
Rion saat ini telah bergabung dengan kelompok Gayatri sudah seminggu. Iya belum memutuskan untuk kembali ke ruang dimensi. Ia memutuskan untuk menghabiskan waktunya sebelum akhirnya dikurung oleh Gayatri di ruang dimensinya.
"Rion kau tak kembali ke ruang dimensi..??" tanya Gayatri kepada Rion. pasalnya Gayatri menjadi heran melihat Rion yang tidak memikirkan untuk kembali.
Rion yang mendapatkan pertanyaan seperti itu dari Gayatri langsung mengarahkan pandangannya ke arah sumber suara. Rian pun memberikan senyum yang manis kepada Gayatri. dan saat ini mereka hanya berdua sedang melakukan pemburuan.
"tentu saja aku akan kembali ke Rumi, tapi tidak sekarang. aku ingin menikmati suasana di luar dulu sebelum akhirnya kamu mengurungku dan menyibukkan ku dengan urusan-urusanmu." ucap Rion sedikit memicingkan matanya ke arah Gayatri. Gayatri yang mendengar pengaturan Rion tentu saja tidak terima. Gayatri pun melayangkan sebuah pukulan di punggung Rion.
"sekate-kate ya lu kalau ngomong. enak aja lo bilang gue nyibukin lo dengan urusan gue..!! sejak kapan..!! hello.."seru Gayatri tidak terima. bahkan kata-kata dari dunianya pun keluar dengan sendirinya.
Rion langsung tersenyum melihat respon dari Gayatri. Untung saja kakak-kakaknya tidak berada di sini, kalau tidak mereka akan terkejut mendengar kosakata yang keluar dari mulut Gayatri.
"sorry ya, tapi kenyataannya emang kayak gitu kok.." debat Rion lagi tidak mau kalah. Gayatri pun menghentikan langkah kakinya dan menghadap ke arah Rion.
"Oh!! jadi sekarang kamu mulai protes ya.." ucap Gayatri sambil menaikkan lengan bajunya. Rion yang melihat hal itu langsung tersenyum jenaka.
"hehehe, Aku tidak berani Rumi..!! sebaiknya kita lanjutkan perburuan kita. Setelah itu kita kembali, takutnya kedua kakakmu akan menelanku hidup-hidup jika kita kelamaan berburu." ucap Rion sambil melambai-lambaikan tangannya. Gayatri pun langsung mendengus kesal.
"huh!! kamu membuat mood ku rusak Rion.. Ya sudah ayo jalan, gunakan kekuatanmu untuk menemukan ayam-ayam di hutan ini." ucap Gayatri lagi memberikan perintah kepada Rion.
Rion yang tidak ingin ada perdebatan yang panjang, akhirnya ia langsung menggunakan kekuatannya untuk menemukan hewan buruan apa saja yang terdapat di hutan ini. dan tak lama Rion menemukannya.
setelah merasa cukup, akhirnya Rion dan Gayatri langsung meninggalkan tempat itu.
***
sesampainya Rion dan Gayatri di tempat pertemuan mereka. ternyata waktu itu sedang terjadi pertarungan. di mana terlihat, beberapa kelompok yang menyerang kedua kakaknya. di mana kedua kakaknya itu sedang melindungi 5 orang yang sudah terluka akibat pertarungan itu.
sepertinya mereka adalah para pembunuh yang diutus untuk menghabisi kelima pemuda tersebut. tanpa Arga dan Diran juga kewalahan menghadapi musuh-musuh itu. tanpa banyak mikir lagi, Rion dan Gayatri langsung melesat dan membantai kelompok pembunuh tersebut.
"Siapa kalian..!! berani sekali kalian mengusik kedua saudaraku..!!" ucap Gayatri yang sangat menggelegar karena marah. Iya melihat beberapa goresan dan sayatan di tubuh kedua kakaknya. itulah yang memicu kemarahan Gayatri.
Gayatri tanpa menunggu protestan dari kelompok itu. Iya langsung menyerang mereka tanpa ampun, bahkan aura penguasa yang diwariskan oleh kakeknya kepadanya ke luar begitu saja.
orang-orang pun langsung merasakan aurat tersebut. bahkan kedua hewan kontrak Gayatri keluar dari ruang dimensi.
(sial !! ini adalah aura penguasa.. Siapa gadis ini..!!) batin ketua kelompok itu.
namun Gayatri tidak memberikan kesempatan kepada kelompok itu untuk berpikir lama. Iya langsung segera membabat habis mereka.
***bersambung***