
Rania mengantarkan Jiandra ke ruangan para staff Sales berkumpul , ada 12 Sales Senior dan 3 anak Magang termasuk dirinya , ruangan Sales sangat luas mengingat bagaimana para Sales harus menggecarkan Produk MHS tentu harus memiliki sales yang banyak .
Rania memperkenalkan Jia sebagai anggota Magang baru untuk satu bulan kedepan , mereka semua menyambut Jia dengan senang hati ada juga yang menatap Jia sinis dan cuek .
Disisi lain karyawan pria menyambut Jia dengan mata berbinar .
“Kalau gini kita semangat kerja donggg “ teriak Agus senior Sales
“Yoi Guss , cuci mata tiap hari liat yang bening-bening “ balas Sandi .
“Woyyy dasar lu playboy cap kura-kura , nama aja lu playboy otak lu lambat kek Kura-kura . Lu ketinggalan berita dia itu siapa ?? “ tunjuk Sinta pada Jia
“Ya dia anak magang begokk “ kesal Agus
“Wahhh jadi beneran otak lu lambat ,kurang bisa menerima info terup to date , ckckc “ kesal Sinta
“Dia itu tunangan si Bos “ bisik Sinta kepada Agus dan Sandi yang duduk disebelahnya
Sandi dan Agus terkejut
“Beneran lu ? “ tanya Sandi
“Caelahh pake nanya beneran apa enggak, sonohhh liattttt mereka viralll waktu ne bajigurr lo keknya gak punya kuota ya kalau diKos ? Makanye lo online pas di Kantor aja karena pake Wifi “ mulut Sinta tajam
“Bahh sial*n lu ta , mulut lu kagak bisa direm bikin malu gue lu sial*n “
Sinta cekikikan ….
“EHH SUDAH-SUDAH , kalian kok ribut begini “ Teriak Rania kesal
Sinta, Agus ,dan Sandi pun terdiam ,sementara karyawan lainnya hanya mengendikkan bahu tak tau menau karena mereka lebih fokus untuk mendokrin costumer .
“Eh kamu Jia , kamu bisa duduk disebelah Sinta ! “ ucap Rania
“Baik bu , terimakasih “ ucap Jia menunduk lalu berjalan menuju Sinta
Sinta dengan senang hati menyambut Jia , Sinta melambaikan tangannya kepada Jia . Agus dan Sandi pun tak kalah senang karena akan duduk berdekatan dengan Jia .
Jia tersenyum melihat Sinta menyambutnya dengan baik , Jia pun berakhir duduk di kursi depan meja Sinta.
“Haii Jiandra kann ? , senangnya bisa bertemu secara langsung“ ucap Sinta berbinar
Jia menggaruk tengkuknya tak gatal , ia nyengir
“Hehe , iya kak aku Jiandra . Senang juga bisa bertemu denganmu kak Sinta ! “
Sinta tersenyum , sementara Agus dan Sandi saling senggol ingin berbicara pada Jia namun malu .
“Sinta kamu ajarkan anak Magang itu dengan baik ,semua mengenai Bisnis dan tentunya Sales Marketing trick . “ ucap Rania
“Semua kembali bekerja dengan fokus , bulan ini harus melebihi target ! PAHAM ?!! “ teriak Rania
“PAHAMM !!! “ sahut semua karyawan kompak
Rania segera meninggalkan ruangan Sales and Marketing staff
Didepan pintu ruangan itu Rania tersenyum licik ,
“Aku minta senior paling bodoh untuk mengajarkanmu selama magang agar kamu lambat mengerti dan nilaimu akan buruk , bukankah Devan akan kecewa ?? Oke anak kecil ! Mari kita bersemang-senang “ batin Rania sungguh licik . …
Sinta mulai menjelaskan beberapa hal kepada Jia , dan otak encer Jia pun menerima semua infomasi dengan cepat . Sinta bukanlah orang bodoh , hanya saja ia memiliki trick sendiri untuk menarik seorang costumer , namun karena Sinta yang paling sering mendapat sedikit costumer setiap bulannya hal itu membuat Rania tak percaya pada cara kerja Sinta .
“Bagaimana kau sudah mengerti Jia ? “ tanya Sinta setelah ia menjelaskan semua hal tentang MHS’Company dan Sales Marketing Department SOP di MHS’company .
Jia mengangguk mantap
“Sudah kak, terimakasih ini informasi yang luar biasa ! “ seru Jia
Sinta terkekeh “Kau bisa menanyakan apa saja padaku ,akan aku jawab sedetail mungkin “
Jia mengangguk dan tersenyum “Terimakasih banyak kak Sinta ! “
Sinta mengangguk senang , mereka melanjutkan pekerjaanya sesekali Sinta menjelaskan kepada Jia tentang sesuatu yang Jia belum mengerti ,sesekali juga Sandi dan Agus merayu dan ikut menjelaskan kepada Jia .
