
" terlambat kusadari kau teramat berarti . Terlambat tuk kembali dan menanti kesempatan kedua , yang tak kan pernah ada ."
******
Fandi dan wanita asing itu masih berselisih paham hingga akhirnya suara seseorang menginterupsi mereka .
"Fan lo ngapain ?" tanya seorang pria yang diketahui adalah Doni sahabatnya .
" Eh ... kamu Don , ini tadi saya melihat anak kecil nangis di gendong sama perempuan yang pakaiannya compang camping dan ternyata perempuan itu gila sampe - sampe ni anak nangis kenceng banget Don . Saya kasihan sama ni anak akhirnya saya mengambil anak ini dari gendongan perempuan gila itu terus saya kasih minum ni anak biar sedikit tenang . Eh dateng - dateng dia marah - marah gak jelas dan pukuli saya ." jawab Fandi tanpa menghiraukan pekikan wanita yang sudah di dorongnya .
" Oh jadi ini cuma salah paham ." kata Doni dan Fandi hanya mengangguk .
" Ayo saya bantu bangun , jangan marah lagi sahabat saya ini cuma nolong anak kamu gak ada nia buruk
apa - apa ".Ucap Doni sambil membantu wanita itu berdiri .
" Yaudah kalau emang ini cuma salah paham , mana sini anak saya ". jawab si wanita itu masih dengan cemberut .
" Et gak bisa mana buktinya kalau emang ini anak kamu ". jawab Fandi memundurkan langkahnya menghindar dari wanita asing itu .
" Nyebelin banget sih ini tu beneran anak saya ni kalau gak percaya ."kata wanita itu sambil menyerahkan ponsel yang terdapat banyak gambar balita dan wanita itu . Melihat bahwa benar anak itu anak wanita itu akhirnya Fandi pun memberikan anak itu pada si wanita asing . Setelah mendapat kan anak nya wanita itu pun melangkah pergi yang mana membuat Fandi geram .
" Dasar gak tau terima kasih " ucap Fandi kesal .
" Udah lah Fan biarin aja ". tegur Doni .
Mendengar ucapan Fandi itu akhirnya si wanita itu berbalik badan dan mengatakan .
" Terima kasih cowok kasar dan jangan sampe saya ketemu lagi sama kamu " ucap si wanita itu dan langsung berlalu dari tempat itu meninggalkan Fandi yang masih kesal dengannya .
" Ampun ada ya makhluk kaya gitu " ucap Fandi ketus .
" Dan buktinya emang ada ". jawab Doni dengan tertawa melihat temannya kesal .
" Oh ya ada apaan minta ketemu disini ? ". tanya Doni pada Fandi .
" Oh iya ini semalam saya telpon kakak Rama terus dia bilang sekarang lagi di Bali ." kata Fandi .
" Ngapain kakak Rama di Bali liburan ?". tanya Doni .
" Bukan ternyata si Hana tuh selama ini tinggal di Bali dan sekarang dia lahiran makanya anak - anak pada
kesana ". ujar Fandi .
" Terus kamu gak pengen jenguk Hana ?, Walaupun dia sudah bukan istrimu lagi biar gimana pun dia Ibu dari anak - anak mu Fan . ada baiknya bila tali silaturahmi itu masih terjalin dengan baik kan ". Kata Doni .
" Ya kayanya saya akan kesana selain untuk jenguk Hana dan bayinya saya sudah kangen dengan anak - anak Don ." jawab Fandi pada Doni .
" Iya kamu tuh setelah di putuskan oleh pengadilan bahwa kamu resmi bercerai kamu belum pernah mengunjungi mereka Fandi , Disini yang terluka bukan hanya kamu dan Hana tapi juga anak - anak mu juga Fan ".ucap Doni .
"Saya takut Don kalau saya mengunjungi anak - anak saya bakalan ketemu sama Hana . Eh ternyata Hana ada di Bali dan anak anak ikut Akung dan Uty nya di jakarta ,Tapi saya sampai sekarang masih memberi nafkah untuk mereka Don ". jawab fandi .
" Tapi yang mereka butuhkan bukan hanya uang mu Fandi tapi juga kehadiranmu . terus kapan kamu mau jenguk Hana di Bali ?". tanya Doni .
