
Kedatangan Devan membius kaum hawa didalam aula , bahkan kaum adampun dibuat terbengong . Wajah Devan yang yang tampan , tegap dan berwibawa membuat mereka semua seperti terhipnotis . Jia sendiri yang masih memiliki perasaan terhadap Devan tidak berani melihat kearahnya .
“Jangan lihat, jangan lihat jia nanti jantungmu olahraga lagi “ batin jia mengusap dadanya dan pandangannya fokus kedepan .
Devan telah berdiri didepan , dengan sedikit tersenyum .
“ Baik adik-adik semua , jadi Devan ini adalah anak semata wayang saya , Devan yang akan menggantikan saya sebagai CEO MHS’group . Bagaimana ? Anak saya tampan bukan ?? “ seru papa Mahes berbicara dengan microphone ditanganya .
“SANGATTTT TAMPAN “ seru siswa lainnya membuat papa Mahes tertawa bahagia .
Sementara Devan pandangannya berkeliling mencari sosok Jiandra “ Bocil gue dimana ya ? “ batinnya . Sebelumnya Devan berkabar dengan Papa Kendra , dan papa Kendra memberitahukan keberadaan Jia di Universitas . Bukan suatu kebetulan Jiandra berkuliah di Universitas milik MHSgroup . Selain Universitas itu adalah Universitas terbaik , papa Kendra juga menyarankan Jia untuk berkuliah disana “Agar dekat dengan rumah , lagi pula itu kampus terbaik diKota ini “ kata pak Kendra , meski ada maksud terselubung didalamnya
“Agar Devan lebih mudah menjangkau “ batin pak Kendra cekikikan .
“Tentu , Beliau sangat tampan , jadi kalian bersemangatlah untuk kuliah, jangan pantang menyerah , lepas lulus nanti , ikutilah program recruitment MHS’group , jadilah yang terbaik , dan kalian akan sering berjumpa dengan CEO baru kami “ ucap papa Mahes sembari menepuk bahu putranya .
Papa Mahes terkenal humble dan juga dingin , untuk memberi motivasi terhadap anak muda papa Mahes sangatlah suka , karena ia ingin semua anak muda dikotanya menjadi orang yang sukses dan gigih seperti dirinya dulu , bahkan agar lebih baik dari dirinya . Namun jikalau sudah bekerja , papa Mahes sangat tegas dan dingin ini dilakukan agar karyawan tak semena-mena padanya dan tidak menganggap jika pekerjaan adalah sebuah lelucon semata .
Seluruh mahasiswa bertepuk tangan sangat gembira.
Setelah papa Mahes memberi motivasi kepada Mahasiswa Baru, Microphone pun dikembalikan kepada MC
MC yang sedari tadi bengong menatap Devan kagum dikagetkan oleh guncangan papa Mahes yang sedari tadi memanggilnya
“Mbak , silahkan dilanjutkan acaranya “ pinta papa Mahes tegas dan sedikit mengguncang tubuhnya membuat MC tersentak
“Memalukan “ batin MC tersebut
“Baiklah adik-adik semua , kalian semua masih semangat kannn? “ teriak MC itu
“MASIHH “ sorak anak MABA dengan semangat yang menggebu
“Baiklah , jika kalian masih semangat , kita lanjut ke acara berikutnya , yaitu motivasi dari MHSgroup yang sekarang , untuk pak Devan waktu dan tempat kami persilahkan “ ucap MC tersebut dengan senyum nakalnya membuat Devan bergedik ngeri
“Gila “ batin devan
Devan mengambil Microphone didepannya lalu berdiri
“Selamat Siang adik-adik semua “ sapa Devan membuka suaranya membuat Kaum Hawa didalam aula terpesona lagi dan lagi .
“Yaampun suaranya euhh merdu sekali teman-teman “ bisik mahasiswa lain
“Ya tuhan tampannya “
“Masya allah , ini yang namanya pangeran turun dari surga “
Masih ada banyak gumaman dan bisikan dari Mahasiswa wanita lainnya .
