
❤❤❤ mengandung adegan dewasa, di bawah umur, skip ya, ntar basah sendiri. ❤❤❤
Andre menatap wajah Mayang yang tengah menatapnya, ia pun berjalan menuju tempat tidur sambil mengangkat tubuh Mayang.
Sesampainya di atas tempat tidur Andre membaringkan tubuh Mayang dengan pelan dan hati-hati.
Dengan lembut ia mengelus pipi mulus Mayang,kemudian mendarat kecupan hangat pada keningnya.
Kecupan tersebut perlahan turun dari kening hingga ke bibirnya , tak ada satu inci pun dari wajah Mayang yang luput dari kecupan Andre.
Andre mencium pipi, kening dan dagu Mayang.
Tangan Andre mulai menyusuri bagian dada kemudian melepas satu per satu kancing kemeja yang Mayang kenakan,
sementara bibirnya terus menyesap bibir Mayang dengan lembut.
Kecupan Andre begitu lembut, hangat dan manis.
Mayang mulai kesulitan bernapas karena Andre terus menjejali bibirnya tanpa ampun, sementara tanganya mulai menggerayangi setiap inci dari lekuk tubuh sang istri
Andre berhasil menyibak kemeja yang Mayang kenakan, kemudian membuanganya dengan sembarangan.
Andre semakin menggeram melihat bukit kembar yang terlihat montok. Secepat kilat ia berhasil membuka pengait dari kaca mata pelindung dari dua gundukan tersebut.
Wajah Andre memerah menahan hasratnya. tapi ia tahu jika sang istri belum terbakar gairah.
Andre menurunkan wajahnya sembari mengecup dengan lembut pada ceruk leher Mayang ,hingga wajahnya berhenti pada Dua bukit kenyal.
Langsung saja Andre menyesap salah satu dari puncak bukit tersebut dan memainkan lidahnya, sementara tangannya mereemas lembut salah satu puncak bukit yang lainya.
Tubuh Mayang bergidik, ia pun mengelinjang karena merasakan hasratnya yang mulai terbakar.
Tak sampai di situ, jemari Andre bergerilya menuju lembah tandus yang kini mulai basah akibat perbuatannya.
Andre melepas seluruh penutup tubuh Mayang tanpa tersisa, tanganya menyusuri bukit mini yang ada di atas lembah tersebut, kemudian menguncangya dengan lembut.
Akh! Teriakan Mayang tertahan, tanganya meremas sprey, Lagi-lagi Andre berhasil membuat tubuh Mayang mengelinjang hebat hingga dua bukit itu menegang.
Mayang mengguman, menggigit bibir bagian bawahnya, menahan gairah dari serangan awal sang suami.
Wajah Andre semakin memerah, sudah tak kuasa menahan hasratnya, secepatnya ingin menerobos gua sempit dan licin tersebut.
Secepatnya Andre melepas penutup tubuhnya, kemudian ia memposisikan tubuhnya di atas tubuh Mayang.
Keduanya pun saling menatap penuh damba,menyatukan tubuh mereka.
Andre mengcup bagian perut Mayang yang sudah terlihat buncit.
Kemudian ia kembali mendaratkan kecupan lembut di bibir Mayang.
Akh, pekik Mayang tertahan ketika Andre mulai menghentak, hingga membuat tubuhnya sedikit berguncang.
Mayang merasakan betapa besar dan perkasa nya meriam sakti Andre. Ia pun menahan napas ketika Andre memulai serangannya.
Mayang membuka Matanya karena mulai merasakan nikmat , saat benda tersebut keluar masuk secara beraturan pada gua sempit miliknya.
Akh! lengkuhan tersebut berhasil keluar dari bibir Mayang. Sesuatu yang tak pernah ia bayangan, karena begitu nikmat .
Akh eh m esh
Suara desaahan dan erangan terdengar bergantian dari keduanya.
, Andre terus memompa perlahan seraya mengatur serangannya. matanya merem melek menikmati sensasi hangat dan Berdenyut- denyut yang sudah lama ia rindukan, tapi kali ini terasa lebih nikmat, karena di lakukan berdasarkan cinta bukan nafsu semata.
Kedua insan tersebut memulai petualangan cinta mereka untuk pertama kalinya.
Perlahan tapi pasti gerakan mengayun Andre semakin cepat di iringi hentakan-hentakan pelan yang membuat tubuh Mayang mengelinjang.
Akh ehm es,
keduanya mulai menikmati surga dunia tersebut, Andre tak hanya menyerang dari atas dengan menghujani Mayang kecupan yang mendarat di seluruh permukaan wajah dan tubuhnya, tapi juga menyerang dari bawah yang membuat Mayang merem melek tak berdaya.
Rajang mereka pun bergoyang seirama dengan hentakan-hentakan Andre, tubuh keduanya pun sudah basah bersimbah peluh.
Andre terus mengayunkan kecepatannya, semakin lama semakin cepat.
Setengah jam menjelajahi surga indah, Andre terpaksa harus menyerah dan menyelesaikan misinya, berburu puncak kenikmatan.
Satu hentakan akhir berhasil membuat keduanya melengkuh panjang.
Akh! ehm es
Tubuh Andre basah oleh keringat, seketika tubuhnya tumbang di atas tubuh Mayang. Ia pun kembali merangkul dan memeluk sang istri.
"Akh leganya, "ucap Andre ketika senjatanya berhasil menembakan peluru sampai habis tak bersisa.
Andre menarik napas panjang, kemudian menari tubuhnya agar tak terlalu lama mengukukng tubuh Mayang.
Sebelum menumbangkan tubuhnya, Andre mendaratkan kecupan ungkapan terima kasihnya pada sang istri.
Setelah mengatur napasnya, ia kembali memeluk sang istri, membelai rambut Mayang dan kembali mendaratkan kecupan bertubi-tubi.
"I love you sayang," bisik Andre di telinga Mayang, keduanya pun saling melempar senyum mesra.
Bersambung, puaskan Author hari up tiga episode sekaligus. jangan lupa vote dan hadiahnya biar author tambah semangat. makasih. 😘