" Kapan kamu off bisa temenin saya gak Don ". pinta FAndi .
" Hari ini saya off sampe besok Fan kalau kamu mau kita berangkat siang ini sampai sana sore , besok kamu bisa main dulu sama anak - anak dan sorenya kita balik lagi gimana mau gak ?" jawab Doni .
" Yaudah kalau gitu saya pulang ambil beberapa pakaian terus saya jemput kamu aja Don kita pake 1 mobil ke bandaranya ." ucap Fandi .
" Ok tapi kamu sudah tau alamatnya Hana ?" tanya Doni .
" Sudah semalam sehabis saya ngobrol sama Kakak dan Adek, saya sedikit ngobrol sama Ibu dan Bapak ". jawab Fandi .
" Yaudah yok berangkat ." kata Doni .
Setelah pembicaraannya selesai Doni dan Fandi pun pulang kerumah masing - masing untuk mempersiapkan apa yang akan mereka bawa di Bali nanti .
*******
Di kamar rawat Hana semua masih bercengkrama dengan hangat antara keluarga Dean dan keluarga Hana tak jarang mereka tertawa melihat polah 2 anak laki - laki itu yang mampu menghibur semua orang - orang yang ada di ruangan .
Hingga keseruan mereka terhenti saat mendengar suara ketukan .
" tok tok tok "
" Ceklek " Joni membuka kan pintu nya yang ternyata seorang wanita parubaya yang cantik dengan hijabnya kedatangannya membuat sebagian orang di ruangan itu terkejut terutama keluarga Dewantara .
" Oh Astaga ini beneran kamu " Mamih Esty berseru dengan kencang .
" INI BENERAN KAMU SITA AAAAKH '" teriak Mamih Esty sambil menghampiri Dokter Sita dan memeluknya dengan erat . Teriakan Mamih Sita membuat salah satu bayi cantik yang sedang tertidur di Boks nya menangis dan itu membuat Dean mendengus .
" Ais Mamih suaranya pake toak sampe anak Dean nangis untung cuma 1 " gerutu Dean dan Hana yang mendengar gerutuan Dean pun memukul lengan pria tampan itu .
" Plak " pukul Hana dan Dean hanya mengusapnya dan beranjak menuju putrinya yang sedang menangis .
" UUh cup cup jangan nangis dek nanti kakak Sheila nangis juga ." ucap Dean pada bayi nya dan menggendong nya .
Setelah mengobrol dengan Mamih Esti dan Papih Dika sebentar Dokter Sita pun menghampiri Hana yang sedang bersender di tempat tidunya .
" Hay juga Dok , Sudah sangat baik Dok ". jawab Hana dengan wajah berseri .
" Iya saya juga lihat dari laporan perawat kondisimu sudah baik . sudah bisa jalan sendiri ?". tanya Dokter Sita .
" Belum Mah ". sahut Dean dengan masih menggendong bayinya yang kedua Sheina .
" Apaan sih . Udah ko Dok cuma Dean aja yang cerewet ". ucap Hana sambil mengerucutkan bibirnya .
" Hehehe Ya sudah jangan di hiraukan si Dean , kalau sudah baikan kamu bisa pulang ko sore ini ." ucap Dokter Sita sambil tertawa kecil .
" Benaran boleh pulang Dok ?" ucap Hana dengan senang dan Dokter Sita menganggukan kepalanya tersenyum .
" Dan 3 hari lagi waktunya kontrol ya , Yasudah saya pamit untuk mengurus surat kepulangan mu dulu ya dan itu mau ngobrol sama mertua kamu Hana " ucap Dokter Sita .
" Iya Dok terima kasih ya . Tapi em ...."
" Sebentar lagi jadi mertua mu Hana '. ucap Dokter Sita dan beranjak pergi meninggalkan Hana yang terbengong .
********
Setelah mendapatkan kabar bahwa Hana dan bayi kembarnya bisa pulang sore ini , Bu Wina dan Pak Wahyu serta anak - anak pun pamit pulang ke rumah Hana untuk bersih - bersih rumah dan merapihkan rumah dengan di antar oleh Joni . Mamih Esty , Papih Dika dan Roy pun berpamita ke Hotel untuk beristirahat dan janjian temu kangen dengan Dokter sita , Roy ke Hotel untuk beristirahat dan sekalian mengkontrol cabang Hotel milik Dewantara Group .
