
Kaivan telah sampai di restoran yang dijanjikan dengan seseorang, ia langsung menuju pada pria yang melambaikan tangannya. Setelah menerima panggilan dari orang suruhannya ia langsung menemui orang itu untuk meminta bukti. Dan disinilah sekarang, berjalan menuju pria yang tersenyum sinis itu.
"Hy tuan kaivan... Bagaimana kabar mu?" ucap pria itu berbasa-basi. dan terlihat kaivan tak suka dengan itu.
"Tidak perlu banyak bicara! sekarang tunjuk apa yang kau dapatkan!" Sang pria langsung mengeluarkan beberapa lembar foto didalam tasnya.
"Beberapa hari ini saya mengikutinya, dan sepertinya Nona Salva sudah mempunyai suami, saya melihat dia kembali kerumah yang besar bersama seorang pria." Lapor pria itu.
Kaivan meremas gelas yang dipegangnya, ia benar-benar tidak terima jika itu benar-benar terjadi. Meskipun ia tidak percaya, tapi melihat penolakan Salva kemarin ia harus berpikir lagi.
"Apa kau tidak salah lihat? Mungkin itu saudaranya?" Sang pria langsung menggeleng.
"Tidak mungkin tuan... sebenarnya pagi tadi saya mengintip rumah mereka...." pria itu takut-takut untuk mengatakannya
"Lalu?"
Pria itu mulai mengeluarkan foto terakhir yang ia dapat siang ini, yang akan membuka Kaivan meledak karena cemburu.
"Saya melihat mereka sangat mesra dan... berciuman,"
Brakkk
Kaivan memukul meja dengan keras, membuat para pengunjung lain melihat pada mereka dengan penuh ingin tau.
"Kau cukup sampai disini membututi mereka! bayaran mu akan segera dikirimkan!" Setelah itu kaivan pergi meninggalkannya restoran tanpa rasa bersalah sudah menganggu ketenangan orang lain.
Kurang ajar!!! Aku akan berusaha mengambil hati Salva lagi, aku yakin dia akan kembali dalam pelukanku!!!
Terlalu banyak masalah yang harus ia hadapi sekarang, selain ibunya yang sering sakit-sakitan, dan kasus salsa yang tidak kunjung selesai membuat ia frustasi. Dan sekarang ditambah ayahnya yang masuk rumah sakit, sekarang ia benar-benar membutuh seseorang tempatnya bersandar, tapi sayang ia sudah membuat tempat ternyaman itu hanya untuk sebuah alasan yang salah.
*******
Seorang perempuan keluar dari kontrakan kecil yang cukup kumuh, ia terlihat tak terurus dengan baik tubuhnya. Semenjak ia menjadi buronan ia tak bisa lagi hidup bebas seperti biasa.
Makan apa adanya, bahkan tak jarang ia harus menahan kelaparan jika tak punya uang. Dia salsa, semenjak kejahatannya terungkap ia kebur dengan uang pas-pasan, bahkan ia tidak lagi bisa menarik uang di ATM karena ia lupa membawa kartu berharganya.
Ada penyesalan atas perilakunya selama ini, Hanya saja ego dan gengsi membuat ia berkeras hati untuk tidak menyerahkan dirinya. Bahkan pernah terbesit dalam pikirannya untuk kembali mencelakai Salva, hanya saja ia tidak punya keberanian untuk saat ini.
"Ehh kamu! cepat cuci bersih piringnya! kau tak lihat pelanggan kita sudah banyak!" bentak ibu-ibu pemilik warung makan.
Ya, dari sinilah salsa mencari uang untuk makan sehari-hari, ia hanya bisa bekerja dirumah makanan. Untung saja ia bisa bekerja disini, karena saat kabur ia tak bisa membawa ijazah atau apapun untuk bisa bekerja di perusahaan.
"Dasar nenek tua!!! awas aja nanti, setelah aku kaya lagi, akan ku balas kau!!" maki salsa, meskipun ia ia tidak berani mengucapkannya secara langsung, tapi dalam hati ia setiap hari menyumpah serapah wanita tua itu.
Tidak ada lagi kemewahan, tapi ada lagi mobil mewah, baju mewah saat ia melangkah keluar dari rumah. Hanya ada kesengsaraan dan penyesalan dalam dirinya.
...Tidak ada kebahagiaan yang abadi didunia ini... apa yang kita Buat dimasa lalu, Allah akan membalasnya dikemudian hari....
******
Terimakasih like, komen,dan vote nya kk
Salam cinta dari Ara putri πβ€οΈπ