Oh My Man

Oh My Man
Sakit Hati


Pagi ini seperti biasa Jia bersiap untuk berangkat ke Sekolah ..


Seperti biasa , Jia sarapan bersama dengan orang tuanya , pamit untuk kesekolah dan mengendarai Sepeda Motornya untuk ke sekolah ...


“MAMA , PAPA , Jia berangkat sekolah dulu ya , “seru jia bersemangat seperti biasa ,


Mama Sita dan Papa Kendra hanya geleng kepala melihat kelakuan anaknya , senyum kedua orang tua jia tak pernah lepas pagi hari ini


“Hati-hati ya nak “ ucap lembut mama sembari membelai lembut kepala anaknya


“Jangan lupa bawa tugasmu , jangan teledor seperti kemarin “ goda papa


“Siapp papa tenang aja semua udah lengkappp “ jia menepuk pelan tasnya lalu menampilkan jempolnya


Jia meneluk kedua orang tuanya dan mencium pipi kiri dan kanan kedua orang tuanya ...


...****************...


Sesampainya disekolah, seperti biasa jia memakirkan motornya , Jiapun bertemu dengan Tya dan Dara


“Good Morning Ms Jiaaaaaa” seru Dara


“Ckkk mulutmu ms Jia “ jia mengerucutkan bibirnya lalu menoyor bibir Dara pelan


Tya yang melihatnya pun hanya tertawa geli ,mereka berjalan menuju kelas sambil bercerita gowsip in the morning ( Rutinitasnya )


“Jii gimana? Udah selesai kan tugas lu yang temponya singkat ? goda tya kepada Jia


“Tenang , tenang , sudah dong dibantu langsung sama tukang hukumnya lagi “ sahut jia bangga


Dara dan Tya mendengar perkataan Jia sontak dibuat kaget dan mempelototkan matanya


“Haaaa ? serius lu jia? “ tanya Dara


Jia pun hanya menganggukan kepalanya sambil tersenyum ..


Tya dan Dara pun bertepuk tangan kecil , lalu menggeleng-gelengkan kepalanya kecil


“Hebat - hebat, Jia semakin di depan nih “ ucap tya bangga kepada temannya


Jia pun pura-pura malu ia menutup bibirnya dengan tangannya lalu melambaikan tangannya kecil sebagai isyarat ( tidak )


Dara dan Tya pun menoyor kepala jia pelan “sok amat lu “ kesal Dara sembari tertawa


Merekapun masuk Kelas cekikikan...


...****************...


Merekapun mengikuti pelajaran dengan baik dan hikmat


Bel Istirahat berbunyi


“ Ra, Tya gue ke ruang pak Devan dulu ya mau kumpul tugas hukuman “ cicit jia pelan


Dara dan Tya pun menganggukan kepalanya pertanda menyetujui


“Tunggu gue dikantin seperti biasa “ sambung jia sembari berjalan keluar kelas


Jia berjalan menuju rungan devan untuk mengumpulkan tugasnya . Sesampainya didepan ruangan Devan , Jia menarik nafasnya supaya tidak grogi pikir jia


Tok , tok , tok


Jia mengetuk pintu ruangan Devan lalu membukanya perlahan . Dilihatnya devan tengah memainkan ponselnya .


“Permisi pak” sapa jia , membuat devan mendongakkan kepalaya lalu melihat jia dan tersenyum


“Iya bia ada yang bisa saya bantu? “ sapa devan lembut , devan menampilkan senyum manisnya membuat jantung Jia berdegup , jia reflek menempelkan tangannya di dadanya


“Duh beneran sakit jantung gue “ batin jia “senyum pak devan manis sekalii” lanjutnya


Devan melihat itu semua hanya tersenyum


“Manis banget ni bocil kalau lagi grogi “ batin devan


“Biaa “ panggil devan sekali lagi terhadap bia


“Eh i-iya pak, ini saya mau kumpul tugas hukuman yang kemarin “ terang jia memberikan alasan kedatangannya ke ruang devan


“Lho bukannya sudah saya priksa kemarin ? “ tanya devan bingung


“Ck jangan gitu dong pak, saya juga perlu nilai , penting untuk diperiksa disekolah juga dong, sebagai formalitas, saya udah cape-cape buat “ keluh Jia lalu meletakkan bukunya di meja deva dengan sopan .


Devan tersenyum mendengarnya Devan pun mempersilahkan Jia untuk duduk “yasudah kamu tunggu disini , silahkan duduk “ pinta devan


Jia pun terduduk termenung sembari menunggu deva


“Mau nilai berapa kamu ? “ tanya devan membuat jia terkaget


“Haa? sesuai dengan hasil saya saja pak “ ucap jia lembut


Devan hanya manggut-manggut


“Sudah makan kamu? “Tanya devan lagi


“Belum pak , teman saya sudah menunggu dikantin “ ucap jia sedikit kesal sembari melihatkan senyum paksanya .


Devan yang melihat itu pun tersenyum kecut


“Yasudah kamu balik , udah saya beri nilai “ pinta devan


Jia berdiri untuk bergegas pergi kekantin , karena cacing dalam perutnya mulai berdemo


“Terimakasih pak, saya permisi, jangan lupa makan siang ,biar gak sakit maag nanti “ pamit jia sembari menggoda gurunya


“Hus , sudah keluar kamu, cacing diperutmu sudah demo minta diisi “ balas devan


Jia pun menampilkan jempolnya dan tersenyum manis ....


“Enak nih makanan ,” ucap jia mengusap perutnya kelaparan


“Duduk-duduk sini “ pinta Tya menepuk bangku yang kosong


Jiapun duduk ditengah Dara dan Tya sembari memakan makanan yang sudah dipesankan oleh Dara dan Tya .