Tinggalah sekarang Dean yang sedang merapihkan semua barang - barang milik Hana di kamar rawat itu memasukkan semuanya ke dalam koper besar yang di bawa Hana sambil menunggu Joni yang akan menjemputnya .
" Han ini kamu gak salah cuma mau lahiran aja bawa segini banyak nya barang ." kata Dean .
" Ya kan biar gak bolak balik Dean , saya pikirkan saya bakalan melahirkan sendirian di temani sama Anis jadi saya membawa semua barang - barang itu bila di butuhkan sewaktu - waktu ." ucap hana .
' Makanya jangan suka kabur kaburan ". ucap Dean santai .
" Semua itu juga gara - gara kamu DEAN yang gak mau ngakuin anak anak ku dan saya ingin kamu gak bisa ketemu sama mereka ". jawab Hana dengan emosi .
" Tapi akhirnya saya bisa nemuin kamu . JANGAN COBA - COBA KABUR KABURAN LAGI HANA KARNA ITU HANYA PERCUMA ". ucap Dean dengan menekan kalimat terakhirnya dengan menatap Hana dengan mata elang nya .membuat mata Hana berkaca - kaca karena sedikit takut denga Dean yang bersikap dingin seperti itu .
Melihat mata Hana berkaca - kaca akhirnya Dean beranjak menghampiri Hana yang masih terduduk di tempat tidurnya .
" Hey kenapa menangis kan saya gak marahin kamu saya hanya memperingatkan kamu supaya tidak bertindak bodoh lagi pergi dengan membawa anak - anak menjauh dari saya .". Kata Dean lembut dengan mengelus bahu Hana.
" Kamu yang BODOH Dean , kamu Bodoh dan kamu brengs....". Kalimat Hana tepotong karena Dean tiba - tiba mencium bibir manis Hana dengan ciuman yang dalam dan lembut .
Hana yang tersadar akhirnya memukul - mukul dada bidang dean agar Dean melepaskan ciumannya .
" Dean kamu tuh kurang ajar banget sih cium saya sembarangan " omel Hana pada pria yang tersenyum manis di hadapannya .
" Bibir kamu manis Han ". ucap Dean masih dengan senyum manis yang merekah .
" " DASAR MESUM " teriak Hana yang membuat salah satu bayinya menangis .
" Kamu tu kebiasaan teriak - teriak Hana tuh lihat nangis kan " omel Dean pada Hana dengan beranjak ke boks bayi kembarnya .
Dean pun mengambil putri pertamanya dan memberikan pada Hana untuk meminum sumber makananya.
" Nih kayanya haus dia liat lidah nya melet - melet gitu ".kata Dean dan langsung duduk di sebelah Hana yang sedang menyusui putrinya . Dean pun terus mendusel bayinya yang sedang asik meminum asinya .
" Dean jangan di gangguin ihk sana gak ". omel Hana namun bukannya pergi tapi Dean malah melingkarkan tangannya di badan Hana .
" Han ini kain nya buka aja ya kasihan itu gak kelihatan " ucap Dean dan menaruh dagunya di bahu Hana .
" Gak usah aneh - aneh Dean ih sana pergi ." oceh Hana dan mencubit tangan Dean yang melingkar di perutnya .
" Semakin kamu cubit semakin saya eratin pelukan saya ." anacam Dean dan Hana hanya mendengus .
Hingga terdengar suara ketukan pintu yang dikira Joni .
" tok tok tok "
" Masuk Jon " ucap Dean masih dengan memeluk Hana dengan erat .
" Ceklek " orang itu pun masuk dan Dean masih dengan posisi yang terbilang cukup intim untuk dua orang pasang manusia .
Orang itu pun masuk dengan tubuh yang menegang terkejut dengan apa yang di lihatnnya .
" DEG "
" Hana " panggil orang itu lirih , mendengar ada yang memanggilnya Hana pun mendongakkan kepalanya .
" DEG " Hana pun tak kalah terkejutnya .
*****
Maaf ya bila masih banyak kesalahan .
Mohon dukungannya ya teman- teman reader dan jangan lupa berikan Vote , Like dan komennya ya ..
Terimakasih banyak