
Pagi hari ini, jia bersiap untuk berangkat kesekolah .
Ia bangun dari tidurnya dan dilihat matanya bengkak akibat semalaman menangis karena sakit hatinya ..
Jia bangun dan merentangkan badannya
“Bahkan malas untuk kesekolah “ gumam Jia
“Mau gimana lagi , harus sekolah ,aku pasti bisa “ sambungnya
Jia mulai bersiap untuk kesekolah, ia memoles wajahnya simple layaknya anak SMA tidak menor . Jia memilih untuk menggunakan Kaca mata hitamnya agar tak ada yang melihat dirinya bermata sebab
Jia berjalan menuju meja makan, dilihatnya orang tua jia tengah menunggunya untuk sarapan
Jia menghela nafasnya pelan , “semangat “batin jia
“Good morning mama papa “ girang jia menuju meja makan
“Hallo anak mama , good morning , itu kamu kenapa pakai kaca mata?
Papa kendra menyeruput kopinya sembari menunggu jawaban putrinya
“Mata jia merah ma, jia pakai kaca mata aja biar gak nular, tapi tenang aja jia kemarin sudah beli obatnya”
“Yaampun jiaa, sini coba mama liat “ mama jia menghampiri hendak membuka kaca mata jia, dengan cepat jia menahannya
“Jangan jangan ma, kasian mama nanti, ketularan lagi, tenang aja nanti aja sembuh kok “ senyum jia
“Maafin aku ya ma “ batin jia
“Yasudah sudah mari lanjutkan sarapan “sambung papa jia
Mereka sarapan dengan hikmat dan deselingi candaan seperti biasanya .
Tiba-tiba hujan mengguyur Ibu kota , tadi pagi sedikit mendung , membuat jia menghela nafasnya
“Papa , mama jia bawa mobil aja deh ya “ tutur jia
“Itu lebih baik nak , kamu tak akan kehujanan “ sahut mama
“Betul itu nak , kamu jalan hati2 saja ya jalanan licin “ sambung papa kendra
Jia pun berpamitan kepada mama dan papanya dan berjalan menuju garasi mobilnya . Jia mulai mengendarai mobilnya kesekolah , ini adalah pertama kalainya jia menggunakan mobil mewahnya kesekolah, ia biasanya memilih menggunakan sepeda motor untuk kesekolah, selain lebih cepat dijalan, juga jia tak mau memperlihatkan kemewahannya .
...****************...
Memasuki kawasan sekolah, seluruh siswa dan siswi menatap kearah mobil jia, mereka tak tau siapa yang ada didalamnya, membuat teman-temannya terheran-heran
Sesampainya diparkiran sekolah, jia memilih untuk tetap didalam mobil, hujan masih mengguyur bumi pertiwi. Jia lupa membawa payung , sebab itu jia memilih untuk tetap didalam mobil.
Waktu masuk kelas tinggal 45 menit jadi jia masih bisa bersantai didalam mobil.
Jia menghela nafasnya “ mana lupa bawa payung “ gumam jia
Jia memutuskan untuk membuka hpnya dan mengabari Dara dan Tya lewat Whatsapp group mereka
Jia : guys gue diparkiran bawa mobil hujan gini, lu pada udah dikelas? - sent
Dara : asik bawa mobingg ga bilang2 lu , gue udah dikelas ni sama tya
Jia : bawa payung ga lu? Masih hujan ni - sent
Tya : ga bawa payung , udah lari aja sono biar kita sama2 basahhh
Jia : hmm yaudah deh gue lari aja mumpung udah redaan dikit , see u on class -sent
Jia mematikan hpnya , ia keluar dari mobilnya dengan membawa buku dan tasnya , tak lupa kaca matanya .
Jia meletakkan tasnya diatas kepala agar tak basah , niatnya
Jia berlari pelan , namun naas ia menabrak seseorang
“Aduhh” celetuk jia terjatuh ,
Seseorang yang ditabrak jia pun menoleh
“Bia “ sontak ia langsung membantu Jia berdiri
“Pak devan “ gumam Jia
Jia langsung melepas pegangan devan , lalu menundukkan badanya “ Maaf pak saya tak sengaja menabrak bapak , “
“Tak apa Bia, “ Devan melihat jia menggunakan kaca mata pun bertanya -tanya “ Kamu mau kekelas?” Tanya Devan membuat Jia mengangguk
“Yaudah ikut saya “ ajak devan langsung mendapatkan gelengan dari Jia
“Tak usah pak Terimakasih “ ucap jia lalu berlari ke kelas , Jia berlari terpogoh-pogoh karena lututnya sedikit terluka .
“Bia kenapa ya , biasanya dia tak pernah seperti itu “ batin devan, lalu berjalan menuju ruangannya .
