
Rasa bahagia membuncah dihati Jia , Jia menggenggam erat hasil tes kehamilannya . Dara sudah diantar pulang oleh Jia sebelumnya , Jia berterimakasih kepada Dara karena telah memberikan solusi terbaik untuk dirinya .
Kini Jia akan mengantarkan Tya pulang , Tya mengendarai mobil Jia karena merasa kasihan pada Jia apalagi Jia tengah berbadan 3😁
Jia mengelus perutnya lembut , senyum manis tersungging diwajah cantiknya .
“Sehat-sehat didalam perut mommy ya anak-anakku “ gumam Jia
Tya melirik Jia yang duduk disampingnya
“Seneng banget mommm “ ucap Tya
Jia mengangguk senang
“Umur kak Devan besok udah 29 , ini akan menjadi hadiah yang paling mengesankan untuk kak Devan “ ucap Jia mantap
Tya menganggukkan kepalanya
“Gue seneng kalau lu seneng , tinggal gue aja nih yang masih jomblo “ dengus Tya
Jia terkekeh geli
“Fokus dulu jadi pengacara Tya , lagi pula lu milih sekolah hukum dengan cita-cita lu yg pingin jadi pengacara gue rasa itu masih sangat panjang . Jangan jadikan jomblo lu sebagai pematah semangat , kalau perlu semangat lu punya gue sama Dara “
Tya mengangguk senang
“Bener banget , thanks ya lu sama Dara selalu ada buat gue “
“Caelahhh santaiii aja buk “ goda Jia
Tya memutar bola matanya malas
“Gue bikin kejutan gimana ya buat kak Devan “ gumam Jia berpikir
“Tanya dulu sama si Pak Devan , dia kerja sampai jam berapa ? Lu kasi kejutan aja sama kak Devan dirumahnya kasi hadiah hasil pemeriksaan lu “ ucap Tya memberi solusi
Jia mengangguk
“Bener banget , gue rasa itu yang terbaik “
“Gue gitu lohh “ ucap Tya berbangga diri
...----------------...
Jia telah menyiapkan segala kejutan yang akan ia beri untuk Devan , Jia juga telah mengatakan pada mama Devya dan papa Mahes jika dirinya akan memberikan Devan kejutan tepat jam 00.00
Mama Devya dan papa Mahes tentu saja setuju dengan ide Jia , mengenai kehamilan Jia mama Devya dan papa Mahes belum mengetahui . Jia berpikir akan memberi tau sekalian ketika memberika kejutan Devan .
Devan tengah berada dikantornya , ada banyak dokumen yang harus ia tanda tangani bahkan ia harus lembur hingga larut malam . Ini kesempatan emas untuk Jia, papa Mahes , mama Devya , mama Sita dan Papa Kendra .
Mereka bisa menyiapkan kejutan untuk Devan tanpa hambatan .
Devan yang sedang berkutat dengan dokumen merasa risau , mengingat sejak sidang Jia kemarin hingga petang ini Devan tak bertemu dengan Jia bahkan melalukan panggilan Video juga tidak sempat .
Devan melirik ponsel-nya yang berada disamping laptopnya
“Kangen banget sama calon bini “ gumam Devan
Devan mereggangkan ototnya
“Harus kelar hari ini biar besok bisa pergi ngajak Jia jalan-jalan “ gumam Devan bersemangat , ia bahkan lupa jika beberapa jam lagi adalah hari Ulang Tahunnya .
Disisi lain di Mansion besar papa Mahes sedang ketar-ketir mendesign kamar Devan , atas permintaan Jia kamar Devan dihias dengan balon-balon berwarna silver dan di kasur Devan berisi balon yang melayang dan sebuah kotak besar hadiah special dari Jia untuk Devan .
Papa Kendra dan Mama Sita turut adil ikut untuk menyambut umur baru sang calon menantu , para orang tua tengah duduk santai di Ruang Tamu dan membiarkan para pelayan rumah membantu Jia untuk menghias kamar Devan .
“Gak sabar banget aku ta minang Jia untuk dijadikan menantu “ ucap mama Devya
Papa Mahes sontak terkekeh
“Pengen cepat-cepat punya cucu “ celetuknya
“Sama hes , padahal aku sudah mantap memberikan izin untuk menikah cepat . Bahkan WO untuk menghias rumah aku batalkan . Entah mengapa mereka memundurkan hari pernikahan mereka “ ucap papa Kendra lesu
“Mungkin Jia ingin menyelesaikan wisudanya lebih dulu “ saut mama Sita menengahi
Mereka ber-4 menganggukan kepalanya dan membenarkan ucapan mama Sita yang mungkin saja Jia ingin menyelesaikan study-nya dengan clear .
...----------------...
Pukul 23.57
Mobil Devan memasuki pekarangan mansion milik keluarganya , wajah lelah dan ngantuk Devan tercetak dengan sempurna .
Mendengar deru mesin mobil Devan dari luar sontak membuat para orang tua ketar-ketir , pasalnya mereka tegah bercerita ria diRuang Tamu .
Para orang tua segera memasuki kamar Devan dan mengatakan pada Jia jika Devan telah sampai dirumah karena Jia menunggu Devan dikamar Devan sendiri .
