Oh My Man

Oh My Man
Extra Part 2


Ceklek


Jia yang baru saja menyelesaikan ritual berendam air hangatnya harus keluar mengenakn kimono hotel , pasalnya ia lupa membawa baju ganti dan Jia merutuki kebodohannya .


Jia berjalan ragu , ia hendak mengecek koper yang disiapkan oleh mama Devya .


“Sayang , pergilah membersihkan badanmu “ ucap Jia membuat Devan membuka matanya yang awalnya terpejam .


Devan menelan salivanya kasar , junior dibalik celananya semakin memberonta .


Melihat Jia mengenakan kimono membuatnya benar-benar tergoda , ditambah rambut basah Jia membuat kesan Jia bertambah sexy .


“A-ku akan segera mandi “ ucap Devan gugup dan segera berlenggang kekamar mandi .


Devan bisa saja meminta haknya sebagai suami , namun mengingat Jia tengah hamil membuatnya tak ingin egois .


Kepergian Devan kekamar mandi membuat Jia mengelus dadanya lega, meski sebelumnya mereka pernah melakukan hubungan int*m namun tetap saja itu membuat mereka berdua gugup . Apalagi sebelumnya Jia tengah dalam keadaan tidak sadar ketika melakukan hal itu kepada Devan .


Jia segera berjalan menuju koper yang tergeletak di wardrobe hotel


Jia membulatkan matanya melihat tak ada satupun piyama yang layak , lingerin* berbagai warna tertata rapi dikoper milik Jia .


“Aduh ini baju kenapa begini semua “ batin Jia membolak-balikan Piyama .


“Dosa gak sih gue gak ngasi jatah kak Devan ? “ gumam Jia lagi


Jia segera mengambil ponsel dan mengirim pesan kepada Dara .


Melihat balasan Jia yang gercep membuat Jia tersenyum , ditambah balasan pesan Dara membuat Jia mengangguk senang .


Jia mengambil dan segera memakai lingerine maroon yang pastinya disiapkan mama Devya , Jia memperhatikan dirinya dipantulan kaca


“Sexy banget gue kalau gini ceritanya “ gumam Jia berputar-putar didepan kaca


Berbarengan dengan itu pintu toilet Devan telah terbuka dan memperlihatkan Devan yang keluar dari kamar mandi dengan handuk melilit dipinggangnya dan rambut basahnya .


Jia sontak terkejut dan membulatkan matanya , mendadak ia berhenti berputar-putar


“Sudah selesai ? “ tanya Jia gugup


Devan menelan salivanya kasar melihat Jia menggunakan lingerin* .maroon yang membuat kulit putih Jia terlihat terang bahkan lek*k tubuh Jia terlihat sangt jelas karena lingerine transparan itu .


Devan menganggukan kepalanya membalas ucapan Jia


“Kamu ngapain ? “ tanya Devan berjalan mendekati Jia


Jia sontak gugup setengah mati , sesekali ia melirik tubuh atletis Devan yang membuat iman-nya runtuh .


“A-aku sedang bercermin . Tak ada baju lain selain ini , sepertinya mama sengaja memasukkan baju ini “ ucap Jia gugup


“Ohh “ ucap Devan berpura-pura tak memperhatikan Jia , karena jika semakin diperhatikan akan membuat diri Devan tersiksa .


Devan berjalan melewati Jia dan ia segera berjalan hendak mengambil pakaiannya dikoper miliknya .


Melihat Devan yang berjalan begitu saja tanpa memperdulikan penampilan Jia membuat Jia kecewa ,


“Apa dia tidak tergoda dengan aku ? “ batin Jia


Sedangkan Devan mendengus kesal karena ia benar-benar tergoda oleh Jia


“Mama benar-benar , mengapa dia memasukkan baju seperti itu kekoper Jia . Bagaimana aku bisa menahan diri ? “ batin Devan mendengus kesal


Devan mengacak-acak kopernya tidak karuan , ia tidak bisa konsentrasi pikirannya dipenuhi hal-hal panas😂


“Kau tidurlah , aku yakin kau sangat lelah “ ucap Devan agar Jia tidak berdiri terus


Jia menghela nafas kasarnya , ia pun berjalan menuju bed dengan menghentak-hentakan kakinya kesal .


Devan segera menganbil celana kolor miliknya , dan mengenakan celana kolornya didepan wardrobe .


Devan segera menyusul Jia yang sudah terbaring membelakangi dirinya .


Devan memeluk Jia dari belakang , Devan mencium pundak Jia lembut dan hal tersebut membuat Jiwa jia berdesir


“Selamat tidur istriku “ bisik Devan lalu memeluk pinggang Jia dari belakang .


Jia menjadi sangat kesal , ketika ia mendengar deru nafas Devan seperti sudah tertidur .


Jia membalikkan dirinya menghadap Devan , melihat Devan tengah terpejam dengan tangannya yang memeluk pinggang Jia erat .


Jia menelan salivanya melihat Devan tidak mengenakn baju dan hanya mengenakan kolor .