Jia beruntung Sinta , Agus dan Sandi sangat welcome padanya . Sedangkan yang lain lebih cuek dan acuh . Bahkan anak yang statusnya sama Magang dengan Jia namun hanya beda senior dia terlihat sangat sombong dengan pakaian yang ckck tidak layaknya seorang anak Magang . Jia bergedik ngeri
...----------------...
Jam Makan Siang
“Udah laper guee , yuk Ta , San , Jia juga kita makan siang dikantin “ ajak Agus
“Boleh ayok , laper guahhh “ ucap Sandi yang memang sedikit lebay
“Lu berdua urusan makan cepet bengad dah , heran guah “ ucap Sinta
Jia terkikik geli mendengar cara mereka berbicara
“Yuk Jia kita makan siang bersama , hiraukan saja duo playboy cap kura-kura ini “ ucap Sinta lalu merangkul tangan Jia , mengajak Jia untuk pergi ke Kantin yang MHS’company sediakan .
“Woy Sinta , sialan lu baru punya temen baru lu lupain gue “ kesal Agus
Sinta terkekeh geli “ Apasih guss , lebay bad dah lu “
Mereka ber-4 berjalan beriringan menuju kantin .
“EH JIA “ panggil seseorang yang berada dibelakang Jia membuat Jia menoleh kebelakang
“Bu Rania “ bisik Sandy
Rania berjalan mendekati Jia , Jia mengernyitkan keningnya bingung
“Haisshh mau apa lagi ni nenek lampir “ batin Jia kesal
Rania sudah berada didepan Jia , matanya menelisik Jia tajam sedangkan Jia membalasnya dengan senyum
“Kalian semua bisa istirahat kecuali Jia , saya ada urusan sama kamu “ ucap Rania
“Lohh urusannya nanti saja kalik bukk , ini sudah jam makan siang . Jia juga perlu makan “ elak Sandy
“Saya tidak berbicara dengan kamu ! Diam kamu ! “ tegas Rania
“Sudahlah , kalian bisa pergi ke kantin lebih dulu nanti aku nyusul yah “ ucap Jia lembut dengan anggukannya mengatakan bahwa ia baik-baik saja .
“Jia aku temani kamu ya “ ucap Sinta
“Tak usah kak , sudah sana saja makan siang gihh “
Sinta menghela nafasnya “ Hmm , baiklah kalau begitu kita tunggu kamu dikantin “
Jia mengangguk dan tersenyum
“Yuk Gus , San . Kita tunggu jia dikantin “ ajak Sinta
“Jia , gue duluan “ ucap Sandy dan Agus
Jia mengangguk tersenyum ….
Kini hanya ada Jia dan Rania dilantai 3 , lantai yang memang khusus untuk Sales Marketing saja .
“Ada yang ibu perlukan ? “ tanya Jia sopan
“Ohh ya TENTU SAJA ! ini “ Rania memberikan Jianda satu lembar seratus ribuan
Jia mengernyitkan keningnya
“Kamu belikan saya kopi dan sandwich di Cafe depan kantor “ ucap Rania dengan nada mengejek
Jiandra melongo terkejut “ Tapi saya bukan pembantu ibu ! “ Jia menolak
“Ehh KAMU ! Saya atasan kamu ya , jangan pikir baru kamu tunangan Devan kamu bisa nolak apapun yang saya perintahkan “
Jiandra mendengus kesal , ia kalah jika sudah bawa-bawa nama Devan . Jiandra tak ingin orang-orang memandangnya Aji Mumpung .. Mumpung Devan CEO ia bisa melakukan apapun .
“Baiklah bu “ ucap Jia lalu berjalan meninggalkan Rania
“Waktu kamu 20 menit dari sekarang , kalau lebih dari itu artinya kamu tak dapat istirahat ! “ teriak Rania
Jiandra terkejut lalu berlari menuju lift
“Whatttt ? 20 menit arghhhh sialllll bossy banget sih itu nenek lampir “ gumamnya mendengus kesal didalam lift .
Sialnya Jia lupa sarapan pagi tadi , itu membuatnya nampak frustasi karena keadaan perutnya yang mulai perih karena tak diisi .
Jia berlari menghiraukan karyawan-karyawan lain yang menatapnya heran .
Jia tengah berada didepan Kantor MHS’company , ia melirik kanan kiri , berharap kendaraan berlalu lalang sepi sebentar karena ia hendak menyebrang untuk membelikan pesanan si Nenek Lampir .
Satpam yang berjaga kebetulan juga tak ada , entah mereka kemana . Mungkin sedang makan Siang !
Saat Jia merasa keadaan jalan raya sepi , ia pun segera berlari …
Namun entah itu motor datangnya dari mana mengapa bisa tiba-tiba muncul dengan kecepatan tinggi .
Jia yang menoleh pun terkejut melihat motor yang mendekat padanya bahkan motor itu tak mau berhenti , padahal sang pengendara melihat ada Jia didepannya namun Motor ini semakin menaikan kecepatan lajunya .
“Arghhhhhhhhhh “ teriak Jia
Bughhhhhhh
...----------------...
...Duhh ini ngapa coba ? ...
...Jangan lupa like ya 🙏🏼...