Perjalanan Pilu Seorang Hana

Perjalanan Pilu Seorang Hana
Bab 212


Fandi Efendi


Sungguh aku tak menyangka jika rumah tangga yang aku bina hampir  7 tahun itu akan kandas secara memalukan setelah musibah itu datang menghantam dan menghancurkan dengan meninggalkan luka besar antara aku dan istriku .


Kini aku berubah  menjadi sosok pria yang sangat egois dan tak punya hati setelah mendapati kenyataan jika istriku Hana Fishera menjadi korban pemerkosaan seorang pria brengsek yang tidak kami kenal , aku yang melihat rekaman video kejadian dimana istriku sedang di gagahi dengan brutalnya oleh pria busuk itu membuat aku marah , kecewa dan jijik terhadap wanita yang sangat ku cintai tanpa menghiraukan wajah kacau penuh luka dan memar serta suara jerit tangis kesakitan Hana karena perbuatan pria brengsek itu.


Setelah Hana keluar dari rumah sakit pasca pemulihan luka-luka nya , aku memperlakukan Hana dengan sangat buruk dari aku yang tak mau berbicara padanya , mengabaikan Hana yang mempersiapkan semua keperluanku ,


menyuruhnya tidur di atas lantai di kamar kami parahnya lagi aku kerap main tangan padanya … Aku mau berbicara atau berperilaku selayaknya Suami Istri yang sedang baik-baik saja hanya saat berada di depan keluarga ku dan kedua putra kami .


Hati ini semakin hancur saat fakta baru yang menyakitkan itu datang … Hana hamil yang aku pastikan itu bukan benih ku tapi benih pria brengsek itu karena jauh sebelum dan setelah kejadian itu aku belum menyentuh nya …. Saat masa terpuruk Hana tanpa perasaan dan lagi-lagi karena ego ku yang luar biasa tinggi aku menjatuhkan talak padanya di depan semua anggota keluargaku tanpa memikirkan betapa hancur nya perasaan Hana …


 Tak sampai situ keesokannya setelah mendapatkan informasi jika Hana hamil aku mengantarkan nya pulang kerumah orang tua nya dan lagi-lagi karena ego ini saat di hadapan kedua orang tua Hana … Diriku menjatuhkan tak 2 dan 3 pada wanita yang dulu sangat aku kagumi tanpa  menghiraukan betapa murkanya mertuaku .


Perceraian yang menyisakan luka itupun terjadi dengan  cepat  yang aku yakini ada campur tangan dari pihak pria brengsek itu … Ya sebelum aku bercerai aku telah bertemu dengan pria brengsek itu yang ternyata bukan orang sembarangan terlihat dari penampilannya dan Info dari Doni sahabatku .


Setelah bercerai dari Hana hidup ku menjadi jungkir balik tak baik … Jujur rasa cinta ini masih sangat besar namun karena ego ku yang luar biasa ini kini aku hanya biasa menikmati penyesalan yang makin menyeruak


di sanubari ku bisa di bilang aku pria yang tak tau malu setelah dengan tega nya ku sia-siakan nya … Kini aku menginginkan nya kembali di pelukan ku setelah aku bertemu kembali dengan Hana pasca bercerai , ku lihat ia semakin terlihat cantik dan mempesona meskipun Hana baru saja melahirkan bayi kembar perempuan yang sangat cantik persis seperti Hana namun itu tidak mungkin terjadi karena hati Hana sudah terlanjur sakit dan terluka yang mendalam dengan perilaku ku disaat masa terpuruk nya .


 Dan kini aku hanya bisa tersenyum kecut saat mendapatkan kabar jika mantan istriku telah resmi menikah dengan pria yang memperkosa nya dulu … Beberapa kali ku bertemu dengan pria itu yang bernama Dean , aku bisa melihat jika Dean sangat menyayangi Hana dan juga kedua putraku begitu pun kedua putra ku yang juga sangat menyayangi Papah nya membuatku menjadi semakin frustasi .


 Dengan ke frustasian ku … aku kembali menikah lagi dengan seorang wanita yang belum lama ku kenal secara agama … Entah sial atau karma aku menikahi seorang wanita yang berstatus janda beranak 1 dan parahnya lagi ternyata ia putri dari seorang wanita yang ternyata pernah menjadi duri di rumah tangga


orang tua ku membuat Ibuku marah dengan tak memberi ku restu dan kecewa karena aku nekat menikahi wanita yang ternyata kelakuannya tak jauh berbeda dari Ibunya .


