Oh My Man

Oh My Man
Menghilang


Pagi ini, Jia bersiap akan berangkat kesekolah, wajahnya yang sedikit masih pucat membuatnya memoles bibi tipisnya dengan liptint berwarna yang tidak mencolok .


“Selamat pagi mama, papa” sapa jia tersenyum lembut, meski ia masih merasa sedikit lemas, namun tak menyurutkan semangatnya untuk kesekolah .


“Pagi nak, apakah kamu akan sekolah hari ini?”tanya papa jia


Jia menganggukan kepalanya “akan lebih baik jika jia sekolah pa, kalau berbaring dirumah saja akan lama untuk sembuh “ ucap jia sembari memasukan samdwich kedalam mulutnya .


“Kalau begitu biar mama dan papa antar kamu kesekolah ya nak “ pinta mama


Jia menggeleng lagi “ No mama, papa , jia bawa mobil saja ya, ada pesanan juga yang harus jia kirim ke ekspedisi “


Pak Kendra menghela nafasnya panjang , ia tahu jika anaknya ini pekerja keras, tapi ia juga khawatir dengan kesehatan anak semata wayangnya .


“Nak tak bisakah kau tunda dulu , agar kamu lekas sembuh, cepatlah pulang nanti beristirahat, hari ini papa dan mama harus ke resto mengecek inventory bulanan “ cercar papa kendra


“ tak bisa kutunda pa, hari ini deadlinenya tapi jia janji pulang cepat dan beristirahat “ ucap putri semata wayang pak Kendra .


“Kalau begitu jia berangkat ya Pa, ma “ sambung jia mencium pipi papa dan mamanya lalu melambaikan tangannya .


“Bye bye “


...****************...


Diparkiran sekolah, Jia sudah ditunggu oleh kedua sahabatnya , Dara dan Tya . Mereka ingin menjadi sahabat yang siaga . Dara dan Tya menyesalkaan dirinya ketika jia pingsan tapi Dara dan Tya tidak tau malah mereka mendengar semua dari teman-teman yang heboh


Mobil jia memasuki halaman parkir sekolah , dilihatnya dara dan tya menunggu jia disana .


Jiapun bergegas keluar dari Mobil , dan menghampiri Tya dan Dara


“Ngapain lu berdua berdiri kayak patung diparkiran “ tanya jia


“Lah ngapain lagi dodol? Kita-kita nunggu elo dateng, takut gue jadi sahabat durjana , masak lu pingsan kita gak tau “ ucap dara


“He-eh kita malah tau dari teman-tema lain yang liat lu pingsan ,lu gpp kan jia , gue khawatir banget sama lu “ sambung tya


“Hihi tenang saja , gue fine fine aja oke “ ucap jia merangkul Dara dan Tya , mereka berjalan menuju kelas bersama ,. Banyak teman-teman jia melihat Jia kembali kesekolah membuat jia dicercar banyak pertanyaan maupun rayuan , pasalnya mereka melihat jia di gendong Bryan kesekolah dan diantar pak Devan pulang kerumah


“Cie Asiknya Jia , diperhatiin 2 cowok tampan “


“Pilih mana ji?”


“Ji lu udah sembuh kan? Baik2 aja kan “


Dan masih banyak pertanyaan lagi yang dilontarkan siswa-siswi sepanjang koridor menuju kelas . Jia memang anak yang famous disekolahnya , bahkan banyak anak yang terang-terangan mengatakan ia menyukai jia karena selain Jia baik, Jia juga sangat humble dan rendah hati, jangan lupa jia anak yang pintar


“Jia jadi lu beneran diantar pak Devan ? “ tanya Tya


Jia mengangguk


“Lah trus gimana? “ tanya Dara yang sedari tadi kepo


“Gimana, gimana ,gimana nih?”tanya Jia


“Ya elu gimana “ tanya Dara kesal


“Ya gue gimana? Gue sehat “ dara


“Wah sehari sakit otaknya mulai oon ni ra “ ejek Tya


“Iya nih, maksud gue lu sama pak devan gimana ? “Dara memastikan


“Ck ini pertanyaan apa coba? Gue sama pak devan gimana?ya samaaa, gue siswa dia guru kita kan? Kemarin anter gue langsung pulang tu pak tampan “ ucap Jia membuat Dara dan Tya mengangguk


Jia pun tersenyum kikuk, rasanya malu untuk menceritakan hal bodoh saat jia mengungkapkan perasaanya kepada pak Devan , jia lebih baik merahasiakannya .


“Lu gak bohong kan ? “ tya menyelidik mata Jia membuat jia berdebar , takut kalau semisalnya jia ketahuan bohong , jia menarik nafasnya panjang


“Mati gue “ batin jia


“Oke gue anggap lu jujur karena gak ada kebohongan dimata lu , oke kita come on lanjut jalan ke kelas “ ucap tya membuat Jia membuang nafasnya lalu mengelus dadanya


“Hampir saja “ gumam Jia .


Mereka kembali berjaan menuju Kelas


...****...


Jam kelas pertama dimulai, kebetulan kelas Jia mendaptkan pelajaran Bahasa Inggris pak Devan .


Jia yang mengiangat peristiwa kemarin mendadak grogi dan malu jika bertemu pak devan, “haruskah gue pura-pura pingsan aja ya “ batin jia meronta-ronga


Pintu kelas terbuka , dilihatnya yang datang bukan pak Devan melainkan Bu Angel , Bu angel seorang staff tata usaha sekolah yang akan mengurus semua tugas-tugas guru untuk siswa saat guru tak bisa hadir mengajar .


