MENJADI GADIS PETANI

MENJADI GADIS PETANI
61. lembah lembayun


Lembah adalah jenis bentang alam. Lembah adalah bagian yang lebih rendah di daratan, di antara dua bagian yang lebih tinggi yang mungkin berupa bukit atau gunung. Lembah seringkali mulai sebagai lipatan ke bawah di antara dua lipatan ke atas di permukaan Bumi, dan kadang-kadang sebagai lembah keretakan.


Sebuah lembah dibuat lebih dalam oleh aliran air atau sungai saat mengalir dari dataran tinggi ke dataran rendah, dan menuju danau atau laut. lembah dibuat oleh gletser yang merupakan sungai es yang bergerak lambat.


Ketika air atau es membuat lembah lebih dalam atau lebih luas, ini disebut erosi. Angin juga dapat membuat lembah lebih besar karena erosi. Banyak orang di dunia hidup di lembah karena sering kali ada sungai atau aliran di lembah untuk mendapatkan air segar, dan seringkali ada tanah yang bagus di lembah untuk bercocok tanam.


disini lah perguruan harimau putih berada. lembah lembayun ini, memiliki pemandangan yang sangat membuat siapapun akan betah berlama-lama di tempat ini. inilah alasan, beberapa perguruan ilmu bela diri ingin merebut tempat itu. namun sialnya, mereka tak dapat menemukan lembah ini. lembah ini ada, namun tak terlihat seperti hilang dan namanya hanya sebuah legenda saja.


***


kini, Gayatri dan 13 orang lelaki yang saat ini ada bersamanya sedang makan malam bersama. tampak di antara mereka memang tidak ada batasan apapun.


sempat aji dan yang lainnya menolak makan bersama mereka, karena menganggap diri mereka tidak pantas duduk sejajar dengan mereka. mereka hanya lah kaum rendahan yang tidak sengaja di rekrut oleh tuan Chandra Gupta untuk dijadikan sebagai murid. namun, Gayatri dan kedua kakaknya Langsung memberikan sebuah pengertian dan meluruskan pemikiran kuno mereka tentang strata. akhirnya mereka ikut bergabung bersama.


"wah !! makanan ini sangat enak.. tak seperti rasa yang biasa kita buat." ujar Guntur dengan mulut yang menggembung karena penuh dengan ayam. mereka semua menganggukkan kepala tanda setuju, berbeda dengan Arga Diran dan Rion. karena memang mereka sudah sering memakan masakan dari Gayatri.


"kalau beneran enak, dihabiskan saja." ucap di ran kepada ke-10 pemuda itu. namun tiga yang lainnya sedang menikmati bubur ayam yang sudah dibuat oleh Gayatri.


"bubur ayam ini juga sangat enak. aromanya sangat wangi, Aku tidak tahu ternyata bubur bisa dibuat seperti ini." ucap salah satu dari mereka yang tak lain adalah Abimana. Iya terus memasukkan bubur dalam mulutnya tanpa jeda, hingga tak membutuhkan waktu lama, bubur itu telah habis di dalam mangkuknya.


"benar-benar enak, terima kasih dek." ucap Abimana sambil mengelus-elus perutnya yang sudah menggembung. tak lama Ia pun bersendawa, Abi pun langsung menutup mulutnya. sontak saja aksi itu langsung mengundang gelak tawa dari semuanya.


"hehehe maafkan Aku..." ujar Abi sambil malu-malu.


"Tidak apa-apa Kak Abi, Kakak memang harus semangat untuk makan agar bisa mengembalikan daging-daging kakak. lihatlah Kakak seperti tengkorak berjalan." ujar Gayatri mengajak saudara-saudara barunya untuk bercanda. mereka yang mendengar penuturan Gayatri langsung membulatkan matanya, tapi sekejap akhirnya mereka tertawa semua.


"kamu bener dek, berarti kami harus lebih giat lagi untuk mencari makanan-makanan yang bergizi untuk mereka. agar daging-daging mereka segera tumbuh." timpal aji akibat dari ucapan Gayatri. mereka semua pun kembali tertawa, suasana malam itu benar-benar hangat.


tak lama aktivitas makan malam Mereka pun berakhir. Setelah membersihkan semua perkakas-perkakas yang telah mereka gunakan, Setelah itu mereka berkumpul kembali di ruangan yang sudah dikhususkan untuk mereka berkumpul, karena ruangan itu cukup besar untuk menampung mereka semua.