 Pernikahan ku yang baru seumur jagung dan  secara agama ini lagi-lagi harus kandas setelah kedatangan pria yang mengaku menjadi Ayah dari anak tiri ku dan lucunya lagi Istri baru ku dengan lantangnya mengatakan jika ia masih sangat mencintai pria itu sehingga membuat harga diriku terinjak – injak dan memilih mengakhiri rumah tangga ku yang kedua ini  dengan  tak lebih tragis dari rumah tanggaku yang pertama .


 Tragis karena setelah menikah dengan istri kedua sebagian besar tabungan ku habis serta mobil pribadi ku pun raib terjual yang aku berikan pada ibu istriku sungguh nelangsa … Dengan langkah gontai aku pun kembali


pulang ke rumah orang tua ku dengan rasa salah dan menyesal aku bersimpuh di kaki Ibuku yang semakin tua dan lemah karena beberapa kali penyakitnya kumat karena memikirkan aku yang menikah dengan wanita yang tak di restui nya … Astaga sungguh aku anak yang durhaka dan tak berguna .


 Di rumah besar ini kini aku hanya tinggal dengan Ibu dan mba Siti orang yang membantu membersihkan rumah ini yang pulang setiap sore nya … karena Mba Fani dan suaminya harus kembali pulang ke Semarang setelah mendapatkan kabar jika Bapak mertuanya pun juga sedang sakit keras dan sudah tidak ada lagi yang merawat begitupun Mbok Jum dan Suaminya yang memilih berhenti bekerja di rumah ini karena usianya yang sudah tua .


Setelah bercerai dari Fika mantan istriku yang kedua aku sering kali mengganggu rumah tangga Hana dengan tak tau malu nya dengan memanfaatkan kedua putraku hingga aku kerap kali membohongi Hana wanita yang baik nya luar biasa sampai aku mendapatkan peringatan keras dari Ibu ku dan juga Dean suami baru Hana .


 Karena melihat sikap tak main- main dari suami baru Hana dan melihat bila sikap Dean pada kedua putraku sangatlah baik … aku pun memilih mundur untuk tidak lagi mengganggu rumah tangga mantan istriku yang pertama


Hana Fishera dan mulai menata kehidupan ku yang lebih baik .


Hari-hari ku hanya di isi dengan kerja dan kerja atau nongkrong dengan Doni dan pergi ke sebuah Panti Asuhan yang tak jauh dari tempat kerja ku hanya untuk membagi sedikit rezeki yang aku punya dan mengobati rasa rinduku pada kedua putraku yang tinggal dengan baik dengan Papah barunya .


 Bak gayung bersambut saat aku membutuhkan seseorang untuk merawat dan menemani Ibu ku yang mulai sulit melakukan aktivitas sendiri . Tiba-tiba seorang wanita yang sering ku lihat di Panti ini membantu Ibu panti


dengan merawat anak-anak disini mendatangi ku yang sedang duduk di taman kecil di panti itu sambil melihat segerombolan anak-anak sedang bermain .


 Dengan gerak malu nya ia meminta pekerjaan dari ku untuk membantu perekonomian panti ini tempat ia tinggal sedari kecil … Namun aku bingung mencarikan pekerjaan apa untuknya karena Ijazah pun sama sekali ia tak punya , bukan karena ia tak sekolah tapi saat beberapa tahun lalu panti ini mendapatkan musibah kebakaran hebat membuat semua seisi panti ini terbakar begitu pun Ijazahnya …


 Saat berfikir mencari pekerjaan apa untuk wanita yang duduk di sampingku ini yang ku perkirakan usianya tak jauh beda dengan Hana itu pun aku teringat pada Ibu yang sedang membutuhkan seseorang membantu aktivitasnya … Dengan pelan aku menawarinya pekerjaan itu tak ku sangka dengan senang dan bersemangat ia menerima nya .


 Hari itu juga aku bawa dia ke rumah setelah meminta ijin pada Ibu dan Bapak Panti … satu bulan ia mengerjakan tugasnya dengan sangat telaten dan lembut dalam merawat Ibu membuat aku yang melihatnya senang .


Seiring waktu karena tinggal di satu atap aku sering berbincang santai dengan Reni membuat gelenyar hati ini sedikit menghangat setiap melihat wajah manis nya begitupun Reni yang sering ku dapati sedang curi


pandang melihatku dengan malu-malu … Sikap kami yang seperi itu membuat Ibu ku menyadari bila ada rasa antara aku dan Reni … Beliau pun meminta ku jika memang serius dengan Reni maka harus cepat meresmikan nya karena beliau takut terjadi sesuatu karena kami tinggal satu atap .


