Goresan Hati Yang Terluka

Goresan Hati Yang Terluka
mertua 2


Salva dan ibu kaivan sudah sampai ditaman Belakang. mereka mulai mengobrol hal yang serius. salva sendiri tidak mengerti dengan perubahan wajah ibu mertuanya itu.


"Ibu ingin ngobrol apa?"


"Jangan berpura-pura bahagia Salva,ibu sudah tau semuanya.... ibu sudah tau...," Salva terhenyak mendengar perkataan mertuanya.


"Ten.. tentang apa Bu?" masih berusaha untuk menutupi kebenaran.


"Ibu tau.... kaivan menikahi mu karena dendam...," ucap ibu dengan merasa bersalah. "Jika ibu tau dari awal.... mungkin ibu akan menghentikan semua ini...,"


"Jadi ibu sudah tau...? lalu apa yang bisa menantu mu ini lakukan?" Salva menghembus nafas berat. "Aku sudah tidak kuat menerima perlakuannya lagi Bu!"


"Bertahan lah nak... ibu yakin kaivan akan menyadari kesalahannya. buat dia berubah dengan ketulusan mu..," Salva tersenyum kecut, berubah dari mananya pria itu? itulah pikir Salva.


"Apa ibu yakin dia akan berubah...? atau Sampai aku mati ditangan nya..?" ibu langsung terkejut mendengar perkataan salva.


"Apa separah itu? Salva bukan ibu membela anak ibu, tapi... ibu tau kaivan tidak mungkin menyakiti mu secara fisik bukan?. aku tau kau sedih mendengar ini, tapi jangan pernah berpikir untuk mengakhiri sebuah hubungan.... jadi bersabarlah..." ibu Kaivan pergi meninggalkan Salva,dia tidak suka saat Salva mengatakan Kaivan seperti seakan anaknya seorang penjahit.


Ibu kaivan tau masalah ini saat salsa mengatakannya, meskipun sedikit marah mendengar Naira kekasih anaknya disakiti Salva. tapi dia sudah menerima Salva sebagai menantu,dia tidak ingin berpikir kebelakang lagi.


Dia masih bilang tidak mungkin! apa dari tadi dia tidak melihat wajahku yang sudah membekak? memangnya apa yang bisa aku harapkan, seorang ibu pasti membela anaknya.


*****


Kaivan yang sedang duduk dengan ayahnya,asik mengobrol tentang bisnis. sebagai mana dua pria bertemu, mereka juga mengobrol dengan topik yang berbeda tidak seperti ibu-ibu bertemu.


"Bagaimana perusahaan nak? apa semaunya baik-baik saja?" Kaivan sudah tau ayahnya akan bertanya itu. "semuanya baik ayah... hanya ada sedikit masalah di pabrik."


"Ayah tau kau sedang bingung... tapi ingat satu hal, sesibuk apa dirimu bekerja, jangan pernah mengabaikan istri mu." Kaivan langsung bingung.


"Maksud ayah?" apa ayah tau apa yang aku lakukan.


Aku menyiksanya bukan karena itu ayah... tapi karena dendam ku. bagaimana aku biarkan dia bahagia, sedangkan dia menghancurkan semua yang aku impikan.


"Halo om.. astaga.... maaf salsa tidak tau om akan kesini." Ternyata salsa sudah kembali dari shoping nya.


"loh.. kok salsa ada disini? sejak kapan?" Kelvin langsung gugup untuk menjawab pertanyaan ayahnya. Belum sempat kaivan menjawab,salsa lebih dulu memotong perkataan kaivan.


"Udah dua hari Om...," ucap salsa tanpa malu.


"Hah... dua hari?!! kamu disini?" kali ini ibu Kaivan yang terkejut mendengarnya. "Kenapa kalian gak bilang sama ibu"


"Bu.. aku yang memintanya, agar Salva punya teman." kaivan mencari alamat agar ibunya tidak ngamuk.


Jangan berbohong kai,ibu tau apa yang sebenarnya kau lakukan. secara tidak Langsung kau menyiksa batin Salva.


"Baiklah... tapi setelah ini salsa pulang dengan Tante, jangan menggangu mereka berdua. mereka butuh waktu berdua, agar Semakin dekat dan saling mengerti!"


Uhhh seperti wanita tua ini sengaja menjauhi ku dari kai, untuk sekarang aku akan mengalah tapi tidak untuk lain kali. Aku tidak boleh membuat mereka benci dengan aku,aku harus cari cara agar ibu Kaivan benci sama Salva.


"Ya udah Tante... Salsa pulang sama Tante aja nanti, lagian orang tua juga udah nyuruh pulang Barusan," ucap Padahal dalam hati memaki ibunya kaivan.


****


hay aku datang lagi πŸ˜…


maaf jika ada kesalahan dalam penulisannya. dan jangan lupa tinggalkan jejak,vote,like,end komen.


SALAM CINTA DARI ARA PUTRI πŸ˜˜πŸ’–πŸ’“