
Dean pun mulai mendekati wanita yang sedang memeluk dua bayi kembar yang satu sedang menangis karena merasa haus . Tau wanita itu takut pada nya Dean pun sengaja menggoda nya untuk membantu membukakan baju yang di dalamnya terdapat sumber makanan anak - anak nya , Dean terus melangkah mendekati Hana hingga wanita itu berteriak dengan kerasnya .
" DEEAAN MESUM PERGI ". teriak Hana bukannya pergi Dean malah tertawa lucu .
" Ha hah haha " Dean pun langsung mengambil bayi yang masih tertidur pulas dan menggendongnya dengan cekatan yang mana membuat Hana menganga .
" Kata nya gak bisa gendong itu apa ?". tanya Hana pada laki - laki yang masih tertawa sambil menggendong bayi yang kedua .
" Sengaja , saya cuma mau lihat seberapa takutnya kamu sama saya ." jawab Dean menaik turunkan alisnya .
" Gak lucu Dean . Jelas saya takut karena kamu predator buas ". kata Hana sambil mengerucutkan bibirnya karena kesel dengan pria disampingnya .
" Biarin predator buas juga langsung ada hasil nya tuh liat " ucap Dean sambil mencium pipi bayi yang di gendongnya .
" Yaudah sana keluar saya mau kasih asi anak ku dulu " kata Hana dan bersiap ingin membuka kancing baju depannya .
" Iya , Dia juga anak ku Hana kalau kamu lupa ". jawab Dean dan langsung beranjak keluar ruang bersalin masih dengan menggendong satu putrinya .
Melihat Dean sudah keluar dari ruangan Hana pun langsung menyusui bayinya yang sudah haus .
*********
Setelah Hana menyusui 2 putri cantiknya Hana pun di pindahkan di salah satu kamar rawat kelas VIP sesuai dengan permintaan Dean . Dan di kamar vip inilah semua nya sedang berkumpul mengagumi 2 bayi cantik dari Dean dan Hana .
Dua bayi cantik itupun di gendong Pak Wahyu dan yang satunya lagi di gendong Dean duduk di sofa dengan Ivan , dan juga Anis yang duduk di samping Pak Wahyu sambil mengobrol .Dean .
" Dean " panggil Ivan sepupu
" Heum " Dean hanya berdeham .
" Anak anak lo cantik ya lihat lo gini gue jadi pengen punya kaya gini juga ". ucap Dean .
" Jelas lah cantik anak gue , lo gak liat Papahnya ganteng begini dan apa lo pengen punya kaya gini Nikah
dulu bro " ucap Dean berbangga diri .
" Bukan dari lo bibit unggulnya tapi dari Hana tu liat aja anak cowoknya aja pada cakep lo mah cuma pelengkap doang Dean , Hey Dean Prada Dewantara kalau mau ngomong tu ngaca dulu emang sekarang lo gendong bayi hasil dari nikah lo tu dapetnya karena ngrampok istri orang brow hahahaha ". kata Ivan sambil tertawa puas .
" Dih sialan nih orang , berisik Ivan ". Dean pun beranjak dari duduknya .
Si sulung Rama dan si bungsu Rafa sedang duduk di tempat tidur Hana dengan memeluk Hana erat merasa sangat merindukan Mamah nya yang hampir 1 bulan setengah ini jauh darinya dan di temani Bu Wina .
" UUh Kakak sama Adek kangen Mamah ya ?" tanya Hana pada dua bocah yang masi menempel disisi kanan dan kirinya .
Dua anak itu tak menjawab hanya menganggukkan kepalanya masih dengan tangan yang melingkar diperut Hana .
" Bu ini kenapa ?". tanya Hana pada Ibunya .
" Mereka tu kangen banget sama kamu Ndok sampe - sampe Adek Rafa demam karena sangking rindunya sama Mamahnya ." jawab Bu Wina .
" Iya tapi sekarang udah gak demam ko , udah ketemu Mamah sembuh ya nak ".kata Hana sambil mengelus rambut si bungsu Rafa.
" Ini semua berkat nak Dean ndok , dia yang ngerawat Adek sampe dibawain Dokter dari jakarta tu itu terus di dalam pesawat sampe rela itu loh ndok nempeplin badannya ke adek Rafa itu loh skin to skin ya biar cepet turun demamnya dan yang gendong dari Jakarta sampe sini tu nak Dean pokoknya dia baik banget sama anak - anak ." Bu Wina menceritakan apa yang di lakukan oleh Dean untuk anaknya .
" Masa sih Bu ?" ucap Hana tak percaya dan Bu Wina menjawab dengan menganggukan kepalanya .
Mendengar ucapan Bu Wina seketika hati Hana menghangat dan Hana pun melihat pria tampan yang sedang menggendong 1 bayinya dengan luwesnya dan saat Hana melihat Dean tiba - tiba pandangan mereka bertemu membuat Hana salah tingkah dan Hana langsung mengalihkan pandangannya pada putra yang memeluk tubuhnya dan menciumi kepala dua putranya untuk menetralkan kegugupannya .
Dean pun beranjak mendekati tempat tidur Hana yang sedang di temani Ibunya dan dua jagoan yang masih menempel di tubuh sang Mamah .
" Bu titip Adek dulu ya ". Kata Dean pada Ibunya Hana dan Bu Wina pun dengan senang hati menerima cucunya .
"Oya Bu tadi Kakak sama Abang dan semuanya udah makan belum ya ?" tanya Dean pada Bu Wina .