“Gue dosa gak sih tergoda ? “ batin Jia menggerutu


Jia membelai lembut wajah Devan


“Kamu bisa-bisanya tidur begini ? Kamu gak kegoda gitu sama aku ? “ cicit Jia kecil namun masih bisa didengar oleh Devan


Jia berdalih membelai lembut dada bidang Devan


Devan yang sudah tidak kuat pun segera menahan tangan Jia agar tidak membelai dirinya lagi .


Mata Devan terbuka perlahan , ia melihat mata Jia yang berlinang .


“Aku sangat tergoda denganmu , namun aku tidak mau egois karena didalam dirimu tidak hanya ada kamu tapi ada anak kita “ ucap Devan menatap mata Jia


“Kau bohong “ elak Jia


“Pegang ini “ ucap Devan mengarahkan tangan Jia menuju juniornya yang tegap dan mengeras


“Jadi jangan siksa aku , aku aaah*** benar-benar tergoda denganmu “ ucap Devan mendesah seraya memejamkan matanya ketika Jia memegang juniornya .


Jia sontak terkejut dan segera menarik tangannya .


“Kenapa kau tidak lakukan ? “ tanya Jia memeluk pinggang Devan


“Aku tidak ingin egois “


Senyum Jia tersungging manis dibibirnya , melihat bagaimana Devan menjaga dirinya dan anak-anaknya membuat Jia bahagia .


Jia tak ingin menyiksa Devan dan membuat Devan kecewa dimalan pertama mereka menjadi sepasang suami dan istri .


“Kau tau ? “ tanya Jia


Devan membuka matanya dan menggeleng


“Anak-anakmu pingin dijenguk daddy-nya “ bisik Jia dengan nada sensual nya


Tangan Jia membelai lembut wajah Devan dan turun ke dada bidang Devan dan semakin turun menuju —- Devan


Namun dengan cepat tangan Devan mencegahnya ,


“Aku tak ingin menyakiti anak-anak “ ucap Devan polos


Melihat keraguan diwajah Devan membuat Jia terkekeh


“Aku sudah tanyakan pada Dara dan Dara sudah menanyakan pada Dokter jika kita boleh melalukannya namun kau harus melakukannya perlahan dan lembut “ ucap Jia menatap manik mata Devan yang sudah dipenuhi gairah begitupula dengan Jia .


“Benarkah ? “ tanya Devan berbinar


Jia mengangguk semangat


“Benarrr “


“ Tapiii “


Devan terlihat ragu , membuat Jia geram


Jia segera menarik tengkuk Devan dan ******* bibir Devan dengan sedikit kasar .


Devan sontak melepas l-matan bibir Jia , Devan terkekeh melihat wajah Jia yang kesal


“Wowww , mommy mau main kasar ? “ goda Devan


Sebenarnya sejak tadi Devan hanya ingin menggoda Jia , ternyata Jia memang tak bisa digoda maunya nyosor mulu😂


“Kau menyebalkan “ ucap Jia kesal dan ia segera membalikkan badannya untuk tidak berhadapan dengan Devan .


Namun tangan Devan dengan cepat mencekal Jia agar tidak membelakanginya , Devan segera naik dan mengukung tubuh Jia dibawahnya .


“Daddy mau jenguk anak-anak “ ucap Devan yang kini telah ada diatas tubuh Jia


Senyum tipis tersungging dibibir Jia , Jia mengalungkan tangannya dileher Devan .


“Anak-anak kangen Daddy “ bisik Jia


Devan tersenyum dan mencium kening Jia , lalu berdalih mencium kedua mata , pipi kanan kiri dan berdalih ******* bibir ranum Jia yang menjadi candu bagi Devan .


Jia memejamkan matanya menikmati setiap sentuhan pria yang kini berstatus sebagai suaminya .


Devan mencium pelan leher Jia membuat Jia menggelinjan* dan mendes*h .


“Shhhh kakk “ desah Jia membuat Devan tak tahan


“Aku akan melakukannya perlahan” ucap Devan lembut


Jia mengangguk dan tersenyum


Devan mulai menarik lingerin* yang digunakan Jia dan dihempaskannya kesembarang arah , Devan mencium perut Jia


“Daddy jenguk ya nakkk , jangan marah ya “ cicit Devan


“Iya Daddy , acu kangennnn !!! “ kekeh Jia


Devan mulai memasukkan miliknya dan membuat Jia mendes*h penuh kenikmatan


“S-sayanggg “ desah Jia


“Katakan kau mencintaiku sayang sshh “ racau Devan sembari menghentakkan pinggulnya pelan .


“Aku mencintaimu suamiku “ ucap Jia menikmati serangan Devan


Devan segera mel*umat bibir Jia dengan lembut


Devan melakukan kegiatan panas antara dirinya dan Jiandra istrinya , Devan melakukannya dengan perlahan mengingat ada Anak-anak dibadan Jia membuat Devan tak ingin egois hanya karena nafsunya .


Desahan demi desahan memenuhi kamar pengantin itu , kali ini mereka melakukannya dengan status yang berbeda …


Tbc


Jangan lupa like dan komen ya😃


Jangan ngebayangin yang aneh-aneh , othor gak sanggup nulis beginian🤣🤣