
2 Minggu berlalu, Devan telah kembali ke tanah air membawa kebanggan untuk perusahaanya .
Puku 7 Malam devan telah sampai di bandara devan menghela nafas panjangnya “Akhirnya aku pulang “ gumamnya
2 Minggu tidak bertemu dengan pujaan hatinya membuat hatinya sesak , tak ada pesan singkat apapun setelah kejadian kemarin . Tak ada Video Call maupun komunikasi lainnya
“Ini semua karena papa ken, andai saja aku bisa mengungkapkan perasaanku lebih dulu , aku takkan serindu ini “ gumam Devan memasuki mobilnya .
Didepan mobil sudah ada pak Tarjo sopir keluarha keluarga Mahes yang seperti biasa mengantarkan tuannya kemanapun .
“Kita langsung pulang tuan muda? Tanya pak Tarjo
“Iya pak kita langsung pulang saja, saya ingin langsung istirahat “ sambung Devan
Mobil mewah devan berjalan menuju kediaman keluarga Mahes . Diperjalan devan memejamkan matanya, perjalanan devan sangat melelahkan saat ini .
Sesampai di Kediaman keluarga mahes , Devan memilih untuk langsung memasuki ruang tamu , disambutnya hangat kedatangan Devan .
Papa Mahes dan Ibu Devya menyambut anaknya dengan sangat hangat ,
“Selamat datang kebanggaan Kami “ sambut papa Mahes dengan sangat gembira
Melihat papa dan ibunya tersenyum hangat kepada devan membuat rasa lelah devan seketika menghila g . Devan menghambur kepelukan sang Papa dan Mama .
“Rindunyaaa “ ucap devan dipelukan mama dan papanya
Mama Devya yang merasa gemas terhadap putranya pun mencubit pipi anaknya pelan “ Lebaynya anak mama yang sudah tua ini “ godanya
Papa mahes yang mendengarnya pun tertawa “sudah saatnya kau menikah , lihat perusaan kita di cabang C suda stabil , kau memang berbakat dan hebat “ puji Papa Mahes
Devan yang mendengar pujian orang tuanya pun melepas pelukan
“Ck kalian , aku masih tetap putra kalian , lihat aku bahkan belum memasuki kepala 3 , kenapa kalian lebay sekali “
Hahahaha papa devan tertawa terbahak-bahak sampai memegang perutnya “ Devan-devan kami sudah sangat ingin menimang cucu , atau mau kau papa jodo—-“
Belum selesai Papa Mahes berbicara devan langsung menyela ucapan papa Mahes
“NOOO “ teriaknya
“Atau aku tak mau melanjutkan perusaan “ ancam devan membuat Mama Devya melihatkan jempolnga kepada Devan dan membuat papa Mahes menatap tajam kearah mama Devya . Mama Devya pun menjulurkan lidahnya kearah Papa Mahes .
Devan melihat itu hanya menggelengkan kepalanya
“Benar-benar bocil tua “gumam devan
“Aku kekamar ya pa,ma , aku sudah makan malam jadi jangan bangunkan aku, devan ingin tidur “ ucap devan pamit hendak masuk ke kamar
Mama dan papa devan pun menganggukan kepalanya .
“Selamat istirahat nak “ teriak mama devya
“Mimpiin anak papa kennn “ teriak devan lalu menutup pintunnya. Tawa devan masih cekikikan saat masuk kedalam kamar .
Sedangkan diluar sana Papa Mahes dan mama Divya saling pandang menatap heran
“Itu yang kita dengar apa ya pa? Tanya mama
“Mimpiin anak si Kendra? “ jawab papa
“Maksudnya si Cantik Jia? “ mama divya semakin berbinar
“Mau apa kamu ?”tanya papa
“Ohh tidak, orang kaku kayak papa gak perlu tau mama mau apa , bye mama mau bobo” mama divya pergi kekamar dengan gembira
Sementara papa Mahes yang masih diruang tamu terheran-heran . Diambilnya handphonenya di atas meja lalu membuka Aplikasi Whatsapp untuk menghubungi Kendra .
“*Hallo “** * sapa pria diluar sana
“Haloo ken ini aku “
“Yaaa aku tau itu kau, mau apa kau lupa punya aku dasar “
“Hahahhaha , hanya rindu , ken bisakah kita berjumpa ? “
“Tentu besok datanglah ke Restoku , malam ini gak bisa keluar , jagain mami “
“Ck yayaya aku tau “
“Bagaimana kabarmu ? “
“Baik , hanya saja ingin menimang cucu hihi”
“Sabarlah Devan pasti akan membawakanmu menantu yang sempurna nanti “
“Bagaimana dengan jia “
“Sudahlah jika mereka berjodoh biarkan saja , sabar hes calm down , aku takkan melarang, hanya saja kita sebagai orang tua harus sabar , biarkan anak-anak memilih pasangannya
“Sepertinya begitu , baiklah , akan ku pikirkan ,yasudah , besok kita bertemu . Selamat malam ken “
“Ya kutunggu kau,selamat malam hes “
Papa kendra menghela nafasnya pelan “ Dasar tak sabaran “gumamnya tersenyum
Papa kendra sangat tau jika papa Mahes tipe orang yang tidak sabaran .
Disisi lain Papa Mahes menghela nafasnya lalu tersenyum