Disisi lain Bryan , pria tampan , baik dan humble idola siswa wanita melihat Jia berjalan tertatih-tatih pun mendekati Jia
“Jia kamu kenapa “ tanya bryan panik
Jia melihat Bryan menghampirinya pun langsung tersenyum
“Aku gak apa bryan , hanya terjatuh sedikit , “
Ya Bryan menyukai Jia sejak awal mereka memasuki SMA namun Bryan menahannya , karena menurutnya , sekarang waktunya menuntuk ilmu dan bersenang-senang dengan wanita lain, Kalau Jia cocoknya diseriusin, Bryan si playboy , pikirnya
“Aku bantu ya ji “ pinta Bryan
Jia mengangguk lalu berjalan menuju Bryan, namun didetik kemudian Jia Pingsan
Bryan yang melihat itu sontak langsung merangkul Jia , lalu menepuk-nepuk pipi Jia
“JIA BANGUN JIA “ Bryan panik , segera Bryan menggendong Jia ke UKS , teman-teman melihat kejadian itu pun bergerombol membuat kericuhan di corridor kelas .
Devan tak sengaja lewat pun bertanya kepasa salah satu siswa
“ Ini ada apa ribut-ribut “ tanya devan tegas
“Ini pak Jia pingsan tapi sudah dibwa ke UKS sama Bryan “ ucap salah satu siswa , sontak itu membuat Devan panik dan langsung berjalan menuju UKS, Devan benar-benar panik .
Devan telah sampai di UKS , dilihatnya disana Jia terbaring, kaca mata yang digunakannya pun sudah terlepas, dan dilihatnya mata jia sedikit bengkak dan sembab
Devan pun mendekat ke arah Jia berbaring , dilihatnya tangan Bryan menggenggam tangan Jia erat , Devan pun segera berpaling melihat wajah Jia , walau sebenarnya devan merasakan cemburu yang amat sangat
“Ehmm “ Devan sontak membuat Bryan terkejut lalu melepas genggaman Jia .
“Pak Devan “ ucap Bryan lalu menundukkan badanny sebagai tanda hormat
“Bryan, kamu bisa langsung ke kelas , Bia biar saya yang jaga “ ucap Devan sontak membua Bryan terkaget “ ini sudah jam kelas , kamu mau dapat nilai buruk ! “Tegas devan
“Ba-baik pak “ ucap Bryan lalu berjalan menuju pintu keluar, tiba-tiba ia berbalik , “ Tolong jaga Jia untuk saya pak “ sambungnya lalu membungkukan badannya
“ Kamu tenang saja, saya bahkan akan menjaganya dengan sangat baik “ ketus devan
“Baik pak,terimakasih “ ucap bryan tersenyum lalu berjalan menuju kelas
Devan menghela nafasnya pelan lalu berjalan mendekati Jia , dan mengelus rambutnya pelan .
“Kamu kenapa hum? “ gumam Devan “kau membuatku sangat khawatir “ sambunya .
Devan beralih memegang tangan jia dan meremasnya lembut ,
“Cepat bangun , aku sayang kamu , bahkan saat tertidur kamu sangat cantik “ gumam Devan
Devan beralih menatap mata Jia “ Mata kamu kenapa sebab, apakah kau habis menangis dan ada yang menyakitimu “sambungnya
Devan trus menatap Jia , dan sedetik kemudian , Jia mulai membuka matanya , membuat Devan langsung berdiri dan mengelus rambut Jia
“Hei Bia kamu sudah bangun “ ucap Devan
Bia pun terbangun dan memegang kepalanya
“Bryan mana ? “Tanyanya
Membuat devan mendengus kesal “ada hubungan apa mereka berdua “batin Devan
“Bryan sudah kembali ke kelas, ada pelajaran hari ini kan ? “ ucapnya lembut membuat Jia tersenyum
Devan melihat senyumnya pun menatap jia dan mendekat ingin menciumnya, Jia pun menatap Devan , Jia dan Devan merasakan Jantungnya berdegup kencang .
Ketika devan mendekat hendak mencium , Jia pun mendorong pelan tubuh Devan
“Pak Devan , apa yang mau bapak lakukan “
Sontak membuat Devan kaget dan memundurkan badanya, Wajah devan memerah , devan sangat malu saat ini .
“Oh eh , tidak Bia, kamu bagaimana sudah baikan ? “
Jia mengangguk “sedikit lebih baik “ jawabnya
“Kamu istirahat ya , saya antar pulang, saya akan beri izin kamu untuk pulang lebih awal”tawar Devan
Jia pun mengangguk pertanda menyetujuinya .
“Kamu bisa berjalan kan? atau saya gendong ? “ Tanya Devan membuat Jia menggeleng
“Saya bisa berjalan pak “ ucap jia tersenyum
Mereka berjalan menuju parkiran , Devan yang hendak menuju mobilnya lalu mendapati Jia tak ada dibelakangnya , dilihatnya jia berjalan menuju arah lain membuat Devan berlari menuju Jia
“Bia kamu mau kemana “ panik Devan
Membuat Jia menyengir
“Pak saya bawa mobil hari ini “ cicitnya pelan
Devan pun menepuk keningnya pelan
“Oke kalau begitu kita bawa Mobil kamu “
“Nanti bapak balik bagaimana ? Tanyanya kepada pak Devan
“ Tenang saja , nanti bisa saya atur “
Jia pun menganggukan kepalanya lalu memberikan kunci mobilnya kepada devan , Jia pun masuk kedalam mobilnya .
Devan masuk kedalam mobil Jia , diciumnya bau mkbil Jia sangat Wangi, wangi anak muda Vanilla, benar-benar fresh “batin devan cekikikan
...****************...