Oh My Man

Oh My Man
Alasan Rendi Kembali


Flashback !!!


Seminggu menjelang pertunangan Jiandra dengan Devan , Devan merasa sangat keterteran dan sangat sibuk . Mengingat ia tak nemiliki sekertaris selama ini , jika meminta bantuan papa Mahes sepertinya bukan hal yang baik , apalagi papa Mahes telah menyerahkan semuanya kepada Devan .


Tok tok tok


Pintu ruang kerja Devan terbuka , terlihat pria paruh baya namun masih tampan , berwibawa , Aura pemimpinanya tak bisa diragukan lagi . YA ! dia Papa Mahes.


Merasakan beban sang anak sepertinya sangat berat , mengingat MHS’ group memiliki banyak agenda dan banyak proyek yang harus dikerjakan semenjak dibawah pimpinan Devan .


Apalagi pertunangan Devan dan Jia akan diselenggarakan dalam waktu dekat , papa Mahes tak mau jika Devan sampai jatuh sakit .


“Pahh “ ucap Devan langsung berdiri dan berjalan menghampiri sang papa


“Ada apa papa datang tiba-tiba ? “ tanya Devan lalu mencium hormat tangan sang papa


“Kau sangat sibuk bukan ? “ tanya papa Mahes lalu duduk disofa yang tersedia diruangan Devan


Devan menggaruk tengkuknya yang tak gatal “ Lumayan sibuk pah , ada yang bisa Devan bantu“ tanya-nya ragu


Papa Mahes menggeleng pelan


“Papa yang akan bantu kamu “ ucap papa Mahes


Devan terkejut matanya berbinar


“Benarkah ? “ girang Devan


“Ehmm “ balas papa Mahes singkat


“Carilah satu sekertaris yang bisa membantumu van ,papa takut kesehatanmu menurun karena terlalu lelah . Apalagi acaramu akan sangat banyak kedepannya “ cercah papa Mahes


Devan pun menghampiri papa mahes dengan membawa tumpukan dokumen ditangannya yang sebelumnya ia ambil diatas meja .


Devan duduk bersama papa Mahes dan menaruh tumpukan dokumen didepan meja sofa .


“Aku rasa aku perlu satu sekertaris uhm lebih tepatnya wakil CEO ? Apalah yang penting bisa membantuku “ ucapnya


“Mulai saja pengrekrutan “ ucap papa Mahes


“Apa perlu kita tarik Rendi ke Indonesia ? Papa rasa Rendi sudah cukup lama tinggal di Germany ,Apalagi dia Cerdas, cekatan dan dedikasinya dengan perusahaan sangat baik “ papa Mahes memberi saran Devan


Devan mengangguk setuju


“Betul pah , betull … Aku akan minta Rendi untuk kembali ke Indonesia , dan akan memindahkan Reyno ke Germany . Reyno kerjanya juga tak kalah apik , dan cekatan aku mengenal mereka berdua dengan baik “


Papa Mahes menepuk pundak putranya


“Terserah mana menurut kamu yang terbaik , papa dukung semua keputusanmu … “ ucap papa Mahes


Devan mengangguk


“Sudah kita kerjakan ini semua , agar kamu bisa pergi lebih cepat untuk bertemu Jia “ ucap papa Mahes


Mendengar nama sang kekasih membuat Devan berbinar , ia lebih semangat bekerja .


Papa Mahes menggelengkan kepalanya pelan , melihat tingkah laku putra semata wayangnya yang tak lagi remaja namun tingkah lakunya seperti pria yang baru pubertas .


Sejak saat itulah Rendi dipindahkan ke Indonesia , Rendi tentu saja menyambut permintaan Bosnya dengan sangat gembira , mengingat ia telah 3 tahun lamanya tinggal di Jerman jauh dari orang tua dan keluarga tercinta .


Rendi menyetujui untuk kembali ke Indonesia dengan posisinya yang lebih tinggi , Wakil CEO dan merangkap menjadi Sekertaris Devan sebelumnya saat di Jerman posisi Rendi adalah seorang Manager , gaji yang akan Rendi dapat pun akan lebih tinggi dari Gaji yang ia terima di Germany .


Sebaliknya dengan Reyno , ia sempat berpikir panjang dan ragu-ragu untuk menyetujui permintaan Devan , karena itulah Rendi belum bisa kembali ke Indonesia saat pertunangan Devan .


2 hari setelah pertunangan Devan usai , Reyno memberi kabar jika ia siap dipindahkan ke Jerman setelah seluruh keluarga menyetujii keputusan Reyno .


Devan tentu dengan senang hati dan bahagia mendapat kabar ini , meski harus menunggu lama Devan tak mempermasalahkannya agar Reyno lebih matang nantinya .


Pengganti Reyno , kepala Kebun MHS di puncak untuk sementara dikosongkan . Karena akan dihandle langsung oleh pusat .


Dan beginilah sekarang , Rendi kembali ke Indonesia dengan rasa bahagianya dan Reyno berangkat ke Jerman dengan rasa rindu , namun dukungan keluarga Reyno membuat Reyno bersemangat .


Mengingat Devan, Reyno dan Rendi adalah teman sejak dulu mereka selalu mendukung satu sama lain .


Flashback Off !