Oh My Man

Oh My Man
Jadilah kekasihku


Mereka melepaskan tautan bibirnya , wajah Jia sudah memerah padam layaknya kepiting rebus . Jiandra benar-benar malu .


Devan membelai wajah jia lembut lalu mencium kening Jia .


“KAKKK “ teriak Jia .


“Maafkan aku , aku lepas kontrol “ ucap Devan merasa tak enak hati mencium Jia tanpan izin


“Ice cream ku mencairrr” kesalnya .


Jia baru sadar jika Ice creamnya cair dan membasahi tanganyaaa


“Kita beli lagi yaa , maafin kakak “ Devan tak mau Jia kesal apalagi merajuk


Sebenarnya itu hanya akal-akalan Jia saja agar Devan tak terlalu memikirkan ciuman mereka tadi agar Devan tak membicarakannya bagaimanapun juga Jia sangat malu .


Benar saja Devan membelikan Ice cream baru untuk Jia dan Jia sangat senang .


Malam semakin larut , salju terus menerus berjatuhan .


“Jia sebaiknya kita pulang saja , sudah semakin larut , aku takut badai salju akan datang kembali dan menghambat kita pulang “


Jia mengangguk mengerti


“Baiklah , terimakasih untuk hari ini kak “ ucap Jia


Devan menatapnya, mengangguk dan tersenyum


Jia segera membuang wajahnya , tak ingin bersitatap dengan Devan .


Devan dan Jia telah berada didalam mobil , Devan mengendarai mobil dengan sangat berhati-hati .


Hening —-


Tak ada yang membuka suaranya didalam mobil itu , Jia sibuk dengan pikirannya , Devan sibuk fokus dengan jalanan .


“Hubungan apa ini ? Seharusnya tak seperti ini kami tak memiliki hubungan mengapa dia senang sekali menyosor bibirku “ batinnya kesal bertanya-tanya meski ia senang Devan menciumnya tapi wanitamuda itu juga kesal mengingat tak ada hubunga antara dirinya dan Devan . Wanita selalu perlu kepastian bukan ?


Devan yang menyadari Jia melamun dan terdiam sadar “Pasti Jia memikirkan ciuman tadi “ batin Devan


Devan segera menepikan mobilnya dengan cepat membuat Jia terkejut


“Ada apa kak ? Mengapa kau menepikan mobilnya ? Apa ada badai salju ? “ tanya Jia clingak clinguk didalam mobil hendak melihat keadaan diluar


Devan menggeleng pelan lalu mengambil tangan Jia dan menggenggamnya erat membuat Jia mengerutkan keningnya .


“Jia , maafkan tadi aku - “


“Tak apa kak ,jangan dipikirkan anggap saja itu tidak pernah terjdi “ tegas Jia


Jia tau kemana arah pembicaraan Devan , ia tak ingin membahasanya . Devan menghela nafas panjangnya . Ia tau jika sudah seperti ini Jia pasti sedang merajuk


“Kau tau ? tak ada badai diluar sana namun , badai itu ada dihatiku . Aku harap aku tak terlambat untuk mengatakan ini semua , tapi kau tau ? Aku mencintaimu Jia . Aku Devandra putra Mahes mencintaimu . Aku tak tau bagaimana caranya mengungkapkan itu semua . Tapi maukah kau menjadi kekasihku ? “


Jiandra terkejut mendengar pernyataan cinta yang mendadak ini , pernyataan cinta didalam mobil dan diguyur salju . OHH ROMANTISNYA tapi tidak untuk Jia 😂


“Apa kak Devan nembak aku ? “ batin Jia


“Jiaa , Jiaa , Jiaa “ panggil Devan sembari menggoyangkan tubuh Jiandra .


“Eh kak “ Jia kaget


“Apa kau tidak dengar apa yang aku katakan ? “


Jia mengangguk “ Aku dengar semuanya “ ucapnya


“Lalu responmu ? Ohh aku tau , kau masih belum bisa menerimaku karena dulu aku pernah menolakmu bukan ? Jia maafkan aku . Aku tak mengerti perasaanmu . Tak apa bagiku , aku akan terus berjuang untuk cintamu .Baiklah kau tak perlu menjawabnya hari ini . “ ucap Devan ia segera menghidupkan mobilnya namun tangannya tiba-tiba dicekal oleh Jia


Devan berdalih menatap Jia .


Mata Jia sudah berkaca-kaca


“Ada apa ? “ tanya Devan


Jia segera menarik tangan Devan dan memeluk Devan erat


“Hikss hikss mengapa kau menyatakan cinta didalam mobil ? Tidak romantis sekali “ kesal Jia membuat Devan tersenyum


“Aku akan melamarmu dengan romantis nanti “ ucap Devan senang . Ia memeluk Jia erat , tak ingin melewati kesempatan ini


“A-aku mau jadi kekasihmu “ ucap Jia terbata-bata disela-sela tangis sesegukannya .


Devan kaget lalu segera melepas pelukannya


“Benarkah kau menerima cintaku ? “


Jia mengangguk dan tersenyum manis


Deva segera memeluk Jia kembali dan menghujani wajahnya dengan ciuman .


“Terimakasih Jia , terimakasih . Aku sebisa mungkin akan membuatmu bahagia “ janji Devan


“Jangan hanya di omongan saja , aku ingin yang nyata “ sindir Jia


Devan tersenyum tipis


“Lihat saja “ ucap Devan singkat


Mereka segera kembali ke Mansion . Takut akan badai salju yang semakin deras .


Selama diperjalanan Devan tak berhenti memegang tangan Jia erat membuat Jia sangat Bahagia


“Apa ini nyata ? Kak Devan menjadi pacarku ? “ batin Jia


......................


...Semoga langgeng ya Devandra dan Jiandra 🤗...


...Hayeee , aku update hari ini , sore nanti update panjang ya ... Lihat keseruan Jia dan Devan yang sudah resmi jadi kekasih . Author seneng banget mereka sudah tidak salah paham lagi , semoga setelah ini tidak ada kesalah pahaman lagi 🤪🤪...


...Yuk jangan lupa Like, vote , dan beri hadiah seiklasnya ya . Komen kalian juga berharga buat aku agar aku tau apa yang kurang dari novelku . Terimakasih Readers tercinta🤗🤗...