari anak - anaknya . Dan mulai terlihat mobil mewah Alpard hitam memasuki halaman rumah Hana dari dalam mobil mewah itu keluarlah seorang pria parubaya yang masih tercetak jelas ketampanannya dan di susul seorang wanita parubaya yang cantik dan elegan dan seorang pria jangkung dan tampan serta asisten pribadi dari Dean .


Papih Dika dan Mamih Esty memasuki rumah Hana dengan senyum merekahnya berbeda dengan sang kakak dan asistennya yang melihat wajah Dean dengan heran .


Pak Wahyu dan Bu Wina pun mengajak keluarga Papih Dika yang sudah heboh dengan kedua anak laki - laki yang tampan serta kedua bayi kembar yang cantik- cantik .


Roy pun mendekati sang adik yang terus memancarkan senyum merekahnya .


" Woy itu kenapa muka dikeroyok ke empat anak + Mamahnya atau lo berulah lagi ?". tanya Roy .


" Dapat salam tempel dari calon adek bro ". ucap Dean dengan santai dan membuat semua orang tertawa .


" Maaf ya Bang ". ucap Alfa merasa tak enak hati pada calon kakak iparnya .


" Udah santai aja calon Abang ipar kamu emang harus di kasih pelajaran saya dukung kamu siapa....? ". sahut Roy


" Alfa Bang adiknya Mbak Hana ." jawab Alfa .


" Oh ya Alfa dan saya kakak yang selalu teraniaya sama adek nya Roy ". ucap Roy .


" Dasar kakak gak ada akhlak ". umpat Dean.


" Sudah - sudah gak ada malunya ya kalian ". ucap Papih Dika .


*********


Selama 1 jam sudah  keluarga Hana dan keluarga Dean membicarakan semua perihal pernikahan antara Dean dan Hana .Dengan kesepakatan bersama satu minggu lagi acara akad pun di gelar di salah satu resort di Bali secara private hanya di hadiri oleh kerabat terdekat dari keluarga Hana dan juga Dean . Akad dengan sederhana tanpa ada resepsi mewah  sesuai dengan keinginan dari Hana dan semuanya pun menyetujuinya .


Setelah akad , Hana dan anak - anak nya pun akan ikut Dean ke Jakarta tinggal di rumah mewah keluarga Dewantara . Kedua orang tua Hana akan kembali pulang ke rumah yang ada di Semarang .


Usaha kue Hana pun akan di teruskan kembali oleh Anis dan di bantu Bu Ani serta Alfa yang kembali ke Jakarta untuk bekerja .


Dua keluarga itu sedang bersantai setelah selesai menikmati jamuan yang di siapkan oleh keluarga Hana dan sekarang mereka semua sedang bercanda ria dengan kedua bocah laki- laki dan dua bayi kembar Hana dan Dean .


Membuat Hana dapat bersantai sejenak menikmati cemilannya .


Roy pun mendatangi Hana yang sedang duduk santai sendirian .


" Woy Mamah muda enak banget ni santai " ucap Roy sambil menepuk pelan pundak Hana.


" EEeh bikin kaget aja sih Bang ...  Iya ni Bang lumayan bisa santai sedikit ." jawab Hana sambil tersenyum .


" Abang seneng deh kamu sudah bisa menerima Dean dan Abang jamin dia seorang pria yang bertanggung jawab dan yang pasti dia setia Han ." ucap Roy pada Hana .


" Iya Bang mudah - mudahan ya ... Do'ain semuanya lancar ." jawab Hana .


" AAmiin pasti itu cuma jangan kaget aja sama sikap Dean ..." kata Roy berhenti . Hana pun mengernyitkan keningnya .


" Kenapa emang nya Bang , Ah Hana jadi ngeri ihk ". kata Hana .


" Gak apa -apa  Dean orang nya seru ko . Aduuh Abang jadi gak sabar nih pasti besok kalau kamu dan anak - anak sudah ada di rumah pasti seru . capek kerja ada yang nge hibur bukannya ngelihatin si kunyuk Dean ". ujar Roy pada Hana yang langsung tertawa ngakak mendengar ocehan Roy .


