
" Karena sebenarnya melakukan segala sesuatu untukmu adalah sebuah kebahagiaan bagiku ."
Setelah melewati semua rintangan dan ujian dengan segala kericuhannya dari mulai mendapatnya ijin dari orang tua Hana , mengurus anak bungsu dari wanita yang disakitinya dan harus berpacu dengan waktu agar dapat bertemu dengan wanita yang mengandung darah daging nya .
Dan inilah saat dan kebahagiaan dari seorang Dean dapat mendampingi Hana saat berjuang melahirkan putri kembarnya . Kata TERIMA KASIH terus terucap dari bibir sensual Dean untuk wanita yang sudah bertaruh nyawa demi putri putrinya .
Di luar ruang bersalin pun semua berseru senang saat mendengar tangisan dari bayi - bayi yang di tunggunya selama 9 bulan lebih ini . bayi bayi mungil yang terlahir dari rahim seorang perempuan hebat dan tangguh , yang menjalani kehamilan dengan diiringi tangis kesedihan , kenelangsaan dan keterpurukan . Hingga perempuan hebat ini menerimanya dengan keikhlasannya .
" OOEK OOEK OOEK "
' OOEEK OOEE OOEEK "
"ALHAMDULILLAH
" ucap serentak dengan penuh rasa syukurnya .
"Pak , bayi nya Hana sudah lahir " ujar Bu Wina dengan senang bahkan saking senangnya beliau meneteskan air matanya .
" Iya Bu , Ya Allah terimakasih cucuku sudah lahir " jawab Pak Wahyu yang tak kalah senang dan terharunya , Putri yang ia sayangi mampu bertahan dari segala ujian dan cobaan nya.
Tak jauh beda dengan Pak Wahyu dan Bu Wina semua yang berada di luar ruang itu pun semua berbahagia . Dua bocah laki - laki yang sedang di pangku sepupu dan asisten Dean pun tak kalah senang nya .
*******
Berbeda dengan keadaan di luar yang riuh bahagia , di dalam ruang bersalin dua orang saling terkejut tak menyangka dengan pertemuan yang penuh dramatisir
Dean masih setia memeluk wanita yang berhasil melahirkan darah dagingnya , sampai ia tak mengamati orang - orang yang berada di ruang bersalin.
Hingga Dean di sadarkan dengan suara seseorang wanita yang memanggilnya .
" Dean , anak kembar mu perempuan semua nak ..." ucap Dokter Sita dengan mata yang berkaca - kaca dan menggendong 1 bayi mungil .
Mendengar ada yang memanggil namanya , Dean pun mendongakkan kepalanya dan seketika wajah pri tampan ini menegang dan terkejut .
" DEG "
" MAMAH "
" Iya nak ini Mamah Sita ." ucap sang Dokter sambil memberikan bayi yang di gendongnya pada salah satu perawat dan ia pun merentangkan kedua tangannya pada Dean dan di sambut oleh pelukan hangat Dean .
" Mamah , kemana saja Dean selalu mencari mamah ". ucap Dean masih dengan memeluk wanita parubaya itu .
" Mamah ada nak , Mamah hanya ingin mencari suasana baru supaya tak selalu teringat pada Elis , Dean ." jawab Dokter Sita .
" Maafkan saya Mah gara - gara Dean Mamah harus kehilangan Elis , Dean minta maaf yang sebesar - besarnya Mah " kata Dean penuh dengan rasa bersalah. Hana dan perawat yang lain hanya melihat dan menyimak dua orang sedang berpelukan hangat seperti Ibu dan anaknya .
"Hey sudah jangan pernah lagi menyalahkan dirimu Dean disini harusnya Mamah yang meminta maaf , Demi permintaan terakhir dari Elis . Mamah harus memaksa kedua orang tua mu dan juga kamu Dean jadi semua ini bukan salah kamu nak karena perasaan itu tidak bisa di paksakan ." jawab Dokter Sita
"Jadi mulai sekarang Mamah gak mau lagi dengar kamu meminta maaf karena merasa bersalah dan Mamah yakin Elis disana sudah bahagia dan tenang karna permintaan terakhirnya untuk hidup dengan laki - laki yang di cintainya terkabul , Terimakasih Dean . Oh Astaga Mamah sampai lupa dengan dua bayi cantik tadi maaf - maaf yaa". ujar Mamah Sita dengan melepaskan pelukannya dan tersenyum lembut .