Jia mengangguk riang , ia bersiap untuk bersembunyi sementara para orang tua bersembunyi dikamar papa Mahes . Para orang tua memberikan waktu untuk putra dan putrinya menyambut umur dengan romantis tanpa kecanggungan .
Cklek
Devan masuk kedalam kamarnya , ia melonggarkan dasi yang mengikat lehernya .
“Hahh lelah sekali , andai ada Jia nunggu dikamar pasti lelahku hilang “ ucap Devan diselingi kekehan receh dirinya .
Jia yang mendengar sontak tertawa pelan sembari menutup bibirnya , ia membelai perutnya lembut
“Adekk , daddy kangen kita lhoo “ batinnya
Kamar Devan memang gelap , Devan belum berniat menghidupkan lampu ia lebih memilih untuk berjalan ke walk-in closet untuk menaruh jas dan kemeja kotornya .
Jia melihat jam di pergelangan tangannya
“Sudah waktunya “ gumam Jia
Jia segera menghidupkan lampu yang ada disampingnya , karena persembunyiaan Jia tepat disamping kasur Devan dan itu berdekatan dengan saklar lampu
Devan yang sudah berada diambang Walk in closet sontak menghentian langkahnya dan segera berbalik badan
Devan membulatkan matanya ketika melihat kamarnya telah banyak balon yang melayang dan diatas kasurnya ada kotak besar dengan balon melayang .
Jia mendekati Devan membawa kue yang sejak tadi ia bawa ,
“Happy birthday Daddy , happy birthday Daddy , happy birthday , happy birthday , happy birthday dear future husband “
Jia menyanyi sembari berjalan mendekati Jia , lilin dikue tersebut masih belum menyala
Mata Devan berlinang air mata , ia sangat terharu melihat Jia yang memberikan kejutan special untuknya .
“Sayangg “ ucap Devan ketika Jia sudah berada tepat didepannya
“Hidupin dulu lilin-nya habis itu ditiup “ ucap Jia tersenyum sembari menyodorkan korek api kepada Devan
Air mata Devan jatuh membasahi pipinya , Devan menerima korek api yang Jia berikan . Devan segera menghidupkan lilin dengan korek api tersebut
“Tiup lilin nya , tiup lilin nya , tiup lilinnya sekarang juga ,sekarang juga , sekarang juga “
Sambung Jia menyanyikan lagu untuk Devan , Devan tersenyum bahagia melihat wanita cantik didepannya .
“Make a wish dulu daddy “ ucap Jia
Devan mengerutkan keningnya , ia baru sadar jika Jia terus-terusan memanggilnya Daddy .
“Semoga kamu mau cepat diajak Nikah , kita bahagia dengan keluarga kita , kita berdua dan sekeluarga sehat dan selalu dalam lindungan Tuhan . Semoga cinga kita berdua selalu terjaga sampai akhir hayat “ doa Devan sembari memejamkan matanya
Air mata Jia terjatuh membasahi pipinya , mendengar doa Devan membuat dirinya terharu
Devan meniup lilin yang ada didepannya , Devan segera mengambil kue ditangan Jia dan menaruhnya di meja kerja-nya .
Devan menarik Jia kedalam pelukannya
“Sayang terimakasih banyak , aku bahkan lupa jika hari ini aku sedang berulang tahun . Terimakasih untuk kejutan yang kamu berikan untukku . Ini luar biasaaa , aku sangat mencintaimu “ ucap Devan menangis dalam pelukan Jia
Jia pun ikut menangis dan membelai punggung Devan
“You deserve this , kamu pria luarbiasa yang tuhan hadirkan untukku. Terimakasih untuk cintamu . Aku sangat mencintaimu “ ucap Jia
Devan melepas pelukannya dan mencium kening Jia dengan lembut dan lama .
“Terimakasih sayang “ ucap Devan
Jia mengangguk dan membelai pipi Devan
“Terimaksih juga sayangku “ ucap Jia lembut
“Kita buka kado ya “ ucap Jia kepada Devan sembari menunjuk kotak besar yang terletak diatas kasur Devan .
Devan mengangguk , Devan berjalan kearah kasur miliknya sembari memegang tangan Jia erat .
“HAPPY BIRTHDAY DEVANNNNN “ seru papa Mahes, Papa Kendra , Mama Devya dan Mama Sita kompak sembari membuka pintu kamar Devan lebar-lebar .
Devan sontak terkejut
“Papah , mamah “ ucap Devan
Ke-4 orang tua itu segera berlari dan memeluk Devan erat
“Aduh-aduh ini mau keroyokan apa mau ngucapin ulang tahun “ dengus Devan yang dipeluk erat langsung oleh ke-4 orang tua ini .
Jia terkejeh dan menggelengkan kepalanya pelan melihat ekspresi Devan dan ekspresi ke-4 orang tuanya .
“Anak durhaka , disayang malah nuduh yang engga-engga “ kesal papa Mahes
Devan sontak tertawa terbahak-bahak
TAHAN DULU YAA !
KADO JIA BELUM DIBUKA
Jangan lupa like ya 🌈