Goresan Hati Yang Terluka

Goresan Hati Yang Terluka
adakah kesempatan?


Sudah hampir lima belas menit Arya menunggu diparkiran, ia berharap Salva mengejarnya, memilih kembali bersamanya. Tapi sayang itu tidak terjadi, ia sudah menunggu cukup lama tapi ia tak kunjung datang.


Apa benar tak ada kesempatan untukku? apa dia akan kembali dengan mantan suaminya?


Pertanyaan itu menghantui pikiran Arya dari tadi, ia sangat berharap Salva datang padanya, menjelaskan apa yang terjadi. tapi hingga sampai sekarang tak ada nampak kehadiran istrinya.


Mungkin aku terlalu berharap... lebih baik aku pergi.


Arya memacu mobilnya dengan kecepatan tinggi, sekarang yang ia inginkan hanya pulang. Menenangkan pikiran yang kacau.


*****


Salva yang tadinya ingin mengejar kepergian suaminya, langsung dihentikan Kaivan. Salva sangat kesal, ia yakin pasti Arya salah paham dengan dirinya, yang ia butuhkan sekarang waktu agar Arya memberikan dirinya kesempatan ini menjelaskan.


"Salva, aku mohon dengarkan dulu penjelasan ku...." ucap Kelvin penuh harap.


"Mas... tidak ada yang perlu dijelaskan lagi! semuanya sudah berakhir mas... kau dan aku sudah tidak sejalan lagi, tolong... tolong jangan ganggu kehidupan ku lagi!!" Ucap Salva penuh penekanan. "Aku kesini hanya untuk melihat keadaan Ayahmu, tolong jangan salah artikan!"


Deg


Kaivan menggeleng cepat,ia sudah berjuang selama ini untuk mencari kebenaran, tidak mungkin ia akan melepaskan wanita yang dicintainya begitu saja.


"Gak... gak va!! kita harus kembali bersama!" Kaivan mencoba memeluk Salva lagi, tapi sekarang dengan tegas Salva menolak.


"Sekuat apa pun kamu berusaha, kita tetap tidak akan bersama mas! Allah sudah memisahkan kita, itu tandanya kita tidak Berjodoh!" ia mulai menjauh dari kaivan, mungkin yang akan dikatakan selanjutnya akan membuat pria itu marah besar.


Hal ini sudah Salva duga akan terjadi, karena mantan ayah mertuanya itu sudah menjelaskan dan pemperingati dirinya.


Lagi pula ia tidak punya alasan untuk kembali bersama mantan suaminya ini, perhatian dan kasih sayang yang diberikan suaminya sudah mengikis habis cinta untuk kaivan. Yang ia inginkan sekarang, ia ketahui cintanya sudah tumbuh dengan subur untuk suaminya, bukan untuk pria lain! tidak kaivan atau yang lainnya!


"Kenapa? kenapa kita tidak bisa bersama? kau milikku, akan seperti itu sampai kapanpun!" Kaivan mulai meninggikan suaranya, ia sakit, sangat sakit hatinya mendengar penolakan Salva.


"Sudah terlambat mas... cinta ku bukan lagi untuk mu! diantara kita sudah tidak ada apa-apa lagi... Ada hati lagi yang harus aku jaga! jadi aku mohon jangan ganggu hidupku!"


Setelah itu Salva pergi dari hadapan kaivan,ia tau sifat pria itu, jika dia merasa tersinggung ia tak segan akan menyakiti orang lain.


"Salva!!! apa maksudmu...!" teriak kaivan meminta Salva kembali. tapi Salva tak peduli,ia tetap berlari mencari keberadaan Arya.


"Apa aku terlambat?"


*****


Jika ia kembali kerumahnya dengan suasana hati seperti ini,ia takut akan menyakiti istrinya, meskipun dirinya marah bukan berarti ia bisa bertindak kasar pada istrinya.


"Assalamualaikum Bu...." ucap Arya saat memasuki rumah orang tuanya itu.


"Waalaikum salam... loh Arya? kamu datang kok gak bilang-bilang ibu?" Arya mengambil tangan ibunya untuk diciumnya. Sedangkan ibunya celingak-celinguk mencari keberadaan Salva yang tidak terlihat.


"Maaf Bu... ibu sedang cari apa?"


"Mana istrimu nak? Kok gak keliatan?" Arya tersenyum kecut mendengar pertanyaan ibunya. andaikan ibunya tau apa alasan dirinya datang kemari, mungkin dia akan berteriak heboh.


"Dia dirumah Bu... aku sengaja datang sendiri kesini, aku rindu dengan kalian." Arya mencoba mencari alasan yang masuk akal.


Hati seorang ibu tidak bisa dibohongi, meskipun anaknya menyembunyikan kebenaran, tapi dia bisa lihat dari mata anaknya jika dia sedang ada masalah. Tak ingin membuang anak semakin tertekan ia menyuruh Arya untuk membersihkan diri dan beristirahat.


Ibu tau nak, dirimu sedang ada masalah dengan istrimu. Padahal hubungan kalian baru sesingkat ini, sudah ada saja penghalang untuk kalian bahagia. Ibu hanya bisa membatu dengan doa... semoga semuanya baik-baik saja!


******


Hay semuanya...


Udh lama ya aku gk nyapa kalian πŸ˜…πŸ˜…


ada yang rindu gak? eaaa...


Maaf ya buat kalian kesel, apalagi ada juga yang bilang aku pelit... padahal emang iya sih🀣🀣🀣


Aku bukan tak mau update banyak, hanya saja otak ku gak bisa dipaksakan untuk melangkah lebih jauh... eaaa


Berlebihan banget ya🀣🀣


Tenang, meskipun aku gak update banyak, tapi akan ku usahakan setiap hari update walaupun dikit. dan untuk para pembaca tersayang ku, jangan pernah bosan ya... apalagi jejak kalian benar-benar menambah semangat ku.


Meskipun gak dibales, tapi aku selalu baca komen kalian....


pokoknya salam cinta deh untuk kalian 😘😘