" Ini Dok "jawab sang perawat sambil menyerahkan bayi di gendongannya .
Setelahnya Dokter Sita pun membawa bayi yang di gendongnya ke pelukan Hana sebelah kanan dengan tersenyum .
" Nak Hana ini anak yang lahir pertama beratnya 2,5 kg tuh lihat cantikan " ucap Dokter Sita sambil mengambil lagi 1 bayi di tangan perawat .
" Dan ini Bayi yang kedua beratnya 2,3 kg , Selamat ya nak akhirnya bisa bertemu dengan malaikat kecilmu yang cantik - cantik ." ucap Dokter Sita dengan menyerahkan bayi yang kedua di tangan kirinya Hana .Hana langsung menciumi kedua bayi kembarnya dengan bergantian dengan binar mata yang bahagia .
"Terima Kasih banyak Dokter sita sudah sangat baik sekali pada Hana ." ucap Hana dengan mata yang berkaca - kaca . Dokter Sita mengangguk dan tersenyum.
" Dean ini kamu azanin dulu anak anak nya Hana " ucap Dokter Sita tersenyum dengan menaikan alisnyan
" I.. iya Mah ". jawab Dean tergagap dan berjalan mendekati Hana dengan menggaruk kepalanya karena canggung pada Dokter Sita .
Dean pun langsung mengazani dua putrinya dengan suara yang lembut dan merdu secara bergantian membuat siapapun yang mendengar suara azan pria tampan ini merinding takjub.
Selesai mengazani kedua putrinya Dean pun langsung menciumi keduanya secara bergantian dan terkadang ia menoel noel pipi dan hidung kedua putrinya , Hana hanya membiarkan Dean yang usil .
Saat Dean sedang asik bermain dengan bayi bayi cantiknya Dokter Sita pun berdeham .
" Ehem "
" Hana jadi dia pria itu ?" tanya Dokter Sita pada Hana .
" Iya Dok " jawab Hana manggut manggut .
" Dean saat saya mendengar cerita tentang siapa laki - laki kurang ajar itu Mamah rasanya geram sekali ingin sekali menyuntik mati tu orang tapi ternyata pria itu kamu " kata Dokter Sita .
" Jangan dong Mah kalau Dean mati siapa yang jagain mereka , Iya Mah itu gak sengaja tapi Dean janji akan menjaga Hana dan anak anak dengan baik Mah ." jawab Dean cengaar cengir .
" Kalau kamu mati gak masalah Hana cantik masih muda banyak yang mau sama dia bahkan sudah ada yang rela menjadi Ayah untuk anak - anak nya ." ujar Dokter Sita dengan serius .
" Gak ada yang bisa gantiin Dean sipapa pun itu ." jawab Dean dengan nada tegas .
" Jangan kamu menyakiti Hana lagi ya ,karena dia berhak untuk bahagia jadilah Ayah dan Suami yang bertanggung jawab ingat itu , Kalau gitu Mamah pamit dulu ya masih ada pekerjaan dan sebentar lagi Hana akan di pindahkan di kamar rawat ". pesan Dokter Sita dan beliau pun pamit . Mendengar kata suami Hana dibuat merinding .
" Iya Mah , Terima kasih banyak ." Jawab Dean dan langsung memeluk Dokter Sita saat Dokter Sita keluar Bayi Hana yang pertama menangis dengan kencangnya .
" OOeeek oek oeek ".
" Dean ini tolong kamu gendong yang satunya , aku mau kasih asi dulu ." kata Hana .
" Saya gak berani gendong Hana takut jatuhh yaudah tinggal kasih aja sini saya bantu buka nya " jawab Dean dengan tenang dan mulai mendekati Hana dan Hana di buat terkejut dengan jawaban ngaco dari Dean .
" DEEAAAANN MESUUMM PERGI " teriak Hana .
*********