" Sudah Nak Dean tadi pas nunggu Hana dipindahkan ke kamar rawat kami semua sudah makan di bawakan sama Mas Joni , cuma si Abang belum mau minum obat tadi udah di rayu sama semuanya tapi gak ada yan g mempan mau nya sama Papah Dean katanya ". jawab Bu Wina dan Dean hanya menganggukan kepalanya .
" Kata Uty tadi Abang belum minum obat jadi sekarang sama Papah yuk minum biar gak demam lagi ". ucap Dean pada Si bungsu yang langsung merentangkan tangan nya pada Dean minta di gendong . Hana yang mendengar pembicaraan Dean dan Bu Wina di buat heran .Dan saat Dean akan memutar tubuhnya sambil menggendong Rafa , Hana memanggilnya .
Dean pun memutar tubuhnya dan duduk di kursi yang tadi dipakai Bu Wina sambil memangku Rafa .
" Jon tolong ambilkan obat sama minumnya ." bukannya menjawab pertanyaan dari Hana tapi Dean malah menyuruh Joni mengambilkan barang yang ia minta membuat Hana kesal .
" Dean , saya tu lagi nanya kamu bukannya di jawab ." ucap Hana dengan cemberut .
Setelah mendapatkan yang di minta dari Joni , Dean pun menuangkan obat itu ke sendok kecil tanpa menghiraukan Hana yang kesal .
" Abang ayo buka mulutnya biar ga demam lagi ya ". kata Dean pada bocah gembul yang ada di pangkuannya.
" aaaa". Dan akhirnya dengan mudahnya Dean dapat meminumkan obat ke bocah gembul itu dengan lancar tanpa hambatan .
" Nah ini baru jagoan , pinter ."ucap Dean dan mengusap kepala Rafa .
" Kakak ngantuk itu bobo disitu nak ?". tanya Dean pada putra sulung Hana.
" Iya Pah ." si sulung Rama pun langsung beranjak menuju sofa bed yang sudah di siapkan oleh Joni .
" DEAN " teriak Hana karena dibuat kesal oleh Ayah dari bayi kembarnya .membuat orang yang berada di sana menoleh pada wanita yang sedang berada di brangkar rumah sakit .
" Berisik Hana , kamu apa - apaan si gak liat tu anak anak udah pada tidur ". jawab Dean .
" Habisnya kamu yang bikin saya sebel dari tadi ditanyain gak jawab malah kemana aja ".omel Hana pada Dean .
" Ya kan kamu liat sendiri saya lagi apa , lagian nanya apa ?". kata Dean .
" Itu kamu dari tadi panggil Abang tu siapa ?". tanya Hana .
" Ya Rafa lah , masa iya kita masih panggil dia Adek kan sekarang dia udah punya Adek 2 lagi mulai sekarang saya dan semuanya panggil Rafa bukan Adek lagi tapi Abang karena mau panggil kakak sama Rama gak boleh .
"Kenapa jadi dia yang ngatur lah kan Rafa dan Rama anak saya ...Aaarrgg Dean nyebelin ." gumam Hana dalam hati .
Dan saat Hana akan menjawab sudah terdengar suara ketukan pintu .
" Tok tok tok "
" Assalamualaikum "
" Waalaikumsalam salam " jawab mereka yang di dalam ruangan serentak dan ternyata yang datang adalah Dokter Sita dan juga Erik keponakannya .
Dan Dean pun dengan sopan nya memperkenalkan Dokter Sita pada keluarga Hana namun Erik keponakan Dokter Sita malah mendekati Hana .
" Hey gimana udah lega kan bayi nya udah keluar ". ucap Erik pada Hana .
" Eh iya alhamdulillah terimakasih banyak ya udah bantuin saya ".jawab Hana dengan tersenyum manis .
" Iya santai aja , Oya kamu tau gak ini pertemuan kedua kita loh". kata Erik.
" Masa sih dimana ?". tanya Hana .
" Iya waktu saya ada kunjungan di kota Trenggalek terus saya main ke pantai Pelang eh disana malah ada seorang cewek yang teriak - teriak dan nangis gak jelas jam 1 siang bolong ." jawab Erik sambil tertawa kecil .
" Hah Astaga itu kamu ". ucap Hana terkejut dan malu Hana pun menutup wajah nya dengan kedua tangannya .
" Hey buka aja ngapain malu gitu , buka dong kapan mau teriak teriak lagi biar saya temenin hahaha " kata Erik sambil memegang tangan Hana supaya mau membuka tangannya yang menutupi wajah cantiknya dan mereka tertawa.
Di sofa Dean yang sedari tadi melihat interaksi antara Erik dan Hana membuat perasaannya gak nyaman , hatinya berasa panas melihat Hana dekat dengan laki-laki lain . Sudah tak tahan akhirnya Dean mengambil bayi nya yang tidak tidur di pangkuan Pak Wahyu dan berjalan kearah ranjang Hana .
Dean pun sekarang tepat di belakang Erik ,Pria tampan itu langsung menginterupsi dua orang yang sedang becanda dan tertawa .
" Hana ni si Adek haus minta di sus*in kamu " Kata Dean sambil menyerah kan bayinya pada Hana .setelah memberikan bayinya pada Hana , Dean pun langsung merangkul Erik yang memang sudah Dean kenal .
"Ayo Rik kita ngobrol disana Hana mau nyusuin ANAK GUE " ucap Dean penuh penekanan .
*******