
Setelah menonton bioskop , Jia dan Bryan memilih untuk makan malam di salah satu restaurant jepang di Mall .
Pikiran Jia masih melayang memikirkan seseorang yang tadinya di bioskop berada dibelakang kursinya .
“Apa itu benar kak Devan ? “ batin Jia
Bryan yang sedari tadi memanggil Jia namun Jia tak nenggubrisnya sampai akhirnya Bryan mencium pipi Jia dan Jia terkaget dan melototkan matanya .
CUP
Jia memegang pipinya “APA YANG KAU LAKUKAN BRYA ? “ bentak Jia membuat Bryan terkaget
“Aku memanggilmu dari tadi tapi kamu tak menggubrisku , apa kamu marah? Maafkan aku Jia , “ Bryan lesu
Jia menarik nafas panjangnya
“Maafkan aku bryan, aku hanya banyak pikiran dan kaget kau menciumku tiba-tiba “
Bryan tersenyum “Maafkan aku juga , aku menciumu tanpa izin terlebih dahulu “
“Yasudah tak apa, kita lanjutkan makan saja ya “ pinta Jia
Mereka melanjutkan makan malam mereka .
Namun tak jauh dari tempat mereka duduk Devan masih tetap menguntit dan mengawasi mereka . Devan ingin tau apa yang Bryan lakukan terhadap calon istri masa depannya ( kalau direstui Author ) 😂
Saat Devan melihat Jia dicium pipinya oleh Bryan , Devan mengepalkan tangannya
“Itu bocah ingusan main nyosor calon bini gue terus , SIALAN “ gumam Devan geram dibalik maskernya .
Devan memilih mengawasi mereka tanpa menesan satupun karena takut ia akan ketahuan jika makan harus melepas maskernya .
Jia dan Bryan memilih untuk pulang , selama diperjalanan menuju basemant parkir di Mall . Bryan tak sekalipun melepas tangan Jia dari genggamannya .
Hal itu membuat Devan berdecih
“ Cikh dasar bocil “ gumamnya
Devan berjalan dibelakang Jia dan Bryan sesekali ia berhenti dan berpura-pura melihat store yang berjejer di Mall saat Jia dan Bryan berbicara sambil berhenti .
Di basemant Jia menaiki mobil Bryan , Bryan akan mengantarkan Jia menuju Store milik Jia karena Jia menaruh mobilnya disana .
Devan tak mau ketinggalan , mobil Devan ikut menguntit di belakang mobil Bryan .
Selama perjalanan menguntit mobil Bryan , Devan tak berhenti memaki Bryan .
“Ini bocah ingusan maunya apaa ?” Kesalnya
“TAK BISAKAH DIA MENJEMPUT JIA DIRUMAH “ bentaknya memaki di dalam mobilnya
“DASAR LELAKI TIDAK GENTLE JEMPUT CEWEK BERANINYA DEPAN GANG eh BUKAN DEPAN GANG , DEPAN STORE MAKSUD GUE “
“Mana ini sudah malam banget, kasian Bia gue harus pulang sendiri bawa mobil , papa kendra harusnya tau anak gadis jangan pulang malam sendiri “
Devan tak berhenti mendumel sepanjang perjalanan , sedangkan Bryan dan Jia malah asik-asiknya kasmaran , sesekali brya mencium tangan jia lembut mengekspresikan betapa cintanya ia pada Jia .
Sesekali Jia juga menyanyi lagu romantis yang Bryan nyalakan di dalam mobil . Meski Jia belum tau pasti perasaannya pada Bryan . Tapi Jia sangat senang dan bahagia , Bryan memperlakukannya dengan tulus membuatnya lulus dan sedikit demi sedikit Bryan mampu membuat Jia mengukir nama Bryan di Hati Jia .
Mobil Bryan telah sampai di Store milik Jia , Jia keluar dari dalam mobil dan disusul oleh Bryan
Jauh dari Mobil Bryan , Mobil Devan tengah bersembunyi digelapnya malam , Devan terus memperhatikan apa yang akan dilakukan oleh bocah ingusan itu .
“Bry kamu hati-hatilah pulang , terimakasih untuk malam ini “
Bryan mengelus rambut Jia lembut
“Sama-sama asal kau bahagia aku pasti senang , mau ku antar pulang ? “
“Tak usah , kau pulanglah , aku bisa sendiri , sudah malam juga kasian kamu jika harus pulang terlalu larut “
“Baiklah jia, aku akan pulang, jika terjadi apa-apa dijalan, hubungi aku “
“Baiklah , Terimakasih “
Bryan mencium kening Jia sebelum pulang , baru 2 detik bibir Bryan menepel di kening Jia , Klakson mobil Devan berbunyi
Devan yang geram membunyikan Klakson mobilnya brutal
“TINNN TINNN TINNN “
Membuat Bryan dan Jia kaget . Bryan segera melepas ciuman dikening Jia dan menatap mobil Devan . Untungnya Devan menggunakan masker dan juga mobilnya adalah mobil baru ia beli kemarin pagi , jadi tidak ada yang mengenalnya 😀
...****************...
...Maaf ya kemarin sibuk banget jadi tidak sempat upload , aku upload 2 kali hari ini , lagi satu aku upload Siang ya . Thank you❤️❤️❤️...