Jia yang memberanikan matanya untuk melihat devan
“Aku sayang kamu, aku suka kamu, aku cinta kamu tapi bohong “ batin jia cekikikan sembari menatap Devan “ bohong kalau aku udah move on dari kamu kak “ lanjutnya membatin . Jia tersadar lalu menggelengkan kepalanya
“Gak , gak , gak , Gila gue , otak gue ngelag lagi . “ gumamnya
Devan yang merasa sapaanya tak dijawab pun mengeraskan suaranya tegas “ SELAMAT SIANG ADIK- ADIK SEMUA “
“SELAMAT SIANGGG “ riuh satu aula
“Nah gitu dong , semangat siang , kan enak saya dengarnya , tadi saya sapa semua bisik-bisik ,ayo bisikin saya kan “ canda devan membuat satu aula tertawa
“Lucu ternyata ya , aku kira bakal galak soalnya tadi dia seperti orang marah “ bisiki mahasiswa lainnya
“Baik adik-adik semua , perkenalkan nama saya , kalian pasti sudah tau kann ? “ tanya devan seru
“SUDAHH “ teriak mahasiswa baru itu semua
“Yap Saya Devandra Putra Mahes , anak dari Bapak , Putra Mahes , ini disebelah saya , beliau adalah ayah saya “ devan menunduk hormat terhadap papanya dan papanya pu mengangguk
“ Saya akan menggantikan papa saya untuk menduduki jabatan CEO di MHS’group kedepannya , umur saya , 27 tahun , dan saya sudah memiliki calon istri “ tegas devan membuat kaum hawa merengek
“Yah uda mau punya bini “ gumam mahasiswi lainnya
Jia hanya meremas roknya “ Semoga kau bahagia kak “
Sementara devan cekikikan sendiri “ Calon bini gue ya Jia , kawal terus ya sampai halal “ gumamnya
“ Sebelum saya menjadi CEO , saya berkuliah di UK dan melanjutkan perkuliahan saya di Indonesia , setalah saya menyelesaikan study , saya yang memiliki cita-cita sebagai guru pun mengajar di SMA nusa bangsa sebagai Guru Bahasa Inggris .”ucap devan
Mahasiswa lainnya mulai menjadi pendengar yang baik .
“Tapi tetap saya menyelesaikan tugas dari Bapak Mahes tentang perusahaan , karena jiwa mengajar saya masih kental , saya meminta izin kepada bapak Komite, Rektor dan Staff lainnya , agar saya diberi waktu mengajar untuk memberikan ilmu saya kepada adik-adik disini bagaimana pak ? “ tanya devan kepada semua staff, rektor da komite kampus
“Suatu kehormatan bagi kami pak Devan , kami akan atur jadwal bapak “ ucap bapak Komite berbinar
Suatu kehormatan bagi Universitas tersebut memiliki Devan yang akan sebagai Dosen pengajar , staff lainnya juga tak bisa menolak , apalagi perusahaan Devan memiliki saham paling banyak , ditambah Devan juga merupakan anak yang pintar .
Jia sangat terkejut akan hal itu “ Apaa? bisa-bisanya , gimana gue move on ini “ gumam jia terkejut
“Jadi adik-adik semua , sebelum bertemu dengan saya diperusahaan , kita akan lebih mengenal di Kampus kita tercinta ini , kalian semua jangan lupa belajar yang rajin dan berusaha yang keras untuk mencapai kesuksesan SEMANGAT SEMUA “ tegas devan
“SEMANGAT “ sorak seluruh mahasiswa
Devan yang masih berdiri , matanya masih menyapu ruang aula hendak mencari sosok Jia
And yap , “ i see u “ batin devan
Mata devan bertemu mata jia . Jia gelagapan “ Itu kak Devan liatin gue gak sih “
Devan tersenyum kepada jia “ Cantik calon bini “ batin devan
Acara pun dilanjutkan dengan membahas dunia bisnis dan diselipi motivasi , ada sesi tanya jawab juga , hingga jam pulang nanti .
Cukup bagi devan karena telah bertemu dengan jia, meski hanya sebentar tapi mengobati rasa rindu yang membuncah didada
“ Cukup bagiku melihatmu dari jauh , nanti jika sudah waktunya tiba , aku akan melihatmu saat hendak membuka mata maupun menutup mataku , Biaku “ batin Devan
...****************...
...*Hai semua , aku senang sekali . Sudah ada banyak peminat di Novelku ini, ini novel pertamaku maaf jika masih ada yang kurang . Tapi aku ingin berkarya memberikan yang terbaik untuk readers semua . ***Jangan Lupa untuk like, vote dan tinggalkan komentarnya .**❤️❤️See u tomorrow ❤️...