"jadi, bisakah kalian menceritakan apa yang menimpa padepokan harimau putih ini..??" tanya Diran memulai pembicaraan. mendengar pertanyaan dari Diran, kesedihan yang terjadi di masa lalu pun kembali terkuak. ke-10 bersaudara itu berusaha untuk menata hati mereka dan bertahan sampai sekarang. namun tatkala mengingat kejadian yang menimpa mereka bertahun-tahun lalu itu, kembali membuat mereka bersedih.


aji menceritakan awal mula terjadinya kehancuran padepokan, di mana waktu itu sang guru yang sedang melakukan pelatihan tertutup ternyata tidak pulang-pulang. padahal sang guru telah berjanji akan kembali setelah 6 bulan pelatihan tertutup.


sampai akhirnya orang-orang beranggapan kalau, sang guru padepokan harimau putih telah meninggal. dari situlah mereka mulai memanfaatkan kondisi padepokan harimau putih yang tidak bertuan itu.


beberapa kelompok yang merasa iri terhadap padepokan mereka mulai menyerang satu persatu. bahkan murid-murid padepokan yang sangat banyak itu memilih untuk berpindah perguruan.


karena masalah yang sangat serius ini, akhirnya aji dan orang-orang yang tersisa membuat araya perlindungan dibantu dengan sebuah token yang berwarna merah yang dititipkan oleh sang guru kepadanya. karena sebelum Tuan candragupta melakukan pelatihan tertutup, Iya langsung menitipkan Token itu untuk berjaga-jaga.


Token itu adalah sebuah araya perlindungan yang sangat kuat, di mana Token itu akan aktif apabila disebutkan mantra-mantra dan juga meneteskan darah sang pemilik.


itulah alasannya padepokan mereka tertutup oleh raja perlindungan yang sangat kuat. sehingga tak ada yang mampu menembusnya. aji dan teman-temannya yang lain pun hanya akan keluar apabila persediaan makanan mereka telah menipis. itu pun mereka harus menyamar untuk mengelabuhi musuh-musuh mereka.


setelah berbicara cukup panjang, akhirnya aji menghentikan ceritanya. tanpa di wajahnya ada kerutan kesedihan di sana ketika menceritakan tentang guru mereka.


"sepertinya kalian sangat menyayangi guru kalian..?? bisakah kalian menceritakan seperti apa watak sang guru..??" tanya Diran kepada aji dan teman-temannya lagi. aji kembali menarik nafasnya, kemudian tersenyum mengingat sikap dan watak dari gurunya.


"guru memiliki hati yang baik dan lembut, namun juga sangat tegas. ia mendidik kami ke jalan yang benar dan akan menghukum kami jika kami melakukan kesalahan. namun hukuman yang kami terima bukanlah hukuman fisik, melainkan hukuman yang diberikan guru adalah menghafal semua kitab yang mengajarkan tentang kebaikan. saat kami lelah guru tidak pernah menegur kami dengan mengatakan,' jangan bermalas-malas, orang yang malas tidak akan mendapatkan kesuksesan' melainkan guru akan mengatakan, ' istirahatlah yang cukup, setelah itu lanjutkan latihan kalian, jika sudah lelah Jangan memaksakan diri. orang yang hebat adalah orang yang bisa memperhatikan kesehatannya.' itulah yang selalu diucapkan oleh guru kepada kami. kami tahu guru berbicara seperti itu karena menyayangi kami, dan kami juga tidak ingin mengecewakannya. guru adalah sosok Ayah kakek atau pemimpin bagi kami, Iya juga mengajarkan kami banyak hal dalam dunia ini." terang Abi.


"namun tak sedikit juga, guru akan bertingkah kekanak-kanakan. mengambek, cemberut dan mengomel-ngomel seperti emak-emak kompleks yang lagi ngomongin anak tetangga sebelah, Yang kerjanya mageran terus. udah mager main handphone lagi..😁 ( ngomongin diri sendiri nih ye...😂) ehem maaf, maksud saya guru akan cerewet seperti perempuan saja. tapi kalau diingat-ingat, itulah salah satu sifat yang membuat Kami merasa sangat dihargai dan dilindungi oleh guru. karena itu, setelah guru menghilang. kami memilih untuk menutup diri di dunia persilatan ini." terang aji lagi.


"mmm... berarti sama ya dengan sifat kak Diran. hahaha... Kak Diran juga orangnya, suka ngambek dan cerewet, seperti kucing yang ingin kawin. hahaha..." ledek Gayatri kepada kakaknya. Diran yang mendengar adiknya meledek, Iya langsung mencubit pipi adiknya dengan gemes.


"berani ya kamu ngatain Kakak seperti itu.." ucap Diran sambil mencubit pipi adiknya.


"aduh aduh kak sakit..!! jangan cubit pipi gaya, nanti pipi gaya tidak cantik lagi.." ucap Gayatri sambil memegangi tangan kakaknya yang tengah mencubit bibinya. Diran pun langsung melepaskan cubitannya itu.


***bersambung***