Perjalanan Pilu Seorang Hana

Perjalanan Pilu Seorang Hana
Ban 55


Langkah Dean pun semakin dekat menghampiri wanita yang sedang hamil karena ulahnya namun tak diakui oleh Dean Prada Dewantara . Dean pun sekarang sudah berdiri tepat di samping tubuh Hana yang gemetar  terbungkus selimut .


" Ehem " Dean pun ber deham untuk memulai pembicaraannya dengan Hana.


" Saya tau kamu pasti mendengar apa yang saya bicarakan ini . Hana , Saya Dean Prada Dewantara bersungguh sungguh meminta maaf atas perbuatan yang saya lakukan pada mu tempo waktu .


Sungguh saat itu saya benar tidak sengaja untuk berbuat jahat pada mu . Saat itu saya sedang di jebak oleh client yang memasukkan obat pada minuman saya dan mereka ingin menjebak saya untuk mencari keuntungan dari saya . Dan waktu itu bukan kah saya sudah berusaha mengusir mu namun kamu malah mendekat pada saya yang membuat saya tidak bisa mengkontrol efek yang semakin bereaksi dalam diri saya . Jadi sungguh saya meminta maaf dan tolong jangan bersikap lagi seperti melihat penjahat kepada saya ." ucap Dean panjang lebar dan Hana masih mendengarkan di balik selimutnya.


" KAMU MEMANG PENJAHAT " teriak Hana dari balik selimut .


" Astaga dengan apalagi saya menjelaskannya pada kamu kalau saat itu saya benar benar tidak sengaja melakukannya , bahkan beberapa kali saya berusaha mengusir mu tapi yang ada kamu malah semakin mendekat itu semua di luar kendali saya ." jawab Dean dan tanpa sengaja tangannya pun memegang bahu bergetar Hana yang terbungkus selimut .


" JANGAN SENTUH SAYA " teriak Hana lagi saat merasakan bahunya di pegang .


" Maaf maaf saya tidak sengaja sudahlah jangan bersikap seperti seorang perawan saja bahkan saya tidak percaya bila anak itu adalah anakku ." ucap Dean santai .


Setelah mendengar ucapan Dean , Hana pun langsung beranjak bangun untuk duduk dan membuka selimutnya menatap  Dean dengan sorot mata yang memerah dan tajam .


" PLAK "


" Ini untuk Harga diri saya yang sudah kamu hancurkan sebagai seorang istri "


" PLAK"


" Dan ini untuk kata kata mu yang meragukan tentang bayi yang saya kandung ."


Dan saat Hana ingin menampar pipi Dean lagi , Dean sudah menangkap tangan Hana dengan pandangan mata yang tidak bisa di artikan.


Hana tak kehabisan akal ia tarik tangan yang masih di pegang Dean dan dengan gerakan cepat Hana menggigit tangan Dean dengan sangat keras hingga membuat Dean memekik kesakitan .


" Aaaa SAKIT "


" AAAuuuh sakit lepas Hana Aduuuh " teriak Dean dan hana melepaskan gigitannya saat ia merasakan bau anyir darah yang keluar dari kulit tangan Dean yang di gigit oleh nya .


" Dasar sialan , cewek  gila bisa bisa nya lo gigit gue sampe luka kaya gini AAArrrgh " Maki Dean pada  Hana karena wanita hamil itu menggigit tangan Dean dengan lumayan dalam dan keras .


Hana pun tak menanggapi makian yang keluar dari pria itu karena sedang merasakan anyirnya darah yang masih menempel di mulut Hana membuat wanita hamil itu merasakan gejolak pada perutnya dan belum sempat Dean menghindar Hana sudah memuntahkan isi dalam perutnya di baju yang Dean kenakan karena Dean berdiri tepat di samping tempat tidur Hana .


" Hoooeek hoek "


" OH SHITT HANA " teriak Dean saat melihat baju bagian depannya sudah penuh dengan isi perut Hana .


Hana pun menulikan pendengarannya saat Dean berteriak dan Hana malah menyuruh Dean yang dengan reflek di turuti oleh Dean .


" Minum tolong air air "


" ASTAGA HANA ... kamu itu jorok banget sih , bener bener cewek SIALAN GILA " Maki Dean pada Hana .


Mendengar makian yang keluar dari mulut Dean membuat tangan Hana dengan cepat mencubit dada polos Dean yang terpampang di depannya dengan keras sehingga meninggalkan bekas yang memerah .


" AAAAUUH Sakit cewek gila " teriak Dean dan Dean langsung beranjak masuk kedalam kamar mandi yang ada di ruangan itu dengan cepat meninggalkan Hana yang terkikik geli merasa puas melihat Dean susah .


" Ha haha ha " tawa Hana pecah , entah dari mana sikap menyebalkan Hana keluar padahal berbuat bar bar seperti itu merupakan bukan dari diri Hana atau kah ini karena bayi kembar yang dikandung Hana yang tak terima Mamahnya disakiti terus oleh Papah kandungnya ? entah lah hanya author lah yang tau hehehe 🤣🤭


Melihat dean sudah masuk Hana pun memencet tombol untuk memanggil perawat untuk di mintai tolong membersihkan bekas muntahannya dan 5 menit perawat pun sudah datang dan langsung membersihkan lantai yang kotor dan basah itu.


" Terimakasih sus maaf saya merepotkan " ucap Hana pada perawat yang membersihkan lantai .


" Tidak apa Bu kalau gitu saya pamit dulu " jawab perawat dan di angguki oleh Hana.


******


Setelah 10 menit sibuk di dalam kamar mandi Dean pun keluar dalam keadaan telanjang hanya menggunakan celana bokser nya karena baju dan celananya basah dan kotor karena ulah Hana .


Dean pun melangkah kan kaki keluar dari kamar mandi dengan menggunakan celana bokser nya serta wajah yang basah dan tetesan airnya pun turun di tubuh atletis dan perut six pack dari Dean Prada Dewantara membuat Hana melongo dan susah menelan Saliva nya sendiri .


Dean yang melihat Hana bengong melihat penampilannya pun dengan usil ia menghampiri wanita hamil itu , karena tangannya masih ada airnya Dean pun mengusap wajah Hana dengan telapak tangannya yang besar membuat Hana tergagap karena kaget .


" Nyebelin " ucap Hana dengan memanyunkan bibirnya .


" Lagian bengong kaya gak pernah lihat aja , bahkan kamu sudah pernah merasakannya jadi gak usah berlebihan gitu " ucap Dean dengan tersenyum nakal .


" DASAR COWOK MESUM " teriak Hana dan hana dengan cepat  ingin mencubit dean lagi namun sayang Dean sudah memegang tangan Hana supaya tidak bisa mencubitnya .


Saat Dean masih memegang tangan Hana pintu ruang kamar Hana pun terbuka .


" Ceklek "


" ASTAGA DEAN APA YANG LO LAKUIN " ucap Roy terkejut melihat kondisi saudaranya .


" Ingat DEAN PRADA DEWANTARA  yang di dalam perut aja belum kelar urusannya mau nambah lagi DASAR HIPER Lo  " cerocos Roy


" Apaan sih lo Roy gak jelas banget b*c*t lo " ucap Dean sewot .


" Barang lo yang gak jelas gak tau situasi dan tempat " kata Roy tak kalah sewot .


Hana pun hanya terkikik geli melihat Hana dan Dean yang adu mulut .


******