“Selamat Pagi anak-anak “ sapa bu Angel


“Selamat pagi bu “ kompak anak-anak


Banyak anak yang bisik-bisik ,


“Ini ngapain sih si cabe kering kemari “ bisik siswa satu dengan siswa lainnya . Bu Angel memang Staff TU yang kepedean selalu pakai lipstick merah merona apalagi sfatnya yang galak dan suka bentak membuat siswa-siswi tak suka padanya .


Karena banyak siswa berbisik membuat keadaan kelas menjadi kacau dan bising membuat Si Cabe Kering marah dan menutup kupingnya


“Kalian Semua DIAMMMMMMM” teriak bu angel membuat siswa -siswi terdiam dalam hitungan detik


Hening, hening, hening


Bu angel mengatur nafasnya yang terengah-engah karena dosis marahnya terlalu tinggi .


“Oke, jadi saya kemari ingin memberi pesan kepada kalian dari Pak Devan “ ucap Angel tersenyum sok manis ketika mengucapkan kata “pak devan “


Gak heran pak devan yang tampan memang selalu menjadi idola Guru-guru maupun staff lainnya yang jomlo menjadi terpesona .


“ Pak Devan mengambil cuti , tak tau berapa lama , jadi setiap ada pelajarannya, saya akan datang lalu memberikan tugas kepada kalian “ tegas Angel si cane kering .


“Sekarang buka buku kalian dan kerjakan tugas halaman , 60-64 , hari ini kumpul di saya , doyou understain “ ucap angel belepotan sok beringgris .


“YES MS “ ucap semua siswa kompak.


Ms Angel pun keluar kelas, siswa lain bersorak gembira karena tak ada guru yang mengajar , namun lain halnya bagi Jia, Jia merasa ada yang aneh dia senang setidaknya dia tidak malu bertemu dengan Devan karena devan mendadak mengabil cuti


“Harusnya gue senang kan? Pak devan gak ngajar “batin jia . Sulit bagi jia tak bertemu devan , namun jia masih dalam fase ingin move on pun mencoba untuk mengabaikan , ia enggan mengecek social media kemana devan pergi . Jia mengabaikannya dan melanjutkan tugasnya sebagai Siswa , yaitu Belajar .


...****************...


Seminggu berlalu, semua masih sama, devan tak kunjung mengajar . Tugas yang diberikan devan kepada siswa siswi lainnya semakin mengalir layaknya air sungai , ( nonstop ) .


Seminggu ini Jia bertanya -tanya “Kemana kak Devan? mengapa tiba2 menghilang lama begini , apa sebegitunya tak ingin melihat wajahku “ batin jia yang tak fokus mendengarkan penjelasan guru didepannya . Matanya kedepan menatap kosong papan yang penuh angka . Pikirannya melayang “Kemana Devan?”


Jam istirahat berbunyi , Jia memutuskan untuk mengambil handphonenya sebelum ke kantin . Ia mengirim memberanikan diri mengirim pesan singkat kepada devan


“Hai kak, kemana saja seminggu gak ngajar? “ sent Jia


Jantung jia berdebar , ia takut devan menjauh karena merasa jia tak tau diri bertanya hal seperti ini . Namun jia sangat penasaran dan ingin tau kemana Devan selama seminggu ini .


Jia memutuskan untuk ke kantin menyusul Tya dan Dara . Mereka makan bersama di Kantin diselingi canda tawa, namun dibalik canda tawa jia terselip rasa penasaran , jia berkali-kali mengecek handphonha dan hal tersebut sontak membuat Dara dan Tya mengerutka keningnya


“Ngapa lu liat hp dari tadi “ tanya Dara


“ Oh gak apa, nunggu papa bales pesan gue nitip sesuatu , dapet enggknya gue penasaran “ elak jia berbohong dengan gugup


Namun untungnya Tya dan Dara mengangguk percaya padanya .


Jam masuk kelas berbunyi, Siswa-siswi semua balik kekelas dan mengikuti pelajaran seperti biasa sampai jam pulang


Saat bel pulang sekolah berbunyi jia bergegas menuju parkiran .


“Dara , tya gue balik duluan , disuruh papa , bye “ ucap dia melambaikan tangan sedikit berlari


“Hati-hati lu Jia “ ucap Dara dan Tya


Jia bergegas memasuki mobilnya , ia mengatur nafasnya . Jia mengecek kembali ponselnya , tak ada pesan masuk dari Devan , namun hanya di read saja oleh devan membuat dada Jia sakit .


“Gue cepet2 mau balik cuma pingin tau , kak devan respon apa enggk, nyatanya ? Read doang “ gumam jia lirih


Jia pun menarik pesannya untuk devan karena menurutnya percuma saja .


Namun karena rasa penasaran Jia tinggi , ia punmencoba mengecek social media Devan . Setelah seminggu drama gak mau cek social media devan , kali ini dia akan mengecek social media devan . Dilihatnya story devan yang masih tersisa 24 jam di IG account devan .


Dilihatnya story devan tengah berada digedung-gedung tinggi, dan di perlihatka keberadaan devan saat ini Di Paris


Jia hanya manggut2 melihatnya “ Ohh “ begitu saja


Dilihatnya kembali story devan 1 jam lalu , devan tengah berasa di Sebuah desa asri , devan juga mengetag keberadaanya di Grindelwald Swiss , desa cantik di Swiss


“Ternyata dia asik liburan . Mengapa aku sibuk memikirkannya , dasar wanita bodoh “ gumam jia , lalu melajukan mobilnya menuju rumah ..


...****************...


...Kira-kira devan ngapain ya ke Luar negeri? Jangan lupa like dan vote ya 🤗...