" Akhirnya tawa itu menghiasi wajahmu Hana dan Semoga air mata kesedihan tak kan pernah lagi keluar dari peraduannya yang ada hanya air mata bahagia . Semoga kamu selalu bahagia selama nya bersama Dean ." gumam Roy dalam hati .


" Woy ngapain lo deketin istri orang ". ucap Dean pada Roy  sambil menggendong kedua bayi kembarnya


" Wahaii Dean Prada Dewantara sadar bro baru calon istri ngaku aja lo ... IIih De itu ngeri jatoh bayi - bayi lo dasar beg* ya ... " Kata Roy bergedik ngeri .


" HAhahaa gak lah Roy tuh mereka aja anteng " kata Dean santai dan duduk di samping Hana .


*******


Dan tepatlah hari ini hari dimana akan di persatu kan   dua insan anak manusia dalam ikatan pernikahan yang suci .


Di salah satu kamar Resort Hana dan kedua bayi kembarnya berada sedang bersiap diri . Dan Hana sedang di rias secantik mungkin oleh MUA terbaik di Bali , Hana   menggunakan kebaya putih tulang dengan kancing depan begitu pula dengan longtorso yang berkancing depan yang dapat memudahkannya untuk menyusui kedua bayinya .


Hana pun keluar dari kamar dengan di apit oleh Anis dan juga Fia dengan di ikuti Bu Wina dan Mamih Esty yang menggendong masing - masing bayi kembar Sheila dan Sheina .


Di ruang aula sudah terlihat semua kerabat dekat dari kedua belah keluarga dengan pengamanan yang luar biasa . Kedua putra Hana pun sudah duduk rapi menggunakan baju yang sama dengan Dean dan di pangku oleh Om Tama dan juga Roy .


Hana pun duduk di samping pria tampan bak dewa yunani yang sebentar lagi akan mengucapkan ijab kabul untuk yang kedua kalinya . Benar - benar perpaduan yang sangat klop Hana yang cantik dan manis serta Dean yang tampan , gagah nya.


********


" SAH "


" SAHH "


" SAH Alhamdulilah? ". ucap semua saksi dan juga tamu undangan serentak saat kalimat sakral itu selesai terucap dari bibir sensual Dean .


Dan sekarang sudah sah menjadi seorang suami istri serta orang tua dari ke empat anak .


Tak ada kursi pengantin semua berbaur bersama antara undangan yang terdiri dari keluarga dekat yang tak seberapa banyak nya .


Doa terbaik dari kerabat semua selalu terlontar untuk kedua pengantin dan sekarang mereka semua sedang duduk bersama di meja bundar saling mengobrol dan bercanda .


" Wiiih bakal unboxing nih ya De " canda Ivan yang tak lain sepupu Dean .


" Huh dasar Dokter gadungan lo gak lihat tu bayi - bayi gue , Hana palang merah berkepanjangan Ivan ". ucap ketus Dean .


" Tau lo Van , Dean tuh udah gak kejar target orang anak nya udah berentet ". sahut Roy .


" Berisik lo " kata Dean ketus mendengar ejekan kakaknya .


" Waah terbukti dong diagnosa Om ya De " kata Dokter Zaki yang tak lain adalah Om sekaligus Ayah Ivan .


" Kamu tau Han waktu kamu hamil tu si Dean yang tepar , Om aja ni sama Ivan sampe bolak balik dateng ke rumah dan kantornya ." ujar Om Zaki .


" OOh masa si Om , pantesan Hana waktu hamil si kembar sehat buger kaya gak hamil aja beda waktu hamil Kakak Rama dan Abang Rafa ." kata Hana terkejut Dean yang mendengar penuturan Hana hanya tersenyum .


" Allah tu maha adil Hana dia buat Papah si bayi juga merasakan payahnya ibu hamil ". sambung Om Tama dan Hana tersenyum .


Setelah semua selesai dengan acara Akad dari Hana dan Dean ,semua kerabat semuanya pun mulai beristirahat di masing - masing kamar yang sudah di siapkan karena mereka besok akan pulang ke tempatnya masing - masing .


********