Mengandung Benih CEO Kejam

Mengandung Benih CEO Kejam
Mayang oh Mayang


Adiaksa berada di kamarnya, sedang merenungi apa yang telah terjadi. Peristiwa di meja makan membuatnya kembali mengingat Mayang.


Sedang apa Mayang sekarang, dimana dan apa yang ia makan. Dirinya dan keluarga makan-makanan enak setiap harinya, tidur di kamar yang nyaman dan aman, sementara Mayang tak tahu ia berada di mana, apa yang ia makan, Adiaksa sangat mengkhawatirkan Mayang, Tentu tak mudah menjalani hidup sendiri tanpa seorang suami atau pun orang tua yang mendampingi, apalagi Mayang tengah hamil saat ini.


Bulir bening perlahan menetes di pipinya.


Mengingat semua yang telah ia lakukan pada Mayang selama ini. Dirinya mengganggap Mayang sebagai anak pembawa sial, karena istri tercinta meninggal dunia ketika melahirkan Mayang. Padahal itu semua tak ada hubungannya dengan Mayang. Hidup mati seseorang sudah di tentukan dari yang kuasa.


Mayang juga tak pernah mendapatkan kasih sayang darinya. Sejak kecil Mayang hidup menderita di panti asuhan, sementara Anak-anaknya yang lain hidup dalam serba kecukupan.


Mayang juga mengorbankan dirinya, menjadi barang gadaian hingga melunasi hutangnya terhadap Andre. Namun Lagi-lagi Mayang tak pernah menikmati semua yang harusnya jadi miliknya.


Adiaksa tertunduk seraya meremas rambutnya dengan frustasi.


"Hiks hiks, Aku memang ayah yang bodoh! tolol! Karena aku telah beranggapan sama dengan ayah ku yang kolot itu! hiks hiks. Aku mengasingkan putri ku sendiri, karena percaya jika Mayang itu anak pembawa sial. Hiks hiks sekarang aku sadar bahwa Mayanglah yang membawa keberuntungan bagi ku, Dia rela berkorban demi aku ayah yang tak berguna yang telah mengasingkan nya di panti. " sesalnya.


Hiks hiks hiks, kemudian Adiaksa berlutut dengan tubuh yang gemetar ia bersujud.


"Ampuni aku Tuhan yang telah zalim terhadap darah daging ku sendiri. Kau pernah mempercayakannya padaku, tapi aku justru telah membuangnya ke panti. Dan sekarang saat aku ingin bersamanya, dan telah menyesali semua kesalahan ku, Mayang justru pergi meninggalkan aku hiks, hiks. "Adiaksa bersujud ia benar-benar telah menyesali kesalahannya. Tubuhnya berguncang dengan tangisan penyesalan.


"Mayang, semoga Tuhan selalu menjaga dan melindungi kamu Nak, mungkin ayah mu ini pantas menerima hukuman ini hiks hiks hiks. "


Adiaksa terus meratapi dan menyesali kesalahannya


***


Reza mendapati Andre yang sudah tak sadarkan diri di Bar.


Dengan bantuan Alex dan Bodyguard yang lain mereka membopong tubuh Andre membawanya ke dalam mobil. Andre duduk di kursi depan samping Alex.


Di dalam mobil Andre masih tak sadarkan diri. Reza memasang seatbelt yang kencang agar AndreIa tak jatuh saat mobil melaju. Andre terus saja bicara meracau. Kadang ia mengumpat Mayang, kadang ia juga memanggi manggil nama Mayang dan memintanya untuk kembali.


"Dasar perempuan dungu! Mau kau bawa kemana anak ku! Aku tak akan melepaskan mu Mayang! Lihat saja kalau aku mendapatkan ku. Akan ku buat perhitungan dengan mu Mayang! " cecar Andre dengan suara lantang penuh emosi sambil menunjuk nunjuk kearah atas.


Reza dan Alex tak berani berkutik. Mereka terus membawa Andre pulang demi keamanannya sendiri.


Beberapa saat kemudian Andre ,merubah vibra suaranya.