Di pernikahan ku yang ketiga ini ada harapan besar untuk membina rumah tangga yang langgeng dan bahagia seperti rumah tangga Hana mantan istriku yang sekarang sudah sangat bahagia dengan keluarga barunya …..


*****


Lamunanku terhenti setelah aku merasakan lengan ku di senggol pelan oleh seorang wanita dengan riasan khas pengantin menambah wanita itu cantik yang duduk di sampingku dengan menatapku heran terlihat dari lipatan


di keningnya .


 Dengan gerak cepat aku menghapus air mata yang menggenang di sudut mataku menambah heran dan bingung pada wanita cantik yang sekarang resmi menjadi istriku .


 “ Ada apa Mas ?”. Tanya nya tak mengerti .


 “ Akh gak ada Maaf Ren aku tadi melamun …”. Jawab Fandi jujur pada Reni Agusty .


 “ Mas ngelamunin apa ko sedih gitu mukanya … atau Mas nyesel ya nikah sama Reni ?”. Tanya Reni pada Fandi yang langsung menggeleng tegas .


 “ Jangan ngaco ya … gak ada kata menyesal menikah dengan mu … aku begini setelah melihat kedatangan wanita itu …”. Jawab Fandi dengan mata mengarah pada wanita cantik nan anggun yang sedang berbincang ria dengan Mbok Jum .


Reni pun mengikuti arah mata Fandi dan seketika Reni menutup mulutnya dengan kedua tangan nya membuat Fandi heran .


 “ Ya ampun Mas itu bukannya Mba Hana ya Istrinya Mas Fandi …. Lebih cantik aslinya ya dari pada fotonya …” ucap Reni takjub tanpa mengalihkan pandangannya pada Hana membuat Fandi bernafas lega ternyata istrinya ini tak marah tapi malah takjub melihat kedatangan Hana yang notaben nya adalah mantan istrinya di pernikahannya membuat Fandi yakin ia memilih wanita yang tepat untuk ia jadikan istri .


" Sembarangan kamu dia mantan istri ku ... yang sekarang menjadi istri pria itu ... ". Kata Fandi .


 Ya Reni sering melihat foto Hana  yang masih disimpan di kamar Fandi saat ia membersihkan kamar pria itu setelah mendapatkan ijin dari si empunya dan juga dikamar Ibu mertuanya yang masih sangat menyayangi mantan menantu nya itu karena sering menceritakan banyak tentang Hana jauh sebelum ia menjadi menantunya membuat Reni meyakini jika wanita yang bernama Hana Fishera itu benar-benar wanita baik yang pernah bernasib tak baik .


 “ Mas ko bodoh si bisa ngelepasin wanita secantik mba Hana ?”. Tanya Reni pada Fandi membuat Fandi meringis perih mengingat kebodohannya yang mencampakkan Hana .


 “ Ya itu lah aku Ren pria yang egois dan sok suci …” jawab Fandi dengan lirih membuat Reni sadar jika ucapannya menyinggung Suaminya .


“ Em maaf ya mas bukan maksud ku gitu … Ya mungkin memang mba Hana itu bukan jodoh dari Allah untuk Mas Fandi …”. Ujar Reni tak enak hati


.


“ Iya taka pa memang kenyataan nya seperti itu … ya kamu benar mungkin kami tidak jodoh dan jodoh Hana pria itu  .” ucap Fandi dengan tersenyum ikhlas dan pandangan Reni pun langsung tertuju pada dua bocah tampan yang tak jauh dari Hana dan pria dengan perawakan tegap itu yang ia pstikan itu Suami Hana.


 “ Mas itu Kakak Rama dan Rafa ya … ya ampun tampan banget ..”. seru Reni dengan menunjuk Rama dan Rafa .


 “ Ya tampan lah kamu gak lihat apa kalau Ayahnya aja tampan begini …” jawab Fandi dengan bangga sambil memukul dada sebelah kirinya .


 “ Huh PD banget sih tampan mereka banget tau … Mas kamu gak mau kenalin aku sama mereka toh acaranya juga sudah selesai kan …”. Pinta Reni dengan penuh minat .


 “ Ayo kita temui mereka dan aku harap kamu terima mereka semua ya …. “ ucap Fandi penuh harap .


 “ Pasti dong dengan senang hati ….” Jawab Reni yakin 100% membuat Fandi senang dan bersyukur bias memperistri wanita manis nan baik itu .


“ Terimakasih istriku …”. Ucap Fandi dan Reni mengangguk malu dan tersenyum .


 Fandi pun dengan lembut memegang tangan Reni membawanya turun dari panggung pelaminan menuju kedua putra nya yang sedang berbincang dengan anak Mbak Fani .


**********