Dara dan Tya sangat mengerti Jia, mereka akan memesankan makanan kesukaan Jia terlebih dahulu jika jia belum datang , takut nanti keburu masuk kelas kalau jia pesan belakangan .


“ Gimana ? Tugas lu udah dikumpul ke Es Batu? “Tanya Tya


Jia yang sedang makan pun menganggukan kepalanya , “sudah dong “ ucap jia sembari mengunyah makanan yang ada didalam mulutnya “ Orang dia juga yang bantu gue buat tugas “ sambungnya


Dara dan Tya pun menganggukan kepalanya


Mereka makan siang dengan hikmat di Kantin sambil menunggu jam Kelas berbunyi, ketika jam kelas sudah berbunyi, merekapun kembali ke kelas dan melanjutkan pelajaran berikutnya ..


Jam pulang sekolah berbunyi


Jia, Dara dan Tya bersiap untuk pulang


Diparkiran


“Jia hari ini jadi yuk? Sekalian nonton di emol ada Dilan Milea tayang “ ajak Dara dengan riang


“Ayuk yuk boleh “ seru Jia bersemangat


“Yes yes yes “ Tya tak kalah semangat


“Kalian dandan yang cantik , nanti gue jemput kerumah ya “ pinta jia


Dara dan tya pun mengakat jempolnya


“Yauda gue balik dulu , nanti gue jemput jam 4 yah bye bye “ jia pun pulang terlebih dahulu mengendarai motornya


Dara dan Tya pun melambaikan tangannya


...****************...


Pukul 3.30 Sore


Jia sudah bersiap menggunakan Celana Jeans pendek berpadu baju warna moca ditambah cardigan , ia memoles wajahnya simple layakanya anak SMA lainnya yang akan pergi jalan-jalan . Jia menggunakan Sepatu Ket yang membuatnya nampak manis


Tak lupa Jia mengabari orang tuanya yang sedang memonitoring Restaurantnya.


Mama Sita dan Papa Kendra pun mengizinkan Jia untuk keluar bermalam minggu bersama Dara dan Tya asal tidak terlalu malam pulangnya .


Mama Sita dan Papa Kendra bukanlah orang tua yang kaku yang tak memperbolehkan anaknya keluar pergi malam , semasih dibatas wajar , mereka selau mempercayai anakanya , karena itu Jia pun tak akan pernah mau merusak kepercayaan Orang tuanya .


Jia mengendarai mobilnya menuju rumah Dara dan Tya , Rumah Jia menuju rumah Dara dan Tya hanya memerlukan waktu 15 menit saja , sedangkan rumah Dara dan Tya hanya berbeda komplek saja namun kompleknya masih sebelahan , jadi dekat lah ya ...


Didalam Mobil


Jia , Dara dan Tya sudah asik bernyanyi-nyanyi ria sambil bercerita yang lucu sampai mereka bertiga tertawa terbahak-bahak


Sesampainya di Mall , Dara yang bertugas untuk membeli Tiket untuk nonton , Tya bertugas membeli popcorn dan Jia sendiri bertugas membeli Minum


Mereka bertiga terbiasa untuk membagi tugas dan tentunya saling traktir ketika keluar untuk hang out


Ketika semua sudah siap, dan tinggal menunggu jam Tayang si Dilan , Dara melihat sosok seperti pak devan sedang membeli Popcorn dengan seorang wanita dan tangan wanita itu bergelayut dilengan Devan


“Eh eh , itu pak Devan ya? sama Pacarnya ? “Seru dara


Reflek Jia dan Tya menoleh, Jia menoleh itu pun langsung memegang dadanya yang terasa sakit


Entah mengapa terasa sakit seperti ini , bahkan air matanya tak terbendung lagi . Dara dan Tya pun melihat hal tersebut langsung membawa Jia kedalam bioskop dan mengajaknya duduk di bangku yang sudah mereka pesan karena Film akan dimulai .


Tya berbisik menyalahkan Dara “ Lu sih kenapa mulutmu gak bisa di rem sedikit? “Gemas Tya


“Lah mana gue tau kalau si Jia bakalan begono responnya “ bisik Dara kesal


“Heee ehh udah lu pada ga usah bisik-bisik , im okey “ucap Jia memaksakan senyumnya .


Dara dan Tya reflek memeluk Jia


“ Udah sering gue bilang, kagum boleh janga sampai jatuh cinta , lu sakit hati kan “ ucap Tya memeluk Jia


Dara menepuk nepuk bahu Jia pelan , jia sudah terisak tangisnya , beruntung bioskop sudah memulai trailer-trailer film baru yang akan tayang, jadi tangis jia tak akan menjadi tontonan


“Sakit banget hati gue “ isak jia dalam tangis


“Cup cup cup “ ucap Dara dan Tya menenangkan Jia .


Saat semua sudah tekendali, Jia menarik nafasnya panjang lalu tersenyum


“Sudah sudah , i’m okey “ ucap jia


Dara dan Tya pun melepaskan pelukannya .


“Jangan dipikirin , kita happy happy sajalah “ tawar dara


Tya dan Jia pun mengangguk .


Ketika jia mencoba untuk meregangkan badannya , ia pun sekilas menoleh kebelakang , dilihatnya devan dengan wanita yang tadi ia temui sedang bercumbu layaknya seperti sepasang kekasih yang sedang berciuman.


Jia melihatnya pun tersenyum kecut “Mungkin udah waktunya gue bener mendem rasa ini, jadi perhatiannya selama ini mungkin karena menganggap gue adiknya doang “


...****************...


...Sedih banget sihhh...


...yang diajak devan tu pacarnya, mantan atau siapa ya? ...


Jangan lupa vote ya kak☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️