"Mayang! di mana kau Mayang? hiks kenapa kau lari dari ku Mayang. Aku ini suami mu Mayang, pulanglah Mayang, pulang lah hiks," ucap Andre dengan mengiba.


Reza dan Alex tertawa kecil melihat Andre yang seperti orang gila, kadang ia marah marah. Kadang juga Andre seperti merana menahan perasaannya terhadap sang istri yang tak kunjung pulang.


Sepanjang perjalanan Reza dan Alex harus menahan tawanya karna geli hati melihat Andre yang seperti orang kerasukan setan. Kadang ia marah terhadap Mayang, kadang juga ia memelas meminta Mayang untuk kembali bersamanya.


Setelah mengatur dan memastikan Andre dalam keadaan yang aman di kamarnya. Reza dan Alex pun memutuskan untuk pulang.


"Ha ha ha, Baru kali ini gue lihat si bos gegana seperti itu."tawa Alex.


"Ha Gegana apaan? " Reza


" Gelisah galau merana. " Alex.


"Iya gue juga pertama kalinya lihat si bos seperti ini , ternyata bos bisa juga di bikin gila sama wanita, selama ini wanita yang di bikin gila sama dia, ha ha " sahut Reza.


"Ha ha ha Mayang, Mayang. Gue penasaran secantik apa si Mayang itu sampai tuan kejam itu bisa di buat stress seperti itu. "Alex


"Entah.. gue juga ngak pernah lihat sosok Mayang yang asli. Atau Mayang memang ngak pernah ada, hanya halusinasi tuan Andre saja. " Reza.


"Ehm, bisa jadi," guman Alex sambil mikir.


"Sekarang loh pikirin baik-baik ya Lex. Selama ini kita itu di suru cari Mayang, tapi ngak pernah bertemu. Padahal tuan Andre itu seorang mantan ketua mafia, dan ia punya relasi gengs mafia-mafia hampir di seluruh dunia. Buronan ,penjahat besar,dan para mafia penghianat yang bisa kabur ke luar negri , bisa di tangkap sama tuan Andre dan anak buahnya. Tapi kenapa seorang gadis yang notabene adalah istri sendiri, yang lemah tak berdaya, tapi sampai saat ini ngak bisa di temuin oleh tuan Andre ya. "Reza.


"Ehm, Iya juga sempat berpikir seperti itu . Jangan-jangan itu hanya halusinasinya yang sebenarnya Mayang itu tak ada. " Alex.


"Tapi kemaren katanya si bos nikah. Dan anak buah yang lain, juga bilang kalau bos itu cuma nikah dengan walinya saja yakni pak Adiaksa seorang pengusa dan beliau itu ayah kandung Mayang. Masa pihak KUA mau menerima pernikahan gaib Seandainya Mayang itu cuma halusinasi atau seorang jin, " sanggah Reza lagi


"Iya juga ya. Okelah kalau si bos gila. Apa mungkin pihak yang menikahkannya dan pak Adiaksa juga gila.Ngak mungkinkan mereka gila berjamaah gara-gara si Mayang?"


Ha ha ha , mereka tertawa lagi


"Iya bener, udah ah kalau ngomongin Mayang terus , ntar kita keturan gila kayak si bos. Ngak habis pikir gue, ck ck ck. " Reza.


"Gue rasa sih, ini hukuman untuk bos Za. Si bos itu menikahi banyak wanita hanya untuk melampiaskan hasratnya saja, jika sudah bosan ia tinggal begitu saja, dia cerain dan kawin lagi dengan wanita yang baru. " Alex.


"Iya, mungkin sudah saatnya si bos kena karma dari perbuatannya sendiri. Tapi kasihan juga gue lihat bos." Reza.


"Gue ngaklah, biarin aja si bos merasakan sendiri akibat dari perbuatannya. Biar dia ngak semena-mena." Alex.


***


Andre terus saja meracau di dalam kamarnya sampai ia tak sadarkan diri, sementara Mayang tidur dengan tenang berselimut mimpi indah.


Bersambung guys. jangan lupa dukung author ya biar author up lagi


Author ada info terbaru nih,


jika para reader ingin lihat video editan dari beberapa cerita novel dari author novel toon. Kamu bisa lihat di IG. @authorhoror.